Anda di halaman 1dari 16

Pendiri

Pendiri
BERLIN SIAHAAN
BERLIN SIAHAAN
Pemimpin Redaksi
Pemimpin
JENRI, SHRedaksi
JENRI, SH

Surat Kabar Umum


nEDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013
nEDISI : 053 | THN III | SENIN 6 - 19 MEI 2013

11

n
nHARGA:
HARGA: @Rp
@Rp 3.500,3.500,Luar
Luar Jawa
Jawa ++ Ongkos
Ongkos Kirim
Kirim

Informasi
AspirasiRakyat
Rakyat
Informasi
Aspirasi

E-mail: metropolitanpos@yahoo.com
metropolitanpos@yahoo.com
E-mail:
Redaksi: 021
51393635, 31902301,
021-51393635,
31902301, Fax.
Fax. 02131902301
021- 31902301
EDISI :064
053 | THN
THN III
SENIN 628
- 19OKTOBER
MEI 2013 - 10 NOVEMBER 2013
n
nEDISI
III | SENIN

0813
8511
Hotline
Pasang
Iklan2301
dan
IKLAN
DAN 1533
PENGADUAN
KANTOR
REDAKSI
021-3190
2301- 0813
/Pengaduan
08131533
1533 8511
8511
HOTLINE HOTLINE
PASANGPASANG
IKLAN DAN
PENGADUAN
KANTOR
REDAKSI
021-3190

Dugaan Mark-up Pengadaan Genset


Umum DKI Jakarta. Terkait kasus korupsi
Kepala
Sub
Direktorat
Visa
Dirjend
Keimigrasian
Kemenhukam,
Zakaria, SH
Kejaksaan Tinggi DKI Harus Usut Tuntas rehabilitasi Jalan di Jakarta Utara, Ir H Maman Kejaksaan Usut Tuntas
Pejabat BLKD Jaksel Ismanto Harus Bertanggungjawab
Suparman M Eng, kabur meninggalkan kasus
Terkait kasus korupsi rehabilitasi Jalan

Dirjend Imigrasi Kemenhukam RI


Tingkatkan Pelayanan VISA

Ir H Maman Suparman M Eng

di Suku dinas (Sudin) Pekerjaan Umum Jalan


Jakarta, METROPOLITAN POS,
Jakarta Utara, dan sekarang pindah ke Dinas
Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Didiek Darmanto, Pekerjaan Umum DKI Jakarta.
harus usut tuntas Ir H Maman Suparman M Eng, Kepala
Ir H Maman Suparman M Eng, Kepala
Bidang Perawatan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan
15 ..........Terkait
Kasus Korupsi
Jakarta, METROPOLITAN POS,
diharapkanBersambung
dukunganHalpenuh
dari seluruh
staf
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian atau karyawan khususnya di Direktorat Visa,
Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indo- Dirjend Imigrasi Kemenhukam serta dukunnesia (Dirjend Imigrasi Kemenhukam), terus gan sistem IT yang sudah ada dapat lebih baik.
berbenah untuk meningkatkan pelayanan terHal ini disampaikan Kepala Sub Direktorbaik khususnya menyangkut Visa, untuk itu at Visa Dirjend Keimigrasian Kemenhukam,

TOKOH

DPC Partai HANURA Kab.Samosir

Sah di Pimpin Suhanto Sitanggang


Profil

Samosir,METROPOLITAN POS,

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Samosir, Suhanto Sitanggang, menjelaskan kepada
wartawan Metropolitan Pos, sehubungan dengan surat KPUD
Kab. samosir perihal Klarifikasi
No
:
97/KPUSMR-002.434810/
IV/2013 tertanggal 23
April 2013, bahwa dijelaskan tidak ada lagi Dualisme Pengurusan Partai
Hanura Kab. Samosir
Jakarta, METROPOLITAN POS,
Dalam
Surat
Keputusan
DPDcowok
Partai
Hanura
Aura Kasih
ternyata
tidak suka
botak.
JanProv.
Sumut
Nomor
: SKEP/082/DPD-HANURA/
gan harap
pelantun
Mari
Bercinta itu menoleh ke pria
berkepala plontos.
Aku 18
enggak
cowok
SU/IV/2013
tertanggal
Aprilsuka
2013
yangbotak,
mana
ucap sang penyanyi dalam wawancara ketika hadir
Susunan
Kepengurusan
DPC
Partai
Hunura
Sapada Jakarta Fashion Week (JFW) 2014, di Senayan,
mosir
yang
sah
secara
Muscalub
di
Hotel
Gorat
Jakarta, beberapa waktu lalu.
Februari 1988
itu menKec. Wanita
Palipi,kelahiran
Ketua Bandung,
terpilih23Suhanto
Sitanggang,
gaku suka pria
yang memiliki
potongan
pendek
Sekretaris
Edward
P. Malau
danrambut
Bendahara
rapi dan poni yang disisir menyamping di keningnya. Gaya
Edward
Manik.
rambut itu sering dipakai oleh boyband-boyband Korea

Aura Kasih

Tak Suka
Cowok Botak

Bersambung
Hal 15..............,
DPC Partaijuga
HANURA
Selatan.
Aura mengaku,
ia memang
sukaKab.Samosir
boybandboyband K-Pop seperti Big Bang. Sebagian personel Big
Bang memiliki rambut berponi dan personel yang paling
disukainya adalah Choi Seung-hyun alias T.O.P.
Tapi, bukan musik dan gaya rambut saja yang disukai oleh Aura dari T.O.P. Ia suka pula cara berpakaian
T.O.P. Menurutnya, T.O.P berani dalam urusan berbusana dengan permainan warna yang dipadupadankan.
Batam,
METROPOLITAN
POS, tidak terlalu banyak
T.O.P,
lanjut Aura, mengenakan
Praktik
pungutan
liar
(pungli)
aksesori. Dia (T.O.P) gaya baju formalhampir
saja bisamerdibikin
lebih, enggak
samalini.
dengan
yang lain,
ucapnya.
q di
gus
ambah
ke semua
Ini seperti
yang
terjadi

Di Pengadilan Negeri Batam

Jakarta, METROPOLITAN POS,


pejabat BLKD Jaksel Ismanto, bersama KetDugaan mark-up pengadaan genset, ua lelang dan Bendahara.
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta SePejabat
Balai Latihan Kerja Daerah
latan, Amir Yanto, harus usut tuntas (BLKD) Jakarta Selatan di laporkan LembaBersambung Hal 14 .......... Dugaan Mark-up pengadaan Genset
Zakaria, SH kepada Metropolitan Pos diruang kerjanya (25/10), Direktorat Visa terus
berbenah dengan meningkatkan pelayanan
yang lebih baik sesuai dengan peraturan dan

Terkait Kasus Bank Century Mulai Diseret

KPK
Periksa
Pejabat
Aksi Mogok
Nasional
Buruh Tuntut
Upah Rp 3,7 Juta
Bank
Indonesia
Bersambung Hal 15........Dirjen Imigrasi

SUNAT GAJI BIDAN PTT

Ada Pungli Akta Lahir Rp 150 Ribu Kadis Kesehatan Kab. Samosir Manigor
Pengadilan Negeri (PN) Batam. Dari sekian
banyak orangtua yang mendaftarkan permohonan penetapan akta lahir bagi anaknya, tak
sedikit yang menuai cerita miring.
Vivi, seorang pemohon mengatakan, ia terpaksa memberikan uang tambahan Rp 150
ribu per akta lahir kepada seorang panitera,
setelah hakim memutus penetapan akta lahir
Jakarta, METROPOLITAN POS,
anaknya.
Alasan
panitera,
uangmenahan
itu dipergunakKejaksaan
Negeri
(Kejari) Medan
mantan Kean
upah
ketik Praja
akta(Kasatpol
lahir. PP) Pemprov Supalasebagai
Satuan Polisi
Pamong

Korupsi Rp 4,8 miliar

Pejabat Kasatpol
PP Ditahan

mut, Anggiat
Hutagalung,
dan mantan
bendaharanya,
Paian
Bersambung
Hal 14........,
Di Pengadilan
Negeri Batam
Sipahutar, Senin (28/10). Keduanya dijebloskan ke Rutan
Tanjung Gusta, setelah diperiksa sebagai tersangka kasus
dugaan korupsi yang merugikan negara Rp 4,878 miliar.
Anggiat dan Paian ditetapkan sebagai tersangka pada
3 Oktober lalu. Keduanya disangka telah mengorupsi belanja langsung dan tidak langsung pada APBD Provinsi
Sumut pada 2012. Keduanya dinilai telah melakukan
perbuatan sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 2 dan 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU
No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.
Penahanan dilakukan untuk keperluan penyidikan,
agar kedua tersangka tidak menghilangkan barang bukti,
tidak melarikan diri, dan tidak mengulangi perbuatannya
kembali, kata Kasi Pidsus Kejari Medan Jufri Nasution.
Sebelum ditahan, Anggiat dan Paian diperiksa penyidik Kejari Medan. Keduanya didampingi kuasa hukum
prodeo yang dipilih penyidik. Ada 15 pertanyaan yang
disampaikan kepada keduanya, jelas Jufri.
Tersandung Korupsi, Wali Kota Medan Disidang
Dalam kasus ini, Anggiat yang ini menjabat staf ahli
Gubernur Sumut, dinilai tidak dapat mempertanggungMedan,
POS, belanja langsung
jawabkan METROPOLITAN
pengeluaran pada anggara
Kota
Medan
Rahudman
Harahap
hari
danWali
belanja
tidak
langsung
di Kantor Satpol
PP Pemprov
Sumutpada
2012.
Kerugian
negara paling
besar
terjadi
ini
menjalani
sidang
perdana
sebagai
terdapada pos belanja langsung yaitu Rp 3,2 miliar. Sisa kerukwa
dalam
kasus
korupsi
Tunjangan
gian itu
ada pada
pos belanja
tidakdana
langsung.
Penghasilan
Aparaturpenggunaan
Desa Rp 1,5
miliar
Penyidik mendapati
dana
yang tatidak
dapat 2005
dipertanggungjawabkan,
seperti perjalanan
hun
di Kabupaten Tapanuli
Selatan.fiktif, honor, dan suplemen, hingga utang di rumah makan,
Saat
itu Rahudman menjabat sebagai Sekreyang belum dibayar sebanyak Rp 210 juta. q Simbolon

Korupsi Dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Desa Rp 1,5 miliar

Wali Kota Medan Rahudman Harahap Disidang

taris Daerah Tapanuli Selatan.

Bersambung Hal 14........Korupsi Dana Tunjangan

Simbolon Harus Diperiksa Tipikor


MOGOK NASIONAL: Ribuan buruh dari
berbagai elemen dan di beberada serentak
melakukan demo mogok nasional, para buruh
menuntut gaji Rp3,7 juta di 2014.

Samosir, METROPOLITAN POS,

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Samosir, Manigor Simbolon harus


Korupsi Pengadaan 8 CCTV Monas
Rp1,7M
diperiksa Tipikor, pasalnya, diduga sunat
gaji Bidan PTT.
Selain itu, Manigor Simbolon, kembali
mencoreng nama baik Departemen Kesehatan, perbuatan yang tidak mencerminkan sebagai pimpinan yang baik telah dilakukan terhadap anggotanya sendiri
Jakarta, METROPOLITAN POS,
yang bernama Kristina Dewi Sutra Sinaga
Dua pejabat DKI jadi tersangka kasus dugaan
yang bertugas sebagai Bidan PTT Desa
korupsi pengadaan 8 CCTV Monas sebesar
Lumban Pinggol Kecamatan Pangururan
Rp1,7M. Khususnya, proyek pengadaan closed cirSamosir.
cuit television (CCTV) untuk kawasan Monas pada
tahun 2010 membuat Kepala Sudin KomunikasiHal ini diutarakan Hamonangan Simbolon kepada Metropolitan Pos, Kamis,
Informatika dan Kehumasan (Kominfomas) JakarIr Heru
Hermawanto,
Kabid
Perizinan
Bangunan Dinassebagai
P2B DKI Jakarta
Bersambung Hal 14 ........................... Pejabat Dinas P2B DKI Jakarta
ta
Pusat,
Ridha
Bahar
ditetapkan
tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.

2 Pejabat DKI Tersangka


di Kejaksaan

Indikasi Korupsi Anggaran


Pembebasan Tanah dan Pembangunan Rumah Dinas
Bersambung Hal 15.......2 Pejabat DKI

Jakarta,
METROPOLITAN
POS,
Jakarta,
METROPOLITAN
POS,
ebanyak
5.000-10
ribu
buruh melakuKomisi Pemberantasan Korupsi
(KPK)
kan aksi mogok nasional pada Senin, 28
memeriksa Direktur Bidang Stabilitas Sistem
Oktober 2013, di kawasan industri Pulo
KeuanganGadung
Departemen
Penelitian
dan
dan Kebon Cakung.
Para buruh
Pengaturan
Perbankan
(DPNP)
Bank
Indonememinta kenaikan upah sebanyak 50 persen.
sia(Baca berita
Filianingsih
Hendarta terkait
tentang demonstrasi
buruh)penyiini, Menteri
Perindustridikan Menanggapi
kasus dugaanhal
korupsi
pemberian
Fasilian
Mohamad
Suleman
Hidayat
mengatakan
tas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan
upah buruh
masih dalam
penetapan
Bank Century
sebagaipembahasan.
bank gagal
Demo buruh itu, kan, jika pembahasan menberdampak sistemik, Rabu (1/5), Filianingsih
genai upah tidak berjalan. Sekarang upah budiperiksa
sebagai
untuk tersangka
Budi
ruh masih
dalamsaksi
pembahasan,
kata Hidayat
Mulya.
saat dihubungi Tempo, Senin, 28 Oktober
Dia
untuk tersangka
BMberjalan
(Budi
2013.diperiksa
Hidayat berharap
demo akan
tertib. Itu hak mereka, pemerintah tidak
akan
menghalangi,
kata Terkait
Hidayat.
Bersambung
Hal 15......................,
Kasus Bank Century
Adapun Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,
menolak rencana buruh melakukan mogok
Garut,
kerjaMETROPOLITAN
nasional. Kami POS,
tak ambil bagian dari
mogok nasional
buruh,
Presidenketua
KPSI,
Kejaksaan
Negeri
Garutkata
menahan
Andisatu
Gani Nena
Wea. swadaya masyarakat
salah
lembaga
dia,
mogok
(LSM)Menurut
Mukti Arif
pada
Rabunasional
(17/4).yang
Muktiakan
didilakukan pada Senin ini menyimpang. Seduga
melakukan
tindak
pidana.
Kepala
Kejakbab, kata dia, upah layak masih dalam tahap
saan
Negeri Garut
Agus Suratni
pembahasan.
Berbeda
denganmenyatakan,
tahun lalu,
pihaknya
setelah
melakukan
mogok menahan
nasional Mukti
dilakukan
karena
pembahasan mengenai
upah layak
menemui
jalan
serangkaian
pemeriksaan
terhadap
tersangka
buntu. Dulu
saya yang
mempelopori
mogok
sebelumnya.
Setelah
cukup
bukti, pihaknya
nasional,
ujarnya. Mukti dan dititipkan di
langsung
menahan

Ketua LSM Ditahan Kejaksaan

Lembaga Pemasyarakatan
Kelas
II B.
Bersambung
Hal 15........Demo
Buruh
Tersangka sekarang sudah ditahan dan
Hal 14Ayat
...................,dan
Ketua LSM
Pejabat PublikBersambung
Menjual
Agama Saat Sumpah jabatan,
Masyarakat
JoharBerperilaku
Baru
Namun
Negatif

Berharap Caleg PKB Nomor Urut 10 Lolos

Laksana,
Wakil Bendahara PKB Jalin
Ini pesan
Silahturahim
Bersama Tokohdi
Agama
Jokowi-Ahok

Hari Sumpah
Pemuda

KPK
UsutKejati
Tuntas
Pejabat
Kasi Penkum
DKI Jakarta,
Albert Ditjend
Napitupulu Perkereta
Apian
Kementerian
Perhubungan
Pejabat
Dishub
DKI Jakarta

Belum Ada Tersangka

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Cipanang Lontar Kelurahan Cipinang,
nggaran pembebasan tanah Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur,
dan pembangunan rumah di- tahun 2004, oleh Pimpro DDT dibayar*Diduga
Mark-Up Pengadaan Kapal Rp25M APBD Tahun 2012
nas yang di bangun oleh kan biaya pembebasan tanah kepada
proyek Double -Double Track (DDT) taMia Cs warga Cipinang Lontar kurang
Jakarta, METROPOLITAN POS,
hun 2006 Ditjend Perkereta Apian Ke- Setelah
lebih sebesar
Rp7M.
Sementara
Asisten Intel
Kejaksaan
Tinggitanah
DKI Jamenterian Perhubungan di indikasikan
warga
milik
Mia
hanya
seluas
173 meterDKI
karta limpahkan kasus Dinas Perhubungan
adanya korupsi.
dikali
sebesarPidana
Rp702.000,menjadi
Jakarta
ke Asisten
Khusus untuk
penyidikan,
sampai Rp109.301.400,sekarang KejaksaanSisa
Tinggi
DKI JaPejabat Ditjend Perkereta Apian
sebesar
warga
kartayang
belum
ada tersangka
pejabat
Dinas
Kementerian Perhubungan harus di
belum
terbayar korupsi
pada tahun
2004
usut tuntas Ketua KPK Abraham Samad. dibayarkan Bersambung
kembali Hal
tahun
2010 lebih
15........Pejabat Dishub DKI
Pembebasan tanah yang ada di kurang 23 kepala keluarga (KK) oleh

Bersambung Hal 15 ........., Indikasi Korupsi Anggaran

Ket : KH.DR. Nuril Arifin Husen MBA bersama Laksana, Caleg PKB Dapil 1 Jakarta Pusat,
dalam acara Dialog interaktif dan Silahturahim dengan warga, di Masjid Maqdis Al Rahmah.

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Hari ini tepat peringatan sumpah
Jakarta,
METROPOLITAN POS,
pemuda di mana para pemuda kala itu
Masyarakat
Baru berharap,
bergerak untukJohar
memperjuangkan
keLaksana,
Wakil
Bendahara
calon
merdekaan bangsa. Namun,PKB
semangat
pemuda untuk
martabat
legislative
PKB memperbaiki
(Partai Kebangkitan
Indonesia
di
dunia
internasional
Bangsa), dengan Nomor Urut 10seakan
lolos
hanya asa saja untuk saat ini.

dan duduk dikursi DPRD DKI Jakarta.


Bersambung
Hal 15........Jokowi-Ahok
Laksana, Wakil
Bendahara
PKB jalin
silahturahim bersama Tokoh Agama
Bersambung Hal 14....................................................................., Masyarakat Johar Baru

REDAKSI

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Diterbitkan Oleh
PT Sukses Parna Sejahtera

SK MENHUM & HAM RI :


Nomor : AHU-0016178.AH.01.09. Tahun 2011
SIUP Nomor: 03821-05/PM/1.824.271

Penasehat Hukum
Drs. Jatenangan Manalu SE MM H.Hum,
Hotman Sitorus SH MH, Paulus Subandi
SH MH, Poltak Siringoringo SH MH., Sabar
Siahaan SH. Ferdinan Montorori SH.MH.,
Abang Nur Yasin SH,
Pendiri
Jenri, Berlin Siahaan, Robert N
Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan
Berlin Siahaan.
Pemimpin Redaksi
Jenri, SH
Redaktur Pelaksana
Firdaus Panjaitan
Redaktur
Jamadin, Laris Naibaho
Manager Pemasaran
Hasadungan Siregar
Sekretaris Redaksi
Mula Tua, Andhika Cipta Labora
Bagian Keuangan
Juliana
Dewan Redaksi
Jenri, SH, Peris, Parel N, Laris Naibaho, SH
Tumbur Limbong, Pabona, Andar Sitanggang, Posman Sijabat
Staf Redaksi

Jhonni T. Tampubolon, Husein Irawan, Bambang Sutaji, Bhenry Natal, Agung Mangaristua,
Dewi K Putriani, Ekson H, Halomoan Hutapea,
Hermawan S, Mulyadi, Sungkunan S, Lasma S,
Denny Siahaan, Zainul Firmansyah, Rumapea

Litbang
Onasis, Jonni, Robert N, Marlon N SE.,
Tony N SE., Parel Naibaho, Anton. S
STAF AHLI
Edison Sitanggang, William Satar, SH
(Budaya, Pariwisata & HAKI)
Layout
Tatema Marunduri
Bagian Sirkulasi
Mulatua, Rinaldi Josua
Penasehat
Andar Situmorang SH ML, Jack Monang
Napitupulu, Perdi Sitanggang, Kol. (Pur) Drs.
Lauasa M. Hutagalung, H. Sitanggang, Drs.
Rudolf Naibaho, Hakim Siahaan
Alamat Redaksi : Jl. Kramat Raya No 1 Blok B
Gedung Paseban, Jakarta Pusat 10450
Telp. 021-51393635, 31902301 Fax. 021- 31902301
E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

REKENING BANK :
BANK BCA REK NO : 0948118320
BANK BRI REK NO 086201003057507
A.N: JENRI SITANGGANG

TARIF IKLAN
Iklan Kuping Ukuran Standart
Iklan Warna Ukuran 3R
Iklan Warna Ukuran 4R Photo
Iklan Kolom Ukuran Standart
Iklan 1 Halaman Penuh Warna
Iklan 1/2 Halaman Warna
Iklan Halaman Warna
Iklan 3/4 Halaman Warna

=
=
=
=
=
=
=
=

RP 500.000,RP 1.000.000,RP 2.000.000,RP 50.000,RP 24.000.000,RP 12.000.000,RP 6.000.000,RP 3.000.000,-

DIBUTUHKAN PERWAKILAN,
BIRO DAN WARTAWAN :
1. Depok
2. Ciamis
3. Tasikmalaya
4. Banjar
5. Sumedang
6. Majalengka
7. Cianjur
8. Subang
9. Provinsi Jabar
10. Provinsi Jawa Timur

11. Denpasar
12. Nusa Tenggara
13. Kalimantan Timur
14. Kalimantan Selatan
15. Sumatera Utara
16. Sumatera Barat
17. Sumatera Selatan
18. Lampung
19. Sulawesi

Bagi anda yang berminat


Hubungi Kantor Redaksi
JURISMAN SITANGGANG : 081315338511

Situasi Dalam
Menghadapi Jalannya
Pemilihan Umum

ita sebagaio warga negara Indonesia harus dapat melaksanakan


pemilu, oleh karena itu setiap
warga Negara harus melaksanakannya dan diwajibkan untuk
memilih para calon kandidat yang sesuai dengan hati kita masing-masing,
sebab menurut pemantauan kami dilapangan bahwa setiap Kantor kelurahan sudah siap nama-nama peserta dan
wajib melakukan tugasnya untuk memilih , tentunya piihan seluruh warga
Indonesia adalah pemilihan seseorang
yang dianggap baik dan mampu untuk
memimpin bangsa ini untuk jangka
l;ima tahun kedepan.
Pemilu adalah pesta demokrasi,
dilakukan secara besar-[besaran dan
banyak mengeluarkan biaya sampai
ratusan milyar jumlahnya, karena Pemilu yang akan datang yang sebentar
lagi, kelak kita masyarakat Indonesia pasti melaksanakan jalanya pemilu ditanah air.Adapun Pemilu diharapkan berjalan tertip dan tetaratur. Pesta
demokrasi itu tentunya sangat banyak
menelan waktu , pemikiran dan biaya
yang dikeluarkan oleh Negara dan
pemerintah, sebab ia akan memilih
presiden.
Wartawan Metropolitan Pos, selalu
memantau disetiap kelurahan sekarang telah disibukan dengan papan
pengumuman pengumuman daftar
calon pemilu, disetiap kelurahan diseluruh Kota Jakarta, Bayangkan Jakarta dengan lebih kurang dari hampir
25 juta penduduk , yang akan melkukan pemilihan umum, namanya harus terdaftar di Kelurahan , barulah ia
wajib melaksanakan pemilihan umum
dan berhak untuk memilih salah satu
diantara lainnya yang pantas menjadi
pemimpin ditanah air kita.Patut kita
ketahui seluruh kelurahan disibukan
pekerjaannya untuk mendata calon
pemilih, itulah sebabnya seluruh RT,
dan RW sejabotabek saat kini sibuk
dengan pekerjaannnya masing-masing.
Pemilu
adalah pekerjaan yang
dilakukan boleh disebut pesta demokrasi yang mana setiap warga harus memilih sesuai dengan calon
pemilihnya.,namun demikian jangan
sampai terjadi sabotase atau kekeliruan dalam memilih atau tidak terdaftar hal ini karena banyak dana yang
dikeluarkan oleh negara dan pemerintah DKI khususnya.
Seluruh aparat Pemda mulai dari
RT, RW dan Lurah serta Camat ikut

sibuk selain itu bukan hanya itu saja,


bahkan , seluruh Gubernur pun harus
sibuk dalam menghadapi pemilu. Hususnya Pemda DKI benar-benar sibuk banyak pekerjaan mereka benarbenar sibuk .membuat pusing kepala,
karena disamping menjelang menghadapi jalannya Pemilu ,juga masih
banyak data-data yang belum ter indikasi masalah Kartu Jakarta Sehat yang
diperuntukan orang miskin, karena
Kartu Jakarta Sehat benar-benar harus dimiliki oleh setiap warga yang
kurang mampu, itu harus didata secara
serius.
Wajarlah jika setiap kantor Lurah
dijakarta Sibuk mendata para warganya yang sudah terdaftar ataupun belum misalnya, dan bagi warga yang memang belum terdafatr segeralah minta
keterangan dari pihak pengurus agar
namanyakan benar sudah terdaftar
sebagai peserta calon pemilih .
Bayangkan di Kota Metropolitan
Jakarta , jika diprediksi jumlah Kelurahan yang ada di Jakarta mencapai
hampir 5OO-6OO Kelurahan, itu jika
kita perinci secara global, belum
daerah yang ada 2 Proinsi alangkah
banyaknya penduduk Indonesia, kita
akui semuanya itu adalah tanah air
Indonesia yang wajib melaksanakan
jalannya pemilihan umum, dan wajib
dilaksanakan memilih Presiden yang
akan datang, penulis berharap agar pemilihan umum yang akan berlangsung
tidak lama lagi diharapkan berjalan
dengan lancar dijalankan sesuai denga
n prosedur adil jujur dan bijaksana.
Sehingga diharapkan pemilu berjalan
sukses tidak ada rintangan apapun.
Penduduk Indonesia yang hampir mencapai 24O juta jiwa diseluruh
Indonesia akan benar-benar memilih
,siapakah kira-kira yang pantas menjadi Presiden untuk lima tahun kedepan, tentunya adalah seseorang pemimpin yang arif dan bijaksana dan
memikirkan rakyat banyak,yang kesemuanya demi bangsa dan tanah air
Indonesia yang kita cintai ini.
Kemenangan pemilu harus disertai penuh energik dan pintar
mengambil sikap agar pemimpin
yang dipilih benar- benar sikapnya merakyat dan memperjuangkan kepentingan demi rakyat. Memang diakui tidak mudah mencari
seorang pemimpin apalagi memilih
seorang Presiden, ia harus tau prcis akan kebutuhan hidup rakyat, khususnya yang ada dipedesaan, sebab

tanah air yang luas ini sangat memerlukan seorang pemimpin yang merakyat , harus sejahtrera demi kemajuan bangsanya yang kita cintai ini.
Ada pepatah mengatakan walaupun bermacam-macam aliran atau
suku bangsa tetapi semuanya itu harus
satu tujuan untuk membangun tanah
air yang kaya dan sejahtera demi kemajuan bangsa Indonesia, begitupun
, bersatu kita tegus, jika bercerai berai kita pasti akan runtuh, hal itu kita
tidak inginkan, bahwa rakyat Indonesia harus bersatu demi memperjuangkan kemerdekaan bagsa seutuhnya memajukan bangsa dan tanah airnya , dan
memajukan disegala bidang pembangunan ,[perekonomian, perindustrian,
pertanian, peternakan, perdagangan,
perekonomian lainnya , juga membangun ahlak demi kerukunan Beragama,
jika hal itu dilaksanakan maka kelak
Negara kita akan lebih jauh berkembang. dari sabang sampai maruoke,
itulah sebabnya kita sebabgai masyarakat harus mendudkung cita-cita pemeritah yang mulia ini semuanya demi keutuhan suatu bangsa
yang berdaulat dan berkeadilan demi
mensejahterakan rakyatnya dimanapun mereka berada, maka perlu adanya rasa toleransi terhadap masyarakat
kecil dan perlu memperhatikan rakyat
miskin.,sehingga perjuangan bangsa perlu disejahterakan,kesemuanya
demi bangsa dan rakyat Indonesia.
Bagi penulis siapapun yang menang
,boleh-boleh saja yang penting mereka
harus memikir nasib rakyatnya, guna
untuk mensejahterakan rakyat dan kehidupan masayarakat ditanah air, ada
semboyan mengatakan lebih baik kita
bekerja keras , dari pada kita berdiam
diri, tapi tak memiliki hasilnya, oleh
karenanya perjuangan harus disertai
kerja keras , majulah bersama-sama
rakyat yang kesemuanya demi untuk
rakyat Indonesia.
Penulis senantiasa mendudukung
perjuangan bangsa dan Negara yang
kesemuanya demi bangsa Indonesia
itu sendiri, agar pada pemilihan Presiden yang akan datang dapat membuahkan hasil yang baik ,aman dan
sejahtera demi untuk rakyat Indonesia satu nusa satu bahasa dan satu
bangsa,semoga sukses pemilu yang
akhir kini sedang dipersiapkan pelaksanaanya oleh lembaga Pemilu ,baik
di Pusat dan didaerah juga diseluruh
Kepala Desa dan lurah.Semoga Pemilu
berjalan sukses. ***

