Anda di halaman 1dari 22

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN DANA BANSOS


PENDAMPINGAN PELAKSANAAN
KURIKULUM 2013

SDN 16 MUARA PADANG

KECAMATAN MUARA PADANG


KABUPATEN BANYUASIN
PROVINSI SUMATERA SELATAN
TAHUN 2014

KECAMATAN MUARA PADANG KABUPATEN BANYUASAIN

TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

Jl.Beringin

Palembang, 22 September 2014


Nomor :
Kepada
Lampiran:1 (satu ) berkas
Yth.Kepala Dinas Pendidikan
Perihal : Permohonan Bantuan Dana Bansos
Provinsi Sumatera Selatan
Pendampingan kurikulum 2013
Up. Kegiatan Penjaminan
Kepastian
Layanan Pendidikan Dasar

di_
Palembang
Sehubungan dengan Gugus I Rayon I SDN 16 MUARA PADANG ditunjuk
sebagai sekolah induk dalam pendampingan kurikulum 2013,maka dalam
pelaksanaan pendampingan tersebut membutuhkan dana. Untuk itu kami
mengajukan permohonan agar kiranya dapat memperoleh Dana Bansos guna
terlaksananya pendampingan kurikulum 2013 di gugus SDN 16 MUARA
PADANG
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami sertakan proposal yang
terdiri atas : pendahuluan, program pelasksanaan pendampingan,jadwal
kegiatan dan pembiayaan, serta pendukung lainnya.
Atas perhatian dan pertimbangannya ,kami ucapkan terima kasih.

Palembang,22 September 2014


Kepala sekolah

SITI AMINAH,S.Pd
NIP.196510031990112001

Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas


terselesaikannya

penyusunan

Proposal

Pendampingan

Pelaksanaan

Kurikulum 2013 pada tahun 2014 Sekolah Induk SDN 16 MUARA PADANG
Proposal ini disusun sebagai panduan Kegiatan Pendampingan pelaksanaan
Kurikulum 2013 tahun anggaran 2014 di Sekolah Induk

Induk SDN 16

MUARA PADANG
Pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013 pada tahun 2014
diharapkan dapat memantapkan pengetahuan guru terhadap Kurikulum 2013
yang mencakup: Standar Kompetensi Lulusan (SKL), kerangka dasar dan
struktur kurikulum SD/MI, standar proses, standar penilaian dan pengisian
laporan hasil pencapaian kompetensi (rapor) peserta didik, penyusunan RPP,
serta pengembangan bahan ajar, buku guru, buku siswa, muatan lokal,
matrikulasi (bridging course), bimbingan dan konseling, dan ekstrakurikuler.
Proposal ini masih memiliki banyak kekurangan, sehubungan dengan
hal tersebut revisi akan dilakukan terus menerus. Masukan berbagai pihak,
terutama guru akan menjadikannya bahan penyempunaan penyusunan
proposal.

