Anda di halaman 1dari 1

Kesimpulan:

Dari semua uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa PPh final merupakan pajak
penghasilan yang pengenaanya sudah final artinya tidak dapat di kreditkan dari total pajak
penghasilan terutang pada tahun pajak. PPh final dikelompokkan kedalam 3 pasal yaitu pasal
46 ayat 5, pasal 15 dan pasal 4 ayat 2. Yang menjadi subjek pajak untuk pasal 15 adalah
Perusahaan pelayaran atau penerbangan yang mempunyai unit usaha didalam maupun diluar
negeri untuk melakukan usaha di indonesia. Sedangkan subjek untuk pasal 4 ayat 2 adalah
orang/ badan dalam atau luar negeri yang melakukan transaksi atau mendapat penghasilan
yang ditetapkan untuk dikenai pajak yang bersifat final. Dan untuk subjek pasal 46 ayat 5
adalah.....
Di dalam pembayaran iuran, pihak perpajakan tidak mengenal toleransi, ketentuan
didalam membayar pajak sesuai dengan jenisnya masing-masing yang sudah diatur dalam
undang-undang perpajakan.

Saran:
Makalah yang berjudul Pajak Penghasilan Final ini merupakan hasil diskusi kelompok
1 untuk tugas mata kuliah Akuntansi Perpajakan, materi yang disajikan di ambil dari berbagai
sumber. Oleh karena itu, jika ada kesalahan dalam penulisan dan dalam penyajian bahan,
kami sangat mengharpakan kritik dan saran dari para pembaca, demi terwujudnya kebenaran
yang kita kehendaki semua, dan demi kesempurnaan penyelesaian makalah pajak ini.