Anda di halaman 1dari 3

Rodamin B merupakan zat pewarna sintetis bebentuk kristal tidak berbau, berwarna merah

keunguan, dalam bentuk larutan berwarna merah terang berpendar ( berfluorescensi ). Nama
lain dari Rodamin B adalah :
Tetra ethyl rhodamin, Rheoninine B, D & C Red No. 19, C.I. Basic Violet 10, dan C.I. No
45179.
Rodamin B diperuntukan untuk bahan pewarna kertas, tekstil dan sebagai reagensia untuk
pengujian Antimon, Cobalt, Bismuth
dan lain lain. Rodamin B yang digunakan untuk pewarna makanan melanggar Peraturan
Menteri Kesehatan No 239/Menkes
/Per/V/85 tentang Zat Warna Tertentu yang dinyatakan sebagai Bahan Berbahaya. Rodamin B
sering disalah gunakan untuk
pewarna pangan dan kosmetik. misalnya : sirup, lipstik dll. Penyalah gunaan rodamin B
sangat berbahaya bagi kesehatan.
Paparan rodamin B dalam waktu yang lama kronis) dapat menyebabkan gangguan fungsi hati
/ kanker hati.
Pewarna makanan / minuman untuk warna merah sebaiknya disarankan memakai pewarna
alam atau pewarnaSintetik yang aman sesuai
dengan permenkes No 772/Menkes/Per./I/88 tentang Bahan Tambahan Makanan.
Bahan pewarna sintetis yang dianjurkan adalah Karmin,Merah allura.
Berikut tanda dan gejala akut bila terpapar rodamin B :
1. Jika terhirup akan iritasi pada saluran pernapasan.
2. Jika rekena kul;it dapat menimbulkan iritasi pada kulit.
3. Jika terkena mata akan menimbulkaniritasi pada mata, mata kemerahan,oedema pada
kelopak mata.
4. Jika tertelan dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan dan menimbulkan
gejala keracunan dan air seni berwarna merah atau merah muda.
Tindakan bila terpapar Rodamin B :
1. Bila terhirup segera pidahkan korban dari lokasi kejadian, pasang masker berkatup
atau perlatan sejenis untuk melakukan
pernapasan buatan, bila perlu hubungi
dokter.
2. Bila terkena kulit segera lepaskan pakaian perhiasan dan sepatu penderita yang
terkontaminasi/terkena Rodamin B
3. Cuci kulit dengan sabun dan air mengalir sampai bersih dari Rodamin B, selama
kurang lebih 15 menit sampai 20 menit. Bila perlu hubungi dokter.
4. Bila terkena mata, bilas dengan air mengalir atau larutan garam fisilogis, mata dikeip
kedipkan sampai dipastikan sisa
Rodamin B sudah tidak ada lagi atau sudah
bersih. bila perlu hubungi dokter.
5. Bila tertelan dan terjadi muntah, letakan posisi kepala lebih rendah dari pinggul untuk
mencegah terjadinya muntahan masuk ke saluran oernapasan. Bila korban tidak sadar,
miringkan kepala ke samping atau ke satu sisi. Segera hubungi dokter.

Rhodamin B
Rhodamin B merupakan zat kimia berbahaya yang tak boleh dicampur dengan makanan,
Rhodamin B merupakan zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini
sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai Negara.
Panganan yang ditemukan mengandung rhodamin B diantaranya kerupuk (58%), terasi
(51%), dan makanan ringan (42%). Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup,
manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Bila mengonsumsi makanan yang mengandung
rhodamin B dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak, sehingga lama-kelamaan
jumlahnya terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun. Rodamin
B merupakan zat warna sintetis berbentuk serbuk kristal, tidak berbau, berwarna merah
keunguan, dalam bentuk larutan berwarna merah terang berpendar (berfluorescensi) .
Efek nya sangat berbahaya cz Bahan pewarna Merah K.10 ( Rhodamin B ) dan Merah K.3
(CI Pigment Red 53 : D&C Red No. 8 : 15585) merupakan zat warna sintetis yang pada
umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil atau tinta. Zat warna ini dapat
menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan merupakan zat karsinogenik (dapat
menyebabkan kanker) serta Rhodamin dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan
kerusakan pada hati.
Rodamin B seringkali disalahgunakan untuk pewarna pangan dan kosmetik, misalnya : sirup,
lipstick, dll. Paparan Rodamin B dalam waktu yang lama (kronis) dapat menyebabkan
gangguan fungsi hati / kanker hati. Rodamin B biasanya terdapat pada lipstik yang berwarna
merah mencolok, lipstik yang water proof (tahan air), blush on (pemerah pipi), dll.
Tanda dan Gejala Akut bila terpapar Rhodamin B:

Jika tertelan, dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan .dan menimbulkan
gejala keracunan dan air seni berwarna merah atau merah muda.
Jika terkena kulit, dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

Jika terkena mata, dapat menimbulkan iritasi pada mata, mata kemerahan, oedema
pada kelopak mata.

Jika terhirup, dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan.

Jika tertelan, dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernakan dan menimbulkan
gejala keracunan dan air seni berwarna atau merah muda.

Tindakan yang bisa dilakukan bila terpapar Rhodamin B

Bila terkena kulit, lepaskan pakaian perhiasan, sepatu penderita yang


terkontaminasi/terkena Rhodamin B. Cuci kulit dengan sabun dan air mengalir sampai
bersih dari Rhodamin B, selama kurang lebih 15 s/d 20 menit, bila perlu hubungi
dokter.

Bila terkena mata, bilas dengan air mengalir atau larutan garam fisiologis, mata
dikedip-kedipkan sampai dipastikan sisa Rhodamin B sudah tidak ada lagi/bersih, bila
perlu hubungi dokter.

Bila tertelan dan terjadi muntah, letakkan posisi kepala lebih rendah dari pinggul
untuk mencegah terjadinya muntahan masuk ke saluran pernafasan.

Bila korban tidak sadar, miringkan kepala ke samping atau ke satu sisi, bila perlu
hubungi dokter.