Anda di halaman 1dari 24

Gelombang Bunyi

Gelombang Bunyi
Adalah gelombang longitudinal, karena partikel
getarnya searah dengan rambatan
gelombang.

Gelombang bunyi dapat menjalar di dalam


benda padat, benda cair dan gas.

Agar bunyi yang ada dapat didengar dengan baik


maka ada beberapa syarat yang harus terpenuhi,
yakni :

Ada sumber bunyi yang bergetar


Contoh : senar gitar, speaker, lonceng, garpu
tala, dan lain sebagainya.
Ada zat perantara tempat bunyi merambat
Contoh : air, logam, kayu, tanah, batu, udara,
gas elpiji, dsb.
Ada alat penerima bunyi / pendengaran
Contoh : telinga, hidrofon, mikrofon, dll.

Laju Gelombang Bunyi


Laju gelombang bunyi bervariasi
tergantung dari sifat medium yang
dilalui. Namun secara umum, bunyi di
udara memiliki laju 340 m/s.
Macam macam bunyi
1.
2.
3.

Audiosonik (20Hz 20.000Hz)


Infrasonik (< 20 Hz)
Ultrasonik (>20.000Hz)

a.

Audiosonik (20Hz 20.000Hz)


Merupakan frekuensi bunyi yang dapat
didengar oleh manusia pada umumnya.

b. Infrasonik (< 20 Hz)


Merupakan frekuensi bunyi yang lebih
rendah dari 20Hz atau lebih rendah dari
yang bisa didengar oleh manusia.

c. Ultrasonik (>20.000Hz)
merupakan frekuensi yang lebih tinggi dari
20.000Hz.
Beberapa hewan mampu mendengar
frekuensi ini dengan baik.
Contohnya :
Anjing, Hewan ini mampu mendengar sampai
40.000Hz.
Kucing ,mampu mendengar sampai 60.000Hz,
Lumba lumba, mampu mendengar sampai
150.000Hz

Istilah dan terminologi


Sumber titik (Point source):
ukuran sumber emisi kecil
dibandingkan jarak antara
sumber dan pengamat.
Muka gelombang (Wave front):
permukaan dengan fasa sama.
Sinar (Rays): tegak lurus terhadap
wave front, arah penjalaran.
Pada radius besar (jauh dari sumber titik):
Muka gelombang sferis muka gelombang planar

Itensitas & Taraf Itensitas

Itensitas Bunyi :
adalah energi bunyi persatuan waktu yg menembus
bidang seluas satu-satuan tegak lurus arah rambat
bunyi.
I=

energi/waktu
daya bunyi (P) watt
=
= 2
luas
luas(A)
m

Itensitas bunyi yg terlemah dan masih dapat didengar


disebut Itensitas Ambang (I0). Harga I0 tergantung besar
kecilnya frekuensi bunyi.
Contoh :
f = 1000 hz
maka I0 = 10-12 watt/m2

Intensitas Bunyi Sumber Titik


Luas Wavefront pada jarak r dari sumber:
A = 4pr2

Ps
Ps
I
2
A 4pr

Skala Decibel >>>(Kuat Bunyi )


Bagaimana mengukur ke-nyaring-an bunyi?
Level bunyi dapat berubah beberapa besaran orde (orders of
magnitude).
Karena ini, tingkat bunyi TI didefinisikan sebagai:

I
TI 10 dB log
I0
decibel
Catatan: Jika I berubah jadi
10 kali, TI bertambah 1.

10-12 W/m2, ambang


pendengaran manusia

Taraf Itansitas (TI)


TI = log I log I0 = log I/I0 bel
TI = log I/I0 bel = 10 log I/I0 db

I =itensitas bunyi (watt)


TI = taraf itensitas (db)

Taraf Itensitas beberapa macam bunyi :


1. Ambang pendengaran = 0
2. Bisik-bisik
= 10 20
3. Perpustakaan
= 30 40
4. Rumah tinggal
= 40 50
5. Percakapan
= 60 70
6. Lalu lintas
= 70 80
7. Spd mtr knalpo terbuka = 90-95

soal

Contoh Soal
1. Jika sebuah sumber bunyi jarak 10 m
memiliki taraf intensitas 60 dB. Jika
pendengar berada pada jarak 100 m
dari sumber bunyi, maka taraf
intensitas menjadi..
2. Jika taraf intensitas bunyi sebuah alt
musik 60 dB, jika ada 100 alat musik
yang identik, maka taraf intensitas
bunyi menjadi

Resonansi
Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya
suatu benda karena ada benda lain yang
bergetar disekitarnya / didekatnya.
Syarat resonansi :
Benda yg. Ikut bergetar mempunyai frekuensi yg
sama dengan benda yg. bergetar mula-mula.
contoh :
dawai gitar yg. dipetik sehingga kotak gitar ikut
bergetar

Effek Doppler
Efek Doppler menjelaskan peristiwa terjadinya
perubahan frekuensi yang terdengar (fp) karena
adanya gerak relatif sumber dan pendengar.
fp

v vp
v vs

vp
vs

fs

fp = frekuensi yang diterima pendengar (Hz)


v = Cepat rambat bunyi di udara (340 m/s)
vp = Kelajuan pendengar (m/s)
vs = kelajuan sumber bunyi (m/s)
fs = frekuensi yang dipancarkan sumber bunyi (Hz)
+ pendengar mendekati sumber
0 pendengar diam
- pendengar menjauhi sumber
- sumber mendekati pendengar
0 sumber diam
+ sumber menjauhi pendengar

fp = frekuensi yang diterima pendengar (Hz)


v = Cepat rambat bunyi di udara (340 m/s)
vw = Kelajuan angin di udara (m/s)
vp = Kelajuan pendengar (m/s)
vs = kelajuan sumber bunyi (m/s)
fs = frekuensi yang dipancarkan sumber bunyi (Hz)

Latihan
1. Seseorang yang berdiri dengan jarak
tertentu dari sebuah pesawat dengan
empat mesin jet yang sama bisingnya
merasakan intensitas tingkat bunyi
dibatas rasa sakit 120 dB. Berapa
intensitas tingkat bunyi yang akan
dialami orang ini jika kapten mematikan
semua kecuali satu mesin?

2. Frekuensi utama pada sirine polisi tertentu


1800 Hz ketika dalam keadaan diam.
Berapa frekuensi yang anda dengar jika
Anda bergerak dengan laju 30 m/s dan
laju bunyi di udara 340 m/s jika :
a. Anda mendekati mobil
b. Anda menjauhi mobil

Contoh Soal
Sebuah keping sirine dengan 2 deret lubang masingmasing sebanyak 40 dan 30, diputar pada 600 rpm.
Berapa frekuensi masing-masing bunyi yg dihasilkan
keduanya ?
Jawab.
600 rpm = 10 rps
n1 = 40 f1 = n1 p = 40 x 10 = 400 hz
n2 = 30 f2 = n2 p = 30 x 10 = 300 hz

kembali

Contoh Soal
Sebuah sepeda motor dengan knalpot terbuka rata-rata
menimbulkan taraf itensitas bunyi 90 db. Berapa banyak
sepeda motor yang harus dibunyikan bersama-sama
supaya dicapai taraf intensitas ambang perasaan.
Jawab.
1 sepeda motor T.I = 10 log I1/I0 = 90 db
n sepeda motor T.T = 10 log nI1/I0 = 120 db
10 log n = 30 n = 1000 sepeda motor

kembali