Anda di halaman 1dari 14

A.

Pengertian Sistem Pendingin (AC)


Sistem pendingin adalah suatu rangkaian proses dimana out put yang dihasilkan dapat
membuat kondisi udara berubah menjadi dingin. Sistem pendingin ini banyak diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari misalnya penggunaan AC, pembuatan es, pengkondisisan udara dalam
mobil, dll. Pada sistem pendingin terdapat serangkaian proses kerja yang saling berhubungan
dan saling berkaitan, disini akan dibahas mengenai sistem pendingin pada AC. AC yang sering
kita kenal adalah alat yang bisa mengubah kondisi udara ruangan menjadi dingin dan sejuk
sesuai yang kita harapkan. AC banyak kita jumpai di kantor, supermarket, rumah,dll.
Secara garis besar komponen-komponen yang ada pada sistem AC sendiri adalah sbb:

1. Evaporator yaitu suatu alat yang yang digunakan untuk menyerap panas ruangan.
2. Kondensor yaitu alat penukar panas, jadi udara yang sudah dihisap akan ditukar dengan udara
yang lebih sejuk.
3. Kipas yaitu alat yang berfungsi untuk mendinginkan komponen yang panas.

4. Kompresor yaitu alat yang digunakan untuk menekan udara agar bisa masuk.
5. Filter yaitu alat yang digunaklan untuk menyaring udara.
Seringkali kita mengetahui macam-macam komponennya tapi tidak mengetahui kerusakan yang
ada pada AC dan cara perbaikannya serta perawatannya. Padahal bila terjadi masalah pada
sistem AC akan berdampak pada kondisi ruangan yang nantinya berdampak pula pada
kesehatan si pemakai, maka dari itu kita harus tahu masalah-masalah yang timbul dan
bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Disini akan coba dijelaskan mengenai macam
masalah dan cara mengatasinya.

B. Masalah-masalah pada AC Dan Cara Mengatasinya


Adapun masalah-masalah yang timbul pada AC sendiri adalah:
1. Udara yang kita rasakan terasa kotor.
Analisis masalah: ada kemungkinan filter bocor atau tersumbat.
Cara mengatasi:
Buka penutup filter, kemudian dorong ke atas sampai filter keluar dari dudukannya dan tarik
filter tersebut kemudian bersihkan kalau terjadi kerusakan maka perbaiki dan bila rusaknya
parah harus diganti.
2. Kipas tidak dapat berputar.
Analisis masalah: biasanya kipas tidak berputar berarti motornya macet.
Cara mengatasi:
Kita lepas kipas dari dudukannya kemudian kita cek mesin pemutar kipas kalau terjadi kerusakan
maka kita perbarui, usia dari motor dapat mempengaruhi kualitas kerja mesinnya.
3. Suhu udara tidak dingin.
Analisis masalah: biasanya ruangan tidak tertutup rapat, refrigeran menipis, kebocoran pipa,
kerusakan kondensor.
Cara mengatasi:
Biasanya kalau udara tidak berubah menjadi dingin kita cek dulu ruangannya apa ada kebocoran
ruangan kalau tidak berarti refrigeran menipis maka kita isi kembali refrigeran. Kalau ternyata
tidak ada kerusakan pada yang dua tadi maka kita periksa kondensornya.
4. Pendinginan udara ruangan terlalu lama.
Analisis masalah: ruangan tidak tertutup rapat, evaporator rusak.

Cara mengatasi: kita cek dahulu ruangan dari kemungkinan kebocoran kalau ternyata tidak ada
maka kita periksa evaporatornya kalau ada kerusakan maka perbaiki karena evaporator
merupakan komponen yang sangat penting.
5. Kulit terasa cepat kering.
Analisis masalah: pengaturan temperatur udara tidak sesuai dengan kebutuhan.
Cara mengatasi: aturlah temperatur sesuai dengan kebutuhan, jangan terlalu memaksakan agar
cepat memperoleh kondisi ruangan yang dingin yang berakibat pada terlalu cepat kulit kita
terasa menjadi kering.

