Anda di halaman 1dari 18

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

JOURNAL
TROUBLE SHOOTING FORCE DRAFT DAN
INDUCED DRAFT FAN

PENYUSUN :

Nama
1. Alinursolih
2. Frengki Leonard T
3. Rudy Widiyanto
4. Yuli Kurniawan

No. NIP
: SMK-1548
: SMK-921
: 911341031I
: 891331020I

KNOWLEDGE CAPTURE KW IV
UNIT BISNIS PEMELIHARAAN
TAHUN 2013

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

ABSTRAK
Dalam proses pembakaran Boiler PLTU terdapat dua buah Fan yang berfungsi sangat
penting yaitu Force Draft Fan dan Induced Draft Fan. Udara yang digunakan untuk
pembakaran disuplai oleh Force Draft Fan, sedangkan udara pembakaran yang telah
digunakan untuk pemanas Wall Tube dihembuskan keluar menuju Stack oleh Induced Draft
Fan. Karena pentingnya kedua Fan tersebut dalam pengoperasian unit maka harus
dilakukan pemecahan trouble shooting ketika mengalami gangguan agar unit segera dapat
beroperasi dengan normal.
Kata Kunci : Force Draft Fan, Induced Draft Fan, Trouble Shooting

KATA PENGANTAR
Assalamuallaikum Wr. Wb.
Dengan mengucapkan Alhamdulillah, penyusun panjatkan puji syukur kehadirat Allah
SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya penyusun dapat menyelesaikan journal
knowledce capture dengan judul TROUBLESHOOTING FORCED DRAFT & INDUCED
DRAFT FAN.

ii

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

Petunjuk dan arahan yang penyusun dapatkan dari narasumber dan bantuan dari
semua pihak sangat besar artinya dalam penyusunan journal ini. Untuk itu, dengan segala
kerendahan hati dan permohonan maaf atas segala kekurangan yang dilakukan dalam
masa penyusunan journal ini, penyusun mengucapkan terima kasih dan penghargaan
sebesar besarnya kepada :
1.

Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan hidayah Nya penyusun dapat menulis
dan menyelesaikan penulisan Journal ini.

2.

Bapak Usvizal selaku nara sumber dan ketua panitia Knowledge Capture yang
memberi banyak masukan dan pengetahuan.

3.

Bapak Tarwaji selaku Deputy General Manager Pemeliharaan (DGMH)

4.

Bapak Dony Ureansyah selaku pembawa acara.

5.

Dan

seluruh

rekan-rekan

peserta

Knowledge

Capture

atas

sharing

pengetahunnya.
Penyusun telah berusaha sebaik mungkin dalam penyelesaian journal ini dan harapan
penyusun, semoga journal ini dapat memberikan manfaat bagi perusahaan, terutama bagi
penyusun sendiri sebagai insan pembelajar.
Semoga segala perhatian dan bantuan dari semua pihak mendapat balasan yang
berlipat dari Allah SWT.
Amiin.
Wassalamuallaikum Wr. Wb.

Surabaya, 11 Desember 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.................................................................................................. iii


DAFTAR ISI............................................................................................................. iv
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................. 1
1.1

Latar Belakang............................................................................................. 1
iii

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

1.2

Perumusan Masalah..................................................................................... 1

1.3

Maksud dan Tujuan...................................................................................... 1

1.4

Ruang Lingkup............................................................................................. 1

1.5

Metodelogi.................................................................................................. 1

BAB II LANDASAN TEORI........................................................................................ 2


2.1 FD Fan & ID Fan ............................................................................................. 2
2.2 Komponen dan Fungsi FD Fan.....................................................................................
3
BAB III PEMBAHASAN KNOWLEDGE CAPTURE.........................................................4
3.1

Permasalahan Pada FD Fan & ID Fan.............................................................4

BAB IV MANFAAT KNOWLEDGE CAPTURE..............................................................10


4.1

Manfaat.................................................................................................... 10

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN...........................................................................11


5.1

Kesimpulan............................................................................................... 11

5.2
Saran.......................................................................................................................11
REFERENSI.......................................................................................................... 12
BIODATA PENYUSUN........................................................................................... 133
BIODATA NARASUMBER.................................................................................................... 14

iv

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Pada Boiler PLTU terdapat force draft dan induced draft fan. Forced draft fan
berfungsi untuk menyuplai udara pembakaran sedangkan Induced draft fan berfungsi
untuk menghisap gas pembakaran untuk dibuang melalui stack. Karena fungsi dari
peralatan tersebut memiliki peranan penting dalam proses sistem pembakaran boiler,
maka perlu untuk mengetahui troubleshooting dan permasalahan dari peralatan
tersebut sehingga dapat teratasi dengan cepat ketika mengalami gangguan.