Departemen Perhubungan: Manarsar DH Sibuea, Departemen Pertanian & Kehutanan: Koordinator


Liputan Polda Metro Jaya: Mulyawan, Yasir Hans, Korlip Departemen Hukum & HAM: Mabes Polri: Mangampu S, A. Hasiholan, Michael Situmorang, Biro Jakarta Pusat: Mulyawan, Pengadilan Jakarta Pusat: Lambok
Gurning, SH, DPRD DKI Jakarta: Nur Mochammad Biro Jakarta Barat: Juli Ostar H, SH, Khairuddin S Biro Jakarta Selatan: Hotdiman Biro Jakarta
Utara: Peris (Koordinator) Biro Jakarta Timur: Maruli S, Marisi Malau Perwakilan Bekasi: (Kepala), Gibson Sibarani (Koordinator Pengadilan Bekasi) Biro
Depok : Janrifandy L Perwakilan Banten: Biro Kabupaten Tangerang: Tumbur Limbong (Kepala), G. Harry Simbolon, Alden Robertus Simbolon, Nara
N Biro Kotamadya Tangerang: Erwin Sinaga (Koordinator). Biro Kotamadya Tangerang Selatan: Pabona Marbun (Kepala), PJ. Manorsa S Biro Bogor
: Jhon Stg Biro Kerawang: Novi Andre Putra Perwakilan Sumatera Utara: Cipta Labora, Biro Jambi: Thomas Erikson Sihite Biro Samosir: Polmen
Naibaho, Hamonangan Simbolon, Sudianto Situmorang. Biro Pekanbaru: Biro Batam: Junael Marbun, Robinson Lbn Batu Biro Karimun: Rahotan Siahaan Perwakilan Jawa Barat: TM Harianja, SH (Kepala). Biro Bandung : M. Saragih, Biro Bandung Barat : Sahat Sitanggang Biro Bandung Cimahi :
Perwakilan Kalimantan Barat: Aspandi (Kepala), Matsari. PERCETAKAN : CV. Grazia Indah (Isi diluar tanggungjawab percetakan).

METROPOLITAN

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Terkait Anggaran Siluman Dinas PU

AHOK: Tahun Depan Masih


Korupsi, Saya Pecat !

Jakarta, METROPOLITAN POS


ntuk menciptakan penyelenggaraan
pemerintahan daerah dan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, Pemerintah Provinsi (Pemprov)
DKI akan mulai bertindak tegas pada pejabat
atau pegawai yang melakukan tindakan korupsi atau mark up anggaran.
Tak tanggung-tanggung, pejabat atau
pegawai yang ketahuan korupsi akan langsung dipecat dari jajaran korps Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dirinya tidak suka
dipermainkan. Dia sangat marah saat melihat
anggaran yang dicoret muncul kembali dalam
APBD DKI 2013.
Anggaran yang dicoret tapi dimunculkan
lagi, kalau tidak marah saya tidak manusia
lagi. Uang rakyat dicuri seenaknya. Kita diminta untuk mengorban nyawa, bahkan mencucurkan darah saja tidak untuk Republik ini.
Kita diminta untuk tidak korupsi. Tidak susah
sebetulnya, kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (18/10).
Karena itu, saat memberikan pengarahan

kepada, camat, lurah dan pimpinan Satuan


Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beberapa
waktu lalu, Ahok menegaskan bila mereka
masih masin-main dengan penyusunan anggaran maka mereka langsung diberikan hukuman yang paling berat. Baginya, sudah cukup
memberikan waktu kepada seluruh pejabat
di DKI untuk menyesuaikan diri dengan cara
kepemimpinan Jokowi-Ahok.
Kalau tahun depan kalian masih mainmain, saya akan sikat kalian semua. Saya tidak akan kasih pengampunan lagi. Setahun
adalah masa grace period. Kalau Anda masih
lakukan lagi, kalau tidak suka, silakan keluar
dari dki, tegasnya.
Ketegasan itu dilakukan agar anggaran
dalam APBD DKI yang merupakan uang rakyat tidak disalahgunakan untuk kepentingan
pribadi pejabat.
Sudah 5 Tahun
Anggaran siluman DPRD DKI Jakarta
disinyalir tidak hanya ada dalam APBD Perubahan 2013. Namun, anggaran itu juga
banyak terdapat dalam APBD reguler dan
telah terjadi sejak lima tahun terakhir.

Penitipan anggaran ini sudah terjadi di


DPRD DKI. Banyak yang tidak beres dalam
sistem penganggaran selama ini, ujar anggota Komisi D (Bidang Pembangunan) Boy
Bernardi Sadikin, Jumat (18/10).
Sistem pembahasan anggaran yang benar
menurut Boy, harus terlebih dulu dibahas di
Komisi C (Bidang Anggaran). Untuk selanjutnya dibahas di masing-masing komisi.
Namun, yang terjadi selama ini pembahasan anggaran langsung ditangani badan
anggaran (Banggar) dan pemimpin dewan.
Pembahasan secara by pass tersebut membuat oknum anggota dewan dan pemimpin
berusaha memainkan situasi.
Ditambah lagi dengan adanya oknum
di Bappeda dan SKPD yang turut berperan
dalam mengajukan anggaran yang tidak terlalu penting. Jadi, kalau tidak ada kolaborasi
tak mungkin bisa seperti ini, katanya.
Bahkan, kata Boy, sejumlah anggota dewan termasuk dirinya tidak tahu isi anggaran yang akan ditetapkan dalam paripurna.
Kondisi itu terjadi selama dia duduk di kursi
wakil rakyat itu.
Pembahasan anggaran tertutup dan hanya diketahui oleh oknum pemimpim dewan
dan sejumlah anggota banggar. Saya anggota
banggar bahkan tidak tahu ke mana saja anggaran dialokasikan. Makanya saya bingung,
kok bisa uang rakyat dibagi-bagi begitu saja?
Ini tidak boleh terjadi lagi, ujar Boy yang tidak lagi mencalonkan diri untuk jadi anggota
DPRD DKI dalam periode 2014-2019 itu.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta
Basuki T Purnama (Ahok) mengaku kecolongan dalam APBD-Perubahan 2013. Anggaran yang dia coret ternyata kembali muncul
setelah masuk DPRD.
Setelah saya coret anggaran setengah
mati, saya marah-marah begitu masuk ke
DPRD, keluar lagi semua anggaran yang saya
coret. Karena tidak ada sistem. Nah, makanya
siapkan e-budgeting, ujarnya.
Ahok juga menceritakan soal biaya untuk
membayar konsultan yang tak perlu. Paling
banyak terjadi di Dinas Pekerjaan Umum. Jika
masih ada, ia mengancam akan memenjarakan bawahannya.
Saya coret ternyata ada lagi. Ada anggaran yang tidak perlu, konsultan-konsultan,
terutama di PU, muncul lagi, kata Ahok.
Jenri

Kantor KB Kota Administrasi Jakbar

Gelar Gebyar dan Kreatifitas PKBR


Jakarta, METROPOLITAN POS,
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan
dan kreatiitas remaja, yang berkaitan dengan
kependudukan dan program KB yang sangat
erat kaitannya dengan kesehatan reproduksi
remaja (KRR), maka Kantor KB Jakarta Barat
peduli dan menggelar kegiatan Gebyar dan
Kreatiitas PKBR yang diselenggarakan di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat, Selasa
(22/10).
Acara kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Lagu
Rap, serta Lomba pembuatan Majalah Dinding,
dengan jumlah peserta yang mengikuti gebyar
dan gelar kreatiitas ada 71 peserta kelompok
PIK Remaja Sekolah, dengan rincian sebagai
berikut, Lomba Karya TRulis Tingkat SMP 17
Kedlompok PIK, TRingkat SMA 26 Kelompok
PIK, serta untuk Lomba RAP terdiri dari Tingkat
SMP sebanyak 12 Kerlompok PIK, dan Tingkat
SMA sebanyak 18 Kelompok PIK, sedangkan
pada Lomba Majalah Dinding (Mading), diikuti
Tingkat SMP sebanyak 22 Kelompok PIK, dan
Tingkat SMA sebanyak 38 Kelompok PIK.
Dalam sambutannya Kepala Kantor KB
Jakarta Barat Baharuddin mengatakan, dengan diadakannya Gebyar dan Gelar Kreatiitas
PKBR (SMP dan SMA),yang terdiri dari Lomba

Karya Tulis Ilmiah, Lomba RAP, dan Lomba Majalah Dinfding, maka diharapkan para generasi
muda (remaja) dapat terhindar dari tawuran
antar pelajar, penyalah gunaan narkoba, seks
bebas, dan siap menjadi remaja yang sehat
jasmani, rohani serta siap menyongsong masa
depan yang berkualitas dan menjadi Generasi
Berencana (Genre), sambut Baharuddin.

Lanjutnya, juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kreatiitas remaja, yang berkaitan
dengan kependudukan dan program KB yang
sangat erat kaitannya dengan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yang merupakan kegiatan positif untuk masa depan remaja (Generasi Muda) kita khususnya di Jakarta Barat,
lanjut Baharuddin. mulyawan

LINTAS BERITA

CCTV di Jakarta
Rusak Hingga Mati
Total
Jakarta, METROPOLITAN POS,
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
DKI Jakarta mengeluhkan rusaknya sebagian
besar Closed Circuit Television (CCTV) yang
ada di wilayah ibu kota.
Sebagian besar CCTV yang ada di
wilayah Jakarta sudah rusak, bahkan mati
total. Ini menghambat pekerjaan. Kita jadi
tidak bisa melakukan pengawasan secara
maksimal, kata Kepala Satpol PP DKI Kukuh
Hadi Santoso di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (24/10).
Menurut Kukuh, sebagian besar CCTV
tersebut sudah mati sejak 10 hari yang lalu.
Diakuinya, belum ada langkah penanganan
yang dilakukan sampai dengan saat ini.
Sebetulnya, biaya perawatan CCTV
itu sudah dianggarkan dalam Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI,
tapi proses tender atau lelangnya terlalu
lama, ujar Kukuh.
Sehingga, dia menuturkan CCTV yang
rusak belum dapat diperbaiki atau diganti
dengan yang baru. Biaya perawatan yang dianggarkan dalam APBD tersebut, lanjut dia,
adalah sebesar Rp 750 juta.
Jumlah CCTV yang rusak saat ini ada sebanyak 264 buah. Tapi, akhirnya tidak bisa
diapa-apakan dulu karena masih terganjal
dengan proses lelang, tutur Kukuh.
Dia mengungkapkan CCTV itu terhubung
dengan sejumlah dinas, diantaranya Dinas
Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU)
dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana.
Dengan CCTV itu, kita bisa memantau
ketinggian air di pintu-pintu air, lokasi kebakaran, situasi jalan raya dan lain-lain.
Makanya, kita harapkan proses lelang berjalan cepat supaya kita juga bisa melakukan
pemantauan dengan maksimal, tambah Kukuh. tim

Kasudin Pertanian
dan Kehutanan
Jakarta Barat Perlu
Pembenahan

Jakarta, METROPOLITAN POS


Kepala Suku dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, Ir Joko Budi Hartono yang
baru menjabat lebih kurang 5 bulan sebagai
Kasudin Pertanian dan Kehutanan, Ir Joko
Budi Hartono kepada Metropolitan pos, mengatakan, saya masih baru disini sehingga perlu
ada pembenahan Internal terhadap staf saya,
mungkin saja ada yang nakal, dan saya harus
mempelajari semua staf saya, karena pembenahan di internal menurut saya sangat penting
saya lakukan.
Terhadap Eksternal pun akan saya lakukan
pembenahan dari kelompok-kelompok petani
kerja kecamatan yang ada di Jakarta Barat,
maupun kepada Kontraktor-kontraktor/pemborong pemborong yang nakal yang tidak
memperhatikan petunjuk yang ada, maka akan
saya benahi dan kalau perlu kita tertibkan.
Ketika di konirmasi tentang Proyek Sentra
Flora Semanan dengan nama kegiatan Pembangunan Jalan dan Parkir Sentra lora Semanan Jakbar dengan penyerapan anggaran
sebesar lebih kurang Rp 2,2 milliar, Joko Budi
mengatakan, tidak ada masalah itu sesuai dengan prosedur lelang yang telah ditetapkan, kita
lihat dulu apakah perkerjaan tersebut dilakukan dengan benar atau tidak , harapan kita
semoga yang terbaik.
Sentra lora Semanan memang sudah lama ,
tetapi perlu ada sarana dan prasarana yang memadai yang harus dibangun di area tersebut.
Diharapkan dapat segera mungkin kita selesaikan dengan cepat termasuk sarana jalannya,
sehingga para petani dapat menempati kios-kios tersebut dengan nyaman, mudah-mudahan
selama saya jadi Kasudin disini dapat merobah
dan dapat membenahi dengan baik. Julio

METROPOLITAN

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Fatmini Kasie Pelayanan KTP

Kelurahan Gunung
Sahari Selatan Memberi Pelayanan
Terbaik ke Warga

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Pelayanan Kartu Tanda Penduduk ada yang
cepat dan ada yang diperlambat, itulah sebabnya bahwa keberhasilan sesuatu pekerjaan
dapat dilaksanakan dari pekerjaan itu sendiri sehingga tergantung niat dan perbuatannya. Ada
yang lambat ada yang cepat ada yang memang
disengaja ada yang tidak, Itulah hampir setiap
manusia memang berbeda beda karakter dan
sifatnya. Sehingga boleh disebut cepat atau lambat tergantung dari niat seseorang atau apakah
faktornya disengaja atau tidak.
Namun tidak halnya dengan Ibu Fatmini
seorang Kasie Pelayanan KTP di Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Jakarta Pusat, pelayanan
yang diberikan oleh Kasie sangatlah memberi
manfaat yang besar artinya buat kehidupan masyarakat diwilayah tersebut, disamping orangnya baik juga memberikan pelayanan KTP dengan Warganya sangat cepat, semua pekerjaan
pembuatan KTP Oleh Ibu Fatmini sangat cepat
dapat dikerjakan hanya satu hari saja bahkan
gratis, masyarakat dan warganya yang membutuhkan diberikan pelayanan sangat memuaskan.
Fatmini adalah seorang ibu rumah tangga
mereka memiliki sifat arif sehingga beliau disenangi oleh warganya, pelayanan KTP tidak dipungut bayaran bahkan Gratis. Sebab KTP sangat
dibutuhkan oleh warganya siapa yang membuat
pasti akan dilayani dengan baik serta ramah
tamah, tidak memandang ras suku atau agama
apapun ,sehingga Ibu Fatmini Kase KTP di Kelurahan Gunung Sahari benar-benar memberikan
nuansa yang cukup harmonis dan memuaskan
sehingga warganya siapapun yang mengurusnya
tidak pernah dikecewakan, sehingga pelayanan
terhadap warganya dinomer satukan, ia memang
benar-benar, terkenal dengan keramah tamahannya, sehingga warga sangat senang.
Pembuatan KTP secara gratis ini memang
sangat didahulukan buat warganya, demikian
ucap Fatmini yang memang sudah memiliki
prinsip bahwa pelayanan harus didahulukan
agar masyarakat senang, ucapnya. Fatmini memang ramah dan baik hati dia sangat mendahulukan kepentingan warganya sebab KTP harus
didahulukan, karena ini kepetingan yang sangat urgen, sebab KTP harus dimiliki oleh setiap
orang, sehingga Pelayanan KTP di Kelurahan
Gunung Sahari Selatan benar benar gratis.
Yasir Hans

Kejasaksaan Negeri Jakarta Pusat Menggalakkan

Pembinaan Masyarakat Taat


Hukum Di Kelurahan Karang
Anyar Kecamatan Sawah Besar

Jakarta, METROPOLITAN POS,


emang benar bahwa sebenarnya manusia harus mengetahui
tentang bagaimana perkembangan
dan pembinaan masalah Hukum
di Indonesia, sebab Hukum wajib diketahui
dan dipelajari oleh setiap insan manusia,
sehingga nantinya masyarakat akan dapat
mengerti ,setidak-tidaknya akan taat dengan
keputusan-keputusan Hukum, itulah sebabnya sehinggga Hukum Wajib dihormati dan
ditaati oleh setiap masyarakatnya dimanapun mereka berada.
Hal tersebut telah dilaksanakan dan diselenggarakan masalah hukum, berikut mengenai pembinaan dan pengenalan masalah
taat Hukum kepada seluruh warga yang ada di
Wilayah Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan
Sawah Besar Jakarta Pusat belum lama ini.
Dalam Penyelenggaraan Penyuluhan dan
Penerangan Masalah Hukum dalam membina masyarakat dan warganya diwilayah itu
(Binmatkum). Dalam acara tersebut dihadiri
oleh para pejabat Kejaksaan Negeri Jakarta
Pusat dan seluruh staf Kejaksaan. Itulah
sebabnya warga merasa bangga dan benar
benar merasa tertolong karena dengan
diadakannya Binmatkum oleh para pejabat
Kejaksaan Negeri, Kemayoran Jakarta Pusat,
sekarang masyarakat diwilayah itu benarbenar memahami masalah Hukum .
Itulah sebabnya perlu adanya penyulu-

han dan pembinaan masalah taat Hukum ini


, agar masyarakat awam dan kecil akan tahu
dan merasa puas karena ia telah benar-benar
merasakan pembinaan tentang bagaimana
caranya bahwa setiap orang harus mentaati
masalah hukum di Indonesia. Pembinaan
dan Penerangan serta menyuluhan Hukum
dalam Pembinaan kepada masyarakat taat
Hukum (Binmatkum) ini perlu dilestarikan
dan dikembangkan agar semua masayarakat
nantinya mematuhi akan peraturan-peraturan Hukum di Indonesia
Adapun Penyuluhan dan Penerangan
Hukum tersebut selain dihadiri oleh para
pejabat Kejaksaan Negeri Kemayoran Jakarta Pusat juga dihadiri oleh Camat dan
Lurah serta warga masyarakat termasuk
para Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga
(RW) di Kelurahan Warga Masyarakat Karang Anyar Jakarta Pusat.
Jelas dalam penyuluhan dan pembinaan
terhadap penerangan dalam pembinaan
masyarakat taat hukum ini, wajib diketahui
oleh seluruh warga masyarakat dimanapun
dan itulah sebabnya dengan penyuluhan
penyuluhan Hukum seperti ini nantinya
akan sangat menolong warga masyarakat
khusunya dikelurahan Karang Anyar Kecamatan Sawah Besar akan tunduk dan takut
dengan Hukum sehingga nantinya hal tersebut termasuk pembinaan mental dan menjauhi perbuatan-perbuatan asusila, khusus-

nya pembinaan terhadap kaum generasi


muda dan dijauhkan dari Narkoba serta perbuatan tindak kriminalitas lainnya.
Pejabat-pejabat Kejaksaan Negeri Kemayoran Jakarta Pusat pun merasa puas dan
bangga karena nantinya mayarakat dengan
adanya penyuluhan dan pembinaan ini akan
memberi kesan selalu mengerjakan perbuatan yang baik-baik dan mematuhi ajaran agamanya masingmasing. Adapun pihak penyelenggara menangani Penyuluhan
dan Penanganan Hukum dalam Pembinaan
Masyarakat Taat Hukum yang disingkat Binmatkum ini diselenggarakan oleh Lurah
Karang Anyar Agus Yahya dan dihadiri oleh
Wakil Lurah dan stafnya, sangat disambut
sangat antusias oleh masyarakat diwilayah
Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sawah
Besar, Jakarta Pusat.
Hasil dari pembinaan penyuluhan mengenai hukum itu yang diadakan oleh Kejaksaan Negeri Kemayoran Jakarta Pusat
benar-benar membuah kan hasil yang
sangat memuaskan kepada pem-binaan masyarakat oleh masyarakat diwilayah itu sangat benar-benar dirasakan keberadaannya
sehingga warga diseluruh RT, dan RW sekelurahan merasa puas, semoga dimasa-masa
yang akan datang di wilayah Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sawah Besar Jakarta
Pusat lebih kompeten dan komperehensip
Yasir Hans

Kelurahan Gunung Sahari Selatan Membagikan


Kartu Jakarta Sehat
Jakarta, METROPOLITAN POS,
Kita harus bangga terhadap Kartu Jakarta
Sehat yang sekarang sedang digalakkan sehingga kesemuanya itu buat kepentingan masyarakat , sebab itu sudah menjadi program
Gubernur DKI Jakarta Ir Joko Widodo, bahwa
KJS harus benar benar dibagikan kepada masyarakatnya hal tersebut sudah menjadi suatu
kewajiban bahwa masyarakat harus memiliki
Kartu Jakarta Sehat.
Kartu Jakarta Sehat ini banyak manfaat dan
kegunaannya, yang kesemuanya harus diperoleh oleh warga yang kurang mampu, sehingga
masyarakat benar-benar tertolong, Kita juga
harus Bangga terhadap Gubernur yang sekarang ini, sehingga warga Jakarta benar benar
merasakan manfaat Kartu Jakarta Sehat, yang

kesemuanya adalah untuk warga Jakarta.


Kartu Jakarta Sehat (KJS) Kelurahan Gunung Sahari dibagi-bagikan setelah, Lurah
setempat benar-benar memperhatikan warganya ,KJS memang baru dibagikan beberapa
hari yang lalu, untuk kepentingan warga yang
kurang mampu.
Edi Suryaman Lurah Gunung Sahari Selatan, itupun ikut senang, karena warganya
kini telah memiliki kartu KJS, kegunaannya
adalah untuk masyarakat Gunung Sahari Selatan , mudah-mudahan dengan diberikannya
Kartu Jakarta Sehat yang diprogramkan oleh
Gubernur DKI Jakarta ini akan terus berlanjut
di wilayah-wilayah Kelurahan lainnya, sehingga, masyarakat DKI lainnya dapat memanfaatkan Kartu Jakarta Sehat tersebut.