C. Cara Merawat Sistem Pendingin (AC)


Untuk menjaga agar AC tetap bekerja dengan baik, maka dilakukan perawatan secara berkala.
Perawatan AC dilakukan dengan melakukan pembersihan pada komponen-komponen AC
tersebut. Ada dua proses pembersihan AC, yaitu:
1. Pembersihan yang dilakukan pada unit bagian dalam (indoor unit), seperti filter dan penutup
AC.
2. Pembersihan yang dilakukan pada unit bagian luar (outdoor unit).
Pembersihan indoor unit bisa dilakukan setiap dua minggu sekali, sedangkan pembersihan
outdoor unit cukup dilakukan tiga bulan sekali. Langkah-langkah pembersihan indoor unit
adalah sebagai berikut:
1. Buka seluruh penutup indoor unit dengan cara melepaskan baut penutup, menekan
pengancing, dan menarik penutupnya.
2. Siapkan plastik pelindung untuk melapisi bagian sisi unit. Lapisan ini untuk melindungi panel
kontrol AC dan tidak mengotori dinding.
Siapkan cairan pembersih elemen alumunium AC. Campurkan dengan air-perbandingan air

Applied 1:1. Oleskan cairan dengan kuas searah elemen kisi-kisi evaporator.
3. Biarkan lima menit agar cairan bekerja maksimal saat mengangkat debu karat. Semprot
dengan air tekanan dengan cara menutup sebagian ujung selang dengan ibu jari atau
menggunakan sprayer sampai tak terlihat busa. Untuk bagian blower tersiram air, semprot air
sambil memutar-mutarnya dengan jari agar semua bagian blower tersiram bersih, lalu lubang
bersihkan pembuangan .
4. Keringkan unit indoor sebelum dipasang kembali.
Langkah-langkah pembersihan outdoor unit adalah sebagai berikut:
1. Buka penutup dengan melepas setiap baut pengunci, lalu siapkan cairan pembersih
alumunium dan campur dengan air dengan perbandingan 1:1.
2. Oleskan cairan pembersih menggunakan kuas, mengikuti arah kisi-kisi alumunium, kemudian
tunggu lima menit sampai terlihat debu-debunya terangkat.
3. Siram elemen tersebut dengan air bertekanan, kemudian keringkan sebelum dipasang.
Apabila keadaan sistem pendingin (AC) dalam kondisi yang sangat baik, maka cukup dilakukan
perawatan kecil saja. Langkah-langkah perawatan kecil sistem pendingin (AC) adalah sebagai
berikut:
1. Pastikan AC dalam kondisi mati atau tidak dialiri arus listrik.
2. Buka penutup filter, kemudian dorong ke atas sampai filter keluar dari dudukannya dan tarik
filter tersebut.
3. Bersihkan swing pengaturan arah angin dan kisi-kisi penutup filter dengan air dan lap kering
atau kuas.
4. Bersihkan filter dengan menyiramnya menggunakan air sabun. Sikat bagian-bagian yang
kotor, namun jangan menggunakan sikat kasar karena dapat merusak elemen filter yang lunak.
5. Keringkan filter, setelah itu filter dipasang kembali.

6. Pasang kembali penutup filter.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa sistem pendingin (air
conditioner) merupakan alat yang dapat memberikan kenyamanan pengguna dalam melakukan
aktivitas di dalam ruangan. Oleh karena itu dengan adanya perawatan, pemeliharaan dan
perbaikan sistem pendingin, maka kenyamanan dan kesejukan di dalam ruangan akan tetap
terjaga, serta menghasilkan tata ruang yang baik dan sehat.

B. Saran
Berdasarkan penjelasan pada bab sebelumnya, penulis dapat memberikan saran-saran sebagai
berikut:
1. Lakukan perawatan sistem pendingin (air conditioner) secara intensif dan berkala agar sistem
pendingin tetap bekerja dengan baik.
2. Atur suhu sistem pendingin (air conditioner) sesuai dengan kebutuhan agar kenyamanan dan
kesejukan udara tetap terjaga.

