Anda di halaman 1dari 4

KRITIK TERHADAP KELLY

Kebanyakan karier professional Kelly dihabiskan dengan melakukan


penelitian terhadap siswa dan mahasiswa yang relative normal dan pandai. Bagi
Kelly, manusia hidup semata-mta di masa kini, dengan sepasang mata yang selalu
menatap ke depan. Pendpaat seperti ini meskipun terkesan sangat optimis, tetap
gagal mengungkapkan pengaruh perkembangan dan budaya bagi kepribadian.
Bagaimana kita memberikan rating teori Kelly berdasarkan enam kriteria
teori yang berdaya guna?Pertama, teori konstrak pribadi dapat diberikan rating
moderat sampai tinggi bagi kemampuannya membangkitkan riset. REP Test dan
repertory grid sudah memicu sejumlah besar studi, khususnya di Inggris Raya,
meskipun instrument-instrumen ini jarang digunakan di Amerika Serikat. Kedua,
meskipun postulat dasar dan 11 konsekuensi pendukung Kelly cukup lugas
namun, teori ini tidak mudah diverifikasi atau difalsifikasi. Karena itu kita
memberikan rating teori konstrak pribadi rendah dalam kemampuannya
difalsifikasi. Ketiga, kita harus memberikan ratingnya rendah. Rendah. Konsep
Kelly bahwa perilaku kita konsisten dengan persepsi kita saat ini memang
membantu

mengorganisasikan

pengetahuan

namun,

kecenderungannya

menghindari topic-topik seperti motivasi, pengaruh perkembangan, dan dayadaya kultural membatasi kemampuan teorinya untuk memberikan makna ang
spesifik bagi pengetahuan yang sudah ada tentang kompleksitas kepribadian.
Keempat, kita juga harus memberikan rating rendah teori ini sebagai penuntun
tindakan praktis. Ide-ide Kelly tentang psikoterapi memang inovatif dan
memberikan para praktisi sejumlah teknik yang menarik. Dengan memainkan
peran pribadi khayalan, yaitu pribadi yang sikap-sikapnya perlu diketahui klien,
benar-benar pendekatan yang praktis namun, tidak lazim lagi sebuah terapi. Kelly
sangat mengandalkan pemahaman akal sehat dalam praktik terapinya, tetapi yang
bisa berguna baginya belum tentu berguna bagi orang lain. Perbedaan ini mungkin
tidak terlalu dimasalahkan Kelly karena dia melihat terapi sebagai eksperimen
ilmiah. Terapis sama seperti seorang ilmuwan, menggunakan imajinasi untuk
mengetes beragam hipotesis. Namun demikian, teori Kelly memang mengandung
sejumlah nasihat yang unik bagi orangtua, terapis, peneliti, dan siapapun yang

ingin memahami perilaku manusia. Kelima, apakah teori ini sudah konsisten
secara iternal, dengan seperangkat definisi operasional yang akurat? Mengenai
pertanyaan pertama, teori konstrak pribadi bisa diberikan rating sangat tinggi.
Kelly sangat berhati-hati memilih terminology dan konsep untuk menjelaskan
postulat fundamental dan 11 konsekuensinya. Perisitilahannya, meskipun sulit
dicerna, tetap elegan, dan tepat. The Psychology of Personal Constructs
(Kelly,1955) berisi lebih dari 1.200 halaman namun, seluruh teori ini dijalaninya
bersama-sama dengan sangat halus dan rapi layaknya kain sutra tenunan para ahli.
Di buku ini, Kelly tampaknya selalu sadar dengan apa yang sudah dikatakan dan
apa yang akan dikatakannya.
Mengenai pertanyaan kedua bagi kriteria kelima, teori konstra pribadi harus
diberikan rating rendah. Seperti kebanyakan teoritisi yang dibahas di buku ini,
Kelly tidak mendefinisikan terminologinyasecara operasional. Namun dia harus
diacungi jempol atas keakuratan dan kekomprehensifannya ketika menjelaskan
postulat dasar dan konsekuensi-konsekuensi pendukung.
Keenam, akhirnya, apakah teori ini lugas dan efektif ? meskipun buku
Kelly sampai setebal dua jilid namun, teori konstrak pribadi luar biasa lugas dan
ekonomis. Teori dasar dinyatakannya hanya dalam satu postulat fundamental
tetapi kemudian diuraikan lewat 11 konsekuensi. Semua konsep dan asumsi yang
lain bisa dikaitkan dengan mudah kepada struktuur yang relative sederhana ini.