Lurah Gunung Sahari Selatan sebenarnya


ia sangat tau prcis dengan warganya, bahwa
ia menghendaki agar kartu KJS cepat selesai,
namun berkat keuletan dan perjuangannya
akhirnya ia berhasil mempercepat proses pembuatan KJS yang diperintahkan oleh Pemda
untuk warga yang kurang mampu dimanapun
mereka berada.
Semoga dengan dibagikannya KJS di Kelurahan Gunung Sahari Selatan tersebut menjadi
contoh untuk kelurahan-kelurahan lainnya,
sebab, kartu KJS harus dimiliki oleh setiap
warrga yang kurang mampu dan untuk menjaga kesehatan warga Jakarta, dimanapun mereka berada, maka dengan dibagikannya kartu
KJS hal tersebut sudah merupakan mendorong suksesnya pelaksanaan dibidang kesehat-

an masyarakatnya untuk meringankan beban


biaya bila warga ada yang sakit benar-benar
untuk meringankan biaya perobatan dan
pengobatannya sebab dengan KJS semuanya
masyarakat tidak lagi bingung untuk berobat.
KJS adalah semacam program untuk kehidupan
warga masyarakat di Kelurahan Gunung Sahari
Selatan.
Semoga dengan dibagikannya Kartu Jakarta Sehat, wilayah-wilayah lainnya juga akan
memperoleh secepatnya KJS, Edy Suryaman
memang seorang lurah yang sangat bijaksana
dan memperhatikan nasib warganya agar KJS
nantinya benar-benar dipergunakan sebaikbaiknya untuk dimasa-masa yang akan datang
dan seterusnya, semoga sukses lagi dengan prpogram-program lainya. Yasir Hans

POLITIK & HUKUM

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Demokrat Dicap Partai Korup,


SBY Tak Terima
K

Jakarta, Metropolitan Pos


etua Majelis Tinggi sekaligus Ketua
Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kembali menyinggung
serangan dari berbagai pihak yang diarahkan kepada partainya terkait kasus korupsi.
SBY tidak terima partainya disebut partai korup.
Hal itu disinggung SBY ketika membuka acara Temu Kader dan Perayaan HUT Demokrat di
Sentul International Convention Center (SICC)
di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/10).
Awalnya, SBY mengatakan bahwa Demokrat tetap ingin bebas korupsi. Karena itu,
lanjutnya, Demokrat menindak dan membersihkan semua kadernya yang terlibat korupsi.
Menurutnya, Demokrat mendukung penuh
pemberantasan korupsi oleh seluruh lembaga
penegak hukum.
Meskipun pahit, meskipun sedih, Demokrat
tidak melindungi kadernya yang melakukan kejahatan dan tindak pidana korupsi. Demokrat
manakala ada kader yang salah tidak mau
menuding ke sana kemari, katakan itu pesanan
politik, katakan konspirasi, salahkan penegak
hukum, dan sebagainya. Tidak pernah, kata SBY.
Namun, tambah SBY, akibat langkah tersebut Demokrat malah dianggap partai korup.
Camkan baik-baik. Yang berbenah diri,
membantu penegak hukum malah dianggap
partai salah, yang jelek, yang korup. Selama 2,5

tahun partai kita diserang dan dihabisi lawan


politik dan sejumlah media massa, kata SBY.
Pertanyaan saya tolong dijawab dengan jujur. Benarkah hanya Demokrat yang kadernya
melakukan korupsi? Apakah pihak-pihak lain
semuanya bersih dan tidak ada yang korupsi?
Mengapa jika kader Demokrat yang salah lalu
habisinya tidak kepalang, sementara yang lain
aman-aman saja, tanya SBY. Untuk setiap pertanyaan SBY, kader berseru, Tidak.
Presiden RI itu menambahkan,
Adilkah cara-cara seperti itu? Apakah sikap dan cara tebang pilih, tidak adil itu baik untuk pemberantasan korupsi ke depan? Apakah
pihak-pihak yang menutupi dan lindungi kadernya yang melakukan korupsi juga baik? Mengapa justru Demokrat yang berani ambil risiko
malah dianggap partai yang korup? kata SBY.
Pernyataan SBY itu langsung direspons jajaran pengurus Demokrat dari seluruh Indonesia yang disebut berjumlah sekitar 10.000
orang. Mereka berteriak-teriak hingga suasana
ruang pertemuan menjadi riuh. Beberapa kali
SBY mesti menenangkan mereka sebelum
melanjutkan pernyataan.
Seperti diketahui, Demokrat diserang berbagai pihak setelah para elite partainya terjerat
kasus korupsi. Terakhir, Anas Urbaningrum
ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait
kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Ke-

tika itu, Anas menjabat Ketum Demokrat.


Rentetan kasus yang menjerat kader Demokrat membuat elektabilitas Demokrat merosot. Hasil survei berbagai lembaga survei
menunjukkan elektabilitas Demokrat di bawah
10 persen. Tim

Jakarta, Metropolitan Pos


Pakar hukum Romli Atmasasmita meyakini,
DPR bakal menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.1/2013 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 24/2003
tentang MK. Alasannya, pemerintah gagal menerangkan adanya situasi genting yang memaksa
sehingga Perppu layak dikeluarkan.
Pertanyaannya, genting (atau) tidak?
Genting itu yang bagaimana? Kegentingan
yang memaksa itu kalau situasi chaos. Sudah
jelas maka masyarakat ribut, dan semua hakim
konstitusi menerima suap, kata Romli, di Jakarta, Sabtu (26/10).
Selain itu, Romli berpandangan, situasi
genting dan memaksa selain terjadinya kerusuhan massal adalah seluruh hakim konstitusi
terbukti dapat diintervensi dan menerima suap.
Artinya, bukan hanya Ketua MK non-aktif Akil
Mochtar saja yang sekarang ini disangka menerima suap dalam dua perkara sengketa pilkada.
Dengan begitu, menurut Romli, kini beban ada di KPK. Jika KPK dapat membongkar
perkara suap di MK dan tidak berhenti hanya
pada perkara Akil Mochtar, maka unsur kegentingan memaksa terpenuhi. Namun sementara itu, perkara Akil sendiri sekarang ini

masih dalam tahap penyidikan dan belum terbukti yang bersangkutan menerima suap.
Kalau KPK dapat membuktikan semuanya,
maka (unsur) chaos masuk. Kalau KPK berhenti di Akil, tidak ke yang lain, itu tidak chaos menurut saya, ujar Romli.
Tidak hanya itu, faktor lain yang menurut Romli dapat dijadikan pertimbangan bagi
DPR untuk menolak adalah munculnya dua
versi Perppu. Wamenkumham Denny Indrayana mengakui adanya perubahan isi Perppu,
karena yang dikirim ke wartawan melalui surat elektronik pribadinya masih berupa draft.
Belakangan diketahui, Perppu yang sah adalah
pada poin menimbang hurub (b), tidak terdapat kalimat akibat adanya kemerosotan
integritas dan kepribadian yang tercela dari
hakim konstitusi.
Pada bagian substansi, Romli menilai, Perppu itu juga melanggar UU karena penambahan
persyaratan menjadi hakim konstitusi bertentangan dengan UU MK. Perppu menghendaki
calon hakim konstitusi tidak terlibat dalam
keanggotaan partai politik selama tujuh tahun.
Pasti itu (DPR menolak). Tetapi saya tidak
melihat secara politik. Namun, isi Perppu juga
aneh. Ada politisi setelah sekian tahun baru

bisa menjadi calon hakim konstitusi, sementara dalam UU MK tidak seperti itu. Tidak ada
partisan dan non-partisan. Maka Perppu (itu)
melanggar UU bahkan UUD 1945, jelasnya.
Pengamat hukum Margarito Kamis juga
mengaku meyakini konstelasi politik di DPR
mayoritas bakal menolak Perppu. Namun
menurutnya, apa pun tindakan yang dilakukan
berdasarkan Perppu, tetap sah secara hukum
meski DPR menolaknya.
Konstelasi sudah jelas. Tetapi, seluruh tindakan berdasarkan Perppu secara hukum sah.
Kendati belakangan dicabut, ujarnya.
Meski demikian, Margarito berpandangan
bahwa poin-poin dalam Perppu sulit untuk
diterapkan. Khususnya dalam perubahan penjaringan hakim konstitusi, sebab tidak seluruh
calon hakim yang benar-benar berkualitas dan
berintegritas, apalagi memiliki sifat negarawan,
bersedia mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon hakim konstitusi yang diusulkan oleh
Mahkamah Agung (MA), DPR dan Presiden.
Banyak orang mau menjadi hakim konstitusi, tetapi belum tentu bersedia karena ketentuannya memaksa dirinya untuk diuji oleh
orang-orang yang mungkin secara akademik di
bawahnya, katanya. red

DPR Akan Tolak Perppu MK

DPT Kacau, Golput di Prediksi Meningkat

Jakarta, Metropolitan Pos


Kekacauan daftar pemilih tetap
(DPT) Pemilu 2004 dikhawatirkan
berefek negatif pada penurunan
partisipasi pemilih. Akibatnya,
warga yang tidak menggunakan
hak pilihnya atau golongan putih
(golput) pun meningkat.
Kalau tidak ada perubahan
(perubahan DPT) Pemilu 2014,
pemilih tidak gunakan haknya
sampai 30 persen. Trennya, orang
datang ke bilik suara tinggal 65
persen, ujar Direktur Eksekutif
The Political Literacy Institute Gun
Gun Heryanto dalam diskusi bertajuk Pesta demokrasi 2014 untuk
Indonesia Lebih Baik di Jakarta
Pusat, Sabtu (26/10).
Ia mengatakan, permasala-

han awal yang muncul dalam pemilu adalah persoalan daftar pemilih yang tercantum dalam DPT.
Karut marut DPT, katanya, dapat
menyebabkan persoalan pada elemen dan tahapan lain pemilu.
Problem awal pemilu itu DPT
lalu akan snowball ke problem
lain. DPT itu jadi bagian paling
penting. DPT itu terkait kepercayaan publik. kalau dari awal terjadi
material dasar yang buruk, maka
karut marut pemilu tinggal tunggu waktu, lanjutnya.
Dia mengatakan, peningkatan kekritisan publik pada penyelenggaraan adalah hal yang wajar. Hanya saja, penyusunan DPT
kacau. Untuk itu, lanjutnya, harus
ada evaluasi terhadap DPT yang

seharusnya ditetapkan pada Rabu


(23/10) lalu.
Penting menjadi catatan apakah pemilih mau masuk ke bilik suara kalau ada cacat di DPT, tambah
Gun Gun. Dijabarkannya, dibandingkan Pemilu 1999, ada penurunan partisipasi pemilih pada Pemilu 2004 maupun Pemilu 2009.
Pada Pemilu 2004 87 persen
dan hanya 71 persen di Pemilu
2009, tuturnya. Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan
menunda penetapan DPT menjadi
pada Minggu (4/11). Penundaan
tersebut dilakukan atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan desakan partai politik
peserta Pemilu 2014 dan Komisi
II DPR. Red

LINTAS BERITA

Parpol Dengan
Kader Terkorup
Dilarang Ikut
Pemilu 2014

Jakarta, Metropolitan Pos


Direktur Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jojo Rohi mengusulkan
agar partai politik (parpol) dengan kader
yang melakukan korupsi dilarang menjadi
peserta pada pemilu berikutnya. Pasalnya,
tingginya angka pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilu atau
golongan putih (golput) ditengarai disebabkan perilaku kader partai yang buruk
dan melakukan tindak pidana korupsi.
Diatur saja pemberlakuan moratorium. Parpol peserta pemilu, dicabut haknya
dalam satu atau dua periode pemilu untuk
ikut pemilu kalau kadernya di DPR melakukan korupsi. Tidak bisa ikut pemilu
beberapa periode, ujar Jojo dalam diskusi Pelibatan dan Partisipasi Masyarakat
dalam Pengawasan Pemilu 2014 di Hotel
Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (28/10).
Ia mengatakan, aturan tersebut diharapkan dapat memberi efek jera kepada parpol dalam mengusung kader yang korup.
Selain itu, katanya, parpol pun jadi menunjukkan tanggung jawabnya pada peningkatan angka golput.
Terobosan tersebut, menurut Jojo, adalah mekanisme yang efektif untuk memaksa perbaikan sistem politik maupun sistem
parlemen. Jojo menilai, meningkatnya angka golput pada setiap penyelenggaraan
pemilu dipicu perilaku buruk politikus
yang menyebabkan kepercayaan publik
merosot.
Partisipasi publik menurun juga menjadi tanggung jawab partai politik (parpol).
Publik dipertontonkan aktor politik tidak
bisa diharapkan. Aktor politik mempertontonkan perilaku-perilaku yang kurang
baik, ujar Jojo.
Ia menilai, partisipasi publik yang tinggi dalam menggunakan hak pilihnya dalam
pemilu tentu didorong tingginya kepercayaan publik pada sistem politik dan perilaku aktor politiknya. Menurutnya, ketika
aktor politik tidak dapat dipercaya, maka
publik pun enggan menyalurkan suaranya.
Partisipasi didorong kepercayaan.
Kalau tidak ada kepercayaan, orang tidak
akan mau berpartisipasi, lanjut Jojo.
Ia menilai, ada ironi ketika masyarakat
didorong menggunakan hak pilihnya, namun di sisi lain, pihaknya yang dipilih justru menggerus kepercayaan publik dengan
perilaku korupnya. Untuk diketahui, pemilu pertama Indonesia di era reformasi, yaitu Pemilu 1999, angka partisipasi pemilih
mencapai 92,74 persen. Angka itu menurun pada Pemilu 2004 menjadi 84,07 persen. Pada Pemilu 2009, partisipasi terus
merosot menjadi hanya 71 persen. Tim

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

LINTAS BERITA
Soal Video Mesum

Jokowi Segera
Panggil Kepsek
dan Kadisdik
Jakarta, METROPOLITAN POS,
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
berencana akan memanggil kepala Dinas
Pendidikan dan segala pihak yang terkait
dengan kasus video porno di salah satu
sekolah menengah pertama di Jakarta. Namun, Jokowi mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan detail tentang
duduk perkara kasus video porno tersebut.
Saya belum tahu informasi secara detail, saya harus ngerti dulu supaya nanti ndak salahngomong, kata Jokowi kepada wartawan seusai berpidato di hari jadi
Universitas Muhamadiyah Surakarta pada
Sabtu (26/10).
Jokowi menambahkan, dirinya belum
bisa mengambil keputusan apa pun. Hanya
saja, jika terbukti, Jokowi menegaskan,
siapa pun yang terlibat, kepala sekolah
sampai kepala dinas harus bertanggung
jawab.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus
video porno siswa di salah satu SMP di
Jakarta mencuat ke publik dan mendapatkan soroton media. Kasus tersebut muncul
setelah salah satu orangtua dalam video
tersebut melaporkan bahwa anaknya telah
dipaksa berhubungan intim dengan teman-teman satu sekolahnya. Tim

PENDIDIKAN & IPTEK

Jabatan Kepala Sekolah dan


Pengawas Akan Dilelang
S

Jakarta, METROPOLITAN POS,


emakin maraknya masalah dalam dunia pendidikan di Jakarta, Pemerintah
Provinsi (Pemprov) DKI akan melakukan lelang jabatan kepala sekolah dan
pengawas sekolah.
Berbagai masalah banyak terjadi dalam
dunia pendidikan yang terjadi saat ini, mulai dari tawuran antar pelajar, penyiraman
air keras kepada warga oleh pelajar, hingga
melakukan perbuatan mesum dan tindakan
pemerkosaan.
Kondisi seperti ini membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) sangat khawatir terhadap peningkatan kualitas pelajar Jakarta.
Dia tidak menginginkan pelajar Jakarta
hanya pintar secara intelektual, tetapi juga
harus pintar secara emosional dan moral.
Untuk bisa mewujudkan kedua hal itu,
sekolah harus mempunyai pimpinan yang
dapat membina para guru menjadi sahabat
bagi muridnya. Pimpinan yang bisa mengayomi dan memotivasi para pelajar tidak
berbuat tindakan yang merugikan dirinya
sendiri dan orang lain, kata Ahok di Balai
Kota DKI, Jakarta, Rabu (23/10).
Karena itu, Ahok menyatakan Pemprov
DKI dalam waktu dekat ini akan melakukan

lelang jabatan bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah. Dia pun akan segera memberikan instruksi pelaksanaan lelang jabatan
dua posisi tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Tauik udi Mulyanto.
Jabatan kepala sekolah dan pengawas
kita mau lelang sekarang. Dalam waktu dekat
saya mau instruksikan Kepala Dinas Pendidikan DKI, ujarnya.
Dengan harapan, lanjutnya, akan terpilih
kepala sekolah dan pengawas yang betulbetul mempunyai hati untuk meningkatkan
kualitas moral, karakter dan emosional pelajar Jakarta.
Selain melakukan lelang jabatan, Pemprov
DKI juga menerapkan kebijakan jam wajib
belajar malam pada pertengahan September
lalu. Untuk tahap awal kebijakan ini hanya
diterapkan di 10 RT setiap wilayah kota.
Tetapi seiring berjalan, banyak juga RT di
lima wilayah DKI juga mengajukan diri untuk
menerapakan kebijakan tersebut. Saat ini
setidaknya kini 300 RT sudah menerapkan
jam wajib belajar ini.
Kendati demikian, pihaknya tetap fokus terhadap 10 RT dimasing-masing wilayah untuk
diawasi. Karena 10 RT tersebut telah ditunjuk
sebagai percontohan penerapan di RT lainnya.
Dalam program tersebut, anak tidak di-

perkenankan keluar rumah dan dipersilahkan


untuk belajar di rumah masing-masing dari
pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Pengawasan pun akan dilakukan orangtua,
RT, RW, Kecamatan dan Kelurahan. Tim

Direkomendasikan Kementerian OlahRaga

SMA Olahraga Ragunan Cetak Siswa Siswi Berprestasi

Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah

SDN Duren
Sawit 03 Pagi
Adakan Qurban

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Sekolah Dasar Negeri Duren Sawit 03
Pagi, Jakarta Timur, pada Hari Raya Idul
Adha 1434 Hijriah, mengadakan pemotongan hewan qurban yang di danai dari kocek
para guru-guru dan sebagian dari siswasiswi yang mampu untuk berqurban dan
untuk yang tidak mampu mendapat daging
qurban.
Menurut Kepala Sekolah Nurhayati,S.
Pd,MM, kepada Metropolitan Pos, menjelaskan bahwa, hewan yang disembelih adalah
satu ekor Sapi dan 4 ekor Kambing, dibagikan kepada yang berhak menerimanya,
antara lain masyarakat sekeliling sekolah
serta murid-murid terutama bagi yang tidak
mampu. Ditambahkannya, bahwa makna
dari berqurban adalah untuk di contoh oleh
para siswa-siswi, agar kedepan anak-anak
itu perduli dan mau berbagi rezeki untuk
sesama, terutama untuk orang orang yang
tidak mampu, yang pada akhirnya semua
akan mensyukuri nikmad rezeki yang diberikan Tuhan pada kita, jelasnya.
Untuk mengadakan qurban tersebut
Sekolah sampai-sampai membentuk panitia qurban yang di Ketuai oleh Guru agama
Islam ibu Elda Epita. Harapan saya kedepan
adalah, agar semua anak didik saya dapat
merasakan penderitaan orang lain dan akan
ikut serta untuk menolong orang lain yang
hidup dalam kesusahan dan tanpa membeda-bedakan latar belakang dan agama, imbuhnya. Marisi Malau

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Sekolah Menengah Atas Olahraga Ragunan Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan,
telah berhasil mencetak siswa-siswi yang berprestasi dibidang Olahraga bola Volly, renang
dan utamanya dalam mengolah si bola bundar
yakni Sepakbola, yang akhir-akhir ini dieluelukan dan di puja-puji masyarakat Indonesia yaitu Kesebelasan U-19 yang telah menjadi juara
umum pada Kejuaraan Piala Asia Tahun 2013.
Para siswa- siswi yang di sekolahkan di SMA
Olah Raga ini adalah olahragawan yang terbaik
dan sudah berbakat di Nusantara ini terutama
dari Sabang sampai Merauke. Sekolah Sepakbola ini direkomendasikan oleh Kementerian
Olah Raga serta Provinsi-Provinsi lainnya terutama oleh Pemerintah Daerah Khusus Ibukota
Jakarta.
Menurut Kepala SMA Olahraga Ragunan, Jakarta Selatan, Drs Ma`mun, kepada Metropolitan Pos, mengatakan, bahwa masyarakat tidak
banyak tahu keberadaan SMA Olahraga Ragu-

nan, Jakarta Selatan, pada hal ini yang sangat


berprestasi sekarang ini dibidang persepakbolaan, sangat jarang di publikasikan oleh media
sehingga kesannya tertutup pada hal semuanya
transparan, dan memang bukan untuk umum,
jelasnya.
Kepala Sekolah ini menjelaskan lebih lanjut, kesebelasan yang membela sang Merah Putih dalam memperebutkan Piala Asia U-19, ada
lima siswa dari SMA Olahraga Ragunan, Jakarta
Selatan, yakni Muhamad Hargiyanto kelas 12,
Armainudin kelas 12, Putu Gede adalah alumni, Febly Gus Hendra alumni, Ravi Murdianto
sebagai Kiper juga alumni, tuturnya.
Drs Ma`mun, Kepsek yang juga pelatih
Sepak Takraw, menjelaskan program-program
yang diterapkan di sekolah SMA Olahraga Ragunan, pertama, harus disiplin terutama soal
waktu belajar, yang diajarkan sama dengan
yang umum, hanya jadwalnya padat, latihan
dimulai pukul, setengah enam pagi sampai
pukul dua belas siang, sesudah itu belajar lagi

Drs Ma`mun
tambahan-tambahan, lalu ke TC di Cibubur, cetusnya.
Jumlah siswa SMA Olahraga Ragunan, sebanyak 475 siswa terdiri dari SMP 116 siswa
dan setingkat SMA 359 siswa. Kedua, sekolah
ini membangun komunikasi dengan alumnialumni sejak Tahun 1977 tetap terpelihara
dengan baik, agar sama-sama membangun
generasi-generasi yang handal lagi, katanya.
Marisi Malau

Masa Pemerintahan Jokowi-Ahok

Masyarakat Berani Laporkan Kasus Pendidikan


Jakarta, METROPOLITAN POS,
Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ)
menemukan masih banyak masalah pendidikan yang muncul dalam satu tahun pemerintahan Jokowi-Ahok.
Berdasarkan kajian kualitatif FMGJ mulai
November 2012 sampai 12 Oktober 2013, ditemukan sejumlah kasus pendidikan dari laporan masyarakat di berbagai sekolah seperti,
penyimpangan program Kartu Jakarta Pintar
(KJP), hilangnya hak anak di jalur lokal dalam
program Penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB) Online dan sistem zonasi, atau masih
adanya pengiriman sarana perlengkapan sekolah yang tidak sesuai kebutuhan.
Uniknya, informasi yang berhasil dihimpun berasal dari suara akar rumput. Ini artinya
dalam tahun pertama pemerintahan JokowiAhok telah mendorong tumbuhnya partisipasi
masyarakat sebagai kontrol di bawah, serta
ada kepercayaan dan harapan masyarakat bahwa jika melaporkan akan ada upaya penyelesaian, papar Retno Listyarti, Koordinator Tim

Kajian FMGJ saat menggelar konferensi pers di


Jakarta, Kamis (17/10).
Retno mengungkapkan, kajian FMGJ
difokuskan kepada akses dan kualitas pendidikan serta upaya menangani dugaan korupsi
pendidikan. Sebagian besar data, kata dia,
justru didapatkan dari berbagai laporan yang
diterima langsung oleh FMGJ dari sumber
utama, antara lain guru, orangtua siswa, dan
siswa.
Mulai dari pengaduan soal kecurangan
UN, Kurikulum 2013 yang membingungkan,
berbagai bentuk pungutan di sekolah-sekolah,
pembelian sarana sekolah yang tidak sesuai
kebutuhan sekolah, renovasi gedung sekolah
yang belum waktunya, PPDB Online, sistem
zonasi yang dicederai dengan perpindahan KK
dadakan, dan birokrasi pendidikan yang belum
melayani, tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum FMGJ Heru
Purnomo mengatakan persoalan pendidikan
di Jakarta juga masih diwarnai dengan maraknya tawuran dan kekerasan antarsiswa. Ada

pula laporan tentang penyimpangan Bantuan


Operasional Pendidikan (BOP) dan pungutan
sekolah. Kecepatan respons DKI I dan DKI II
tidak diimbangi oleh birokrasi di bawahnya,
ujar Heru.
FMGJ mengidentiikasikan tujuh persoalan
utama pendidikan di Jakarta yaitu program
KJP, penggunaan BOP dari APBD, penggunaan
Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bersumber dari APBN, PPDB Online dan sistem
zonasi, Kurikulum 2013, pembelian perlengkapan sekolah yang tidak sesuai kebutuhan, dan
birokrasi pendidikan yang belum melayani dan
mengayomi.
Mendadak Pindah KK Terkait sistem zonasi,
Retno menuturkan terjadi modus perpindahan
Kartu Keluarga (KK) secara mendadak, terutama dari para pendaftar sekolah favorit. Kasus
terbanyak terjadi di Jakarta Selatan, contohnya
banyak siswa lulusan SMPN 115 Jakarta yang
pindah KK secara massal karena tidak diterima
di jalur umum sehingga berharap diterima di
jalur lokal (zona) ke SMAN 8 Jakarta. Tim

POLITIK & HUKUM

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Terkait SMS SBY

Pasek Berniat Tempuh Jalur Hukum

Jakarta, METROPOLITAN POS,


olitisi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika mengaku sangat terganggu dengan
isi pesan singkat (SMS) yang disebut
dikirim oleh Ketua Umum DPP Partai
Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kepada para petinggi partai tersebut. Ia mengaku
berniat untuk membawa permasalahan ini ke
jalur hukum demi menuntaskan spekulasi yang
berkembang.
Hal yang mengganggu, kata Pasek, karena
ada penyebutan namanya secara eksplisit
dalam pesan itu bahwa ia adalah aktor di balik
kabar penculikan Subur Budhisantoso, salah
seorang pendiri Partai Demokrat, oleh Badan
Intelijen Negara.
Mantan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan
Rakyat ini mengaku memiliki alibi dan bukti
kuat untuk mematahkan tudingan tersebut.
Saya keberatan dengan isi SMS yang kedua, buat saya terganggu. Ini sudah setengah
menuduh. Karena ini sudah jadi konsumsi publik, saya sedang pertimbangkan akan menempuh jalur hukum atau tidak, kata Pasek, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (25/10).
Rencananya untuk membawa ke jalur hukum
karena ia menduga, pesan itu, jika benar dari
SBY, disampaikan setelah ia menerima informasi
dari seseorang. Menurut Pasek, orang yang menjadi pembisik inilah yang harus diungkap.

Saya sangat ingin tahu Pak SBY mendengar


dari siapa tentang pernyataan diculik yang katanya saya pelakunya. Beliau mendapat input informasi yang menyesatkan. Kalau saya tahu,
pasti saya hadapi orangnya, ujar Pasek.