3. Lakukan pemeriksaan pada refrigeran, apabila jumlahnya menipis, segera lakukan pengisian.
4. Segera lakukan perbaikan apabila terjadi kebocoran pada saluran sistem pendinginan

Penyebab ac tidak dingin itu banyak faktor mulai dari faktor manusia hingga faktor alam. Mulai
dari hal yang simple hingga yang terberat, untuk ac inverter lebih di perhatikan karena di ac
inverter mempuyai sensor-sensor yang jika salah satu nya mendeteksi ada nya error system maka
ac itu tidak akan beroperasi hingga komponen itu di ganti,
Gejala ac tidak dingin ...?
(image from:

en.wikipedia.org)

~Hal yang berat


1. Salah satunya freon yang habis. banyak kemungkinan terjadinya kebocoran disalah satu
nepel , pipa bengkok , hingga kesalahan saat diproduksi ac tersebut. kebocoran freon
ditandai dengan adanya olie yang keluar pada bagian yang bocor.
2. Overload. untuk pengoperasian di atas 8 jam sebaiknya set suhu 26C Jika di set ke 16/17
kompessor akan berakibat panas yang berlebihan sehingga overload akan membuka dan
berakibat tidak beroperasinya kompressor namun tetap berputarnya blower outdor untuk
mengurangi panas yang di hasilkan kompressor.
3. Terjadi short diterminal indor/outdor, banyak kejadian short terminal dan mengakibatkan
konslet / turunnya mcb / sekering.
4. Kapasitor Fan/Kompressor rusak. blower tetap berjalan tetapi putarannya lemah yang
mengakibatkan panas yang di buang tidak sempurna, untuk rusaknya kapasitor komprssor
biasanya di barengi dengan suara dengunggan yang keras.
5. Gulungan Motor Blower Terbakar. biasanya yang mengakibatkan tidak berputarnya
blower ialah terbakarnya gulungan dalam motor tersebut, jika gulungan terbakarnya tidak
parah masih bisa di perbaiki dengan di gulung ulang oleh teknisi yang mengerti
dinamo/motor.
6. Kompressor Macet. gejala kompressor macet adalah salah satu ac mulai rusak, namun
banyak cara untuk memperbaikinya salah satunya dengan merunning kompressor dengan
kapasitor yang berukuran lebih besar.
7. Salah Satu Wiring Terbakar. untuk kerusakan ini sangan mudah diperbaiki , ganti kabel
yang terbkar dan ganti yang baru.Kabel yang sering terbakar antara lain wiring to
kompressor , wiring kapasitor to kompressor.
8. Hujan. untuk faktor ini sudah dipastikan mengapa ac tidak dingin salah satunya
terjadinya konslet pada bagian outdor (untuk type inverter sebaiknya pasang waterprof
spons untuk bagian main board)
9. Tersumbatnya pipa kapiler. Biasanya yang menymbat pada bagian ini pasir,kotoran
sehingga tidak dapat berjalannya freon
10. Terbakarnya/putusnya kabel power menuju ke unit outdor

11. Oli Kompressor yang habis. untuk gejala ini kita bisa mengisi oli kompressor dengan cara
mengelas bagian pipa bagian atas/pipa tekanan tinggi kompressor (dekat thermal
overload)
12. Rusaknya thermis suhu indor. biasanya rusak nya theremis suhu di barengi dengan
menyalanya led timer (dalam keadaan set timer mati)
13. Untuk rusaknya kompressor rotary banyak hal penyebabnya . mulai dari stator winding
yang terbakar,discharge valve yang rusak,internal motor conector yang terbakar, motor
yang macet.
14. Short/Karatan/Terbakar pada bagian main board outdor (khusus Ac inverter)
15. Rusaknya relay pada bagian indor sehingga tidak tersuplaynya arus listrik ke unit outdor