KONSEP KEMANUSIAAN
Kelly pada esensinya memandang hakikat manusia secara optimis. Dia
melihat manusia sebagai makhluk yang sanggup mengantisipasimasa depan dan
menghayati hidup berdasarkan antisipasi-antisipasi tersebut. Modul konsekuensi
Kelly menyatakan bahwa konstrak bersifat cair dan fleksibel sehingga elemenelemen baru bisa ditambahkan ke dalam kepribadian. Namun tidak semua orang
memiliki konstrak pribadi yang sama felksisbilitasnya. Beberapa orang dapat
menerima pengalaman baru dengan mudah dan menstrukturisasi interpretasi

mereka sesuai dengan pengalaman baru ini, sementara pribadi lain memiliki
konstrak yang lebih padat sehingga sulit berubah.
Mengenal dimensi determinisme versus pilihan bebas, teori Kelly condong
kepada pilihan bebas. Kita memilih alternative-alternatif yang adalam system
konstrak yang kita bangun sendiri. kita membuat pilihan-pilihan ini berdasarkan
antisipasi terhadap kejadian-kejadian. Namun lebih dari itu, kita memilih
alternative-alternatif yang bagi kita menawarkan keuntungan lebih besar bagi
pengelaborasian lebih jauh system antisipasi kita tersebut. Kelly menyebut hal ini
pilihan elaborative: alasan melakukan pilihan saat ini adalah kita memandang ke
depan dan menciptakan alternative yang akan meningkatkan jangkauan pilihan
kita di masa depan.
Kelly lebih memilih aspek teleologis ketimbang kausal bagi konsepnya
tentang kepribadian manusia. Dia berulang kali menegaskan bahwa kejadiankejadian di masa kanak-kanak saja tidak membentuk kepribadian saat ini. postulat
dasar Kellytempat semua konsekuensi dan asumsinya berpijakadalah semua
aktivitas manusia diarahkan oleh cara mengantisipasi kejadian-kejadian (Kelly,
1955).
Kelly menekankan proses-proses yang disadari ketimbang yang tidak
disadari. Kelly lebih membicarakan kognitif. Tingkat kesadaran yang tinggi
mengacu kepada proses-proses psikologis yang mudah disimbolkan dalam katakata dan bisa diekspresikan secara akurat kepada orang lain. Proses-proses
kognitif di tingkatan yang lebih rendah tidak tersimbolkan sepenuhnya dan sulit
atau mustahil untuk dikomunikasikan.
Pengalaman bisa berada di tingkat kesadaran terendah karena sejumlah
alasan. Pertama, bebrapa konstrak bersifat preverbal karena terbentuk sebelum
manusia menguasai bahasa yang memiliki makna, juga tidak sanggup disimbolkan
bahkan olehnya sendiri. kedua, beberapa pengalaman berada di tingkat kesadaran
rendah karena manusia hanya melihat kemiripan dan gagal memaknai
pertentangannya. Contohnya, seorang individu mungkin menganggap semua
orang bisa dipercaya. Namun kutub implisit ketidakpercayaan disangkalnya.

Karena superordinate system konstrak pribadinya terlalu ketat, dia gagal


mengadopsi konstark realistis yang dapat dipercaya versus tidak dapat
dipercayadan cenderung melihat orang lain hanya dapat dipercaya saja. ketiga,
beberapa konstrak subordinat dapat tetap berada di tingkatan rendah kesadaran
meskipun konstrak superordinatnya sudah berubah. Contoh, bahkan steelah
menyadari bahwa bukan setiap orang dapat dipercaya. Kebencian seperti ini
berarti

konstrak

subordinat

belum

bisa

dikendalikan

oleh

konstrak

superordinatnya. Akhirnya, keempat, karena beberapa kejadian beradadi luar


jangkauan kesesuaian, dan kita biasanya tidak pernah menyadarinya.
Mengenai maslaah pengaruh biologis versus pengaruh sosial, Kelly lebih
condong kepada pengaruh sosial. Konsekuensi kesosialan megasumsikan bahwa
ditataran tertentu, kita dipengaruhi oleh orang lain dan sebaliknya kita dapat
memberikan pengaruh kepada mereka. saat kita memahami secara akurat konstrak
pribadi orang lain, kita dapat memainkan sebuah peran dalam proses-proses sosial
yang melibatkan orang tersebut. Kelly berasumsi bahwa interpretasi kita mengeai
system-sistem konstrak orang lain yang penting bagi hidup kita (orangtua;
pasangan; teman) dapat memiliki sejumlah pengaruh bagi konstrak masa depan
kita. Namun, tindakan orang lain tidak latas membentuk perilaku kita; yang benar
adalah interpretasi kita terhadap kejadian-kejadian yang mengubah perilaku.
Mengenai dimensi terakhir konsep kemanusiaankeunikan versus
kemiripanKelly lebih menekankan keunikan pribadi. Namun penekanannya ini
dilembutkan oleh konsekuensi keumuman, yang berasumsi bahwa manusia
dengan latar belakang sosio-kultural yang cenderung memiliki jenis pengalaman
yang sama, sehinggaa memahami kejadian-kejadian dengan cara-cara yang sama
juga. meskipun demikian, Kelly yakin kalau interpretasi individual mengenai
kejadian-kejadian sangatlah krusial dan bahwa tidak ada dua pribadi yang pernh
memiliki konstrak pribadi smaa persis.

Anda mungkin juga menyukai