Anas jahat
Sebelumnya, beredar pesan singkat (SMS)
yang di dalamnya secara eksplisit mencantumkan nama Anas Urbaningrum dan Gede Pasek
Suardika, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PPI. Loyalis Anas menduga pesan singkat
yang disebutkan dikirim oleh Presiden SBY.
Ada beberapa butir dalam pesan singkat yang
kabarnya dikirim kepada Sekretaris Majelis
Tinggi Jero Wacik, Ketua Harian Syarief Hasan,
Ketua Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin,
Ketua Dewan Pembina EE Mangindaan, Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono, dan
Direktur Eksekutif Toto Riyanto.
Selain itu, pesan singkat juga dikabarkan
dikirim ke lima wakil ketua umum, yaitu Max
Sopacua, Jhonny Allen Marbun, Nurhayati Ali
Assegaf, Agus Hermanto, dan Soekarwo.
Namun, dari beberapa butir yang ada, baru dua
butir yang beredar di kalangan wartawan. Berikut
isi butir keempat dan kelima pesan tersebut:
4. Jahat sekali, luar biasa sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang, tapi pihak Anas
terus menerus menyerang dan menghantam

saya, dan Partai Demokrat. Setelah hampir 3 tahun saya mengalah dan diam, saatnya saya untuk saya hadapi tindakan yang telah melampaui
batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja keras
kita baru saja mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas partai kita sempat
melorot tajam dan hancur. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat dan SBY terus mereka
lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan
sangat dirugikan. Sebagai unsur pimpinan Partai
kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk
nasib dan masa depan jutaan kader dan anggota
Partai Demokrat di seluruh Indonesia.
5. Jika terbukti Pasek (yang masih anggota
DPR dari FPD) menyebarkan berita bohong yang
mencemarkan nama baik BIN, dan secara tidak
langsung nama baik presiden, saya kira dewan
kehormatan harus mengambil sikap.
Saat dikonirmasi tentang adanya pesan singkat ini, dua orang wakil ketua umum membantah.
Agus Hermanto mengaku tidak menerima pesan
itu. Ia hanya tidak menampik adanya pengarahan
yang dilakukan SBY ke pengurus partai terkait
pernyataan yang dilontarkan pengurus PPI.
Sementara itu, Jhonny Allen mengaku tak
menerima pesan itu. Ia menyampaikan dalam
rapat terakhir dengan SBY, pengurus partai
hanya diberikan arahan secara umum untuk
menjaga kesolidan. Tim

Resmi Kapolri, Sutarman Janjikan 4 Hal


Jakarta, Metropolitan Pos
Komisaris Jenderal (Pol) Sutarman resmi
menjabat Kepala Polri menggantikan Jenderal
(Pol) Timur Pradopo setelah dilantik Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara,
Jakarta, Jumat (25/10). Apa yang akan dilakukan Sutarman untuk membenahi Polri?
Berikut wawancara para wartawan dengan
Sutarman seusai pelantikan.

Apa program pertama Anda?


Sutarman: Kita akan membenahi ke dalam
apa yang menjadi persoalan dan tuntutan masyarakat. Seperti yang saya paparkan di DPR,
dengan menghadirkan seluruh kekuatan dan
kemampuan kita. Polri hadir di tengah-tengah
masyarakat saat masyarakat membutuhkan.
Saya juga pernah menjelaskan kapan masyarakat membutuhkan kehadiran polisi. Pada saat mereka tidur pun perlu kehadiran polisi. Karena dengan
hadirnya polisi, dia merasa aman dan tenang, tidurnya nyenyak. Lalu pada saat berangkat ke kantor, pada saat pulang kerja perlu kehadiran polisi.
Polri ini menolong masyarakat. Kalau ada yang
ingin menyeberang jalan, mungkin orangtua, atau
anak-anak, diseberangkan. Itu sebagian dari contoh
menolong masyarakat sehingga hidupnya Polri ini
untuk menolong dan melindungi masyarakat.
Kemudian, yang kedua dari aspek penegakan hukum. Kemarin saya sampaikan dari penegakan hukum sampai tindak korupsi, terorisme, dan narkotika,
kejahatan yang cukup membahayakan kelangsungan
berbangsa dan bernegara itu harus menjadi prioritas
di samping kejahatan-kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Premanisme, perjudian, dan
lainnya harus kita bersihkan dan kita berikan targettarget ke wilayah untuk penegakan hukum.
Ketiga, meningkatkan aspek pengawasan.
Anggota yang bekerja di lapisan pelayanan sudah
bekerja baik atau belum bisa dilihat dari kontrol,
baik yang dilakukan oleh kesatuan, oleh Irwasum
dan jajarannya, maupun kontrol dari luar. Kita
akan menampung semua komplain yang ada di
masyarakat untuk ditindaklanjuti sehingga masyarakat dapat merasa dilayani oleh Polri.
Dari aspek pelayanan, ini kita berikan trust.
Kalau trust berjalan, masyarakat akan memberikan kontribusi nyata terhadap tugas-tugas
Polri dengan cara membantu memberikan informasi, membantu mengamankan lingkungannya, dirinya, dan mengamankan tempat-tempat
bekerja atau tempat lainnya.
Bagaimana penanganan terorisme?
Sutarman: Jaringan terorisme sudah kita ketahui bersama dan sel-sela terkecil pun kita ketahui. Kalau dulu terorisme menyerang terlebih dulu,
terjadi pengeboman baru kita tangkap. Tapi, saat
ini kita menangkap mereka dulu sebelum mereka

LINTAS BERITA

Sutarman Jadi Kapolri,


Abraham Ingin Tak
Ada Konflik Lagi
Jakarta, Metropolitan Pos
Komisaris Jenderal Sutarman resmi menjabat Kepala Polri setelah dilantik Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara,
Jakarta, Jumat (25/10). Apa harapan Ketua
Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad sebagai mitra kerja Polri?
Abraham mengatakan, selama Polri di
bawah kepemimpinan Jenderal (Pol) Timur
Pradopo, KPK menjalani hubungan yang baik
dengan Polri. Oleh karena itu, kata dia, Sutarman diharapkan bisa meneruskan hal tersebut.
Siapa pun yang terpilih jadi Kapolri, kita
berharap bisa berkoordinasi, bisa bersinergi,
bisa bahu-membahu bersama KPK memberantas korupsi, kata Abraham seusai menghadiri acara pelantikan Kapolri.
Ketika disinggung konlik antara KPK dan
Bareskrim ketika di bawah kepemimpinan
Sutarman, Abraham mengaku tidak ingin melihat peristiwa masa lalu. Ia ingin melihat ke
depan agar kedua institusi bisa bekerja sama.
Tanpa ada sinergi, kata dia, akan sulit memberantas korupsi.
Saya secara pribadi enggak ada masalah
(dengan Sutarman). Kita berharap bahwa kejadian-kejadian di masa lalu tidak akan berulang, pungkas Abraham. Seperti diberitakan,
konlik KPK-Polri sudah dimulai sejak kasus
Cicak Vs Buaya semasa Kabareskrim dijabat
oleh Susno Duadji. Belakangan, konlik berulang ketika KPK mengusut kasus dugaan korupsi di Korps Lalu Lintas Polri. Tim

PNS Lebih Rentan


Terjerat Korupsi

melakukan tindakan kekerasan dan pengeboman.


Tapi, saya juga tidak akan menangkap mereka para pelaku terorisme ini bila mereka tidak
melakukan aksinya dengan cara-cara yang melanggar hukum. Kalau dia melakukan kegiatan
itu dengan cara yang baik, tidak ngebom, tidak
menembak polisi, tidak menyerang, saya kira itu
tidak ada pelanggaran hukum. Tapi, kalau dia
sudah menyiapkan perangkat bom, sudah menyiapkan senjatanya, dan dia sudah menargetkan
yang akan dibom, maka sebelum dia melakukan
peledakan kita sudah tangkap duluan.
Karena apa? Kalau itu sudah telanjur meledak, dampak ekonomi, sosial, dan dampak kepercayaan dunia terhadap keamanan Indonesia
akan kurang. Dan itu yang harus kita tangani
sekarang. Kita akan menjaga republik ini tidak
terjadi ledakan di mana pun.
Bagaimana sinergi dengan KPK?
Sutarman: Selama ini kita sudah bekerja
sama dengan baik. Kita punya kerja sama pelatihan, mulai dari pelatihan yang digagas oleh
KPK. Kemudian, apa pun yang diminta oleh KPK,
untuk pemeriksaan di beberapa daerah, atau
minta kekuatan, pengawalan, minta apa pun
kita selalu saling bersinergi.
Kita tidak mungkin melakukan pengungkapan dan pemberantasan tindak pidana korupsi
sendiri karena kondisi korupsi yang sudah begitu masif di masyarakat. Itu harus kita tangani
bersama-sama dari aspek penegakan hukum
maupun pencegahan.
Soal ormas yang anarkistis?
Sutarman: Semua lapisan masyarakat, kelompok-kelompok, kalau melakukan kegiatan
dengan norma hukum yang berlaku di Indonesia, tidak melanggar aturan, tidak ada persoa-

lan. Tapi, bila melakukan tindakan dengan caracara kekerasan, dengan cara melanggar hukum,
kewajiban kita untuk melakukan penegakan hukum kepada siapa pun dia. Kita harus tegas terhadap masalah seperti ini agar di Indonesia ini,
kelompok masyarakat mana pun tidak menyelesaikan permasalahannya dengan cara sendiri.
Kalau dibiarkan menyelesaikan cara-cara
sendiri maka hukum rimba yang berlaku dan itu
akan berbahaya pada negara yang kita cintai. Hukum harus ditegakkan dan Polri adalah garda terdepan untuk penegakkan hukum dan mencegah
hal hal yang menyimpang.
Bagaimana pengamanan Pemilu 2014?
Sutarman: Kita harus mulai start karena
tahapan pemilu yang seharusnya kemarin, tahap
penetapan daftar pemilih tetap diundur. Tentu
tahapan-tahapan yang ada Polri akan mengawal dari tahap awal sampai nanti pencetakan
logistik pemilu, distribusinya sampai ke TPS. Seluruhnya kita akan kawal secara maksimal.
Saya tegaskan Polri harus netral dalam
pelaksanaan pemilu ini. Kita akan terus mengawal tahapan pemilu, baik pemilu legislatif
maupun pemilu presiden. Diharapkan masyarakat dapat nyaman untuk memilih dengan pikiran yang jernih. Dia akan memilih siapa-siapa
wakilnya yang paling baik untuk membawa kemajuan negara yang kita cintai .
Bagaimana soal kasus-kasus salah tangkap
dalam penanganan kasus?
Sutarman: Ini bagian yang harus saya perbaiki pelan-pelan dengan latihan di kesatuan,
latihan di lembaga pendidikan resmi, mengirim
ke beberapa negara. Itu dimaksudkan kita memiliki kompetensi yang cukup sehingga tidak ada
lagi nanti salah tangkap, salah tahan. Tim

Jakarta, Metropolitan Pos


Pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah daerah lebih berpotensi terpapar kasus korupsi dibandingkan dengan PNS di pemerintah
pusat. Sebagian besar kasus korupsi oleh PNS di
pemda juga terjerat karena mengikuti kehendak
pemimpin daerah. Seseorang yang menjadi PNS
di pemerintah pusat peluang korupsinya sebesar 1:1,1. Sementara itu, peluang korupsi PNS di
pemda justru lebih besar, yakni 1:1,6.
Jadi, berhati-hatilah kepada anak-anak
muda supaya tidak terkena korupsi justru
oleh atasannya, kata Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
(PPATK) Agus Santoso, Jumat (25/10), dalam
Diskusi DPD soal Suap Daerah di Jakarta.
Urutan pelaku
Menurut Agus, berdasarkan riset PPATK
pada tahun 2011, 2012, dan semester I-2013
dapat diurutkan pelaku-pelaku korupsi.
Pada urutan pertama justru anggota staf
atau pegawai di pemda, urutan kedua bendaharawan, ketiga baru bupati. Kemudian, urutan keempat pegawai lagi, ujarnya.
Agus juga mengingatkan, pemimpin daerah biasanya memanfaatkan birokrasi untuk
korupsi. Karena itu, PNS di pemda perlu lebih
waspada. Diingatkan Agus, 67 persen kasus
pencucian uang juga pada awalnya merupakan
kasus korupsi. Dari 67 persen kasus pencucian uang itu, ternyata 54 persennya merupakan kasus korupsi di lingkungan pemda. Jadi,
cocok dengan data kami bahwa PNS pemda itu
lebih mudah terpapar korupsi, katanya.
Pilkada memicu
Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari
Bali, I Wayan Sudirta, mengatakan, korupsi
di pemda dipicu oleh ketidakberesan dalam
pemilihan umum kepala daerah. Batasi saja
pengeluaran dan sumbangan calon (legislatif)
seperti di Amerika. Jadi, tidak otomatis yang
kaya atau yang mendapat banyak sumbangan
menjadi kepala daerah, kata Wayan Sudirta.
Bila undang-undang memberi peluang
korupsi, katanya, pengawasan juga harus
lebih diperketat. Modus korupsi oleh pemda
paling banyak juga melibatkan pengadaan
barang dan jasa.
Tim

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

INVESTIGASI

Data Dinas Kebersihan DKI


Sesuai Jumlah TPS dan
Kenderaan Angkutan Sampah

INVESTIGASI

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Komitmen SBY Soal Kasus


Century Dipertanyakan
D

Jakarta, Metropolitan Pos,


alam pidatonya di acara Temu
Kader Partai Demokrat (PD), Susilo
Bambang Yudhoyono sebagai Ketua
Umum diketahui menegaskan komitmennya dan partai itu untuk memberantas
tindak pidana korupsi oleh aparat seperti
KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung.
Bahkan presiden menegaskan bahwa PD
bukanlah partai paling korup karena ada partai lain yang lebih korup.
Hanya saja, pernyataan demikian dicibir
sebagai sebuah pernyataan kurang berisi
sebab masih menyisakan konsistensi perwujudannya.
Seperti disampaikan Mantan Anggota DPR
RI yang kini menjadi Fungsionaris Partai Golkar, Muhammad Misbakhun, pernyataan SBY
itu membuatnya tertawa kecil.
Karena sampai hari ini, saya belum pernah
mendengar pidato Presiden SBY untuk memberikan dukungan kepada KPK guna segera
menuntaskan kasus mega skandal korupsi
Bailout Bank Century senilai Rp 6,7 Triliun, tegas Misbakhun di Jakarta, Minggu (28/10).
Padahal pernyataan demikian dari SBY

sangat dibutuhkan sebagai seorang Presiden


RI. Karena kasus Century sudah berjalan hampir lima tahun, namun terkatung-katung tanpa ada pihak pejabat negara yang dibawa ke
sidang pengadilan tindak pidana korupsi.
Pernyataan SBY soal komitmen pemberantasan korupsi jadi semakin terasa mengadaada, menurut Misbakhun, karena dalam konteks kasus Century, komitmen demikian tak
hadir.
Buktinya, kata Misbakhun, buka saja ile pidato Presiden SBY pada tanggal 4 Maret 2010
di Istana Kepresidenan ketika menanggapi
hasil Pansus Hak Angket DPR tentang Bailout Bank Century. Di hasil itu disebutkan ada
dugaan korupsi dan pelanggaran serta penyalahgunaan wewenang oleh pejabat negara.
Saat itu, SBY diketahui justru juga menyatakan bahwa Bailout tersebut tidak melanggar hukum dan telah sesuai dengan ketentuan perundangan yang ada. Sementara di sisi
lain, KPK menetapkan bahwa kasus bailout
bank Century sudah memasuki tahap penyidikan tentang adanya tindak pidana korupsi.
Misbakhun juga menilai pernyataan Presiden yang menyatakan partai lain lebih korup

adalah strategi yang ingin menjadikan partai


lain sebagai target operasi pemberantasan korupsi. Ini agar kader partai lain lebih benyak
kena kasus korupsi dibandingkan anggota
partai yang dipimpinnya.
Ini sekaligus sebagai bukti bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini sudah tidak murni untuk menegakkan hukum,
kata Misbakhun.
Tapi lebih sebagai upaya politik untuk
mendeskreditkan partai lain supaya kadernya
terjerat korupsi sehingga masuk daftar paling
banyak dibanding partainya Presiden SBY.
Menurutnya, kalau memang hal itu yang
terjadi, maka sangat jelas bisa dibaca alasan
dibalik tak bergeraknya penyelidikan atas
dugaan kader PD yang disebutkan oleh Yulianis menerima uang USD 200,000 dalam persidangan korupsi Hambalang. Pasalnya, walau
sudah disidik, KPK belum pernah memanggil
kader PD terkait dugaan itu.
Sedangkan Presiden SBY pun diam saja
tanpa membuat pidato dukungan penuntasan kasus tersebut, tegas Misbakhun, yang
merupakan Caleg Dapil II Jatim Pasuruan dan
Probolinggo Red

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Anggota Komisi Kepolisian Nasional
(Kompolnas) Adrianus Meliala mengatakan
terdapat kekhawatiran pemberantasan terorisme dipolitisir oleh pemerintah pada masa
mendatang. Sebab, politisasi pemberantasan
terorisme merupakan salah satu faktor maraknya aksi teror di Indonesia sekarang ini.
Hal itu dikatakan Adrianus dalam seminar
yang diadakan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) dan Keuskupan Agung Jakarta
(KAJ) dengan tema Radikalisme vs Deradikalisme di Jakarta, Sabtu (26/10).
Pemberantasan terorisme menjadi isu politik, kebijakan dan seterusnya. Bermain dengan
kampanye-kampanye yang pro-rakyat, katanya.
Menurutnya, pemerintahan yang baru
nantinya belum tentu berkomitmen dalam
pemberantasan terorisme. Sedangkan seburuk-buruknya kinerja pemerintahan sekarang dianggap masih memiliki komitmen
dalam memberantas terorisme.
Padahal, kata Adrianus, upaya deradikalisasi bakal berlangsung secara optimal jika

seluruh pejabat atau penyelenggara negara


memberi dukungan sepenuhnya.
Pada sisi lain, dia menilai, salah satu faktor
penyebab belum optimalnya pemberantasan
terorisme sekarang ini adalah adanya perbedaan persepsi antara aparat yang bertugas di
lapangan dengan yang di balik meja.
Adrianus memaparkan, pada tingkat elite
cenderung tidak ingin melakukan upaya secara optimal karena khawatir kehilangan jabatan. Artinya, dalam lembaga penegak hukum atau lembaga yang berwenang dalam
pemberantasan terorisme terdapat politik.
Beda persepsi antara yang di belakang
meja, dengan yang mengendus-endus, melacaklacak. Kami khawatir di lembaga-lembaga penegak hukum ada politiknya, ujarnya.
Dikatakan, keseriusan pemerintah dalam
upaya pemberantasan terorisme masih dipertanyakan. Apalagi, dapat dipastikan anggaran
untuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 bakal turun.
Penanggulangan terorisme merupakan
kegiatan yang mahal dan anggaran negara ti-

dak mencukupi. Tahun depan, total APBN turun 5% maka anggaran untuk BNPT dan Densus 88 akan turun, ujarnya.
Deputi I BNPT bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Mayjen TNI
Agus Surya Bakti menambahkan, akar permasalahan terorisme hingga kini tidak dapat diberantas disebabkan adanya salah tafsir ajaran
agama untuk mencapai tujuan kelompok. Hal
ini berkembang terus menjadi ideologi.
Ini yang menjadi dasar akar maraknya
terorisme. Ini bahaya, baru kemudian bergeser pada upaya balas dendam, kemiskinan, dan
ketidakadilan, paparnya.
Agus menilai, untuk memberantas terorisme diperlukan adanya tekanan yang kuat
dengan cara militer, intelijen dan penegak hukum. Bahkan, tokoh-tokoh utama pelaku teror
dikooptasi. Namun, cara-cara militer tidak
dapat diterapkan di Indonesia.
Di Indonesia tidak dapat diterapkan karena kita negara demokrasi, lebih cocok dengan
cara-cara deradikalisasi yang tidak menggunakan unsur militer, katanya. Tim

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Mantan Direktur Urusan Agama Islam
Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Pembinaan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Ahmad Jauhari akhirnya ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korpsi
(KPK). Jauhari merupakan tersangka kasus
dugaan korupsi pengadaan Alquran dan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah di
Kementerian Agama.
Ditahan di rumah tahanan Salemba untuk
20 hari ke depan, kata Kepala Biro Humas
KPK Johan Budi Sapto Prabowo di kantor KPK,
Jumat (25/10).
Jauhari yang keluar Gedung KPK mengenakan rompi tahanan warna orange mengatakan,
dirinya hanya pejabat pembuat komitmen dianggap telah melakukan sesuatu yang merugikan negara. Yang penting dicatat buat anda
saya tidak pernah punya niat korupsi sedikit
pun hanya sebagai pejabat pembuat komitmen dianggap telah melakukan sesuatu atau

tidak melakukan sesuatu yang menyebabkan


kerugian negara, katanya. Ditanya siapa yang
harus paling bertanggung jawab dalam kasus
ini, Jauhari menyerahkan sepenuhnya kepada
KPK. Itu urusan KPK, kilahnya.
Kasus ini merupakan pengembangan dari
kasus yang menjerat politisi Partai Golkar
Zulkarnaen Djabar dan putra kandungnya,
Dendy Prasetia. Majelis hakim Pengadilan
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta
telah menjatuhkan hukuman penjara selama
15 tahun terhadap Zulkarnaen Djabar dan
Dendy Prasetya hukuman delapan tahun penjara. Majelis hakim menilai, keduanya terbukti
telah menerima suap senilai Rp4 miliar, serta
terlibat dalam pembahasan anggaran proyek
pengadaan Alquran pada tahun 2011 senilai
Rp 20 miliar. Sementara untuk pengadaan
laboratorium komputer senilai Rp 31 miliar.
Selain hukuman penjara, hakim juga terhadap keduanya hukuman denda masingmasing sebanyak Rp 300 juta atau diganti se-

lama 1 bulan penjara. Tidak hanya itu, hakim


juga mewajibkan membayar uang pengganti
masing-masing Rp 5,745 miliar. Jika keduanya
tak bisa membayar dalam waktu satu bulan,
maka, jaksa penuntut umum akan menyita
seluruh hartanya dan dilakukan lelang. Jika
harta keduanya tidak memenuhi, maka harta
terdakwa satu dan dua, ditambah pidana masing-masing selama dua tahun.
Kemudian KPK melakukan penyidikan
dalam pengadaan Alquran pada tahun anggaran 2011 dan 2012. Anggaran 2011 nilai
proyek pengadaan senilai Rp 20 miliar dan tahun anggaran 2012 sebesar Rp 55 miliar. Dari
dua tahun anggaran tersebut total kerugian
negara mencapai Rp 14 miliar.
KPK juga telah melarang Ahmad Jauhari
dan Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Masyarakat Islam Kementerian Agama Abdul
Karim bepergian ke luar negeri. Pencegahan
telah dilakukan sejak 16 Januari lalu dan berlaku enam bulan. Tim

Kompolnas Khawatir Pemberantasan


Terorisme Dipolitisir

Korupsi Pengadaan Al Quran,


Pejabat Kemenag Ditahan

LINTAS BERITA

Susahnya Adili
Gubernur Riau
Jakarta, Metropolitan Pos
Masyarakat Riau mendapatkan kesan betapa rumitnya urusan pengadilan terhadap Rusli
Zainal, sehingga Pengadilan Tipikor Pekanbaru
sampai harus menunda penentuan majelis
hakim yang menyidangkan tersangka kasus
dugaan korupsi Gubernur Riau tersebut.
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
(Tipikor) Pekanbaru menyidangkan tersangka
korupsi Gubernur Riau Rusli Zainal untuk dua
berkas kasus menyangkut Pekan Olahraga Nasional (PON) dan satu berkas izin kehutanan.
Insya Allah hari Senin barang kali
(majelis hakim ditentukan), karena kebetulan Ketua Tipikor Pekanbaru Bactiar Sitompul ada kegiatan, ujar Panitera Pengganti
Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Hasan Basri
di Pekanbaru, Riau, Jumat (25/10).
Lebih lanjut ia tidak mengetahui pasti apa
kegiatan Bactiar Sitompul yang dilakukan di
Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Nomor 315, Pekanbaru.
Karena kegiatan berada ada di luar kator
Pengadilan Negeri Pekanbaru, maka rapat
untuk menentukan siapa majelis hakim yang
ditunjuk termasuk panitera kemungkinan
akan dilakukan pada awal pekan depan.
Sebab, hanya dia (ketua Pengadilan
Tipikor Pekanbaru) yang berhak menentukan dan kalau sekarang saya belum tahu. Biasanya majelis hakim menyidangkan perkara
seperti ini, kalau tidak tiga orang atau lima
orang, katanya.
Pada hari Kamis (24/10) sekitar pukul
13.30 Wib berkasnya perkara Gubernur Riau
Rusli Zainal diterima Pengadilan Tipikor Pekanbaru untuk mendapatkan nomor register
perkara termasuk penentuan majelis hakim
dan jadwal persidangan.
Sebelumnya pada 8 Februari 2013 Komisi
Pemberatasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai
tersangka korupsi penyelenggaraan PON keXVIII pada dua perkara, masing-masing sebagai pemberi dan penerima suap.
Oleh KPK juga menetapkan Rusli sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman
(IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan pada
2001-2006.
Setelah ditahan KPK di Rutan Cipinang,
Jakarta pada Jumat (14/6), kemudian dipindahkan ke Pekanbaru yang dititipkan di
Rutan Kelas II B Pekanbaru yang terdapat
di Jalan Sialang Bungkuk, Kulim pada Kamis
(10/10).
Jaksa KPK telah melimpahkan tiga berkas
perkara dugaan korupsi Gubernur Riau Rusli
Zainal ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
Tiga berkas yang dilimpahkan menyangkut masalah izin hutan, memberi suap kepada anggota DPRD Riau, dan penerima suap
proyek PON, kata Jaksa KPK, Andi Suhardis.
Rusli Zainal dikenakan pasal berlapis
yakni Pasal 23 ayat 2, Pasal 12, dan Pasal 5
Undang-Undang No 31 tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Gubernur Riau itu juga dijerat dengan Pasal 55
ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum
Pidana (KUHP). Jenri