(-)Untuk ac inverter sebaiknya panggil teknsi dari ac tersebut. memang lebih mahal tetapi
mereka lebih tau sensor-sensor/komponen yang mengalami error
~Hal yang simple
1. Kotornya filter indor,Cuci filter 2 Minggu sekali untuk mencegah penimbunan debu yang
berlebihan
2. Settingan Mode. coba setting mode ke cool jangan ke auto,dry,fan
3. Kotornya Evaporator dan fan. Cuci hingga bersih denagn menggunakan jetspray, lakukan
5 bulan sekali
4. Pengaturan suhu yang terlalu tinggi (diatas 26c)
5. Pengaturan kecepatan kipas ke mode Quiet. Pilih tingkat paling tinggi
6. Penempatan Outdor dan indor yang terlalu jauh sehingga membuat tekanan freon
menjadi tidak setabil
7. Ada benda yang menutupi sirkulasi udara sehingga tidak berjalan dengan normal
8. Setelah ac di matikan lalu dihidupkan kembali biasanya akan memakan waktu +- 3 Menit
untuk menghidupkan kembali unit outdor.
9. Tidak dipasangnya stop kontak kaki tiga, kegunaannya: terdapat sekering untuk
pengaman lebih, untuk mematikan lebih cepat dalam kondisi emergency
10. Tidak terdapatnya insulasi thermal pada pipa ac yang berguna untuk meredam panas yang
masuk kedalam pipa sehingga membuat dingin berkurang, terutama pipa freon yang
melewati sinar matahari langsung
11. Penempatan posisi indor yang salah, jangan meletakan indor pada tembok yang terkena
langsung sinar matahari
12. Pilih material yang terbaik untuk penggunan yang terbaik
13. Tingginya suhu luar ruang sehingga sulit untuk mendinginkan ruangan tersebut
14. Usahakan pemasangan outdor memenuhi standar pemasangan unit air conditioner dengan
memperhatikan hal-hal berikut

Sirkulasi udara bagian belakang minimal 15 Cm ,Samping 10 Cm ,Depan 60 Cm


Mudah Dijangkau (untuk tahap pembersihan dan service)
Pemasangan pipa sebaiknya langsung dipasang di kran freon (tidak digulung)
Untuk 1/2,3/4,1 Pk Panjang Pipa Keluar Max <7meter Pipa Masuk <5 Meter , jadi
kesimpulan tidak lebih dari 5 Meter

Kabel power yang digunakan sebaiknya 3x2.5 Nyyhy / 3x2.5 Nym / 3x2.5 Nymhy
Pipa dalam kondisi terinsulasi thermal
Pilih Breaket outdor yang kokoh

(-)Hal yang paling simple tetapi banyak dilupakan para konsumen adalah TEGANGAN
VOLTAGE di BAWAH 230/220 Volt. untuk yang rumah memiliki tegagngan listrik di bawah
220 volt maka sebaiknya gunakan stabilizer (Pakai Yang Servo Motor), hal ini jika dibiarkan
dapat merusak ac tersebut, jika sebaiknya di rumah anda tegangan listrik tidak setabil dan ingin
simple pilih ac yang mempunyai fitur low votage. Voltage di bawah 230/220 dapat
meningkatkan daya konsumsi ac tersebut higga 5x lipat daya yang tertera.

Tapi semua bisa kita cegah kerusakan yang fatal dengan memmeriksa kondisi ac kita, tapi jika
tidak mau repot bisa memangil jasa service.
Ingat kerusakaan itu bisa terjadi kapan saja, namun bisa kita cegah kapan saja.

Penggunaan AC atau penyejuk ruangan bagi sebagian rumah tangga sudah merupakan
kebutuhan. Dengan AC suasana di rumah menjadi lebih nyaman. Untuk menjaga kenyamanan
tersebut maka harus dilakukan pemeliharaan terhadap AC. Jika tidak maka AC akan menjadi
kurang dingin dan boros tenaga Listrik. Untuk cara perawatan AC dapat dilihat pada link
berikut CARA MERAWAT/MEMBERSIHKAN AC SPLIT
Meskipun sudah dirawat terkadang AC masih juga tidak dingin meskipun blower indor tetap
mengeluarkan angin, namun yang keluar hanya angin saja. Kerusakan A dengan gejala demikian
banyak penyebabnya. Diantaranya adalah kurangnya gas freon, condensator outdoor rusak atau
kompresor AC rusak.
Sebelum melakukan perbaikan AC atau memanggil tukang servis AC ada baiknya kita
melakukan pengamatan dulu terhadap AC yang kurang dingin. Sebab terkadang belum tentu AC
tersebut rusak. dan jika rusakpun kadang-kadang perbaikannya mudah sekali hingga dapat
dilakukan sendiri.
1. Tahap pertama adalah melakukan pengecekan kondisi fisik AC seperti pada link
berikut CARA MERAWAT/MEMBERSIHKAN AC SPLIT.