1.2

Perumusan Masalah
Forced Draft Fan & Induced Draft Fan digunakan pada boiler PLTU dilingkungan PT
Indonesia power dan dalam pengoperasian mengalami beberapa gangguan,
diantaranya: FAN (Wheel / Impeller), Bearing dan Sistem Pelumasan.

1.3

Maksud dan Tujuan


Maksud dan tujuan penyusunan journal ini adalah mencari solusi untuk mengatasi
permasalahan Trouble shooting Forced Draft Fan & Induced Draft Fan secara tepat.

1.4

Ruang Lingkup
Ruang lingkup pada journal ini adalah penanganan Trouble shooting Forced Draft
Fan & Induced Draft Fan pada PLTU secara umum.

1.5

Metodelogi
Penulis melakukan metode penulisan jurnal dengan menguraikan data
yang diperoleh dari hasil Persentasi narasumber.

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BAB II LANDASAN TEORI


2.1 FD Fan dan ID Fan
Pada Boiler PLTU terdapat force draft dan induced draft fan. Forced draft fan
berfungsi untuk menyuplai udara pembakaran. Udara masuk melalui inlet damper dimana
inlet damper tersebut digerakan oleh Lever, kemudian udara yang masuk diatur flownya oleh
inlet vane dimana pembukaan dari inlet vane tersebut berubah-ubah menyesuaikan
kebutuhan udara pembakaran di dalam boiler. Wheel atau impeller berputar dan menyuplai
udara menuju boiler dengan memanfaatkan gaya sentrifugal, kemudian udara keluar melalui
outlet damper.
Sedangkan udara sisa pembakaran dihisap keluar dengan menggunakan Induced
draft fan untuk dikeluarkan melalui stack. Proses tersebut berlangsung terus menerus
selama unit beroperasi.

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

2.2 Komponen dan Fungsi FD Fan


Komponen dari FD Fan terdiri dari :
a. Inlet Damper berfungsi sebagai open dan close jalur masuknya udara.
b. Inlet Box berfungsi sebagai saluran masuknya udara yang akan dihembuskan
FD Fan menuju ruang bakar.
c. Outlet Box berfungsi sebagai saluran keluarnya udara yang dihembuskan
oleh FD Fan.
d. Inlet Vane berfungsi mengatur banyaknya udara yang masuk ke dalam
Wheel.
e. Wheel berfungsi menghisap udara untuk disuplai ke sistem.
f. Outlet Damper berfungsi sebagai open dan close jalur keluarnya udara.
g. Bearing berfungsi sebagai bantalan poros Fan agar berputar pada tempatnya.
h. Bearing Padestal berfungsi sebagai tumpuan dari bearing.

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BAB III PEMBAHASAN KNOWLEDGE CAPTURE


3.1 Permasalahan Pada FD Fan & ID Fan
Pembahasan jurnal kali ini adalah mengenai penanganan / trouble shooting yang
terjadi pada FD Fan dan ID Fan, dimana throuble shooting tersebut dibagi menjadi 3
yaitu:
1. Wheel / Impeller
Wheel merupakan bagian dari FD Fan & ID Fan yang memiliki fungsi utama untuk
mensuplai dan menghisap udara, sehingga jika terjadi permasalahan pada Wheel akan
mengakibatkan balance draft (tekanan dalam ruang bakar) pada boiler tidak terpenuhi.
Lokasi penumpukan
deposit
Shaft

Berikut adalah permasalahan, penyebab troubleshooting dan tindakan yang dilakukan


untuk mengatasi troubleshooting tersebut.
Permasalahan
Vibrasi Tinggi

Kemungkinan Penyebab

Tindakan

Deposit pada blades

Dibersihkan

Retak pada lasan blades

Perbaiki lasan

Masa tidak seimbang

Balancing

Penumpukan abu pada


lubang blades

Bersihkan abu

Baut beraring dan pedestal


longgar

Periksa dan kencangkan


baut

Baut pondasi longgar

Periksa dan kencangkan


baut

Retak pada lasan pedestal

Perbaiki dengan cara


mengelas

Kopling/poros misalignment

Periksa dan lakukan


alignment

Bearing rusak

Dilakukan repair bearing


atau ganti dengan bearing
4

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

baru
Thrust collar rusak

Periksa thrust collars dan


lakukan alignment

Pergerakan Aksial pada


Impeller

Periksa dan kencangkan


baut hub, dan hub ke
shaft

Pondasi bermasalah

Periksa pondasi (retak)


dan perkuat pondasi

Blade rusak

Periksa kerusakan,
periksa temperatur
transient yang extrim
pada inlet duct dan
lakukan penggantian /
perbaikan

