Anda di halaman 1dari 12

PENYIMPANGAN SEMU HUKUM

MENDEL
By : Dian Rozani
Muhammad Nadiul Kaffi
Nabilla Azzahra
Siti Sahirah Ulfa
Zarwan Zuhdi

PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDEL


Hukum I dan II Mendel yang telah dipelajari
sebelumnya pada persilangan monohibrid
heterozigot akan menghasilkan fenotip 3 : 1,
sedangkan persilangan dehibrid heterozigot
menghasilkan fenotip 9 : 3 : 3 : 1
Penyimpangan semu pada hukum mendel terjadi
karena interaksi antar alel dan genetik dimana pada
penyimpangan ini jumlah perbandingan rasio
fenotip nya terganggu

INTERAKSI ALEL

Interaksi Alel adalah hubungan yang tidak sesuai


dengan pernyataan pada Hukum Mendel I atau pun
II

DOMINASI TIDAK SEMPURNA

Dominasi tidak sempurna adalah kejadian dimana


alel dominan tidak melakukan dominasi sehingga
akan menghasilkan keturunan yang memiliki sifat
dari kedua parental

KODOMINAN

Kodominan adalah pristiwa dimana hasil


persilangan dari kedua parental tidak menghasilkan
keturunan yang mewarisi sifat dari kedua parental

ALEL GANDA

Alel Ganda adalah sebuah peristiwa dimana pada


lokus ditemukan lebih dari satu gen contoh nya bisa
di temukan pada warna bulu kelinci dan golongan
darah ABO pada manusia

ALEL LETAL

Alel Letal adalah sebuah pristiwa dimana alel yang


dapat menyebabkan kematian bagi pemiliknya
yang terjadi pada stadium embrio sampai dengan
beberapa hari setelah lahir karena karakter atau
organ organ vital yang di bentuk oleh alel gagal
terbentuk akibat terganggu nya proses
pembentukan oleh gen letal

ALEL LETAL RESESIF :

Alel yang dalam keadaan homozigot resesif dapar


menyebabkan kematian. Contoh : albino ( 1 dari 4
keturunan akan mati)

ALEL LETAL DOMINAN

Alel yag dalam keadaan homozigot dominan dapat


menyebabkan kematian. Contoh : ayam jambul (1
dari 4 keturunan akan mati)