2.1 Periksa Kipas Outdoor AC


Jika tahap 1 telah dilakukan namun AC tetap tidak dingin, cobalah hidupkan AC dan perhatikan
apakah kipas pada outdoor AC berputar. Jika kipas tidak berputar setelah beberapa lama AC
dihidupkan berarti ada masalah pada Kipas tersebut. Untuk memastikannya matikan dan cabutlah
sumber listrik dari AC. Setelah itu buka tutup atas dari outdoor AC.

Periksalah kabel-kabel dan terminal-terminal terutama yang menuju ke kipas. Perhatikan apakah
ada kabel yang hangus atau kendur. Perbaiki jika ada kabel yang hangus atau kendur.
2.2 Periksa Kondensator / Kapasitor Outdoor AC
Jika tahap 2.1 telah dilakukan namun kipas tetap tidak menyala periksalah kondensator.
Kondensator ini bentuknya bulat seperti tabung. Umumnya jika kondensator rusak maka
kondensator ini akan menggelembung meskipun tidak selalu demikian. Jika kondensator rusak
ganti dan coba hidupkan lagi AC

Foto Kondensator / Kapasitor Outdoor AC yang rusak


2.3 Periksa Impedansi Kipas
Jika step 2.2 telah dilakukan dan kipas tetap tidak bisa berputar periksa impeansi kipas. Tahap ini
hanya dapat dilakukan oleh orang yang memiliki pengetahuan teknik listrik cukup dan memiliki
alat ukur. Ukur dengan multimeter kabel yang menuju ke kipas. Biasanya impedansi kipas yang
bagus akan menunjukan beberapa puluh ohm. Jika impedansi terukur sangat kecil atau
mendekati short atau nol atau sangat besar atau open, ganti kipas tersebut
2.4 Periksa tegangan menuju ke kipas
Jika step 2.3 telah dilakukan dan kipas tetap tidak bisa berputar periksa tegangan menuju ke
kipas. Tahap ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang memiliki pengetahuan teknik listrik
cukup dan memiliki alat ukur. Hidupkan AC lalu periksa tegangan menuju ke kipas dengan
multimeter. Jika tidak ada tegangan matikan AC dan cabut sumber listriknya lalu periksalah
kabel yang menghubungkan indoor unit dan outdoor unit. Amati apakah ada kabel yang hangus
atau cacat karena digigit tikus misalnya. Jika ada perbaiki. Jika tidak ada periksa kabel terminal
di indoor unit yang berasal dari outdoor unit. Perhatikan apakah ada kabel atau terminal yang
hangus atau kendur. Jika ada perbaiki. Jika tidak ada dan anda mempunyai pengetahuan yang
memadai dibidang listrik atau elektronik anda bisa melanjutkan pemeriksaan di bagian rangkaian
kontrol AC.
Jika tidak sebaknya anda panggil tukang servis AC.

3. Periksa Kondensator / Kapasitor untuk Kompresor


Jika kipas Outdoor AC berputar namun AC tidak dingin periksa kondensator untuk Kompresor.
Kondensator untuk kompresor terkadang digabung dengan kondensator untuk kipas dalam satu
kemasan dan terkadang tersendiri. Periksa kondensator untuk kompresor seperti step 2.2.
4. Periksa Spark Gap / MOV
Spark Gap / MOV berfungsi sebagai pengaman rangkaian jika terjadi kejutan tegangan listrik.
Bentuknya seperti uang logam. Jika pecah atau hangus ganti spark gap tersebut.

5. Periksa Kompresor
Untuk memeriksa kompresor ikuti cara step 2.3 dan 2.4 hanya saja kali ini lakukan step tersebut
untuk kompresor.
6. Panggil tukang Servis AC
Langkah ini dilakukan jika step 1 hingga step 5 telah dilakukan namun AC tetap tidak dingin.

