Anda di halaman 1dari 2

Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) adalah salah satu metode uji toksisitas yang banyak

digunakan dalam penelusuran senyawa bioaktif yang bersifat toksik dari bahan alam.
Metode ini dapat digunakan sebagai bioassay-guided fractionation dari bahan alam,
karena mudah, cepat, murah dan cukup reproducible.
Uji toksisitas dengan metode BSLT ini merupakan uji toksisitas akut dimana efek toksik
dari suatu senyawa ditentukan dalam waktu singkat, yaitu rentang waktu selama 24 jam
setelah pemberian dosis uji. Prosedurnya dengan menentukan nilai LC 50 dari aktivitas
komponen aktif tanaman terhadap larva Artemia salina Leach. Suatu ekstrak dikatakan
toksik berdasarkan metode BSLT jika harga LC < 1000 g/ ml.
LC50 adalah konsentrasi dari suatu senyawa kimia di udara atau dalam air yang dapat
menyebabkan 50% kematian pada suatu populasi hewan uji atau makhluk hidup tertentu.
Penggunaan LC50 dimaksudkan untuk pengujian ketoksikan dengan perlakuan terhadap
hewan uji secara berkelompok yaitu pada saat hewan uji dipaparkan suatu bahan kimia
melalui udara maka hewan uji tersebut akan menghirupnya atau percobaan toksisitas
dengan media air. Nilai LC50 dapat digunakan untuk menentukan tingkat efek toksik suatu
senyawa sehingga dapat juga untuk memprediksi potensinya sebagai antikanker.
Uji toksisitas subkronis adalah uji untuk mengetahui toksisitas suatu
senyawa yang dilakukan pada hewan coba dengan sedikitnya tiga
tingkat dosis,
umumnya dalam jangka waktu 90 hari. Tujuan utama dari uji ini adalah
untuk
menentukan no-observed-adverse-affect level (NOAEL) dan
mengetahui lebih
jauh karakteristik pengaruh toksik spesifik dari senyawa kimia pada
organ atau
jaringan. NOAEL adalah dosis terukur secara eksperimen yang tidak
menghasilkan efek merugikan.5
Toksisitas kronis adalah uji toksisitas yang meliputi pengamatan terhadap stimulusstimulus yang dapat menghambat atau mengganggu kehidupan biota uji secara terus

menerus dalam jangka waktu relatif lama. Uji toksisitas kronis harus mempertimbangkan
hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas kehidupan biota uji seperti pertumbuhan,
reproduksi dsb.
Metode Uji menggunakan Metode Statis dengan waktu pajanan (exposure time) 6 bulan
Hewan Uji : Tikus Percobaan (Mice or Rats), berumur mulai 5 8 minggu jantan &
betina. BB 100 120 gr