10

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

LINTAS BERITA

BPK Temukan
indikasi Korupsi
di Pemprov DKI
Jakarta, Metropolitan Pos,
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hari
ini kembali menyambangi kantor Pemprov
DKI Jakarta. Mereka bertemu Gubernur
Joko Widodo (Jokowi) untuk menindaklanjuti hasil temuan indikasi korupsi di tubuh Pemprov DKI.
Kami minta tindak lanjut, seluruh
temuan pemeriksaan yang belum ditindaklanjuti. Artinya kita akan melihat posisi sekarang seperti apa, kata Kepala BPK
Perwakilan DKI, Blucer Raja Guk-guk di
Balai Kota, Jakarta, Senin (28/10).
Menurut Blucer, penting untuk terus
mengingatkan Pemprov DKI atas indikasi korupsi yang terjadi. Apalagi banyak
temuan berindikasi korupsi yang belum
ditindaklanjuti sejak tahun 2005.
Temuan dari 2009 ada ratusan. Saya
enggak hafal. Tapi kalau dari tahun 20052013 temuannya ada ribuan, tambah dia.
Salah satu kasus yang terus dipantau
BPK adalah penyelewengan dana di BUMD,
PD Dharma Jaya. Ya itu kan sudah tau,
Darma Jaya, akunya.
Oleh karena itu, Jokowi pun diharapkan
reaktif menanggapi laporan dan temuan
BPK ini. Artinya semua kalau ada rekomendasi dan belum ditindaklanjuti, kita
minta segera. Jadi harapannya supaya seluruh temuan BPK itu mendapat perhatian
serius ditindaklanjuti, tutupnya. Tim

Ahok Kembali
Cium Aroma
Korupsi di Tubuh
Pemprov

Jakarta, Metropolitan Pos,


Aroma praktik korupsi di tubuh Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, kembali tercium
oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dengan tegas, mantan
Bupati Belitung Timur itu menyatakan akan
langsung mencopot jabatan anak buahnya
jika benar terjerat praktik haram tersebut.
Tidak ada pengampunan.
Ahok menyatakan bahwa dirinya telah
memerintahkan seluruh kepala dinas di jajarannya untuk mencopot jabatan stafnya atau
kepala suku dinas (kasudin) yang melakukan, atau terbukti korupsi. Pelakunya masih
dirahasiakan dulu. Nanti ketahuan kok siapa
orangnya, kata Ahok yang ditemui di Balai
Kota DKI Jakarta, Rabu (23/10).
Entah siapa orangnya, yang jelas, kasus
ini menambah daftar hitam korupsi pejabat
Pemrov DKI. Belum lama ini, dua pejabat di
lingkungan Dinas Perindustrian dan Energi
DKI Jakarta ditangakap Kejaksaan Negeri
Jakarta Utara, karena diduga memakan
uang haram. Keduanya yakni, Kepala Unit
Pengelola Kelistrikan Kabupaten Kepulauan Seribu, Mursalin Muhaiyang dan Kepala
Seksi Perawatan UPT Kelistrikan Kabupaten Kepulauan Seribu, Susilo Budi Riyanto.
Kedua pejabat itu diduga melaporkan
bahwa proyek perbaikan dan pemeliharaan
kelistrikan di sejumlah pulau di Kepulauan
Seribu tahun 2012 senilai Rp 1,3 miliar telah
selesai. Namun, ketika ditelaah lebih lanjut,
diketahui bahwa laporan tersebut iktif. Dibuktikan dengan tidak ditemukannya hasil
pekerjaan yang dilaporkan di Pulau Tidung
dan Pulau Kelapa. Di tempat lain, komponen
yang dibeli juga tak terpasang. Bahkan generator tidak berfungsi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyidik hanya menemukan kuitansi
pembelian komponen generator senilai Rp
144 juta pada 2012. Sedangkan sisa anggaran yang lain tidak dapat dipertanggungjawabkan. Tim

INVESTIGASI

Datangi Dinkes Banten,


KPK Telusuri Proyek Alkes 2012
K

Jakarta, METROPOLITAN POS,


edatangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten ternyata untuk
meminta berkas proyek pengadaan alat
kesehatan (alkes) pada tahun anggaran 2012.
Berkas yang diberikan ke penyidik KPK tersebut statusnya pinjaman.
Kedatangan para penyidik KPK ke Dinkes
Banten bukan untuk menggeledah, tetapi meminta berkas pengadaan alkes 2012 untuk
Rumah Sakit (RS) Rujukan Banten. Sebelum
meminta berkas, para penyidik KPK memperlihatkan kepada kami surat permohonan peminjaman berkas, yang ditandatangani langsung
oleh Ketua KPK Abraham Samad. Kami sudah
memberikan semua berkas yang diminta para
penyidik, lengkap dengan berita acara peminjaman berkas tersebut, jelas Kepala Dinkes
Banten, dr Djaja Budi Suhardja, kepada media
ini, Jumat (25/10).
Menurut Djaja, peminjaman berkas oleh
KPK itu mungkin ada kaitannya dengan proyek
pengadaan alkes di Kota Tangerang Selatan
(Tangsel). Para penyidik KPK itu semuanya
sopan. Mereka (penyidik KPK) meminta berkas dengan sopan dan profesional. Bahkan para
penyidik KPK itu meminta untuk mengecek
data di laptop yang kami pakai di Dinkes. Kami
mempersilakan penyidik KPK untuk membuka
laptop dan memeriksa data di dalamnya, ujar
Djaja.
Djaja mengatakan, pihaknya telah menyerahkan semua berkas proyek pengadaan alkes
pada tahun anggaran 2012 itu ke KPK. Berkas
yang dipinjamkan ke KPK tersebut merupakan
berkas asli.
Saya tidak pernah menyangka, orang yang
datang ke Kantor Dinkes Banten itu adalah penyidik KPK. Saya baru mengetahui bahwa mereka adalah penyidik KPK, setelah para penyidik
itu memperlihatkan sebuah surat permohonan
untuk meminjam berkas, jelas Djaja.
Untuk diketahui, penyidik KPK dimaksud
mendatangi Kantor Dinkes Provinsi Banten, di
Serang, pada Kamis (24/10). Berdasarkan pantuan, sekitar 10 penyidik itu datang ke Kantor
Dinkes Banten pada pukul 11.10 WIB, dengan
menggunakan tiga mobil Toyota Kijang Innova

warna hitam, dengan nomor polisi masing-masing B 1947 UFR, B 1031 UFS dan B 1736 UFI,
serta satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul hitam B 1095 RFS.
Sekitar pukul 12.30 WIB, para penyidik itu
keluar dari Kantor Dinkes, setelah Kepala Dinas Kesehatan Djadja Budi Suhardja datang dan
sempat melakukan pertemuan. Setelah makan
siang, para penyidik KPK itu kembali ke Kantor
Dinkes pada pakul 14.05 WIB. Datang menggunakan empat mobil, tiga mobil diparkir di belakang dan satu unit mobil diparkir di halaman
depan Kantor Dinkes.
Sebanyak empat penyidik KPK yang terdiri
atas tiga pria dan satu orang wanita, lalu terlihat berjalan memasuki Kantor Dinkes Banten
dari arah belakang sekitar pukul 14.10 WIB.
Salah satu penyidik pria tampak menggunakan masker berwarna hijau. Selanjutnya, empat orang lagi petugas KPK, yaitu tiga pria dan
satu wanita, masuk dari arah belakang kantor
Dinkes Banten pada pukul 14.12 WIB. Keempatnya tidak menggunakan masker.
Tidak lama kemudian, satu orang petugas KPK membawa boks plastik besar untuk
mengangkut berkas, dan disusul satu orang
lagi mengikuti dari belakang pukul 14.14 WIB.
Selanjutnya sekitar pukul 15.45 WIB, para penyidik KPK keluar dari Kantor Dinkes Banten,
membawa satu boks dan dua kardus berkas dan
dokumen dari Kantor Dinkes Banten.

Kasus Hibah dan Bansos


KPK kemungkinan besar tidak hanya berhenti di penyelidikan kasus alkes. Kasus dana
hibah bantuan sosial (bansos) juga dipastikan
diusut. Sebelumnya, kasus dana hibah dan bansos itu pernah dilaporkan secara resmi oleh
Indonesia Corruption Watch (ICW) pada 2011
lalu. Namun, pada saat itu, KPK selalu mengatakan bahwa kasus tersebut sedang ditelaah
oleh penyidik KPK.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pendalaman dan penelahaan dana hibah dan bansos
Pemprov Banten masih dilakukan. Kasus bansos
dan dana hibah juga akan diselidiki, jelasnya.
Menurut Johan, baik perkara alkes maupun
bansos Pemprov Banten, sama sekali di luar kasus dugaan suap Pilkada Lebak yang menjerat

adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, yakni Tubagus Chaeri Wardana, sebagai tersangka.
Saya tegaskan dan perlu diketahui masyarakat, kasus alkes yang tengah ditangani
bukan merupakan pengembangan dari kasus
suap. Enggak ada hubungannya suap pilkada
dengan alkes, katanya.
Johan mengakui bahwa kasus alkes, bansos
dan dana hibah, masuk ke KPK melalui pengaduan masyarakat sejak lama. Namun demikian,
pihaknya tidak menampik jika ada sejumlah
data tambahan yang diperoleh KPK saat penggeledahan rumah Wawan.
Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi
dana hibah dan bansos Pemprov Banten 20102011 senilai Rp340 miliar dan Rp51 miliar, resmi dilaporkan ICW pada September 2011. Dana
yang diduga diselewengkan tersebut mencapai
30% dari seluruh dana hibah dan bansos yang
disalurkan Pemprov selama kurun waktu 2011
yang mencapai Rp391 miliar. Dana hibah disalurkan kepada 221 organisasi dan forum yang
dibentuk masyarakat maupun instansi negara,
sedangkan bansos disebar kepada 160 lembaga.
Sementara itu, puluhan mahasiswa yang
berasal dari DPC GMNI Serang dan Komunitas
Soedirman 30, pada Jumat (25/10), menggelar
aksi di depan Gedung DPRD Banten. Para mahasiswa mendesak KPK untuk mengusut keterlibatan politisi yang duduk di DPRD Banten
dalam sejumlah kasus korupsi yang tengah ditangani KPK.
Massa mahasiswa yang datang sekitar pukul
10.00 WIB itu, langsung menggelar aksinya tepat di depan tugu nama Gedung DPRD Banten.
Dalam pernyataan sikapnya, mereka menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPRD Banten dan mendesak KPK untuk mengusut tuntas
skandal tindak pidana korupsi.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Rifat
mengatakan, dugaan adanya pemberian gratiikasi atau hadiah berupa mobil mewah kepada
sejumlah anggota DPRD Banten oleh Tubagus
Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan, plus perjalanan wisata beberapa anggota dewan Banten
ke Singapura, menunjukkan bahwa Wawan selama ini berkolusi dengan para anggota dewan
Banten untuk memperlancar proyek APBD dan
APBN. Jenri/ Rumapea

Jakarta, Metropolitan Pos,


Selama kurun waktu setahun lebih, penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan
adik tiri Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah
yakni Lilis Karyawati Hasan (LKH), selaku direktur CV TMJ, mandek di Polda Banten. Penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sodetan Sungai Cibinuangeun, Kabupaten
Lebak senilai Rp 19 miliar yang bersumber dari
APBN 2011 tersebut sudah mulai ditangani Polda Banten sejak Mei 2012 lalu.
Namun hingga kini penanganan kasus tersebut tidak mengalami kemajuan yang signiikan.
Bahkan ironisnya, adik tiri Atut yakni Lilis Karyawati Hasan yang sudah direkomendasikan untuk ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan
hasil ekspos internal Polda Banten, hingga saat
ini masih berstatus saksi.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Banten Kombes Pol Wahyu
Widodo, ketika dihubungi, Kamis (17/10)
malam menjelaskan, hingga saat ini status Lilis
Karyawati Hasan masih sebagai saksi.
Kami masih mengurus dua tersangka yang
sudah ditetapkan sebelumnya. Kedua tersangka
tersangka itu, yakni DD selaku pejabat pembuat
komitmen (PPK) di Balai Besar Wilayah Sungai
Cidanau Ciujung Cidurain (BBWSC3) dan Direktur PT DAU bernisial YS selaku pemenang lelang.
Hingga saat ini kami masih menunggu hasil audit investigasi dari Badan Pengawas Keuangan
dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Banten
untuk menentukan jumlah kerugian negara
dari proyek tersebut. Soal status Lilis Karyawati
Hasan, apakah tetap menjadi saksi atau tersang-

ka akan ditindaklanjuti setelah kedua tersangka


yang ada dilengkapi berkasnya, ujar Wahyu.
Wahyu berdalih bahwa pemeriksaan terhadap Lilis Karyawati Hasan akan tetap dilakukan jika berkas dua tersangka sebelumnya dinyatakan rampung. Kami juga menginginkan
kasus ini cepat selesai. Namun, kami terkendala
dengan hasil audit BPKP Perwakilan Banten yang
hingga saat ini tak kunjung selesai, jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritasatu dari pejabat internal Polda Banten, penetapan status tersangka terhadap adik tiri Atut bernama Lilis Karyawati Hasan ini sebenarnya sudah
diekspose secara diam-diam oleh Polda Banten
pada 27 Mei lalu. Namun hingga kini Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) belum dikirim
ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten sehingga Kejati meminta agar SPDP kasus itu segera dikirim.
Fakta inilah yang membuat sejumlah kalangan
masyarakat di Banten mencurigai komitmen Polda Banten untuk memberantas korupsi di Banten.
Polda Banten terkesan menyembunyikan
kasus ini karena terkait dengan keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Hal seperti
inilah yang membuat kami tidak percaya dengan kepolisian khususnya Polda Banten, tegas
seorang aktivis mahasiswa Banten, Neddy.
Neddy mengaku telah mengendus ketidakberesan dalam penanganan kasus korupsi dana
APBN senilai Rp 19 miliar untuk mengatasi
banjir di wilayah Selatan Banten pada tahun
2011 tersebut. Kasus ini terkesan didiamkan.
Penetapan tersangka dilakukan secara diam-diam dan tidak diketahui oleh media. Kami mencurigai sikap Polda Banten yang sengaja mendi-

amkan status tersangka adik tiri Atut tersebut.


Bahkan ironisnya, status Lilis Karyawati Hasan
diturunkan lagi menjadi saksi. Fakta ini patut
dipertanyakan. Ada apa dengan penyidik Polda
Banten, tegasnya.
Sebelumnya, Kejati Banten menyatakan masih menunggu SPDP dari Polda Banten terkait
kasus korupsi proyek sodetan Sungai Cibinuangeun, Kabupaten Lebak, senilai Rp 19 miliar.
Kejati Banten mempertanyakan SPDP tersebut karena Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten telah menetapkan tiga orang tersangka baru dalam kasus
dugaan korupsi pada proyek pembangunan
sarana dan prasarana sodetan di Sungai Cibinuangeun, yang terletak di Kampung Burunuk,
Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak tersebut.
Proyek yang didanai APBN 2011 tersebut diduga diselewengkan oleh para tersangka. Tiga
tersangka baru berdasarkan hasil ekspos internal Polda Banten pada Mei 2013 lalu tesebut
yakni Lilis Karyawati Hasan selaku subkontraktor, M selaku subkontraktor, dan MM selaku konsultan pengawas.
Kami belum menerima SPDP dari penyidik
Polda Banten. Kami baru menerima SPDP yang
pertama untuk dua tersangka. Dua tersangka itu,
DD selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di
Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurain (BBWSC3) dan Direktur PT DAU bernisial YS selaku pemenang lelang. Sementara SPDP
tiga tersangka baru tersebut belum kami terima,
ujar Syamsul Bahri, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten. Humapea

Kasus Korupsi Adik Tiri Atut Mandek


di Polda Banten Selama 1 Tahun

EKONOMI

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Indonesia Dihantui Krisis Ekonomi


Hingga 5 Tahun Mendatang

Jakarta, Metropolitan Pos,

ndonesia masih berpotensi mengalami


krisis ekonomi hingga 5 tahun mendatang apabila deisit neraca pembayaran terus dibiarkan membengkak.
Pengamat Ekonomi Lembaga Riset EC
Think Iman Sugema mengatakan saat ini
Indonesia sudah mengalami yang namanya
krisis ekonomi namun krisis ekonomi yang
terjadi bukanlah seperti krisis ekonomi tahun 1998. Menurut dia, krisis yang dihadapi
Indonesia adalah masalah tingginya deisit
dalam neraca pembayaran.
Dia menilai jika pemerintah terus membiarkan neraca pembayaran mengalami deisit
maka perekonomian akan terguncang oleh
sebab itu pemerintah harus mencari jalan
keluar agar deisit neraca pembayaran bisa
mengecil.
Iman mengatakan ada dua faktor yang
menyebabkan tingginya neraca pembayaran
Indonesia yaitu melemahnya kinerja ekspor
dan cadangan devisa yang dimiliki pemerintah tidak terlalu besar hanya US$ 95 miliar
padahal cadangan devisa berfungsi untuk
menutupi deisit neraca pembayaran.
Indonesia adalah negara besar dengan
cadangan devisa senilai US$ 95 miliar sebenarnya tidak cukup, bandingkan dengan

Cina yang mempunyai cadangan devisa hampir US$ 2500 miliar, supaya krisis ekonomi
tidak terjadi satu satunya jalan keluar adalah
perkuat fundamental, ujar dia dalam acara
Diskusi Media Ikatan Akuntan Indonesia
(IAI) Mengenai Siapkah Kita Menghadapi
Krisis di Lau Kopitiam Sarinah, Jakarta, Kamis (24/10).
Iman mengatakan ada banyak cara yang
bisa dilakukan pemerintah untuk memperkuat fundamental, salah satunya membuat
perekonomian menjadi lebih kompetitif dengan cara meningkatkan kinerja ekspor. Menurut dia dari fakta yang ada kinerja ekspor
terus melemah karena kondisi perekonomian
negara negara di Eropa belum stabil.
Ia menuturkan pemerintah harus bergerak cepat untuk mencari pasar baru tujuan
ekspor, jangan hanya mengandalkan Tiongkok dan negara-negara di Eropa saja. Menurutnya mencari pasar baru tujuan ekspor
sangat penting dilakukan untuk mengurangi
deisit neraca pembayaran dan memperkuat
perekonomian.
Iman mengatakan pasar baru tujuan
ekspor sangat banyak seperti negara negara
di Afrika dan Asia Timur, selain itu pemerintah juga harus meningkatkan nilai tambah
untuk produk yang diekspor tidak hanya

mengekspor produk produk lama. Menurut


dia produk dengan nilai tambah akan memberikan pancingan tersendiri sehingga ada
kemungkinan kinerja ekspor bisa meningkat.
Dia menuturkan solusi lain yang bisa dilakukan pemerintah untuk memperkuat
fundamental adalah mulai mengatur pola
struktur arus modal dan utang luar negeri
jangka panjang tidak hanya jangka pendek
saja. Menurut Iman selama 8 tahun terakhir pemerintah hanya fokus pada struktur
arus modal dan utang jangka pendek karena
struktur jangka pendek sangat rentan terhadap perubahan.
Dia mengungkapkan resiko dari struktur
arus modal jangka pendek adalah apabila terjadi krisis maka banyak investor asing yang
akan melakukan capital outlow sehingga
membahayakan perekonomian, lain halnya
jika pemerintah telah mempersiapkan struktur arus modal jangka panjang, jikapun terjadi krisis investor masih tetap mempertahankan modalnya di dalam negeri sehingga
terjadi capital inlow.
Dua hal inilah yang harus dilakukan
pemerintah untuk perkuat fundamental perekonomian selain membereskan masalah
klasik seperti memperbaiki kualitas infrastruktur dan structural reform, ungkap dia
Dalam Kesempatan yang sama, Anggota
Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Akuntan
Indonesia (DPN IAI) Dwi Setiawan menilai
akuntan berpandangan bahwa krisis yang
terjadi di Indonesia lebih disebabkan karena
pengelolaan belanja pemerintah tidak seimbang dan teratur, disamping melemahnya
kinerja ekspor Indonesia dan tingginya impor.
Dwi mengatakan selama ini pemerintah
sudah salah kaprah mengenai pengelolaan
belanja. Menurut dia belanja pegawai lebih
diprioritaskan daripada belanja lainnya terutama belanja modal.
Dia menjelaskan jika belanja modal ditingkatkan maka kualitas infrastruktur juga
akan semakin baik sehingga ketika adanya
ancaman krisis, Indonesia akan berada pada
level aman.
Porsi belanja modal harus lebih ditingkatkan karena inilah yang akan membantu
apabila terjadi krisis, ujar dia. Red

Indonesia Alami Krisis Pangan?


Jakarta, METROPOLITAN POS,

Peneliti Oxfam untuk Koalisi


Rakyat Kedaulatan Pangan (KRKP)
Said Abdullah menyatakan Indonesia saat ini sudah rawan pangan
akibat banyaknya komoditas penting yang diimpor.
Menurut saya Indonesia sudah mengalami kerawanan pangan. Tidak terasa. Kita tidak sadar apa yang di depan meja itu
berasal dari luar, kata Said dalam
diskusi di Cikini, Jakarta, Minggu
(27/10/2013).
Said menuturkan, pada tahun
2011, neraca perdagangan komoditas pangan Indonesia mengalami
deisit hingga menembus angka 6
juta dollar AS. Dari berbagai komoditas pangan itu, tiga komoditas yang
menjadi penyumbang deisit terbesar, yaitu beras, gandum dan jagung.
Menurut Said, saat ini lima komoditas utama masyarat Indonesia, yaitu beras, jagung, gula, daging, dan kedelai, diimpor dari luar
negeri. Indonesia, kata Said, masih
beruntung karena kelima komoditas tersebut masih stabil di pasar
internasional. Baru kedelai saja
yang kemarin bergejolak, ucapnya.
Sementara itu, profesor dari
Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi
Andreas Santosa memprediksi jika

tren itu berlanjut dan dibiarkan,


krisis pangan akan terjadi pada
pertengahan pemerintahan mendatang.
Menurut perhitungan kami,
2014 ini masih aman, katanya.
Membantah teori keunggulan
komparatif yang dicetuskan David
Ricardo, Andreas berpendapat jika
negara ingin maju, ia seharusnya
memproduksi semua komoditas,
terutama komoditas pangan.
Pemerintah seharusnya fokus
pada komoditas pangan, kata Andreas, karena komoditas ini menempati posisi terpenting dalam
sebuah negara.
Ketergantungan sebuah negara akan pangan, bila terjadi luktuasi harga, kemudian impor kita besar, ekonomi akan kolaps, ujarnya.
Reformasi 1998 di tanah air,
kata Andreas, juga dipicu adanya
krisis beras di berbagai daerah
yang kemudian meletup di tingkat
pusat. Begitu juga dengan terjadinya revolusi di Timur Tengah yang
diakibatkan adanya krisis pangan.
You control food, you control people, katanya.
Ia pun mencontohkan pemerintah Amerika Serikat yang tidak
segan menggelontorkan dana besar-besaran bagi para petaninya,

terutama dalam hal menstabilisasi harga pangan. Indonesia, kata


Andreas, seharusnya mencontoh

AS yang dianggap sebagai model


terbaik dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Rid

Rakyat Miskin RI
Masih 29 Juta
Jakarta, METROPOLITAN POS,

Pemerintah merilis data tahunan jumlah penduduk miskin Indonesia. Jika pada tahun 2004 atau saat dimulainya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) rakyat miskin mencapai 36.20 juta jiwa, namun pada 2012 turun menjadi 29,13 juta penduduk.
Tingkat kemiskinan Indonesia saat ini berada pada angka
11,66 persen, tulis data olahan Kementerian Sosial (Kemsos) dan
Badan Pusat Statistis (BPS) yang disebarkan Sekretariat Wakil
Presiden (Setwapres), Kamis (24/10).
Tak hanya jumlah penduduk miskin, angka pengangguran juga
mengalami penruuann hingga 3 juta orang dalam kurun waktu
2004 hingga 2012. Angka pengangguran pada tahun 2004 tercatat
10,25 juta jiwa, sementara pada tahun 2012 menjadi 7,4 juta jiwa.
Pengurangan jumlah penganggur berbanding lurus dengan
kesempatan kerja di Tanah Air, tulis data tersebut.
Selain itu, laporan kinerja bidang sosial juga mencatat progres
penanganan anak jalanan. Pada tahun 2006 terdapat 17,6 juta
anak jalanan di Indonesia. Namun turun drastis menjadi 3,87 juta
anak pada 2011. Hal ini seiring pemerintah melakukan program
kesejahteraan sosial anak yang diperuntukkan bagi 6.725 anak di
panti asuhan, 4.800 anak di jalanan dan untuk 1.720 untuk anak
dengan disabilitas. Tim

11

LINTAS BERITA

Perusahaan Bakrie
Gadaikan Tanah
Jakarta, Metropolitan Pos.
PT Bakrie Development Tbk (ELTY) akan
menjaminkan 600 hektar (ha) lahan untuk
penyelesaian utang equity-linked bonds (ELB/
surat utang berbasis saham).
Pihak Bakrie dan pemegang obligasi telah
menyepakati adanya restrukturisasi pascagugatan permohonan penundaan kewajiban
pembayaran (PKPU) kreditor ditolak Pengadilan Niaga dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Ambono Januarianto, Direktur Utama
ELTY, mengatakan, restrukturisasi yang dimaksud adalah memperpanjang waktu jatuh
tempo menjadi tiga tahun sejak tanggal restrukturisasi. Ia menargetkan, penandatanganan restrukturisasi bisa dilaksanakan
pada kuartal I-2014 mendatang.
Selanjutnya, perusahaan akan memberikan jaminan atas ELB berupa tanah. Jadi, tanah ini nantinya bisa menjadi sumber dana
untuk membayar ELB. ELTY membentuk special purpose vehicle (SPV) dengan pihak bond
holder. Isi dari SPV itu adalah tanah jaminan
yang sewaktu-waktu bisa dijual.
Saham SPV akan dimiliki ELTY dan para bond
holder (pemegang obligasi). Izin pendirian bisa
di luar negeri atau dalam negeri. Hal ini akan
tergantung kesepakatan kedua belah pihak.
Manajemen ELTY tidak keberatan jika porsi saham perseroan di SPV ini minoritas.
Konsekuensinya, bond holder akan memiliki kuasa mengeksekusi penjualan tanah
milik ELTY yang diambil alih oleh SPV. Nilai
tanah yang diambil alih setara dengan jumlah utang ELB. Adapun total utang yang akan
dibayar dengan tanah itu adalah 120 juta
dollar AS, sedangkan sekitar 30 juta dollar
AS akan dibayar tunai.
Luas lahan yang akan dijaminkan mencapai 600 ha. Bisa tanah yang di Sentul atau
Bogor, belum kami putuskan, ujar Ambono,
Jumat (25/10). Jika ELB lunas dan masih ada
sisa lahan yang dimiliki SPV, ELTY memiliki
opsi untuk membeli kembali.
ELTY pun meminta agar kupon ELB tetap
di level 8,65 persen. Sekadar informasi, penyelesaian ini buntut dari tuntutan kreditor yang meminta percepatan penyelesaian
utang. Pada 23 Maret 2010, ELTY melalui
BLD Investment Pte Ltd menerbitkan ELB
sebesar 155 juta dollar AS.
Obligasi terkait saham ini sebenarnya jatuh
tempo tanggal 23 Maret 2015. Namun, pemegang obligasi melaksanakan put option untuk
menebus obligasi yang dimiliki. Mereka melaksanakanput option setelah tiga tahun tanggal
penerbitan, yakni pada 20 Maret 2013.
Total dana yang diajukan untuk put option ini sebesar 151 juta dollar AS atau 97,4
persen dari jumlah obligasi yang diterbitkan. Namun, pihak ELTY tak bisa memenuhi
permintaan itu. Akhirnya, para bond holder memberikan notiikasi default pada Agustus 2013 lalu.
Setelah itu, para pemilik obligasi mengajukan PKPU melalui Bank of New York Mellon cabang London. Tim