Penyebab Kompresor ac split Rusak


Diposkan oleh sekawan servis On 1 komentar

Kompresor adalah alat yang paling utama dalam mesin pendingin sebab kompresor adalah penggerak refrigran agar
dapat bersirkulasi dan menghisap panas, kompresor digunakan untuk memompa gas bukan cairan sebab kompresor
menggunakan sistem piston, kompresor ada beberapa jenis tapi yang akan dibahas berikut ini adalah kompresor
yang menggunakan kumparan sebagai mesin penggerak, banyak faktor yang menyebabkan kompresor rusak yaitu:
1.
Kelebihan Beban
kelebihan beban terjadi karena adanya gas yang telalu banyak untuk dipompa oleh kompresor sehingga
kompresor tidak mampu memompa lagi mengakibatkan putaran rotor berhenti/pelan dan arus sangat tinggi
mengakibatkan kumparan terbakar dan kompresor rusak.
2.
Kehabisan Oli
kehabisan oli terjadi karena adanya kebocoran pada sistem refrigran sehingga oli keluar dari sistem
refrigran yang mengakibatkan mesin berputar tanpa pelumas dan mengakibatkan panas yang berlebih,
panas yang sangat tinggi mengakibatkan kumparan terbakar dan overload rusak.
3.
Arus dan Tegangan
arus dan tegangan sangat menentukan kerusakan yang terjadi pada kompresor, walau pun kompresor baru
kalau arus dan tegangan tidak sesuai dapat mengakibatkan kerusakan, sebab kumparan motor sangat peka
dengan arus dan tegangan.
4.
Kapasitor Mati
kapasitor adalah alat yang digunakan untuk menggeser fasa sehingga kutub bantu mempunyai
kecendrungan ke kanan atau ke kiri karena itulah kapasitor sangat berperan penting pada motor kapasitor,
sehingga kalau kapasitor mati rotor tidak dapat berputar karena tidak mempunyai kecendrungan yang
mengakibatkan lilitan terbakar karena terjadi arus pendek pada lilitan (kompresor 1 fasa dibawah 1/2 PK
menggunakan PTC dan 1/2 PK keatas menggunakan kapasitor, fungsi PTC hampir sama dengan kapasitor
hanya saja PTC tidak menimbulkan pergeseran fasa hanya memberikan kutub bantu yang muncul beberapa
detik saja sedangkan kompresor 3 fasa tidak menggunakan kapasitor atau PTC)
5.
Buntu
kebuntuan yang terjadi pada sirkulasi refrigran dapat menyebabkan kompresor bekerja sangat keras sebab
pada pipa tekan, tekanan menjadi sangat tinggi dan pada pipa hisap menjadi sangat rendah, hal ini
menyebabkan kompresor overload karena kelebihan beban. Kebuntuan dapat terjadi pada semua bagian
sirkulasi refrigran namun yang paling sering terjadi kebuntuan adalah pada expansi sebab expansi adalah

bagian yang paling kecil jalurnya dibanding yang lain. Kebuntuan dapat diatasi dengan flasing atau
mengganti bagian yang buntu.
6.
Salah Pengisian
kesalahan pengisian refrigran atau oli dapat menyebabkan kerusakan pada kompresor, ini karena kompresor
dirancang sedemikian rupa oleh pabrik untuk diisi dengan refrigran dan oli tertentu saja, jika kompresor
diisi dengan refrigran dan oli yang tidak ada pada ketentuan dapat mengakibatkan komponen-komponen
yang ada kompresor menjadi rusak karena tidak cocok dengan refrigran dan oli.
7.
Aus dan karat
keadaan kompresor yang sudah tua sering menimbulkan keausan dan karat hal ini adalah wajar jika
kompresor sudah berusia 5-10 tahun. Keausan yang terjadi pada kompresor biasanya pada piston ini
ditandai dengan tidak dinginnya evaporator, arus kecil, tekanan freon pada pipa tekan dan pipa hisap tidak
jauh berbeda. Karat dapat terjadi pada body kompresor dan dapat menimbukan bocor pada kompresor.
Kompresor yg telah aus atau berkarat sebaiknya diganti.