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR

ii

DAFTAR ISI

iii

DAFTAR LAMPIRAN

iv

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Landasan Hukum

C. Tujuan

D. Hasil yang Diharapkan

E. Sasaran

PROGRAM PENDAMPINGAN

10

A. Pola Pendampingan

10

B. Mekanisme Pendamping

11

C. Penyiapan Materi Pendampingan

13

D. Pemilihan Calon dan Penentuan Pendamping

14

E. Pelaksanaan Pendampingan

15

F. Susunan Panitia

17

G.Rincian Tugas

17

JADWAL DAN PEMBIAYAAN PENDAMPINGAN

19

A. Jadwal Pendampingan

19

B. Biaya Pendampingan

19

PENUTUP

21

BAB II

BAB III

BAB IV
LAMPIRAN

1. Surat permohonan
2. profil Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Secara teoretik keberhasilan suatu kurikulum secara utuh memerlukan
proses panjang, mulai dari kajian dan kristalisasi berbagai gagasan dan konsep
ideal tentang pendidikan, pengembangan desain kurikulum, penyiapan dan
penugasan pendidik dan tenaga kependidikan, penyediaan sarana dan
prasarana, penyiapan tata kelola pelaksanaan kurikulum, pembelajaran, dan
penilaian.
Pada tahun 2013, pengembangan Kurikulum 2013 sudah memasuki
tahap pelaksanaansecara bertahap dan terbatas pada Kelas I dan IV sebanyak
2% SD/MI, pada tahun pelajaran 2014/2015 pelaksanaan Kurikulum 2013 akan
diberlakukan untuk kelas I, II, IV dan V di seluruh sekolah dasar di Indonesia.
Tahapan pelaksanaan Kurikulum 2013, adalah: (1) penyediaan buku
siswa dan buku guru, (2) Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum 2013, (3)
pendampingan Kurikulum 2013, dan (4) monitoring dan evaluasi pelaksanaan
kurikulum 2013.
Program pendampingan kurikulum 2013 oleh guru dan kepala SD
bertujuanmemberikan penguatan dalam memahami konsep Kurikulum 2013
berikut perubahannya di lapangan kepada peserta serta untuk membantu
mengatasi berbagai kendala yang muncul pada saat pelaksanaan kurikulum
tersebut di sekolah.
Guru yang telah memenuhi kualifikasi dan memiliki sertifikat pendidik,
namun kompetensi yang dimiliki masih jauh dari memadai untuk menghasilkan
peserta didik yang memiliki kemampuan integratif antara afektif, kognitif dan
psikomotorik. Berdasarkan hasil kajian bahwa problem penyelenggaraan
Pendidikan saat ini terletak pada lemahnya kualitas guru pendidikan, termasuk
strategi pembelajaran yang digunakan kurang menarik, dan penguasaan materi
sangat terbatas.Berkaitan dengan hal tersebut, diharapkan bagi tim guru inti
dan kepala sekolah agar pelaksanaan kurikulum 2013 berjalan konsisten dan
koheren dengan kebijakan yang ditetapkan

B. Landasan Hukum
Secara

normatif-konstitusional,

pengembangan

Kurikulum

2013

berlandaskan ketentuan perundang-undangan sebagai berikut.


1. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan
Nasional Tahun 2005-2025;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru
Dan Dosen
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang
Guru
5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang

Perubahan Atas

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional


Pendidikan;
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013
tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL)Pendidikan Dasar dan Menengah
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
9. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur
Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
71 Tahun 2013 Tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru untuk
Pendidikan Dasar Dan Menengah;
11. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Pelaksanaan Kurikulum.
12. Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor: 420/176/SJ dan nomor:
0258/MPK.A/KR 2014 Hal Implementasi Kurikulum 2013

13. Surat Edaran

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor :

156928

/MPK.A/ KR/2013 tentang Pelaksanaan Kurikulum.

C. Tujuan
1.

TujuanUmum
Secara umum Program Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 adalah
untuk memberikan penguatan dalam memahami konsep Kurikulum 2013
berikut

pelaksanaannya

bagi

guru

untuk

menjamin

terlaksananya

pelaksanaanKurikulum 2013 secara efektif dan efisien untuk seluruh sekolah.


2.

Tujuan khusus
Secara khusus program pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013
memiliki tujuan sebagai berikut.
a.

Memberikan fasilitasi dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 pada satuan


pendidikan;

b.

Memberikan bantuan konsultasi, pemodelan (modeling), dan pelatihan


personal

dan

spesifik

(coaching)

untuk

hal-hal

spesifik

dalam

pelaksanaan Kurikulum 2013 secara tatap muka dan online;


c.

Membantu

memberikan

solusi

kontekstual

dalam

menyelesaikan

permasalahan yang dihadapi saat pelaksanaan Kurikulum 2013 di


sekolah masing-masing.
d.

Membangun budaya mutu sekolah melalui penerapan kurikulum secara


inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan.

e.

Meningkatkan pemahaman guru berkenaan dengan isi buku guru dan


siswa,

rencana

pembelajaran,

proses

pembelajaran,

penilaian,

pengelolaan program muatan lokal, dan kegiatan ekstrakurikuler, serta


interaksi orang tua dalam pembelajaran anak.
f.

Meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan buku guru dan


siswa, menyusun RPP, mengelola pembelajaran, melakukan penilaian
pembelajaran, mengisi buku rapor, serta mengelola interaksi orang tua
dalam pembelajaran.

g.

melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran dan penilaian yang


mereka

laksanakan

untuk

mengidentifikasi

kelebihan

dan

kekurangannya, yang selanjutnya dapat melakukan perbaikan secara


terus-menerus.