12

DAERAH

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

LINTAS BERITA
Afrizal Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Karimun

1O3 Orang Jamaah


Haji Diberangkatkan
Dari Kabupaten
Karimun

Karimun, METROPOLITAN POS,


Jamaah Haji diberangkatkan 103 orang
dari Kabupaten Karimun, ini merupkan tamu
Allah di Arabsaudi, dan diberangkatkan dari
Karimun dalam kondisi Fisik yang prima.
103 orang Jamaah Haji berangkat pada tanggal 16 september 2013 lalu dan bergabung
dalam kelompok terbang (kloter) 7 Embarkasi
Hangnadim Batam, bergabung dengan calon
jemaah haji (CJH) dari daerah lain seperti Tanjung Pinang, Batam, Riau.
Sesuai jadwal, jamaah haji Kabupaten Karimun akan tiba di Batam pada tanggal 27 oktober 2013 mendatang. Dan kita berharap agar
tetap dalam kondisi yang sehat seperti pada
saat keberangkatan jelas Afrizal selaku Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun. Rahotan

Pejabat Bekasi
Diwajibkan
Lapor Kekayaan
ke KPK
Bekasi, METROPOLITAN POS,
Menyikapi kasus hukum yang banyak
melibatkan pejabat penyelenggara negara,
terkait masalah tindak pidana korupsi, pencucian uang, dan gratiikasi, maka Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai mengadakan pendataan jumlah kekayaan pegawainya,
untuk dilaporkan ke Komisi Pemberantasan
korupsi (KPK).
Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu,
menegaskan jika hal tersebut sesuai dengan
keputusan Walikota Bekasi Nomor 85/Kep/
BKD/XI/2013, dimana seluruh pejabat Pemkot Bekasi wajib melaporkan jumlah kekayaan pribadinya ke KPK.
Seluruh pejabat wajib melaporkan
kekayaannya ke KPK, seperti keputusan Walikota Bekasi, katanya, baru baru ini.
Menurutnya, kebanyakan para pejabat
enggan melaporkan kekayaannya kepada
Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dikarenakan masih ada beban tersendiri. Maka dengan
adanya peraturan tersebut, diharapkan akan
membuat mereka sadar dan mematuhinya.
Masi kata dia, pejabat yang wajib melaksanakan laporan adalah pejabat eselon II, III,
dan IV, Camat dan Lurah, serta pejabat yang
mengurus barang lelang dan jasa.
Sementara itu, Kepala BKD Kota Bekasi,
Momon Sulaiman mengatakan, tahun 2006
silam pernah diberlakukan peraturan serupa. Namun akhirnya terhenti karena tidak
mendapatkan pengawasan khusus. Semuanya hanya berdasarkan kejujuran pejabat itu
sendiri. Tim

Buruh Depok AKan Mogok Nasional


A

Depok, METROPOLITAN POS,


ksi mogok nasional akan dilakukan oleh
para buruh yang ada di Kota Depok pada 31
Oktober dan 1 November mendatang. Hal
tersebut diungkapkan Sekretaris Serikat
Pekerja Kota Depok, Mus.
Mogok nasional tersebut dilakukan untuk
menolak Inpres No. 9 Th. 2013 tentang Kebijakan
Penetapan Upah Minimum Dalam Rangka Keberlangsungan Usaha dan Peningkatan Kesejahteraan
Pekerja, ujarnya ketika beraudiensi dengan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail di ruang kerjanya, Kamis (24/10).
Mus menambahkan, penolakan terhadap Inpres
Nomor 9 tersebut karena bertentangan dengan Undang-undang nomor 13 tentang pengupahan. Dikeluarkannya Inpres No 9 tersebut akan membatasi
upah minimum daerah.
Salah satu perwakilan Serikat Pekerja Kota
Depok, Andry mengatakan bahwa adanya Inpres

tersebut juga melanggar tatanan upah yang telah


ada serta tumpang tindih dengan aturan sebelumnya. UMK memiliki enam item dalam menentukan
upah, diantaranya KHL, pertumubahan ekonomi,
upah sekitar, dan inlasi.
Sedangkan pada Inpres hanya menitikberatkan
pada KHL tanpa melihat item lainnya. Kami akan
melakukan mogok nasional dengan tidak bekerja
atau menghentikan industri, dan ada tiga tuntutan
yang kami perjuangkan yaitu upah layak, jaminan
sosial, dan hapus outsourcing, tandasnya.
Tujuan mereka menemui walikota dikatakannya untuk meminta pernyataan Walikota Depok
agar mau mengesampingkan Inpres tersebut dan
menyerahkan besaran upah kepada Dewan Pengupahan, seperti yang selama ini sudah berjalan.
Dalam kesempatan itu, walikota mengatakan
bahwa Inpres tersebut adalah Instruksi Presiden
secara intern kepada para Menteri yang terkait
dengan upah minimum. Hal tersebut juga ditegas-

kan oleh Dirjen PHI pada rapat, yang mengatakan


bahwa Dewan Pengupahan tidak ada sanksi apapun
atas Inpres tersebut karena itu adalah arahan Presiden pada jajarannya secara intern.
Bila ada kesulitan atau ketidaksesuaian di lapangan, coba dikaji bersama dan memohon kepada Presiden agar Inpres tersebut dicabut agar tidak banyak
terjadi eseps atau kerugian. Terima kasih atas informasinya, untuk permintaan tersebut, kami akan lakukan rapat segera dengan Polres dan Muspida sehingga
terjadi pemahaman yang bagus dan stabilitas kondisi
di Kota Depok tetap terjaga, papar Nur Mahmudi.
Kapolres Kota Depok Komisaris Besar Achmad Kartiko mengatakan bahwa aksi unjukrasa
adalah hak, namun dimohon untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban saat berunjuk rasa.
Sampaikan aspirasi dengan dialog, dengan cara yang
tidak melanggar aturan, sehingga tetap kondusif. Yang
penting adalah pesannya tersampaikan, ada keputusan, dan kondisi tetap aman, ungkapnya.

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Memang kita harus akui bahwa kewajiban
setiap Perusahaan harus wajib melaporkan
usahanya ke Bapepam yang kita kenal sebagai
Bursa Ekonomi Indonesia, karena jika tidak
melaporkan hasil usahanya itu maka perusahaan itu dianggap tidak konsekwen dalam
menjalani usahanya, bahkan perusahaan itu
dianggap perusahaan gelap , itulah sebabnya
bahwa setiap PT siapapun mereka harus melaporkan Ke BEI,sehingga hal itu sudah merupakan kewajiban yang diputuskan oleh Menteri Keungan RI dan BEI.
Seperti halnya PT Alam Karya Unggul , senantiasa mematuhi peraturan Menkeu dan Bursa
Ekonomi Indonesia, sehingga perusahaan itu
tidak terkena sanksi, melangggar Undang-Undang BEI.PT Alam Karya Unggul belum lama ini
bertempat di Hotel Paragon Galery Jakarta,telah
melaksanakan panggilan kewajiban yaitu mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa,yang dihadiri oleh Dirut ,Bambang Adipratomo serta para dewan komisaris serta Direktur
dan seluruh staf dan pemegang saham lainnya
yang diikut serta kan beberapa Mass Media berbagai instansi lainnya.
Rapat pada saat itu telah memenuhi persyaratan dan hasilnya Korum serta menyetujui
, yang kesemuanya itu telah disepakati dalam
rapat itu dengan menyetujui bahwa Rapat
sudah dianggap syah.Dalam anggenda pertama dalam rapat dengan suara bulat se-

cara musyawarah mufakat memutuskan ,


rapat diseujui dan hasilnya disebutkan mengambil kesimpulan untuk meningkatkan hasil
asset perusahaan yang kesemuanyaitu dengan modal perusahaan atau perseroan dengan cara mengeluarkan saham dalam simpanan Perseroan dengan sebanyak-banyaknya
23.OOO.OOO (dua puluh tiga juta ) saham
baru dengan nominal nilai persaham perlembarnya RP 1OO,-/lembar saham.,yang disebutkan tanpa hak memesan Effek terlebih
dahulu (HMETED ) dengan nilai nominal
persaham RP IOO,- (seratus rupiah) atau
disebutkan jumlah 1O persen yang telah
ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan ,dalam jangka waktu 2(dua) tahun sejak RUPS dengan memperhatikan Peraturan
Bapepam NO IX.D. 4 mengenai Penambahan
Modal tanpa hak Memesan Effek terlebih Dahulu dan perturan Bursa Effek Indonesia .
Dalam rapat itupun telah diseujui mengambil keputusan bahwa menyetujui untuk
menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar
Perseroan yag terakhir dalam suatu akta notaris dan memberikan kuasa kepada Direksi
Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan kembali seluruh anggaran dasar
Perseroan tersebut dihadapan notaris.
Sementara itu dalam makalah dan statemen pada hasil rapat tersebut diungkap
bahwa Perusahaan menyetujui memberikan
kuasa kepada Direksi Perseroan untuk me-

nyatakan dihadapan notaris sehubugan dengan penambahan modal tanpa HMETD selesai
,serta melaksanakan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan penambahan
modal tanpa HMETD namun disebutkan kesemuanya itu tidak terbatas pada pencatatan
saham-saham baru,katanya dalam rapat itu
para Direksi dan Dewan Komisaris dan pihak
Direktur dan seluruh jajaran pemegang saham sangat antusias ,yang kesemuanyadalam
rapat itu memenuhi ketentuan peraturanperaturan Bapepam yang khususnya harus
diakui oleh pihak Bursa Effek Indonesia sesuai dengan peraturan bursa dan perundangan dibidang pasar modal, pada penitipan
kolektif sesuai dengan peraturan Kustodian
Sentral Efek serta dalam daftar Pemegang
Saham Perseroan .
Dalam rapat, juga telah menyeujui untuk
menjamin lebih dari setengah dari total nilai
asset dan atau dari hasil seluruh kekayaan
perusahaan, katanya atau dan seluruh anak
perusahaan Perseroan yang dilaukan dalam
rangka pembiayaan atau perolehan kredit
dari institusi
keuangan baik sekarang
maupun dimasa yang akan datang dengan
cara apapun ,akhirnya pada acara rapat yang
ketiga seluruh dewan komisaris dan Direksi
serta Direktur dan pemegang saham menyetujui dan Rapat itu dinyatakan memnenuhi persayaratan dan berjalan dengan
lancar serta sukses. Yasir Hans

Rapat Umum Pemegang Saham


Luar Biasa PT Alam Karya Unggul

Dana Aspirasi DPRD Depok Rp 80 M


Karimun, METROPOLITAN POS,
Dana aspirasi anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kota Depok sebesar Rp 80 miliar
sebaiknya digunakan untuk menutupi program pemerintah yang tidak
tersentuh dana APBD.Dana itu sebaiknya digunakan untuk kepentingan
rakyat.tegas Ketua DPD PAN Hasbullah Rahmad di gedung DPRD Kota Depok, Selasa (3/9).
Menurut dia, diusianya yang ke14, DPRD Kota Depok diharapkan lebih cerdas. Terutama dalam memanfaatkan dana aspirasi. Setiap anggota

Digelar Dipanggung Rakyat Costal Area

dewan itu mendapatkan Rp 1,6 miliar.


Karena itu dibutuhkan kelegowoan
anggota dewan untuk kepentingan
luas.Jangan menghabiskan uang secara rutinitas saja, tuturnya.
Hasbullah menjelaskan, dana aspirasi itu umumnya digunakan anggota
dewan untuk konstituen di daerah pemilihannya. Hal itu rutin dilakukan setiap tahun. Pola itu sebaiknya diubah
dengan memanfaatkan dana aspirasi
yang diselaraskan dengan pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD). Misalnya di RPJMD tertuang

program pembangunan jalan di suatu


wilayah. Dalam program itu dana APBD
tidak termasuk pembuatan drainase.
Kekurangan itu ditutupi dengan dana
aspirasi.Dana aspirasi itu dapat digunakan untuk menjembatani usulan masyarakat yang tidak terfasilitasi dalam
musrenbang. Ini lebih untuk pemerataan pembangunan. Oleh karena itu para
anggota dewan harus melepas jaket almamaternya, tandas mantan anggota
DPRD Kota Depok tersebut.
Hasbullah menyatakan bahwa selain legowo, anggota dewan harus mau
melakukan itu walaupun tidak berdam-

pak secara signiikan terhadap diri anggota dewan dalam meraih suara.
Anggota Fraksi Partai Demokat
yang juga Wakil Ketua DPC Partai
Demokrat Kota Depok, Jeane Novlin
Tedja menyatakan bahwa ia dan para
anggota dewan lainnya telah melakukan hal itu. Namun hal itu dilakukan
di daerah pemilihannya.
Saya sudah melakukannya. Teman-teman anggota dewan lainnya
juga. Dalam musrenbang banyak usulan masyarakat tidak tertampung.saya
maju mendobrak agar aspirrasi warga
terfasilitasi, tandasnya. Red

Perayaan HUT Kabupaten Karimun ke -14 Meriah


Karimun, METROPOLITAN POS,
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) atau hari
jadi Kabupaten Karimun ke -14 meriah, yang
di digelar dipanggung Rakyat Costal Area, Kabupaten Karimun. Dalam HUT tersebut dihadiri segenap jajaran Pemerintahan Kabupaten
Karimun, Sabtu (12/10). Prosesi Hari Ulang
Tahun di Pimpin Wakil Bupati Kabupaten Karimun, H Aunur Rai, sementara, Bupati Kabupaten Karimun, masih berada di Amerika untuk
melaksanakan studinya.

Rangkaian acara Hari Ulang Tahun diawali


dengan pembacaan synopsis Kabupaten Karimu
oleh Panitia dan dilanjutkan dengan pembacaan
pidato Bupati Karimun oleh Wakil Bupati Aunur
Rai, menjelaskan bahwa Kinerja Pemerintah
Kabupaten Karimun pada kemajuan Pembangunan telah memenuhi harapan yang di inginkan,
dan telah berada dalam arah yang benar.
Langkah-langkah yang telah di lakukan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan
telah membawa daerah ini kepada kemajuan

yang cukup berarti, walaupun tentunya masih


terdapat kekurangan yang harus dibenahi. Kabupaten Karimun sejalan dengan statusnya sebagai kawasan bebas perdagangan dan pelabuhan bebas adalah tantangan kedepan bagaimana
meningkatkan daya saing Daerah agar mampu
berkompetisi dalam kancah perekonomian
global sehingga menjadi daerah tujuan investasi.
Pidato Bupati Karimun ditutup dengan pantun Pasar yang cantik telah dibangun, dengan
nama Puan Maimun. Semoga dengan hari jadi

Kabupaten Karimun, Masyarakat Sejahtera,


bahagia dan tetap Santuncetus, Aunur Rai.
Diakhir seluruh rangkaian prosesi Hari Ulang
Tahun (HUT) ke-14 yang berthemakan Dengan Semangat Hari Ulang Tahun Karimun Yang
ke-14 kita perkokoh persaudaraan dan kita
tingkatkan keterpadua dalam mewujudkan
pembangunan yang berkesinambungan dan
berdaya saing. seluruh pengunjung disuguhi
atraksi drumbend dari setiap sekolah yang ada
di Karimun. Rahotan

DAERAH

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

PLN Batam Pilih Kasih Tak


kunjung Layani Warga Seipelenggut Batuaji Kec Sagulung
B

Batam, METROPOLITAN POS,


elum lagi tuntas persoalan Uang Jaminan Langganan (UJL) dan pengurangan tagihan, kini PT Pelayanan Listrik
Nasional (PLN) kembali disorot oleh
masyarakat Kota Batam. PLN Batam dianggap
pilih kasih dalam memberikan layanan kepada
masyarakat.
Penilaian itu disampaikan Ketua RT 02/15
Kelurahan Seipelenggut, Kecamatan Sagulung,
Don Woge kepada Koran ini, Kamis (10/10).
Dikatakan, di wilayahnya, sekitar 50 Kepala
Keluarga (KK) yang mendiami rumah Kavling
Siap Bangun (KSB) di Bukit Kamboja ujung
serta tepatnya RT 02/15 sampai sekarang belum teraliri listrik dari PLN Batam.
Padahal, mereka sudah kurang lebih enam
tahun menempati KSB milik Badan Pengusahaan (BP) Batam, yakni sejak tahun 2007 lalu.
Dan sudah berkali-kali mengajukan permohonan, namun hingga saat ini belum ada hasil
konkrit yang mereka dapatkan.Kami sudah bosan meminta, tapi sampai saat ini belum juga
dialiri listrik, ujar Don Woge.
Setelah lama mengajukan permohonan,
akhirnya pada 2012 lalu datang tanggapan dari
PLN Batam. Petugas PLN datang ke lokasi untuk melakukan survey. Namun, tetap saja, bukan
kabar gembira yang mereka dapatkan.PLN Batam berasalan, mereka tidak bisa masuk ke area
itu karena calon pelanggan tidak mencapai 200
unit rumah. Mereka mau memberikan fasilitas
listrik bila jumlah pelanggan mencapai 200 KK,
ungkap Don Woge.
Bosan menunggu, masyarakat lantas meminta bantuan perwakilan mereka di DPRD Batam. Tapi, tetap saja belum membuahkan hasil,
sampai sekarang. Karenanya, untuk kebutuhan
penerangan selama ini, warga menggunakan
lampu teplok alias lampu minyak tanah.
Ibarat sudah jatuh ketimpa tangga, ATB juga
hingga saat ini masih pikir-pikir untuk menyediakan fasilitas air bersih, terangnya.Wakil Ketua
Komisi III DPRD Batam Muh Jefry Simanjuntak
yang dimintai tanggapannya terkait masalah ini
mengatakan, sangat prihatin dan menyayangkan
sikap PT PLN Batam dan juga PT ATB. Padahal,
kavling yang ditempati masyarakat merupakan
lahan pemberian BP Batam yang seharusnya
mendapatkan kemudahaan fasilitas.
Kami juga kecewa dengan BP Batam, ia
memberikan KSB ke masyarakat tapi tidak
dilengkapi sarana prasarana, katanya dengan
nada kesal.Kata Jefry, hal ini memang pernah
ditanggapi oleh PT PLN, tapi sangat disayangkan karena beban ke warga sangat tinggi.
Untuk pemasangan baru jaringan listrik 28
rumah PLN meminta pembayaran Rp372,7
juta.Itu sama saja mencekik warga, tegasnya.
Padahal menurutnya, ada Perda Ketenagalistrikan, bahwa masyarakat tidak mampu,
penyambungan dibebankan ke pemerintah.
Karena memang listrik dan air merupakan kebutuhan primer masyarakat.
PLN harusnya tidak pilih kasih, karena
listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat, kata legislator asal PKB ini.Karena itu, Jefry berencana meminta pertanggungjawaban

dari PLN dan juga ATB atas keterlambatan dua


fasilitas itu. Caranya dalam waktu dekat PLN
Batam dan ATB akan dipanggil untuk mengikuti hearing (rapat dengar pendapat) di Kantor DPRD Batam.
Sebelumnya diberitakan, akhir-akhir ini,
PLN Batam banyak disorot masyarakat terkait
UJL dan uang pengurangan tagihan (kompensasi) pelanggan. Banyak pihak yang menilai
PLN Batam sudah melakukan pelanggaranSikap PT PLN Batam yang menanti terbitnya
Peraturan Walikota (Perwako) perihal penggantian atau kompensasi pengurangan tagihan
atas gangguan pelayanan terhadap pelanggan
pun dianggap sebagai bentuk kekeliruan. PLN
Batam seharusnya sudah memahami bahwa
Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya
Mineral (Permen ESDM) No.33 tahun 2008,
jauh lebih tinggi dari Perwako.
Permen ESDM jauh lebih tinggi, kenapa
PLN Batam harus menunggu Perwako, kata
Fransiskus Simbolon, Koordinator Duta Bangsa Nusantara (DBN) Provinsi Kepulauan Riau,
kemarin di Batam Centre.
Menurut dia, alasan yang dipakai PLN Batam mengenai hal ini terkesan dibuat-buat.
PLN Batam sudah melakukan kekeliruan, pura-pura pikun, katanya. Kata Fransiskus, alasan PLN Batam sama saja melempar tanggung
jawab bahwa Pemko Batam-lah yang menjadi
letak masalah dimana hingga kini setiap terjadi penurunan standar mutu pelayanan atau
pemadaman lebih dari empat jam tidak pernah ada kompensasi.

UJL Diambil, Langganan Putus


Sementara itu, menyikapi UJL yang ramai
dipertanyakan masyarakat Batam, Humas PT
PLN Batam Agus Subekti menjelaskan, bahwa uang jaminan tersebut sudah ada sejak
berdirinya Pelayanan Listrik Negara Persero di
Indonesia. Dimana pelanggan baru yang mau
masuk menmjadi pelanggan PLN, harus memberikan uang jaminan terhadap PLN.
Menurutnya, sampai sekarang uang jaminan tersebut, disimpan di rekening khusus di
salah satu bank pemerintah. Dimana pihak PT
PLN Batam tidak boleh menggunakan uang
jaminan langganan untuk biaya operasional.
UJL itu diterapkan sudah lama sekali. Untuk
UJL PLN di Batam, kami menyimpanannya rekening khusus di salah satu bank pemerintah dimana kami tidak dibenarkan untuk memakainya dan uang pelanggan yang disimpan, tidak
akan dibungakan, kata Agus, Kamis (10/10) di
Kantor PLN Batam di Batam Centre.
Agus menuturkan, pihaknya tidak akan
menahan pelanggan apabila akan mengambil
uang tersebut. Namun, untuk pencairannya,
terlebih dahulu harus memutuskan hubungan
antara PT PLN Batam.
Kalaupun mau diambil uang UJL-nya
kami tidak mempermasalahkannyan, asalkan
pelanggan terlebih dahulu harus memutuskan
untuk tidak berlangganan lagi, katanya.
Kata dia, besaran UJL yang diberikan oleh
pelanggan kepada PT PLN, sesuai dengan besaran daya yang akan dimasukkan. Contohnya,

untuk listrik rumah tangga, UJL yang diberikannya ialah Rp101 per PA, artinya, misalnya
dayanya sebesar 2200 dikalikan Rp101 sama
dengan Rp222.202, berarti besaran UJL yang
diberikan ialah Rp222.202.
Selama ini, lanjut Agus, rata-rata komsusmsi listrik pemakaian langganan untuk
rumah tangga sebesar 2200 dikalikan 139 jam
selama sebulan, maka hitungan rumus kelistrikan ialah 2200 dibagi 1000 dikali 139 jam
perbulan sama dengan 305,8 Kwh dikali lagi
601 sama dengan Rp138 ribu dan ditambah
beban Rp76 ribu sama dengan Rp259 ribu. Hal
tersebut belum termasuk materan PJU maka
kalau ditotal bisa mencapai Rp300 ribuan.
Bagaimana kami mau memotong regening
listrik dari UJL, karena selama ini antara tagihan
listrik dan UJL nya tidak sesuai, paparnya.Agus
menuturkan, undang-undang nomor 30 tahun
2009 yang mengatur kewenangan pemerintah
daerah untuk mengelolah pelistrikan, maka hal
ini mendelegasikan kepada pemerintah daerah
yang mengeluarin peraturan. Maka PLN Batam
merupakan anak perusahaan dimana saat ini
murni merupakan perusahaan swasta.
Saat ini, PT PLN Batam tidak lagi mengacu
kepada Peraturan Menteri (Permen) nomor 33
tersebut. Dimana dalam hal ini, PT PLN Batam
sudah mengacu kepada Peraturan Walikota
(Perwako) nomor 40 tahun 2012 dan sudah
diatur dalam Keputusan Menteri (Kepmen).
Saat ini kami tidak lagi menggunakan
Peraturan Menteri nomor 33 tarsebut, karena
sudah turun Peraturan Walikota (Perwako)
nomor 40 tahun 2012 dan hal ini sudah jalan.
Untuk Standar Mutu Pelayanan (TMP) sudah
kami tampilkan di mading masing-masing
unit, atau wabsite, ucapnya.
Dalam hal ini bentuknya reduksi beban 10
persen, sesuai dengan kewenangan TMP itu
sendiri, tentunya dengan peraturan-peraturan
lainnya. Artinya kompensasi 10 persen tetap
dijalankan, namun dalam hal sejauh terlampaui jumlah atau total, misalnya pihaknya berjanji dalam satu periode ada 44 kali pemadaman, maka pihaknya memberikan kompensasi
10 persen tersebut dan juga memiliki aturan
dan mekanismenya.
Kami memang memberikan kompensasi
10 persen kepada pelanggan, kalau dalam satu
periode mati lampu sebanyak 44 kali, maka
kami akan memberikan kompensasi. Namun,
selama ini, pemadaman listrik tidak melampaui
batasan, sebutnya. Terkait kerjasama dengan
PT Pos dan Perbankan, kata Agus, selama ini
kerjasama tersebut berguna untuk kemudahan
pelanggan yang akan membayarkan tagihan listriknya. Kata dia, selagi pelanggan membayar
rekening listrik selain di outlet PLN sendiri, memang dikenakan biaya. tetapi, uang administrasi tersebut, tidak diperuntukkan buat PLN, melainkan buat Pos dan pihak perbankan sendiri.
Kami memberikan kemudahan untuk
membayarkan tagihan listrik pelanggan di Pos
ataupun di beberapa bank. Namun, uang administrasi yang diberikan, murni bukan untuk
kami, melainkan untuk biaya operasional mereka (Pos dan bank). Tim

Tangerang, METROPOLITAN POS,


Proses Pilkada Kota Tangerang yang saat
ini masih berlarut-larut di meja Mahkamah
Konstitusi (MK) membuat masyarakat Kota
Tangerang berharap cepat tuntas. Sebab, mereka khawatir jik Kota Tangerang tidak segera
dipimpin Walikota dan Wakil Walikota yang
deinitif akan menghambat sejumlah program
pembangunan dan pelayanan publik.
Jika wali kota sampai saat ini belum ada
kepastian, maka program apa yang nantinya
akan dijalankan untuk masyarakat, kata Ahmad
Sahril ,35, warga Batu Ceper, Minggu (26/10).
Sahril berharap agar MK secepatnya memu-

tuskan perkara ini agar masyarakat tenang dan


tahu tentang masa depan Kota Tangerang lima
tahun ke depan. Karena, banyak pembenahan
yang perlu dilakukan kepala daerah ke depannya, seperti pengurangan titik banjir, mengurai kemacetan dan peningkatan infrastruktur
pembangunan.
Kemajuan Kota Tangerang sudah setara dengan Jakarta. Kalau pemimpinnya masih menggantung nasibnya, bagaimana nanti. Otomatis banyak
program yang menggantung, tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Muhammad Dadan (47), warga Kecematan Benda.
Dadan berharap agar semua pihak yang sebe-

lumnya terlibat dalam Pilkada Kota Tangerang,


khususnya para kandidat untuk legowo dan ikut
bersama - sama membangun Kota Tangerang.
Menurut dia, membangun Kota Tangerang
tidak harus menjadi pejabat publik. Akan
tetapi, membangun bisa dilakukan dengan
berbagai cara termasuk membantu dalam
pengawasan dan kontrol. Jangan sampai uang
dihabiskan untuk pendanaa pemilu saja tetapi
dialihkan bagi peningkatan sarana dan prasarana masyarakat.
Setiap calon kan sudah siap menang dan
kalah. Waktunya untuk bergotong - royong
membangun Kota Tangerang, katanya.