Keluar Bunga Es Pada Indoor Unit AC Split


Jika indoor unit ac ruang anda mengeluarkan bunga es yang sangat banyak tentu hal ini sangat
menjengkelkan karena selain ac ruang menjadi tidak dingin juga menyebabkan becek apa bila
bunga es tersebut mencair dan mungkin anda akan bertanya-tanya "kenapa bisa terjadi bunga es
pada indoor unit ac ruang?" atau "bagaimana cara menghilangkan bunga es pada indoor unit ac
ruang?" maka saya akan membantu memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.
* Jika seluruh permukaan evapurator tertutup oleh bunga es kemungkinan besar blower tidak
menyala sehingga tidak dapat mensirkulasikan udara disekitar evapurator, udara yang
mengandung uap air disekitar evapurator karena terserap hawa panasnya oleh evapurator akan
mengembun dan menempel pada sirip-sirip evapurator, embun yang seharusnya mengalir ke
talang air oleh bantuan hembusan udara dari blower tidak dapat mengalir karena blower mati,
embun tersebutlah yang lama kelamaan akan menjadi bunga es karena terus-menerus terserap
hawa panasnya sama seperti yang terjadi pada kulkas satu pintu. Untuk mengatasinya tentu saja
blower harus diperbaiki.
* Bunga es muncul pada evapurator tetapi blower menyala normal hal ini dapat disebabkan
karena evapurator kotor sehingga sirip yang berfungsi mengalirkan udara tidak dapat
mengalirkan udara karena tertutup oleh kotoran yang ada pada filter udara dan evapurator.
Walapun blower bekerja dengan baik tetapi jika udara tidak mengalir dapat menimbulkan bunga
es. Untuk mengatasinya bersihkan evapurator dan filter udara menggunakan air bertekanan.
* Kekurangan refrigran (freon) merupakan salah satu penyebab timbulnya bunga es sebab
ketika tekanan refrigran dalam evapurator kurang mengakibatkan refrigran tidak stabil dan
menimbulkan bunga es, tekanan normal untuk ac split sekitar 60 psi sampai dengan 80 psi. Ciriciri ac ruang yang kekurangan refrigran adalah tekanan refrigran rendah dan arus listrik rendah.
Untuk mengatasi hal ini tambahkan refrigran hingga mencapai tekanan yang normal.
* Pipa kapiler tersumbat juga dapat menimbulkan bunga es tetapi jika pipa kapiler telah
tersumbat total maka ac ruang tidak akan dingin sama sekali, jadi bunga es dapat disebabkan
oleh pipa kapiler yang tersumbat tetapi masih dapat mengalirkan refrigran. Bunga es terjadi

dikarenakan jumlah refrigran yang masuk kedalam evapurator lebih sedikit karena terhambat
oleh kotoran pada pipa kapiler sehinga refrigran tidak stabil dan menimbukan bunga es. Ciri-ciri
pipa kapiler tersumbat adalah tekanan refrigran rendah dan arus listrik tinggi. Untuk mengatasi
hal ini perlu dilakukan penggantian pipa kapiler dan pembersihan sistem refrigran.
* Oli didalam evapurator berpotensi menimbulkan bunga es sebab pipa evapurator yang
seharusnya mengalirkan refrigran secara lancar tetapi karena sebagian pipa evapurator
kemasukan oli menyebabkan daerah penyerapan panas tidak merata keseluruh permukaan
evapurator dan menimbulkan bunga es karena penyerapan panas yang seharusnya sepanjang pipa
evapurator tetapi karena sebagian kemasukan oli sehingga penyerapan pada satu titik lebih tinggi
dibanding ketika normal sehingga embun yg seharusnya mengalir ke talang air malah membeku.
Ciri-ciri evapurator kotor adalah terjadi bunga es pada evapurator yang terletak lebih tinggi
sebab oli mengalir pada evapurator yang letaknya lebih rendah dan arus listrik tinggi karena
penyerapan panas lebih lambat. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan pembersihan
evapurator.
Itulah penyebab bunga es dapat terjadi pada ac ruang anda, bunga es juga dapat muncul pada dop
pengisian refrigran.