Inlet vanes unbalance

Periksa baut inlet vanes


dan sinkronisasi posisi
buka tutup inlet vane

Expantion joint bocor

Kontruksi tidak normal akibat


operasi, material dan
pemasangan

Pasang sesuai prosedure,


pemilihan material yang
sesuai spesifikasi

Sensor instrumen alarm

Adanya ketidak normalan


pada sensor tersebut

Lakukan kalibrasi pada


sensor tersebut

Poros

Over clearance antara ring


fan dengan inlet cone

Periksa clearance dan


lakukan perbaikan sesuai
batasan manual book

Ampere motor Tinggi

Poros bengkok, undersized

Periksa dan lakukan


perbaikan pada poros
atau ganti poros

Ukuran Fan tidak sesuai


dengan penggunaan

Periksa tipe fan dan


disainnya

Density rendah

Periksa udara dan gas


temperatur

Pengoperasian motor tidak


sesuai dengan kurva
capability

Menetukan titik
pengoperasian ideal

Pemilihan motor tidak sesuai

Lakukan penggantian
motor sesuai dengan

Fan tidak bisa start

Periksa pemasangan fan


dan adjusting, termasuk
inlet vanes

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

spesifikasi

Volume udara tidak


mencukupi/terlalu kecil

Impeller kontak dengan body

Pemeriksaan impeller dan


lakukan adjusting Key
position

Tegangan tidak sesuai

Periksa tegangan dan


sesuaikan dengan
penggunaan

Sekring putus

Periksa dan ganti sekring

Arah putaran fan terbalik

Periksa sudut blade dan


arah putaran fan

Inlet dan outlet ada rintangan


(tersumbat)

Bersihkan
rintangan/penghalang

Gb. Keretakan pada pondasi

2. Bearing
Bearing adalah bantalan poros agar poros dapat berputar dengan baik, jika terjadi
permasalahan pada bearing maka putaran poros akan terganggu.

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

Dan berikut adalah permasalahan, penyebab dan tindakan yang dilakukan untuk
mengatasinya.
Permasalahan
Temperatur Bearing
Tinggi

Kemungkinan Penyebab
Gangguan pada sistim
pendinginan
Contoh : saluran tersumbat
atau kotor

Tindakan
Periksa aliran air
pendingin dan perbaiki
saluran yang tersumbat

Pelumas terkontaminasi

Periksa pelumas dan


lakukan penggantian bila
dinyatakan buruk

Oil ring rusak

Periksa kondisi oil ring dan


lakukan penggantian

Kelurusan bearing

Periksa dan lakukan


alignment bearing

Bearing rusak

Lakukan repair atau


penggantian bearing

Poros Fan Bend

Lakukan repair atau


penggantian poros

3. Sistem pelumas
Sistem pelumas merupakan sistem yang digunakan sebagai pendingin bagian-bagian
yang bergesekan, contohnya gesekan antara shaft dan bearing. Maka sistem pelumasan
ini harus selalu dalam keadaan baik. Berikut adalah permasalahan, penyebab dan
tindakan yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam sistem pelumasan.
Permasalahan
Aliran pelumas tidak ada

Kemungkinan Penyebab
Level pelumas rendah

Tambah pelumas

Pompa tidak beroperasi

Periksa pompa pelumas


dan lakukan perbaikan
atau penggantian

Filter kotor

Bersihkan atau ganti filter

Gangguan pada sistem


pemipaan

Periksa kondisi katup


pada jalur pelumasan dan
lakukan perbaikan

Contoh : katup tidak


berfungsi
Tekanan pelumas rendah

Tindakan

Filter kotor

Bersikan atau ganti filter

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

Kebisingan/Vibrasi

Pelumas tercemar

Temperatur pelumas
tinggi

Kapasitas pompa tidak


terpenuhi

Periksa dan lakukan


perbaikan pompa

Gangguan pada sistem


pemipaan

Periksa kondisi katup


pada jalur pelumasan dan
lakukan perbaikan

Viskositas pelumas tidak


sesuai

Periksa tipe pelumas dan


lakukan penggantian
pelumas yang sesuai
standar

Orifice tidak sesuai (ukuran


dan dimensi)

