Anda di halaman 1dari 5

EVALUASI PEMBELAJARAN

TUGAS
Urgensi Penilaian dan Prosedur Pengembangan Soal

Disusun Oleh:
Nama

: Tri Hardiyanti

Nim

: E1A012055

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS MATARAM
2014

EVALUASI PEMBELAJARAN

Urgensi Penilaian
Penilaian hasil belajar atau assessesmen adalah suatu proses sistematis
yang

mengandungpengumpulan

informasi,

menganalisis,

menginterpretasi

informasi tersebut untuk membuat keputusan-keputusan. Pada dasarnya penilaian


dilaksanakan untuk mengukur tingkat perkembangan hasil belajar peserta didik
tapi penilaian juga dapat digunakan untuk mengetahui keberhasilan proses belajar
mengajar. Jadi, penilaian bukan hanya tolak ukur keberhasilan belajar peserta
didik tapi juga keberhasilan guru dalam mengajar. Seorang guru dapat dikatakan
berhasil dalam memberikan pembelajaran apabila telah terjadi perubahan tingkah
laku siswa atau pengetahuan siswa ke arah yang lebih positif atau lebih baik. Oleh
karena itu, guru memiliki andil yang sangat besar dalam keberhasilan siswanya.
Oleh sebab itu, sangat penting bagi seorang guru mengevaluasi siswanya dengan
cara yang baik dan objektif. Sesuai dengan salah satu peran guru yang disebutkan
bahwa guru merupakan evaluator artinya, untuk mengetahui sejauh mana proses
belajar dilakukan selain itu guru dharus dapat mengoreksi apakah cara
pembelajarannya harus diperbaiki atau dipertahankan.
Penilaian bagi peserta didik dapat digunakan sebagai acuan apakah
usahanya dalam memahami kompetensi dasar sudah maksimal atau tidak.
Kemampuan individu tiap peserta didik dapat diketahui dari hasil penilaian. Hasil
evaluasi juga dapat menjadi motivasi bagi peserta didik. Melalui evaluasi peserta
didik akan mengenal dan memahami dirinya sendiri dan memacu untuk
melakukan usaha perbaikan. Selain itu, dengan evaluasi guru dapat menganalisis
materi pembelajaran yang kiranya sulit bagi peserta didik sehingga guru dapat
menyesuaikan strategi pembelajaran dengan materi tersebut untuk meningkatkan
keefektifan proses pembelajaran.
Manfaat hasil penilaian:

Bagi peserta didik yang memerlukan remidial

Hasil penilaian dapat untuk mengetahui kemampuan peserta didik setiap


individu. Bagi peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal
perlu mendapatkan bimbingan dan bantuan sesuai dengan gaya belajar peserta
didik sehingga dapat mengatasi kesulitan.

Bagi peserta didik yang memerlukan pengayaan


Kemampuan individu tiap peserta didik dapat diketahui dari hasil penilaian.
Ada sebagian peserta didik yang lebih cepat menguasai materi yang dipelajari
dibanding yang lain. Anak-anak tersebut harus mendapatkan layanan secara
optimal. Layanan bisa berupa pengayaan, bisa tugas tambahan untuk
memperkaya kompetensi yang telah dimiliki.

Bagi guru
Hasil penilaian dapat dimanfaatkan guru dalam menyusun program dan
kegiatan pembelajaran.

Bagi kepala sekolah


Hasil penilaian dapat digunakan kepala sekolah untuk menilai kinerja guru
dan tingkat keberhasilan peserta didik.

Prosedur Pengembangan Soal


Agar dapat menjalankan fungsinya sebagai alat ukur dengan baik maka tes
hasil belajar tersebut haruslah tes yang berkualitas. Kualitas suatu tes sangat
ditentukan oleh kualitas item-item soal yang disusun dalam tes tersebut. Untuk
memperoleh item-item soal yang berkualitas, langkah-langkah yang ditempuh
dalam proses pembuatan soal harus benar, mulai dari menentukan tujuan tes,
penyusunan kisi-kisi, penulisan soal, telaah dan perbaikan soal, perakitan soal, uji
coba, analisis kuantitatif, seleksi soal, penyajian tes dan pengolahan skor menjadi
nilai akhir.

Penentuan tujuan
Penentuan tujuan penilaian merupakan langkah awal dalam rangkaian
kegiatan penilaian secara keseluruhan, seperti untuk penilaian harian, tengah
semester, akhir semester. Sehingga di sini jelas apa yang akan dinilai.

Penyusunan kisi-kisi
Penyusunan kisi-kisi ini untuk mengarahkan siswa dalam materi yang akan
menjadi soal tes nanti. Kisi-kisi penilaian merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari kegiatan perencanaan pembelajaran dalam bentuk silabus
dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Di dalam silabus, pendidik
menunjukkan keterkaitan antara SK, KD, materi pokok/materi pembelajaran,
alokasi waktu, sumber belajar dengan indikator pencapaian KD yang
bersangkutan beserta teknik penilaian dan bentuk instrument yang digunakan.

Perumusan indikator pencapaian


Indikator pencapaian dikembangkan oleh pendidik berdasarkan KD mata
pelajaran tersebut.

Penyusunan instrument
Instrument yang digunakan dalam penilaian meliputi tes dan non tes.
Langkah-langkah penyusunan instrument disesuaikan dengan karakteristik
teknik dan bentuk butir instrumennya.

Telaah instrument
Telaah instrument dapat dianalisis secara kualitatif ataupun kuantitatif. Telaah
instrument secara kualitatif dengan menelaah atau mereview instrument
penilaian yang telah dibuat. Telaah mencakup substansi isi, konsep, dan
bahasa yang digunakan. Berdasarkan hasil telaah tersebut dilakukan revisi
terhadap butir soal yang kurang baik.

Pelaksanaan penilaian

Penilaian untuk mata pelajaran iptek dilakukan melalui ulangan harian,


ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, penugasan, dan pengamatan
dengan menggunakan instrument yang sesuai dengan SK dan KD. Penilaian
melalui ulangan dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis dan/ tes praktik
tergantung pada karakteristik mata pelajaran.

Pengolahan dan penafsiran hasil penilaian


Pengolahan hasil penilaian dilakukan oleh pendidik untuk memberikan
makna terhadap data yang diperoleh melalui penskoran. Sedangkan untuk
penafsiran hasil penilaian, guru membuat deskripsi hasil penilaiannya.

Pemanfaatan dan pelaporan hasil penilaian


Hasil penilaian bermanfaat sebagai umpan balik bagi guru dalam upaya
mengetahui tingkat keterlaksanaan dan ketercapaian program pembelajaran
yang telah dilakukan, serta untuk perbaikan proses pembelajaran selanjutnya.
Pelaporan hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan disampaikan
dalam bentuk angka pencapaian kompetensi (nilai), disertai dengan deskripsi
dan/ profil kemajuan belajar.