D.Hasil yang Diharapkan


Hasil yang diharapkan dicapai pada akhir program pendampingan adalah :
1. Meningkatnya pemahaman warga sekolah terhadap Kurikulum 2013mulai
dari: rasional, elemen perubahan kurikulum berdasarkan SKL,KI dan KD
dengan berbagai pendekatan sampai dengan strategi pelaksanaan
Kurikulum 2013.
2. Terlaksananya Kurikulum 2013 sesuai dengan filosofi, konsep, kaidah,
prinsip, makna, dan prosedur yang tercakup dalam elemen perubahan
kurikulum berdasarkan SKL, KI dan KD.
3. Terbangunnya pemahaman terhadap isi dan penggunaan buku guru dan
buku siswa.
4. Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan
karakteristik dan tuntutan Kurikulum 2013
5. Terlaksananya budaya pembelajaran dengan pendekatan dan strategi
pembelajaran inovatif sebagaimana dituntut oleh Kurikulum 2013
6. Terlaksananya pendekatan dan strategi penilaian otentik sebagaimana
dipersyaratkan oleh Kurikulum 2013
7. Terlaksananya pengolahan hasil penilaian pembelajaran dan pengisian
buku rapor.
8. Terlaksananya
pembelajaran.

interaksi

orang

tua

9. Terlaksananya pengelolaan program


ekstrakurikuler di sekolah dasar.

dalam

mendampingi

muatan

lokal

dan

kegiatan
kegiatan

E. Sasaran
Sasaran pendampingan adalah Guru SD Kelas I, II, IV, dan V yang telah
mendapatkan pelatihan Kurikulum 2013. Jumlah seluruh sekolah yang akan
didampingi ada 40 guru SDN 16 MURA PADANG yang tersebar di gugus I
rayon I kecamatan
1. SDN 7
2. SDN 8 .
3. SDN 9
4. SDN 10
5. SDN 14
6. SDN 15
7. SDN 16
8. SDN 17
9. SDN19
10. SDN 20
Jumlah peserta dari masing-masing sekolah yang akan memperoleh
pendampingan adalah 125 orang guru yang meliputi 28 (dua puluh delapan )
orang guru kelas I, 28 (dua puluh delapan ) orang guru kelas II ,26 (dua puluh
enam ) guru kelas IV,25 (dua Puluh lima) orang guru kelas V dan 18 (delapan
belas ) orang guru PJOK .
Secara rinci disajikan pada tabel berikut :
No

Nama Sekolah

Jumlah Guru
Kelas I

Kelas II

Kelas IV

Kelas V

PJOK

SD Negeri 179

SD Negeri 180

SD Negeri 181

SD Muhammadiyah 6

SD Muhammadiyah 14

SD Methodist 1

SD Baptis

SD IT Azzahra

Jumlah tiap level kelas

28

28

26

25

18

Jumlah keseluruhan

125 guru

BAB II
PROGRAM PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013

A. Pola Pendampingan
1. Pertemuan awal (IN -1) dilakukan di gugus yang diikuti seluruh kepala SD
Imbas dan guru pendamping terpilih untuk kelas I, II, IV dan V. Kegiatan ini
dilaksanakan pada minggu ke 1 bulan Oktober 2014, untuk pembekalan bagi
calon pendamping di gugus.
2. Kunjungan ke kelas (ON 1) di wilayah gugus masing-masing yang
dilakukan oleh Kepala SD Inti dan Kepala SD Imbas

yang telah

mendapatkan pelatihan pendampingan. Kegiatan ON dilaksanakan 2 (dua)


kali dalam satu bulan.
ON merupakan kegiatan pendampingan yang dilaksanakan oleh Kepala SD
Inti dan Kepala SD Imbas terhadap Guru Sasaran di SDnya masing-masing
secara bergantian.
3. Pertemuan kedua dan seterusnya (IN) adalah pertemuan yang dilakukan
kepala SD Inti, guru pendamping masing-masing kelas (I, II, IV, dan V) dan
kepala SD Imbas terhadap guru sasaran ( kelas I,II,VI,V dan Guru PJOK) di
gugus, sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Penjadwalan waktu kegiatan
selama 4 bulan, mulai bulan September s.d Desember 2014. Kegiatan
pendampingan di gugus dilaksanakan 2 (dua) kali dalam satu bulan di luar
jam efektik belajar ( pada sore hari atau hari Sabtu).