Sesuaikan ukuran orifice


dengan standar

Pompa abnormal

Periksa dan alignment


pompa

Relief valve (seting tidak


sesuai)

Periksa dan setting relief


valve

Kebocoran pada air


pendingin

Periksa aliran air yang


bocor dan lakukan
perbaikan

Filter kotor

Bersihkan atau ganti filter

Kebocoran pada tangki


pelumas

Lakukan perbaikan pada


tempat kebocoran

Cooler/pendingin pelumas
tersumbat

Periksa dan bersihkan


cooler/pendingin

Air pendingin bocor

Periksa aliran air yang


bocor dan lakukan
perbaikan

Temperatur bearing tinggi

Periksa clearance bearing


dan lakukan tindakan
penormalan

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BAB IV MANFAAT KNOWLEDGE CAPTURE

4.1

Manfaat

Dapat meningkatkan pengetahuan dan sharing pengalaman mengenai

trouble shooting pada FD Fan dan ID fan.


Teknisi dapat menjaga keandalan FD Fan & ID fan pada unit setelah
mengikuti program Knowledge Capture.

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
a. Forced draft fan berfungsi untuk menyuplai udara pembakaran dan
mensirkulasikan gas/udara untuk mendapatkan perpindahan panas yang
optimal didalam boiler, sedangkan Induced draft fan berfungsi untuk
menghisap gas pembakaran untuk dibuang melalui stack.
b. Pada saat pengoperasian FD & ID Fan dapat mengalami beberapa gangguan
diantaranya :
- Wheel / Impeller
- Bearing
- System Pelumas
c. Gangguan pada FD & ID Fan dapat dilakukan perbaikan dengan mengacu
kepada panduan trouble shooting sesuai dengan standard EPRI (Electric
Power Research Institute)

5.2. Saran
a. Lakukan analisa troubleshooting sesuai dengan standar prosedur.
b. Lakukan penambahan balance weight menggunakan meterial yang sama dengan
whell atau impeler pada saat melakukan balancing.

REFERENSI

10

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

1. EPRI, Palo Alto, CA:2014.1009651 Forced Draft and Iduced Draft Fan
2. ASME PTC-11 Peformance Test Code for Fans
3. File Engineering UBH

11

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BIODATA PENYUSUN
Frengki Leonard
Tumundo
SMK-921

Rudy
Widiyanto
911341031I

Yuli Kurniawan

SMK Mesin
Produksi

SMK LISTRIK

SMK
OTOMOTIF

Jabatan
Terakhir

Siswa OJT SMK

Siswa OJT SMK

Teknisi Mesin

D3 Listrik
Politeknik
Negeri
Semarang
Teknisi listrik

Pengalaman
Kerja

Fresh Graduate

Fresh Graduate

No. HP

081212161171

081259523124

081393737639

085641849870

Email

alinursolih@indo
nesiapower.co.id

f.tumundo@indo
nesiapower.co.i
d

Alamat
Kantor

UBH Area Priok,


Saguling dan
Kamojang

Kantor UBH
Area Perak
Grati dan Bali

Rudy.widiyanto
@indonesiapo
wer.co.id
UBH Area
Semarang dan
Mrica

Alamat
Rumah

Kp. Cipeuteuy Rt
1 Rw 11, Kec.
Desa. Mekarsari,
Kec. Cimaung,
Kab. Bandung

Perum Wahyu
Taman Sarirogo
Blok AH 16
Sidoarjo

Yuli.kurniawan
@indonesiapo
wer.co.id
UBH Area
Priok,
Saguling,
Kamojang
Brumbung RT
08 RW 01,
Kec.
Mranggen,
Kab. Demak

Penyusun

Alinursolih

NIP

SMK-1548

Pendidikan
Terakhir

Jl. Silandak Rt
12/XIII
Semarang

891331020I

Fresh
Graduate

12

UNIT BISNIS PEMELIHARAAN

BIODATA NARASUMBER
Penyusun

Usvizal Z

NIP

709027 K3

Pendidikan
Terakhir

Jabatan
Terakhir

Manager Engineering UBH

Pengalama
n Kerja

No. HP
Tlp Rumah

08129643786
021 5638666

Email

Usvizal.zainuddin@indonesiapower.co.id

Alamat
Kantor

UBH K.S Tubun

Alamat
Rumah

Cluster Carita Blok E 21 no 7 Pondok Cilegon Indah, Cilegon


Banten

13