Anda di halaman 1dari 17

FISIKA DASAR 1

3 SKS
TTA 112

GAYA GESEK
Gaya gesek adalah gaya yang melawan gerakan dari dua
permukaan yang bersentuhan.
Gaya gesek selalu bekerja pada bidang permukaan (sb-x)
Gaya gesek memiliki arah yang berlawanan dengan arah
gerak benda.
Gaya gesekan statis cenderung untuk mempertahankan
keadaan diam benda ketika sebuah gaya dikerjakan pada
benda yang diam.
Gaya gesekan kinetis (dinamis) cenderung untuk
mempertahankan keadaan gerak dari benda yang sedang
bergerak.

GAYA GESEK
Hukum Newton I
Semua benda cenderung mempertahankan keadaannya :
benda yang diam tetap diam, dan benda yang bergerak,
tetap bergerak dengan kecepatan konstan.
Hukum Newton III
Hukum ini mengungkapkan bahwa keberadaan gaya
reaksi yang sama besar dengan gaya aksi, tetapi arahnya
berlawanan.

GAYA GESEK
Percobaan untuk mendorong sebuah buku secara bertahap
dengan meningkatkan gaya dorong kita, akan menghasilkan
gaya gesekan statis membesar mulai dari nilai nol, hingga
suatu harga maksimum yang disebut gaya gesekan statis
maksimum (fs,maks).
Pada saat gaya dorong kita pada buku sama dengan fs,maks,
maka buku dalam keadaan tepat akan bergerak.
Sedikit saja gaya dorong kita lebih besar daripada fs,maks, maka
buku akan bergerak.
Begitu buku tersebut bergerak, kita akan merasakan bahwa
gaya dorong yang perlu kita berikan untuk mempertahankan
tidaklah sebesar fs,maks.
Secara pendekatan, gaya gesekan ini cenderung tetap
besarnya dan disebut gaya gesekan kinetis (fk).

GAYA GESEK
Besar gaya gesekan statis antara dua permukaan yang
bersentuhan adalah

fs s . N
fs = gaya gesek statis
s = koefisien gesekan statis
N = gaya normal pada benda yang ditinjau gaya geseknya
Dimana tanda = digunakan ketika buku tepat akan bergerak.

fs = fs,maks = s . N
Sedangkan tanda ketidaksamaan < dipakai untuk gaya
dorong yang diberikan lebih kecil daripada nilai ini.

GAYA GESEK
Besar gaya gesekan kinetis yang bekerja pada suatu benda
adalah tetap dan diberikan oleh

fk = k . N
fk = gaya gesek kinetis (N)
s = koefisien gesekan kinetis
N = gaya normal pada benda yang ditinjau gaya geseknya (N)
Nilai-nilai s dan k bergantung pada sifat antara kedua
permukaan benda yang bersentuhan, tetapi secara umum k
lebih kecil daripada s.

GAYA GESEK
Gaya gesek pada bidang datar

fg = . N

w = gaya berat (N)


m = massa (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)

GAYA GESEK
Contoh 1
Sebuah balok dengan massa 2kg dalam keadaam diam pada
suatu permukaan dengan koefisien gesekan s = 0,4 dan k
= 0,2.
Berapa besarnya gaya gesekan yang bekerja pada balok
itu.
Berapa besarnya gaya gesekan bila ada gaya horizontal
sejajar permukaan ke kanan sebesar 5N pada balok
tersebut.
Gaya minimum yang diperlukan untuk menggerakkan
balok tersebut.
Gaya minimum yang diperlukan untuk menahan gerak
balok, bila balok tersebut sudah bergerak.

GAYA GESEK
Gaya gesek pada bidang datar

Fy = 0
+N + F sin w = 0
N = w - F sin

GAYA GESEK
Contoh 2
Diketahui massa m1=4kg dan m2=1kg dihubungkan dengan
tali melalui katrol. Jika s=0,4 berapa besar fg agar sistem
setimbang.

GAYA GESEK
Menentukan koefisien gesekan

Dinamometer
F=N?

fs = s . N

GAYA GESEK
Gaya gesek pada bidang miring
Letakkan sebuah benda pada bidang miring. Kemudian secara
perlahan perbesar sudut kemiringan bidang sampai benda tepat
akan bergerak menuruni bidang.
Misalkan pada saat itu sudut kemiringan bidang terhadap horizontal
adalah s, maka akan kita peroleh bahwa s = tan s.
Pada saat kemiringan s diperbesar sedikit, benda akan bergerak
dipercepat ke bawah.
Selanjutnya, sudut kemiringan diperkecil sampai kita mengamati
bahwa benda bergerak dengan kelajuan tetap. Misalkan pada saat itu
sudut kemiringan = k (k < s) maka akan kita buktikan bahwa
koefisien gesekan kinetis k = tan k.

GAYA GESEK
Gaya gesek pada bidang miring
Y

fs

Fy = 0
+N mg coss = 0
N = mg coss
N = w coss
fs,maks = s N
fs,maks = s w coss
Fs = 0
w sins fs,maks = 0
fs,maks = w sins
s w coss = w sins

sin s
s =
s = tan s
cos s

GAYA GESEK
Contoh 3
Sebuah benda dengan massa 5kg diletakkan pada
permukaan bidang miring yang mempunyai kemiringan 30o
terhadap bidang datar.
Hitung besar fs maksimum
Berapakah percepatan balok
dimana F = m.a

GAYA GESEK
Contoh
Diketahui massa m1=4kg ; m2=1kg dihubungkan dengan tali
melalui katrol. Jika s=0,4 berapa besar percepatan yang
terjadi.

GAYA GESEK
Contoh 4
Diketahui m1 = 4kg ; m2 = 2kg ; s = 0,4. Berapa besar gaya
gesek yang diperlukan pada m1 agar sistem ini setimbang.

m1

= 30o