Berikut rencana jadwal kegiatan implementasi kurikulum 2013 yang dilaksnakan di


SD Induk yang bertempat di Aula SD Negeri 179 Palembang
N0

BULAN

MINGGU I

MINGGU II

MINGGU III

MINGGU IV

Oktober 2014

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(IN)

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(ON)

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(IN)

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(ON)

Nopember 2014

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(IN)

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(ON)

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(IN)

Kelas 1, 2, 4 dan 5
(ON)

Desember 2014

Pendampingan guru sasaran oleh guru pendamping diselenggarakan di gugus


SD per-kelas dalam bentuk kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG)

Pelaksanaan pendampingan dilaksanakan diluar jam efektif pembelajaran,


dapat pada sore hari maupun setiap hari Sabtu

Pelaksanaan pendampingan dilaksanakan selama kurang lebih 3 jam

Pendampingan dilaksanakan mulai Bulan September sampai dengan Bulan


Desember, setiap kelas mendapat pendampingan 2 kali dalam satu bulan

Setiap kelas melakukan pendampingan di gugus (IN) pada hari yang berbeda
dalam satu minggu
Guru PJOK sebagai guru sasaran pendampingan tetap mengikuti kegiatan
pendampingan di gugus sesuai dengan Topik yang terkait muatan PJOK.
(Misalnya Topik : RPP, Pelaksanaan Pembelajaran Tematik, Penilaian, dll)

B. Mekanisme Pendampingan
1. Persiapan Pendampingan, meliputi :
a. Penyiapan bahan pendukung seperti silabus, contoh RPP, contoh
Project, contoh penilaian, portofolio, contoh rapor, dll.
b. Instrumen pendampingan dan petunjuk pengisiannya yang terkait
dengan pemahaman guru sasaran terhadap :
-

Buku teks pelajaran dan buku pedoman guru

Proses pembelajaran dan penilaian

Penyusunan RPP

Pelaksanaan Pembelajaran

Pelaksanaan Penilaian

Interaksi Guru, Siswa dan Orang tua

c. Profil Guru Sasaran, yang meliputi data tentang nama guru, pangkat
dan golongan, jenjang guru, dan guru kelas yang diampu serta data lain
yang diperlukan.
2. Pelaksanaan Pendampingan
Pelaksanaan pendampingan dilakukan dalam bentuk kunjungan, observasi,
diskusi klinis, dan perbaikan yang dilakukan guru pendamping terhadap
guru sasaran
3. Pelaporan Hasil Pendampingan
Laporan hasil kegiatan pendampingan disusun oleh masing-masing guru
pendamping sesuai dengan format (terlampir) dan disampaikan Kepada
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

C. Penyiapan Materi Pendampingan


Materi pendampingan disusun berdasarkan kebutuhan guru pendamping
maupun guru sasaran dalam pelaksanaan pendampingan. Materi pendampingan
telah disiapkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Materi pendampingan
tersebut adalah:
Materi
Buku teks pelajaran dan
buku pegangan guru

1.
2.
3.

4.
Proses pembelajaran dan
penilaian

Penyusunan rencana
pelaksanaan pembelajaran

Pelaksanaan Pembelajaran

5.
1.
2.
3.
4.
5.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
1.

2.
3.
4.

Deskripsi
Pemahaman materi yang tertuang pada buku
Keterkaitan antara pengetahuan, keterampilan dan
sikap
Pemahaman terhadap sumber-sumber belajar lainnya
(buku, lingkungan sekitarnya, surat
kabar/majalah/internet yang relevan dengan materi
pembelajaran)
Keterkaitan antara sumber-sumber belajar dan alatalat yang dipergunakan
Penekanan pada high order thinking (contoh-contoh)
Pembelajaran yang menekankan pada tiga ranah
kompetensi melalui pembelajaran pengetahuan untuk
mengasah keterampilan dan membentuk sikap
Pembelajaran berbasis aktivitas
Pembelajaran untuk mengasah kreativitas
Penilaian proses
Penilaian kompetensi (secara utuh)
Identitas mata pelajaran/tema
Perumusan indikator
Perumusan tujuan pembelajaran
Pemilihan materi ajar
Pemilihan sumber belajar
Pemilihan media belajar
Pemilihan metode pembelajaran
Pemilihan strategi pembelajaran
Penilaian pembelajaran
Pendekatan pembelajaran saintifik:
a. Mengajak siswa untuk mengamati
b. Memotivasi siswa untuk menanya
c. Memotiviasi siswa untuk mengumpulkan informasi,
d. Memotivasi siswa untuk mengasosiasi (menalar)
e. Memotivasi siswa untuk menyimpulkan/mencoba
Discovery/inquiry learning
a. Mengajak siswa untuk mencari tahu
b. Mengajak siswa untuk membuktikan
Pembelajaran melalui projek
a. Menyiapkan projek untuk dikerjakan siswa
b. Membiasakan siswa bekerja berkolaborasi
Pembelajaran berbasis masalah
a. Menyiapkan/memberikan masalah kepada siswa
b. Membiasakan siswa untuk mengidentifikasi