13

LINTAS BERITA

201 PNS Pemkab


Bekasi di Mutasi
Banten, METROPOLITAN POS,
Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali
melaksanakan mutasi dan promosi untuk keempat kalinya dalam setahun terahir ini.
Kabid Mutasi dan Promosi, Mulyadi membenarkan mutasi dan promosi kali ini ditingkat eselon 3, dan 5 yang akan dilaksanakan
hari ini, Senin, (28/10/2013).
Mutasi iya betul hari ini, ada 201 orang
pegawai negeri sipil (PNS) yang mendapat
undangan mutasi dan promosi, jelasnya.
Mutasi dan promosi ini merupakan kewenangan Bupati Bekasi dan Baperjakat,
dimana saat ini kebutuhan pegawai di tiap
dinas sangat dibutuhkan.
Mutasi dan promosi sepenuhnya kewenangan Bupati Bekasi untuk mengisi
kekosongan di tiap dinas Pemkab Bekasi.
Mutasi menyeluruh dari kecamatan hingga
dijajaran dinas, kata Mulyadi.
Lebih jauh diungkap Mulyadi, untuk jumlah PNS eselon 3, 4 dan 5 yang pensiun per 1
Oktober terdapat 45 orang.
Terbanyak yang pensiun ada di eselon 4,
kemudian eselon 5 dan pensiun yang sedikit
di eselon 3 hanya 4 orang, bebernya sambil
menjelaskan mutasi dan promosi ini tidak
berkaitan dengan penerimaan CPNS yang
berasal dari tenaga honorer.
Atasi Macet, Jalan Margonda Akan Ditata
Pemerintah Kota Depok akan menata Jalan Margonda agar terbebas dari parkir liar
dan menajdikan Jalan Margonda mirip seperti Jalan Sudirman, di DKi Jakarta. Hal itu dilakukan sesuai dengan visi misi Depok, yaitu
sebagai kota jasa dan niaga.
Kita menginginkan Jalan Margonda lancar. Meskipun sudah dilebarkan tetapi tetap
macet karena banyak yang parkir sembarangan dibahu jalan.ujar Sekretaris Dinas Tata
Ruang dan Pemukiman Kota Depok, Wijayanto.
Menurut dia, dari sisi infrastruktur jalan,
Jalan Margonda nantinya akan menjadi 32
meter, dengan ruas jalur 16 meter dikanan,
dan 16 meter dikiri.Nanti dibesarkan sesuai
ROW atau lebar jalan. Kemudian dibuatkan
gorong - gorong, atau drainase, tegas Wijayanto di Balaikota, kemarin.
Selain itu, Jalan Margonda juga dilengkapi
dengan utility box dan trotoar pejalan kaki.
Wijayanto mengakui saat ini masih banyak
parkir liar di Margonda sebab bangunan disana masih melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB). Karena itu bangunan yang melanggar GSB, harus mundur 10 meter.Kita
akan lakukan Penertiban PKL dan parkir liar.
Lalu pembuatan penghijauan dan taman.
Bangunan yang ada akan ditertibkan. Kalau
belakangnya ada sungai, bangunannya akan
kita beli, tegasnya. Tim

Hentikan Polemik Pilkada Kota Tangerang!


Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Benda, H. Fathurrahman mengatakan, jika semua
pihak pemangku kepentingan harus bisa menjaga kondusiitas keamanan masyarakat pasca
pemilukada. Walaupun kini proses pemilukada
sedang dalam proses hukum di MK.Namun, jangan sampai membuat keresahan di masyarakat
dan memecah belah persatuan dan kesatuan.
Sebab, masyarakat sudah memberikan haknya
dan menentukan pilihannya. Apapun hasilnya,
harus diterima semua pihak.
Jangan sampai Kota Tangerang ini terpecah
belah. Kepentingan masyarakat harus diutamakan, ujarnya. Tim

14

INVESTIGASI

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

KPK Bongkar Korupsi Pasar Tanah Abang


K

Jakarta, METROPOLITAN POS,


omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelusuri kerugian negara dalam
perjanjian kerja sama di Blok
A Pasar Tanah Abang. Perjanjian
kerja sama antara PD Pasar Jaya dan
PT Priamanaya Djan International
milik Menteri Perumahan Rakyat
Djan Faridz di lokasi itu diduga telah
merugikan Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta.
Dua mantan Direktur Utama PD
Pasar Jaya, Prabowo Soenirman dan
Uthan D. Sitorus mengaku diperiksa
KPK. Kira-kira sebelum Lebaran
lalu, setelah itu diminta melengkapi
dokumen, kata Uthan kepada Tempo, Rabu, 9 Oktober 2013.
Uthan mengatakan diperiksa terkait perubahan pola bagi hasil dari
penerimaan gross (kotor) menjadi
nett (bersih). Adapun Prabowo dimintai keterangan tentang penunjukan
PT Priamanaya sebagai mitra untuk
membangun dan mengelola pasar

grosir terbesar se-Asia Tenggara itu.


Juga maksud dan tata cara perhitungan bagi hasil yang tertuang dalam
perjanjian, kata Prabowo kepada
Tempo.
Badan Pemeriksa Keuangan menemukan kelemahan di antaranya tidak ada perjanjian yang mengatur
sewa kios, dan tidak ada penetapan
batas waktu yang tegas yang mengatur masa pemasaran dan pengelolaan. Menurut perhitungan BPK,
Pasar Jaya dirugikan Rp 12,4 miliar
akibat kekurangan setor Priamanaya
atas bagi hasil bersih pengelola. Kerugian lain muncul akibat biaya penerbitan sertiikat hak pemakaian tempat usaha dan surat izin pemakaian
tempat usaha senilai Rp 79,9 miliar.
Pengadilan Negeri Jakarta Timur,
21 Mei lalu, juga menyatakan Priamanaya melanggar perjanjian dengan mengubah tata ruang/tata letak
dan peruntukan/penempatan tempat usaha di tiap lantai tanpa persetujuan Pasar Jaya. Majelis Hakim

juga menilai Priamanaya wanprestasi karena memutus kontrak pengelolaan secara sepihak.
Dari data auditor dan keputusan
pengadilan, Manajemen Pasar Jaya
dan Priamanaya merundingkan ulang
perjanjian pengelolaan Tanah Abang.
Sumber Tempo mengatakan perundingan ini sempat mandek karena
tim Priamanaya belum menyampaikan hasil perundingan kepada Djan
Faridz yang sedang beribadah haji ke
Mekah, Arab Saudi.
Tempo sempat menemui Djan sebelum terbang ke Tanah Suci. Ia mengakui tidak mengetahui perundingan
itu. Sejak jadi menteri, saya keluar
dari semua perusahaan yang saya
miliki, katanya di Balai Kota Jakarta,
9 Oktober 2013. Mengenai pemeriksaan KPK dalam kasus ini, sumber
Tempo mengatakan, Djan sempat
kaget. Selengkapnya baca ulasan Majalah Tempo Kaget Ditelisik Kuningan edisi Senin 21 Oktober 2013.
Tim

MA Kembali Bebaskan Terdakwa Korupsi

LINTAS BERITA

Akhirnya, Andi
Ditahan KPK
Bekasi, METROPOLITAN POS,
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi
Johan Budi SP mengatakan bahwa penahanan
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi
Alian Mallarangeng merupakan kewenangan
tim penyidik untuk kepentingan penyidikan.
Itu kewenangan penyidik. Penyidik menganggap bahwa penahanan terhadap AAM
(Andi Aliian Mallarangeng) tepatnya hari ini
untuk kepentingan penyidikan, kata Johan di
Gedung KPK, di Jakarta, Kamis.
Ia sekaligus menjawab alasan mengapa
Andi baru ditahan sejak ditetapkan sebagai
tersangka pada 6 Desember 2012. Johan mengatakan setelah menahan Andi, KPK meneruskan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek
pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan
dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di
Bukit Hambalang yang menjerat Andi.
Setelah dilakukan penahanan terhadap
tersangka AAM (Andi Aliian Mallarangeng),
akan dilakukan pelengkapan berkas untuk dinaikan ke proses penuntutan, jelas Johan.
Menurutnya, KPK juga terus mengembangkan kasus Hambalang dengan melakukan
pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka
sekaligus untuk melengkapi berkas Andi sebelum dinaikkan ke proses penuntutan.
Hampir setiap hari KPK melakukan pemeriksaan saksi dalam rangka pemberkasan para
tersangka. Maka langkah yang dilakukan (terhadap Andi) juga sama dengan tersangka-tersangka lain , ujarnya.
Setelah menjalani pemeriksaan selama
enam jam sejak pukul 10.00 WIB, tim penyidik
Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan
untuk menahan Andi sebagai tersangka kasus
korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional
(P3SON) di Bukit Hambalang.
Andi dengan menggunakan jaket tahanan
KPK langsung diboyong ke rumah tahanan cabang KPK di rutan Cipinang untuk menjalani
masa tahanan 20 hari pertama. Ia keluar Gedung KPK didampingi tiga orang pengacaran-

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Mahkamah Agung kembali membebaskan
dua terdakwa korupsi. Setelah membebaskan
mantan Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari,
kini MA membebaskan mantan Sekretaris
Daerah (Sekda) Sidoarjo Moch Rochani bersama mantan Kabag Pemerintahan yang juga
menjabat Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo
Husni Tamrin dari perkara korupsi dana penjualan tanah kas desa (TKD) Janti, Kecamatan
Waru, Sidoarjo, sebesar Rp 2,5 miliar.
Putusan bebas MA ini dapat dilihat dalam
situs MA, perkara dengan register 258 K/PID.
SUS/2013 itu telah masuk ke dalam berkas
pada 12 Februari 2013.
Dalam putusannya, majelis hakim Komariah Emong Sapardjaja, Krisna Harahap dan
Surachmin menyatakan kasasi yang diajukan
pihak jaksa penuntut umum dinyatakan NO
(niet ontvankelijke verklaard).
Penasehat hukum Husni Tamrin, Rahkmat Santoso mengatakan pihaknya juga baru

mengetahui putusan tersebut setelah melihat


website resmi MA. Secara resmi kami belum
mendapat pemberitahuan, kata Rakhmat.
Menurut Rahkmat, dengan putusan NO
maka permohonan kasasi yang diajukan pihak kejaksaan tidak diterima. Sehingga putusan yang berlaku bagi kedua terdakwa adalah
putusan Pengadilan Tinggi (PT) Tipikor Surabaya. Dimana sebelumnya PT Tipikor Surabaya telah membebaskan kedua terdakwa dari
hukuman 1,5 tahun yang dijatuhkan pengadilan Tipikor Surabaya.
Wakil panitera PN Surabaya, Soedi Wibowo saat dikonirmasi terpisah juga belum
mengetahui adanya putusan tersebut. Besok
kami cek dulu, tandasnya.
Sebelumnya pada peradilan tingkat pertama
keduanya divonis penjara selama satu tahun
dan enam bulan. Majelis hakim yang diketuai
Budi Susilo menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999
tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

sebagaimana telah diubah dengan UU No 20


tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi. Selain hukuman badan terdakwa juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.
Perbuatan terdakwa terungkap dari rencana
pembangunan jalan tol Simpang Susun WaruTanjung Perak. Dimana lokasi proyek berada
diatas tanah kas Desa Janti, Kecamatan Waru,
Sidoarjo seluas 2.122 m2. Kedua terdakwa didakwa terlibat karena ikut menandatangani nota
dinas nomor 143/470/404 1.1.1/2006 tanggal
9 Oktober 2006 perihal rencana penggunaan
TKD Janti yang diajukan ke Bupati. Sesuai audit BPKP terdakwa merugikan negara cq Dirjen
Bina Marga Departemen PU serta memperkaya
diri sebesar Rp 2.505.950.000.
Tak puas atas putusan PN Surabaya, pihak
terdakwa mengajukan banding ke PT Surabaya, hasilnya terdakwa diputus bebas. Tak
terima dengan putusan PT, pihak Kejaksaan
Negeri Sidoarjo mengajukan kasasi. Tim

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
kembali melayangkan surat pencegahan pergi
ke luar negeri, untuk dua orang hakim yang
terkait dengan kasus suap pengurusan perkara korupsi bantuan sosial Kota Bandung.
Dua saksi yang dicegah adalah, hakim Pengadilan Tinggi Jawa Barat Pasti Sereina Sinaga
dan dan hakim Pengadilan Negeri Bandung
Ramlan Comel. Kasus itu sendiri, telah menjerat mantan wali kota Bandung Dada Rosada dan
mantan sekda Edi Siswadi sebagai tersangka.
Pencegahan berlaku untuk enam bulan
ke depan, kata Juru Bicara KPK, Johan Budi,
di kantor KPK, Jakarta, Selasa (22/10). Surat
permohohan pencegahan sudah dikirim penyidik ke Direktorat Jenderal Imigrasi pada
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Pasti dan Comel, kata Johan, dicegah untuk
kepentingan penyidikan agar sewaktu-waktu
dipanggil untuk dimintai keterangan tidak sedang berada di luar negeri.
Dua nama hakim itu memang kerap dise-

but-sebut terlibat kasus dugaan suap yang


telah menjerat hakim Pengadilan Negeri
Bandung Setyabudi Tejocahyono dan tiga tersangka lainnya. Bahkan, surat dakwaan Setyabudi yang telah disidangkan di PN Tipikor
Bandung juga menguak dugaan keterlibatan
hakim-hakim lainnya.
Surat dakwaan itu menyebut nama-nama
hakim lain yang juga menikmati uang yang dikucurkan oleh Dada Rosada dan Edi Siswadi.
Setyabudi menjanjikan nama Dada dan Edi tidak akan diseret dalam kasus ini. Untuk itu, ia
meminta imbalan Rp 3 miliar.
Setyabudi meminta bantuan Ketua PN
Bandung Singgih Budi Prakoso untuk mengamankan perkara bansos di PN Bandung.
Singgih, yang menentukan majelis hakim dan
menunjuk Setyabudi sebagai ketua majelis hakim, disebut menerima uang 15.000 dolar AS.
Singgih juga disebut menerima bagian
dari Rp 500 juta yang diberikan untuk majelis
hakim, yaitu Setyabudi, Ramlan Comel, dan
Djodjo Djauhari, dan dirinya selaku ketua PN

Bandung. Di tingkat banding, pengamanan


perkara ini diurus oleh Sareh Wiyono, mantan
ketua Pengadilan Tinggi Jabar.
Sareh mengarahkan Plt PT Jabar CH Kristi
Purnamiwulan dalam menentukan majelis
hakim. Majelis hakim tersebut akan menguatkan putusan PN Bandung di tingkat banding.
Untuk itu, Sareh meminta Rp 1,5 miliar kepada Dada melalui Setyabudi yang disampaikan
kepada Toto.
Kristi kemudian menetapkan majelis hakim banding perkara ini terdiri atas Pasti
Sereina Sinaga, Fontian Munzil, dan Wiwik
Widjiastuti. Toto kemudian berhubungan
dengan Pasti selaku ketua majelis hakim.
Menurut surat dakwaan, Pasti meminta
Rp 1 miliar untuk mengatur persidangan di
tingkat banding, Rp 850 juta untuk tiga hakim,
sedangkan sisanya untuk Kristi. Ia pun meminta penyerahan uang dilakukan satu pintu,
melalui dirinya. Dari komitmen tersebut, Toto
sudah memberikan Rp 500 juta kepada Pasti.
Uang itu berasal dari Dada dan Edi. Tim

KPK Cekal 2 Hakim Terkait Suap Perkara Korupsi

KPK, Periksa Konspirasi Fadel Muhammad!


Jakarta, METROPOLITAN POS,
Aliansi Kader HMI Se-Jabotabek
mendesak Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) memeriksa mantan
Menteri Kelautan dan Perikanan
(KKP) Fadel Muhammad, terkait
dugaan skandal korupsi PT MMC.
Khususnya, mengenai pemberian
izin operasi PT MMC di Morotai, Malu-

ku Utara. Desakan disampaikan Aliansi


HMI dalam aksi unjuk rasa di depan
Kantor KPK, Jakarta, Senin (14/10).
PT MMC dalam melakukan usaha
pembudidayaan mutiara, melanggar
izin yang dikeluarkan. Berdasarkan
UKL/UPL sebesar 4,5 hektare, tapi
fakta di lapangan menunjukkan telah
terjadi pelebaran areal usaha menjadi

10 ha, kata koordinator aksi Mukmin


Ilyas saat berorasi.
Mukmin juga menduga ada penyelewengan PT MMC dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya,
MMC menggunakan material karang
dan kayu mangrove, sehingga terjadi kerusakan terumbu karang dan
merusak hutan mangrove.

Dalam mengoperasikan pembudidayaan ikan kerapu dan pembudidayaan mutria, mereka tidak memiliki dokumen amdal, sebagaimana
diatur dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Dampak Lingkungan, tuturnya.
PT MMC dalam memekerjakan
tenaga kerja, lanjutnya, juga diduga
tidak melaksanakan standar prosedural ketenagakerjaan. Pemanfaatan
listrik non-PLN mereka diduga juga

tidak mengantongi izin usaha.


Segera tangkap Komisaris PT
MMC Rober Sukendy dan Fony
Gonga. Konspirasi antara Fadel Muhammad dan Robert dalam pemberian izin, syarat manipulasi, sehingga
rakyat Morotai dirugikan, tuturnya.
Tuntutan para pahasiswa yang
berjumlah sekitar 150 orang, juga
mendesak KPK segera mengaudit PT
MMC, karena beroperasi di atas lahan
negara secara ilegal sejak 2008. Tim

SAMBUNGAN

EDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

15

Dari halaman 1.................................................................................................................................................................. Dirjend Imigrasi


undang yang berlaku di keimigrasian Indonesia demi terciptanya
pelayanan yang lebih baik, salah
satunya PP No.31 Tahun 2013
dengan pasal-pasalnya tentang
pelaksaan UU keimigrasian.
Adapun teknis permohonan
dengan adanya sistim online
pemohon sudah lebih eisien
dan efektif untuk mengajukan
permohonan persetujuan visa,
mulai proses veriikasi dokumen
dengan validasi dan data sponsor (penjamin) dibutuhkan kelengkapan semua persyaratan,
apabila sudah dipenuhi pemohon baik melalui sponsor atau
penjamin atau perorangan hanya
butuh waktu tiga hari atau dua
jam setelah pemohon membayar
biaya visa (Kawat) maka pengambilan persetujuan visa sudah bisa
dilakukan, namun tidak semua
permohonan visa bisa dilakukan secara online, seperti KITAS

yang mengharuskan adanya rekomendasi dari tempat pemohon


bekerja, jadi pembuatannya tidak
disini, cetus, Zakaria.
Kepala Sub Direktorat Visa
Dirjend Keimigrasian Kemenhukam, Zakaria SH, menjelaskan,
apabila data tidak lengkap atau
ada yang belum dipenuhi, seperti,
rekening tabungan BNI belum dimiliki pemohon, Kartu Keluarga
tidak dilampirkan, maka secara
otomatis system akan menolak
permohonan tersebut, untuk itu
diharapkan pemohon melengkapi
semua dokumen dan data yang
diminta sebagai persyaratan permohonan visa.
Zakaria, juga berusaha mensinergikan dan menyeimbangkan
antara kemampuan stafnya di
Direktorat Visa Dirjend Keimigrasian Kemenhukam, dengan
banyaknya pemohon visa agar
pelaksanaan permohonan visa

dapat tetap berjalan dengan baik


dan terhindar dari permasalahan.
Adapun hal yang berbeda
dengan adanya pelayanan tiga
hari mendapat respon yang berbeda dari Biro Jasa, karena saat
layanan tiga hari dijalankan justru Biro Jasa mengharapkan lima
hari kerja alasannya untuk KITAS
pihak Biro Jasa membutuhkan
waktu yang lebih panjang untuk
pengambilan sidik jari dari pemohon karena tempat dan posisi
pemohon tersebar di beberapa
wilayah di DKI Jakarta, padahal
untuk pembayaran visa sudah
dibuka jam 08.00 namun sampai
jam 14.00 wib saja baru selesai
sehingga Bank sudah tutup, untuk
pertimbangan waktu inilah Biro
Jasa meminta pertimbangan lima
hari kerja, Kata, Zakaria, SH.
Pelayanan Pembayaran Visa
Melalui Bank BNI
Direktorat Jenderal Imigrasi

Dia diduga menyelewengkan


dana pengadaan delapan unit
CCTV jenis Sony model pan tilt
zoom (PTZ) 36 optical zoom sebesar Rp1,7 miliar saat masih menjabat sebagai Kasie Sistem Informasi, Sudin Kominfomas Jakarta
Pusat, sekaligus sebagai Ketua
Panitia Lelang Pengadaan CCTV.
Kasie Pidana Khusus Kejari
Jakarta Pusat, Jaja Raharja, membenarkan soal status tersangka
Kepala Sudin Kominfomas Jakarta
Pusat, Ridha Bahar tersebut.
Benar,
sekarang
masih
dalam proses, ujar Jaja, kepada
wartawan, Kamis, (24/10).
Walikota Jakarta Pusat, Saefullah mengaku sudah mengetahui
status Ridha sebagai tersangka.
Namun, sebagai walikota, Saefullah belum mendapatkan tembusan apapun terkait kasus ini.
Saya belum dapat tembusan
apa-apa, karena persoalan keuangan sudin itu langsung ke dinas.
Jadi, kami hanya mengkoordinasikan saja. Yang bersangkutan juga
sampai saat ini masih aktif, mengenai yang lainnya ditetapkan dari Dinas (Kominfomas), kata Saefullah.

Kasudin Kominfomas
membantah
Selain Ridha Bahar, Yuswil

Iswantara yang kini menjabat sebagai Kepala Sudin Kominfomas Jakarta Selatan, juga telah ditetapkan
sebagai tersangka. Yuswil sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sudin
Kominfomas Jakarta Pusat.
Saat dikonirmasi, Yuswil mengaku telah berstatus tersangka
dalam kasus ini. Meski begitu,
Yuswil menyatakan dia telah diitnah dan didzalimi. Sebab, katanya,
proyek senilai Rp1,7 miliar tersebut
telah dilaksanakan sesuai prosedur
yang berlaku. Saya disangka membayar kerjaan yang belum selesai.
Nama proyeknya waktu itu adalah
Pembangunan Sistem Kawasan
Monas, dan semua sudah sesuai
Kepres, ujar Yuswil.
Menurut Yuswil, proyek yang
dilaksanakan pada Oktober-November tersebut merupakan dedicated program karena diperintahkan langsung oleh Walikota Jakarta
Pusat saat itu, Sylviana Murni. Sehingga proyek tersebut bukanlah
program yang direncanakan oleh
Sudin Kominfomas Jakarta Pusat
yang saat itu dipimpin Yuswil.
Itu dedicated program yang
langsung diperintahkan Walikota
Jakarta Pusat saat itu. Anggarannya Rp2 miliar dan dikerjakan
hanya menghabiskan Rp1,7 miliar. Kan malah menghemat angga-

ran, katanya.
Yuswil mengaku dirinya telah
diitnah. Itu sejak Desember 2010
saja sudah berfungsi. Tapi menurut
Ridha belum berfungsi, sehingga
dia membuat pengadaan alat abalabal yang dibilangnya untuk mengoperasikan alat saya, katanya.
Ditegaskan Yuswil, dirinya siap
menghadapi masalah ini. Penjelasan detail akan dipaparkan dihadapan penyidik Kejari Jakarta Pusat.
Saya siap hadapi ini. Akan dijelaskan semuanya, tuturnya.
Proyek pengadaan CCTV untuk Monas ini diadakan pada tahun 2010. Nilai proyek pengadaan
tersebut sebesar Rp1,7 miliar, dengan pemenang tender PT Harapan
Mulya Karya. Dana pengadaan
CCTV sebesar Rp1,7 miliar digunakan untuk pemasangan CCTV di
delapan titik, pembangunan ruang
monitor, display, perangkat radio
link sistem pemantauan tanpa kabel, server dan stored atau fasilitas
penyimpanan gambar.
Sebelumnya, kasus dugaan
korupsi juga melibatkan Kepala
Sudin Tata Ruang Jakarta Selatan
Raden Suprapto. Pihak Kejaksaan
Agung yang menangani kasus
pungutan liar ini sudah menyiapkan pemeriksaan terhadap tersangka. Jenri/Peris

perhubungan DKI Jakarta.