Materi

Deskripsi
permasalahan
Pembelajaran nonklasikal terutama dengan ko-kurikuler
dan ekstra kurikuler sebagai pelaksanaan dari
pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran saintifik
dan pembelajaran melalui projek
1. Penilaian oleh guru:
a. Penilaian penguasaan pengetahuan
b. Penilaian produk pembelajaran
c. Penilaian iklim pembelajaran
2. Penilaian oleh siswa
3. Pengolahan nilai dalam laporan pendidikan (rapor)
Transisi bagi siswa kelas V bagi yang sewaktu kelas IV
tidak menjadi sasaran Kurikulum 2013

Pelaksanaan Penilaian
dan Pengisian Rapor

Transisi KTSP ke
Kurikulum 2013

D. Pemilihan Calon Pendamping


Pendamping adalah Kepala SD Inti, Kepala SD Imbas, dan Guru
Pendamping Terpilih yang bertugas memberikan pendampingan kepada Guru
Sasaran dalam melaksanakan Kurikulum 2013. Kepala SD Inti adalah Kepala
Sekolah yang telah mendapatkan pelatihan Pelaksanaan Kurikulum 2013, baik
sebagai Narasumber Nasional, Instruktur Nasional, maupun Kepala Sekolah
Sasaran, dan mendapatkan dana Bantuan Sosial di Gugusnya.
Kepala SD Imbas, adalah Kepala Sekolah yang telah mendapatkan
pembekalan

dari

Kepala

SD

Inti

di

gugusnya

masing-masing

dalam

melaksanakan Kurikulum 2013.


Penentuan Guru Pendamping Terpilih ditetapkan dengan kriteria sebagai berikut:
1. Telah dilatih oleh Badan PSDMPK dan LPMP, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
2. Ditetapkan

oleh

Direktorat

Pembinaan

Sekolah

Dasar

berdasarkan

yang

diikuti

pertimbangan sebagai berikut :


a. Hasil

pelatihan

Pelaksanaan

Kurikulum

2013

guru

pendamping.
b. Rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berkenaan dengan
kemampuan menyampaian materi pendampingan, memberikan motivasi
dan solusi terhadap permasalahan yang ada.
c. Bertugas di dalam lingkungan gugus I Rayon I , seperti berikut ini.

GURU PENDAMPING GUGUS I RAYON I KECAMATAN KEMUNING


No
1
2
3
4
5
6
7

Asal Sekolah

Kelas I

Kelas II

Guru
Kelas IV

Kelas V

SD Negeri 179
SD Negeri 180
SD Negeri 181
SD Muhammadiyah 6
SD Muhammadiyah 14
SD Baptis
SD IT Azzahra

E. Pelaksanaan Pendampingan
Pelaksanaan pendampingan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar, dilakukan di
gugus dan satuan pendidikan. Pendampingan di tingkat gugus dilaksanakan oleh
Kepala SD Inti,Guru Pendamping dan Kepala SD Imbas.
Pada saat pendampingan (IN)kegiatan dilakukan selama 3 jam @ 60 menit,
dengan skenario sebagai berikut :

NO
1

PERTEMUAN

AGENDA

WAKTU

Paparan dari masing-masing Guru tentang pengalaman


praktis dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan
pembelajaran

1,5 jam

Diskusi tentang pengalaman dan kendala yang telah


dipaparkan (dipimpin oleh pendamping)

1jam

Penyusunan kesimpulan dan Rencana Tindak Lanjut 1

0,5 jam

PJOK

II

III s.d VIII

Paparan dari masing-masing Guru tentang pengalaman


praktis dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan
pembelajaran RTL 1

1,5 jam

Diskusi tentang pengalaman dan kendala yang telah


dipaparkan (dipimpin oleh pendamping)

1jam

Penyusunan kesimpulan dan Rencana Tindak Lanjut 2

0,5 jam

Dengan agenda seperti diatas


Jumlah

Keterangan:
1. setiap akhir pertemuan selalu ada kesimpulan dan Rencana Tindak Lanjut yang akan
dilaksanakan di sekolah
2. Menentukan topik pembahasan di pertemuan berikutnya
3. Pada pertemuan terakhir, Guru Pendamping, Kepala SD Imbas, dan Kepala SD Inti
membuat laporan pelaksanaan pendampingan.