Belum ada tersangka pejabat
Dinas Perhubungan DKI Jakarta,
cetus, Albert Napitupulu kepada
Metropolitan Pos, Jumat, (25/10).
Menurut Albert Napitupulu,
kapal tersebut sudah sampai di
muara karang sejak September
2013, hingga saat ini kapal tersebut serahterimanya masih dipertanyakan, apa sudah diserahterimakan atau belum, kata Albert
kepada wartawan. Sementara,
menurut Sutrisna, Kepala Pelabuhan UPT Dinas Perhubungan
Muara Karang, menjelaskan, kapal tersebut tidak tau apa sudah
diserahterimakan atau belum,
yang jelas kapal tersebut dari Tegal Jawa Tengah dikirim ke Muara

Karang, milik Dinas Perhubungan


DKI Jakarta yang sudah sampai
hari Selasa (8/10). Jadi yang jelas
kapal tersebut kami tidak tau di serahterimakan atau tidakcetusnya.
Ditempat terpisah, Asisten Intel Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,
kepada Metropolitan Pos, mengatakan, kalau ada wartawan dan
LSM terlibat gratiikasi akan saya
tangkap, tegasnya kepada Metropolitan Pos, hingga saat ini belum
jelas yang terlibat siapa. Terkait
kasus pengadaan kapal sebesar
Rp25 M untuk angkutan penyebrangan kepulauan seribu dalam
APBD tahun 2012 dengan kode
rekening, 1.07.008 03 015 sudah
hampir satu tahun belum diserah
terimakan ke Dishub DKI Jakarta

Sementara, Kadis Perhubungan


DKI Jakarta, Udar Pristono belum
bisa dihubungi, melalui Halomoan
Sinaga, UPT Dinas Perhubungan
DKI Jakarta, menjelaskan kepada
Metropolitan Pos, pengadaan kapal
tersebut belum dikirim tapi nanti
kalau kapalnya sudah datang akan
diundang untuk menyaksikan barang tersebut, tegasnya.
Pengadaan kapal angkutan
penyeberangan kepulauan seribu
sebesar Rp25 M tersebut hanya 1
unit kapal katanya kepada Metropolitan Pos, Selasa, (30/8).
Halomoan Sinaga, mengakui
bahwa kasus ini sedang diperiksa
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta berdasarkan hasil laporan masyarakat, cetusnya. Tim

Gubernur DKI Jakarta Joko


Widodo (Jokowi) punya makna
khusus peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini. Menurutnya,
bangsa Indonesia, yang 60 persen
penduduknya berusia 40 tahun, harus memanfaatkan peran pemuda.
Semakin besar kalau bisa
dimanfaatkan untuk kemajuan
Jakarta, negara dan bangsa ini,
ucap Jokowi usai memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda
ke-85 di Lapangan IRTI Monas Jakarta, Senin (28/10).
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) mengatakan, sikap negatif

pemuda belakangan ini tak lepas


dari kemunaikan generasi tua.
Hal ini terbukti dengan banyaknya
pemuda yang justru melakukan
tindak asusila, seperti kejadian
siswa siswi SMP 4 Jakarta yang
merekam adegan mesum.
Saya pikir ini juga ada pengaruh dari kami-kami yang tua yang
munaik. Jadi persoalan utama
sebetulnya, ketika kita terlalu
banyak munaik, menutup diri
dengan nilai agama, tapi kelakuan
kita jelek, akan mempengaruhi
anak-anak muda di bawah generasi kita. Ini jadi anggap agama
itu dilecehkan. Itu yang menyedihkan gitu loh, ungkap Ahok.

Kalau udah jadi pendeta itu,


kalau munaik ya anaknya bisa
bahaya banget. Karena dia tahu
bapaknya ngibul, kata Ahok
memberi contoh.
Hal itu, kata Ahok, sama ketika pemimpin atau pejabat publik menjual ayat dan agama saat
sumpah jabatan, namun berperilaku negatif.
Akan membuat generasi berikutnya nganggep Tuhan itu gak
ada. Orang jadi gak takut. Orang
bisa mengendalikan diri kan kalau takut sama Tuhan sebenarnya.
Kalau gak takut Tuhan, generasi
muda pasti rusak. Gak mungkin
jadi patriot, tegasnya. Tim

Dari halaman 1......................................................... 2 Pejabat DKI

Dari halaman 1................................................ Pejabat Dishub DKI

Dari halaman 1.......................................................... Jokowi-Ahok

Kementerian Hukum dan Hak


Azasi Manusia (Dirjend Imigrasi
Kemenhukam),
memberikan
pelayanan cepat dengan menghimbau pemohon visa pembayaran dapat dilakukan langsung ke Bank BNI terdekat.
Kepala Sub Direktorat Visa
Dirjend Keimigrasian Kemenhukam, Zakaria, SH kepada Metropolitan Pos, Pembayaran visa melalui Bank BNI dilakukan dalam
rangka memberikan kepastian
pelayanan, biaya dan transparansi kepada masyarakat. Hal ini juga
diharapkan dapat mengurangi
antrian pada saat pembayaran di
Kantor Dirjend Imigrasi Kemenhukam. Selain itu, untuk memudahkan proses rekonsiliasi dan
mendukung program Pemerintah
melakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
secara online.
Pengurusan Visa dilakukan
dalam waktu 3 hari kerja dan setiap harinya akan dievaluasi oleh
tim untuk melihat perkembangan proses pelayanan sehingga
didapat kepastian prosedur. Diharapkan, pelayanan pembayaran

visa melalui Bank BNI, baik


permohonan visa baru maupun
penggantian Kadang kadang Biro
Jasa mengharapkan ke kliennya
lima hari kerja selesai, dan itupun
tidak dihitung waktu sabtu dan
minggu, cetus, Zakaria.
Menurut, Doni, Kasie Direktorat Visa Dirjend Keimigrasian
Kemenhukam, bahwa pemohon
sering tidak melengkapi dokumennya, seperti, pemohon tidak
memiliki rekening Bank BNI,
pemohon tidak melengkapi dokumen Kartu Keluarga, sehingga
pemohon dapat memperlambat
pengurusan berkas tersebut,
karena pemohon harus mengurus
berkas dokumen yang tidak lengkap tadi, mengurus berkas yang
kurang tadi bisa memakan waktu
lama pemohon, jadi yang jelas
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Azasi
Manusia memberikan pelayanan
cepat, tegasnya.
Selain itu, Pembayaran visa
melalui Bank BNI di Kantor Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak
Azasi Manusia, dapat dilakukan

dengan prosedur, yaitu, tahap pertama, pemohon datang ke Kantor


Dirjend Imigrasi Kemenhukam
dengan membawa persyaratan
dokumen yang sah dan masih
berlaku, sesuai yang telah ditentukan, Dokumen permohonan diveriikasi oleh petugas loket.
Apabila dokumen sudah
lengkap dan sesuai dengan yang
dipersyaratkan, pemohon akan
mendapatkan Tanda Terima
Permohonan, Setelah pemohon
mendapatkan Tanda Terima Permohonan, segera melakukan
pembayaran permohonan visanya
di Bank BNI terdekat.
Pada tahap kedua, setelah dua
hari pemohon mendapatkan Tanda Terima Permohonan, pemohon
datang ke Kantor Dirjend Imigrasi
Kemenhukam dengan membawa
Tanda Terima Permohonan dan
Bukti Pembayaran di Bank BNI,
untuk melakukan foto dan wawancara. Tiga hari kerja setelah foto
dan wawancara, visa selesai dan
dapat diambil di Kantor Dirjend
Imigrasi Kemenhukam tersebut.

Meski demikian, pihaknya tetap


menghormati serikat lainnya yang
melakukan aksi mogok. Itu merupakan hak mereka untuk mogok.
Di Kabupaten Bekasi, saat ini
tercatat sekitar 6.000 lebih perusahaan yang berada di kawasan industri, di antaranya MM 2100, Ejib,
Hyundai, Jababeka 1 dan 2, Lippo Cikarang, Delta Silicon, dan Deltamas.
Dari makassar Aksi organisasi
buruh Sulawesi Selatan, Front
Samurai, merazia karyawan di
sejumlah perusahaan di kawasan
industri Makassar, Senin, 28 Oktober 2013, memancing kericuhan.
Keributan terjadi antara pengunjuk rasa dan pihak pengamanan
perusahaan.
Dalam aksi razia karyawan ini,
tidak semua perusahaan memberikan izin kepada karyawannya
untuk bergabung. Setelah kami
memberikan pengertian, keributan dapat direda. Mereka pun
memberikan izin, kata koordinator Front Samurai, Salim Syamsul.
Menurut Salim, razia seperti
ini akan berlangsung hingga Rabu
besok, tepatnya H-1 menjelang
puncak peringatan hari mogok
nasional buruh pada 31 Oktober-1
November mendatang. Razia dimaksudkan untuk memanggil
para karyawan perusahaan untuk
bergabung di hari mogok buruh.
Setelah menyisir kawasan industri. Rencananya besok, massa
Front Samurai akan bergerak ke
kawasan Jalan Tol Ir. Sutami untuk melakukan hal serupa. Kami
berharap 50 persen karyawan
dari setiap perusahaan bisa bergabung dalam aksi nanti. Kami
tak menargetkan berapa banyak
massa. Pokoknya semaksimal
mungkin, ujar Salim.
Ketua Asosiasi Pengusaha
Indonesia Sulawesi Selatan Latunreng sebelumnya meminta kepada kalangan buruh yang akan
melakukan unjuk rasa besar-besaran agar tetap tertib, sehingga
kegiatan perekonomian di daerah
ini dapat berjalan normal. Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin
Limpo mengaku cukup optimistis demontrasi buruh akan tetap
memperhatikan
rambu-rambu
dalam menyampaikan aspirasi.
Memang akselerasinya tinggi,
tetapi tertib dan damai. Sama seperti Pakararena, irama gendang
sangat kencang, tetapi penarinya
tetap tenang, kata Syahrul saat
menghandiri rapat koordinasi
di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, pekan lalu.
Sementara di Tangerang,
Banten Ratusan buruh dari berbagai elemen di Kabupaten
Tangerang
berdemonstrasi,
menuntut pemerintah membenahi jaminan sosial. Mereka nekat
memblokir Tol Bitung. Namun,

upaya mereka gagal karena sejumlah anggota kepolisian telah


memblokade mereka sehingga tidak sampai masuk ke tol.
Buruh perlu perlindungan dan
perlu kesejahteraan, sehingga kami
mendesak agar kenaikan UMK 50
persen untuk tahun depan, kata
koordinator demo, Koswara di lokasi, Tangerang, Senin (28/10).
Karena tak berhasil memblokir
pintu tol, buruh kemudian melumpuhkan Jalan Raya Serang, Kabupaten Tangerang yang berdekatan
dengan pintu Tol Bitung.
Buruh menginginkan UMK di
Provinsi Banten kembali naik dari
Rp 2,2 juta menjadi Rp 3,7 juta.
Kami menolak upah murah. Selain
itu, kami juga mendesak agar Presiden SBY menghapuskan Inpres
Nomor 9 tahun 2013 tentang mekanisme penentuan UMK, katanya.
Buruh juga menentang sistem
kerja alih daya (outsourcing). Ketua Federasi Serikat Buruh Karya
Utama (FSBKU) itu mengatakan,
pihaknya menuntut pemerintah
untuk membenahi jaminan sosial
terhadap buruh.

penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Hari Sumpah Pemuda.


Sebuah momentum penting dalam
sejarah perjalanan Indonesia
merdeka, tanggal 17 Agustus 1945.
Dalam sejarahnya, kaum buruh
juga ikut berperan besar dalam sejarah perjuangan Indonesia. Maka,
pemerintah wajib memenuhi tuntutan buruh, katanya.
Sementara itu, akibat aksi
para buruh yang terus berdatangan ini, jalan di sekitar Gedung
Grahadi ditutup total. Tak urung,
arus lalu lintas menuju Jalan Gubernur Suryo pun mengalami kemacetan, seperti tampak di Jalan
Tunjungan arah Grahadi, yang
terpaksa dialihkan menuju Embong Malang.
Kemudian Jalan Basuki Rahmat
juga sama. Arah belokan menuju Jalan Gubernur Suryo, tepatnya jalan
di depan Tunjungan Plaza, ditutup.
Arus lalu lintas menuju Embong
Malang pun makin padat. Sebab,
pengguna jalan dari Jalan Tunjungan dan Jalan Basuki Rahmat bertemu di Jalan Embong Malang.
Polisi yang sejak pagi telah
bersiaga, terus mengatur arus
lalu lintas yang makin padat. Sementara beberapa personel polisi
tetap disiagakan di tempat-tempat
vital, termasuk di Gedung Grahadi.
Dan hingga saat ini, aksi unjuk rasa
para buruh masih terus berjalan.

Jenri / Hotdiman/
Rumape

Dari halaman 1............................................................. Aksi Buruh

SBY Alay
Aksi mogok kerja nasional
(Monas) di Surabaya, Jawa Timur
yang dimulai Sekitar pukul 12.00
WIB, sebagian besar para buruh,
misalnya dari FSBK-KSN, Lamri dan Sebumi, terlihat datang
berkonvoi menuju Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo.
Para buruh itu membawa misi
kenaikan upah minimum tahun
2014 sebesar 50 persen, penghapusan sistem outsourcing serta
tuntutan jaminan kebebasan berserikat dan berorganisasi. Mereka
datang ke Gedung Grahadi dengan cara long march.
Mereka juga membawa poster
dan spanduk berisi tuntutan. Untuk
barisan depan, para buruh wanita
membawa tampah dicat warna
merah, masing-masing bertuliskan
huruf: S B e Y e A L A Y dengan warna kuning.
Bertepatan dengan hari
Sumpah Pemuda, kita kaum buruh
kembali turun jalan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan
kita. Tuntutan kita masih sama,
yaitu mendapatkan upah layak
demi kesejahteraan para buruh,
teriak salah satu orator, Andik Peci
di depan Gedung Grahadi.
Kaum buruh juga mengklaim,
selama ini kehidupan mereka jauh
dari layak. Upah yang diterima
kaum buruh tidak mampu mencukupi kebutuhan kos-kosan, pangan,
kesehatan dan pendidikan serta kebutuhan lainnya, sehingga banyak
buruh yang terpaksa gali lubang
tutup lubang untuk memenuhi kebutuhannya, teriak dia lagi.
Hari ini adalah momentum

Layak
Persoalan upah minimum
untuk buruh tak pernah menemukan titik temu. Terakhir, buruh menuntut upah Rp 3,7 juta
kepada Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta. Namun, jumlah tersebut
dinilai terlalu besar.
Wakil Ketua DPR, Sohibul
Iman berpendapat, upah sebesar Rp 3,7 juta bagi penghidupan
buruh setiap bulan sudah layak.
Kendati begitu, ia meminta agar
angka tersebut masih harus didiskusikan kembali agar tidak merugikan perusahaan.
Tentunya semua orang yang
bekerja ingin dapat penghasilan
cukup, angka segitu bagi saya wajar saja, tapi soal keadilan itu yang
harus dibicarakan lagi lebih jauh.
Apakah angka segitu mempengaruhi perusahaannya apa enggak,
jadi itu harus dicari win win solution-nya, kata Sohibul di Gedung
DPR, Jakarta, Senin (28/10).
Politikus asal PKS ini pun menyatakan jika persoalan minimum
upah buruh tersebut akan dibahas oleh tim khusus. Pihaknya
pun berjanji akan berkonsultasi
terkait hal ini kepada pemerintah.
Ya itu nanti kan ada timnya
yang mengatur masalah itu, dan
itu juga kita akan komunikasikan
dengan pemerintah terkait masalah itu, pungkasnya. Tim

16

Silahkan Bergabung Bersama

nEDISI 064 THN III SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Informasi Aspirasi Rakyat

HAL 16

SENIN 28 OKTOBER - 10 NOVEMBER 2013

Telp. 021-51393635, 31902301, Fax. 021- 31902301


HP: 0821 2219 5529
E-mail: metropolitanpos@yahoo.com
Alamat Redaksi : Jl. Kramat Raya No 1 Blok B
Gedung Paseban, Jakarta Pusat 10450

BERLIN SIAHAAN
Pemimpin Umum/Perusahaan

Infrastruktur Ring Road Samosir Harus Diperluas

Calon Pemimpin Harus Memikirkan Pembangunan Samosir

Jakarta, METROPOLITAN POS,


Calon pemimpin harus memikirkan pembangunan Kabupaten Samosir, bukan hanya untuk berebut
jadi pemimpin. Sekarang ini berebut jadi pemimpin
tetapi tidak memikirkan pembangunan daerahnya,
ini merupakan tidak mempunyai daya pikir untuk
membangun republik ini khususnya Kabupaten Samosir, pemilihan Bupati Samosir akan dilaksankan
tahun 2015 mendatang. Hal ini disampaikan, Hasoloan Sitanggang (A. Rimbun Sitanggang) dikantor
redaksi Metropolitan Pos, belum lama ini.
Hasoloan Sitanggang, salah satu tokoh masyarakat Samosir yang ada di Jakarta, yang juga mencalonkan Bupati Samosir, menjelaskan, untuk memajukan wisatawan Kabupaten Samosir, infrastruktur
sepanjang danau Toba harus diutamakan pembangunannya dan diperindah supaya dapat menarik wisatawan mancanegara, dan ini untuk mendatangkan
wisatawan orang asing ke Danau Toba untuk menikmati alam Danau Toba dan panoramanya.
Dia berharap, calon pemimpin harus bisa men-

datangkan investor dari luar negeri untuk membangun


perekonomian masyarakat Samosir, yang sekarang ini
perekonomian di Samosir sangat tertinggal di banding
daerah lain. Perekonomian masyarakat Samosir harus
dipikirkan juga terutama dibidang pertanian. Menurutnya, seperti baru baru ini seluruh Alumni IPB Bogor
mengadakan semacam diskusi holtikultural mengenai
hasil pertanian holtikultural di Gedung Bidakarya, dan
dia bertepatan hadir pada waktu itu, dia melontarkan
salah satu pertanyaan mengenai pertanian IPB Bogor
tersebut, bagaiman orang orang IPB Bogor didatangkan ke Samosir untuk membangun pertanian Kabupaten Samosir, itu cetusnya kepada Alumni IPB tersebut.
Mereka menjawab, mohon maaf pak Alumni Pertanian
USU kan masih ada, cetus IPB Bogor tersebut, sambil
tertawa, pada hal tujuan Hasoloan, untuk membangun pertanian di Samosir harus lah benar benar orang
orang dari Alumni IPB Bogor ataupun dari Alumni USU
yang ada di medan, sehingga taraf hidup petani di Samosir dapat berkembang pesat, itu cetusnya.
Hasoloan Sitanggang berencana untuk membuat

pembibitan tanaman coklat di sekitar Kabupaten Samosir, dengan membentuk koperasi unit desa dari desa
ke desa lain untuk menjalin kerjasama dibidang perekonomian pertanian. Selain itu menurutnya, bagaiman
Kabupaten Samosir supaya mempunyai lapangan terbang untuk mempercepat perkembangan wisatawan
di Samosir yang langsung menikmati keindahan Danau
Toba tersebut, ini harus dipikirkan juga supaya tidak
memakan waktu lagi untuk berwisata ke Danau Toba.
Sementara, desain lapangan terbang tersebut
sudah ada sama pak TB Silalahi dan pak Sudin Silalahi untuk diajukan pembangunannya tetapi sampai sekarang belum jelas. Inilah harus dipikirkan
orang orang Batak yang ada di Jakarta sekarang ini.
Keindahan Danau Toba harus juga dilestarikan
dengan melarang keramba, yang ada di sepanjang
pinggiran kawasan Danau Toba, dan ini harus ditata dengan membuat suatu kawasan, karena Danau
Toba tersebut PBB telah mengakui bahwa satu satu
Danau Toba terbesar di Dunia ini suatu ke ajaiban
dunia, ungkap, Hasoloan. q Red

Hasoloan Sitanggang
(A. Rimbun Sitanggang)

Bambang Triyono : Upah Karyawan RTH TM Ragunan Urusan Pemenang Lelang.

CV. Chandra Berkat Abadi Langgar


Kepres No 70 Tahun 2012

Jakarta, METROPOLITAN POS,


CV. Chandra Berkat Abadi pemenang lelang
untuk pemeliharaan RTH dan kebersihan Kantor UPT TM Ragunan, Jakarta Selatan, namun
CV. Chandra Berkat Abadi tidak pernah peduli
dengan nasib karyawannya, betapa tidak upah
karyawan RTH ( Ruang Terbuka Hijau) masih dibawah UMR propinsi. Padahal karyawan
harian TM Ragunan sudah memperoleh upah
sesuai UMR Rp 2,2 Juta, perbulan sesuai mekanisme Keppres No 70 tahun 2012 tentang
pengadaan barang / jasa pemerintah. Kepala
RTH Sumardi, tidak pernah ada dikantor, hanya Devi dan Diana karyawan CV tersebut ada
di kantor yang berlokasi didalam TM Ragunan tersebut, dan perusahaan tersebut diduga
kongkalikong dengan pejabat tertentu Dinas
UPT TM Ragunan Jakarta Selatan.
CV. Chandra Berkat Abadi (CBA) adalah
pemenang lelang untuk pemeliharaan RTH (
Ruang Terbuka Hijau ) serta Kebersihan di Taman Margasatwa Ragunan ( TMR), dari sumber Informasi yang diterima Metropolitan Pos.
CV. Chandra Berkat Abadi mempunyai
karyawan lebih dari 100 orang, namun gaji
karyawan diduga bermasalah tidak sesuai UMR
propinsi DKI Jakarta.
Karyawan RTH TM Ragunan saat ini hanya diberi upah harian Rp 45.000/hari atau
Rp 1.170.000/bulan terhitung 26 hari kerja.
Saya dapat gaji perbulan hanya segitu mau
makan apa anak saya? Cetus sumber di Ragunan, Jumat, (20/9). Hingga saat ini banyak
karyawan yang sudah gerah, berat sekali pak,
untuk makan dan ongkos saja sudah pas-pasan
bagaimana bisa gaji dibawa ke rumah, katanya
kepada Metropolitan Pos. sebenarnya mereka
hanya ingin menagih janji dari tempat mereka
bekerja CV. Chandra Berkat Abadi (CBA) dengan Pihak TM Ragunan.
Pihak pengelola Ragunan menipu karyawan, pada hal sudah ada kesepakatan akan

adanya kenaikan gaji beberapa bulan yang lalu,


namun kenyatannya tidak ada kenaikan sampai
saat ini, Kamis, (17/10), kami bingung mau bilang ke siapa lagi, tambahnya, apalagi setelah
mereka menyampaikan aspirasinya ke Kepala
RTH Sumardi, malah tidak ada tindakan.
Lebih lanjut Kepada Metropolitan Pos sumber tersebut mengatakan (17/9), bahwa gaji
karyawan RTH Ragunan paling kecil dari karyawan di lingkungan TM Ragunan, sepengetahuan mereka pekerja harian dibawah TM Ragunan dan yang lain menerima upah Rp 65.000
Rp 85.000/ hari, kami tidak tahu kenapa
karyawan harian lain gajinya bisa jauh lebih besar di banding kami ( RTH). Padahal kerjanya
sama saja, justru kami setelah membersihkan
sampah di taman-taman, kami juga mengurusi
perbaikan taman, kalau karyawan harian lain
tidak, kata sumber di Ragunan.
Bambang Triyono Kepala Tata Usaha TM
Ragunan, mengatakan Karyawan Harian RTH
TMR Urusan pemenang lelang, merujuk ke
CV. Chandra Berkat Abadi, jadi tanya kesana
saja, katanya, Kamis, (3/10). Bambang Triyono menambahkan karyawan harian Ragunan
dibawah TM rangunan, memang upahnya sesuai UMR Rp 2.200.000, cetusnya.
CV. CBA sepertinya mendapat perlakukan
istimewa dengan berkantor di dalam TMR
tersebut, sudah dua kali di Konfirmasi Metropolitan Pos ( 20/9), namun Kepala RTH Sumardi tidak ada, saat ditanya, apakah CV. CBA menyewa atau tidak dari TMR, keduanya tidak
memberikan jawaban, Diana dan Devi hanya
mengatakan tanyakan sama Pak Sumardi saja,

kami tidak tahu, kata Diana dan Devi. Adapun


informasi lain yang diterima Metropolitan Pos
bahwa CV. Chandra Berkat Abadi bukan lagi
berbentuk CV seperti yang terpampang di

spanduk ruang kantor, tapi sudah menjadi PT.


Menurut, Sekjend LSM Investigasi Fakta Hukum, Berlin Siahaan, CV. Chandra Berkat Abadi,
memberikan gaji tidak sesuai UMP Pemda DKI
Jakarta, pejabat Dinas UPT TM Ragunan, Jaksel sudah layak dilaporkan ke Kejaksaan untuk diusut tuntas, apalagi perusahaan tersebut
berkantor didalam, apa maksudnya, pasalnya
sudah melanggar mekanisme Keppres No 70
tahun 2012 saat lelang dilaksanakan.
q Hotdiman

Perlu Diperiksa Kejaksaan Kualitasnya

Gedung SDN 11 Petang Ragunan


Kecamatan Pasar Minggu Direhab
Jakarta, METROPOLITAN POS,
Perlu diperiksa Kejaksaan
Jakarta Selatan, kualitas rehab
Gedung SDN 11 Petang Ragunan
Kecamatan Pasar Minggu diduga
tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Selatan, DR
Amsani Idris bersama IIF Satria
Kepala Seksi Sarana Prasarana,
harus diperiksa Kejaksaan dengan pemborongnya. Sementara,
Ketua lelang dan Sekretaris lelang
belum bisa dihubungi begitu juga
Kepala Suku Dinas Pendidikan
Dasar Jakarta Selatan, DR Amsani
Idris bersama IIF Satria Kepala
Seksi Sarana Prasarana, Sementara Bendahara ketika dikonfirmasi tidak pernah ada ditempat. Dalam hal ini Kejaksaan harus memeriksa rehab gedung tersebut sesuai mekanisme
Keppres No 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang/ jasa pemerintah. q Hotdiman

Menuju HUT Ke- IV

Tampil Beda, Edisi Teratur, Eksis Terus, dari Sabang sampai Merauke