Materi yang Dibahas


Materi yang dibahas selama pelaksanaan pendampingan diantaranya:
1. Kendala yang ditemui guru sasaran dimasing-masing sekolah dalam
melaksanakan Kurikulum 2013.
2. Pembahasan tema dan sub tema serta kegiatan pembelajarannya.
3. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
4. Penerapan Pembelajaran Saintifik, Discovery/Inqiry Learning, dan
Pembelajaran Berbasis Proyek.
5. Penerapan penilaian otentik serta pengolahan hasil penilaian dan
pengisian rapor
6. Memahami Buku guru dan buku siswa
7. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
8. Melakukan interaksi dengan orangtua dalam mendampingi kegiatan
belajar anak
9. Pembelajaran Transisi KTSP ke Kurikulum 2013
10. Pelaksanaan program muatan lokal
11. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler.

Pada saat pendampingan (ON)kepala SD Imbas mendampingi ke Guru Sasaran


secara bergantian sesuai dengan kelasnya di SD dimana kepala sekolah Imbas
berada.
Kegiatan pendampingan melalui tahapan sebagai berikut :
1.

Pertemuan

awal

meliputi

pengkodisian,

penjelasan

tujuan,

materi

pendampingan, agenda kegiatan, serta informasi lain yang dibutuhkan bagi


kelancaran pelaksanaan pendampingan.
2.

Pengamatan Lapangan, meliputi : pengamatan terhadap RPP, media dan


alat bantu pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian.

3.

Pembahasan

hasil

pengamatan,

dilaksanakan

melalui

diskusi

dan

perumusan langkah perbaikan.


4.

Perbaikan, yaitu kegiatan tindak lanjut dari hasil diskusi pada tahap
sebelumnya.

Jadwal kegiatan ON: Bulan Oktober 2014


Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Minggu 2

Kelas 1

Kelas 2

PJOK

Kelas 4

Kelas 5

Diskusi

MInggu 3

Minggu 4

Kelas 1

Kelas 2

PJOK

Kelas 4

Kelas 5

Diskusi

N0

Minggu

Minggu 1

F. Susunan Panitia

1. Penanggung Jawab

: Maulina, S.Pd,M.M

2. Ketua

: Yulaekah, S.Pd,M.M

3. Sekretaris

: Purwanto,S.Pd

4. Anggota

:Suwaidah,S.Pd
:Nainah Ahad,S.Pd
:

G. Rincian Tugas
1. Penanggungjawab
Bertanggung jawab atas seluruh proses penyelenggaraan Bimtek
Penguatan Pendampingan Kurkulum 2013
Mengesahkan

anggaran,bahan

dan

alat-alat

administrasi

serta

pelaporan pelaksanaan

2. Ketua dan Wakil Ketua


Mengawasi/memonitrdan memberikan arahan terhadap pelaksanaan
program
3. Sekretaris
Merencanakan dan menyusun program kerja pelaksanaan bimbingan
teknis
4. Bendahara
Merencanakan dan menyusun anggaran
Mengadministraskian dan melaporkan anggaran keuangan
5. Tim Teknis
Melaksanakan kegiatan administasi yang berkaitan dengan pendataan
dan persiapan teknis pelaksanaan yang melipui jadwal pelaksanaan
Melaksanakan pencatatan atas seluruh kegiatan dan beranggngjawab
atas tugas kesekretariatan
Melaksanakan pembimbingan terhadap calon guru pendamping
6. Tugas Pendamping

Tugas pendamping antara lain adalah :


a. Melaksanakan pendampingan dengan prosedur dan mekanisme
yang ditetapkan leh Direktorat pendidikan dasar
b. Memfasiitasi guru sasaran memperoleh pemahaman yang tepat
mengenai bahan ajar berdasakan kurikulum 2013
c. Memfasilitasi guru sasaran memperoleh pemahaman yang tepat
mengenai metode pembelajaran dan teknik penilaian
d. Memfasilitasi guru saaran mereviw dan mempebaiki RPP
e. Merefleksi dan memperbaiki pelaksanaan pembelajaran
f. Merefleksi dan mempebaiki pelaksanaan penilaian
g. Menyusun
lambatnya

laporan
satu

pelaksanaan
minggu

setelah

pendampingan
pendampingan

selambatselesai

dilaksanakan.

BAB III.
JADWAL PELAKSANAAN DAN PEMBIAYAAN PENDAMPINGAN
A. Jadwal Pelaksanaan
Program Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 dilaksanakan mulai
bulan September sampai Desember 2014, dengan rincian sebagai berikut :
No
1

Kegiatan
Penyiapan Materi Pendampingan
Penentuan guru pendamping

Penyusunan proposal

Pelaksanaan Pendampingan
Kendala yang ditemui guru sasaran dimasing-masing
sekolah dalam melaksanakan Kurikulum 2013.
Pembahasan tema dan sub tema serta kegiatan
pembelajarannya.
Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Penerapan Pembelajaran Saintifik, Discovery/Inqiry
Learning, dan Pembelajaran Berbasis Proyek.
Penerapan penilaian otentik serta pengolahan hasil

Waktu
20-23 September
2014
24-28 September
2014
4 Oktober 2014

18 Oktober 2014

penilaian dan pengisian rapor


Memahami Buku guru dan buku siswa
Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
Melakukan interaksi dengan orangtua dalam
mendampingi kegiatan belajar anak
Pelaksanaan program muatan lokal
Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler.
Pembelajaran Transisi KTSP ke Kurikulum 2013
Pelaporan pendampingan
Menyusun laporan

Menyerahkan laporan

1 November 2014

15 November
2015
22 November -13
Desember 2014
14-20 Desember
2014

B. Pembiayaan
Pembiayaan program pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013 di Sekolah
Dasar, bersumber dari APBN Pusat, Dana Dekonsentrasi, dan Dana Bantuan
Sosial

untuk

Gugus

SD.

Secara

rinci

pengalokasian

biaya

program

pendampingan disajikan pada table berikut ini.

No Uraian kegiatan

volume

satuan

Harga satuan

Persiapan pendampingan

Jumlah
Rp.1.200.000

Pembelian ATK

Lusin

Rp.30.000

Rp.

150.000

Pembuatan dan print

buah

Rp.150.000

RP

200.000

buah

Rp. 25.000

Rp.

50.000

4x160

Buah

Rp. 2.500

Rp.

800.000

out proposal
3

Penjilidan Proposal

Penggandaan Materi

II

Pelaksanaan Pendampingan

Rp.4.200.000

Konsumsi Panitia

3 x 4 pertemuan

Orang

Rp. 20.000

Rp.

Konsumsi peserta

40 X4 pertemuan Orang

Rp. 20.000

Rp. 3.600.000

240.000

Dokumentasi
Publikasi

III
1

&

1x 4pertemuan

Buah

Rp .90.000

Pelaporan Pendampingan
Pembuatan dan print

Rp. 360.000
Rp. 600.000

buah

Rp.300.000

Rp.

300.000

Buah

Rp.75.000

Rp

300.000

out proposal laporan


2

Penjilidan

&

penyerahan Laporan
JUMLAH I+II+III

RP.6.000.000

BAB IV
PENUTUP

Keberhasilan suatu program kerja tidak selalu tergantung pada


perencanaan yang cermat dan matang akan tetapi sangat dipengaruhi oleh
kinerja seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan secara sinergis.
Program kerja yang disusun secara cermat dan matang, Insya Allah mampu
memberikan arah dan acuan dalam pelaksanaan, menjadikan kegiatan
tersebut dapat mencapai sasaran secaraefektif dan efisien serta berlangsung
secara tertib dan sukses.

Kesadaran untuk membangun kebersamaan dalam kerjasama yang


terpadu dan didukung oleh komunikasi yang baik akan mampu mewujudkan
haapan yang telah digariskan dalam program tersebut.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita
semua, diberikan keteguhan hati untuk menunaikan pengabdian dalam
mencerdaskan kehidupan bangsa. Amiin.