Anda di halaman 1dari 5

ELEKTROLISIS

Pada elektrolisis terjadi perubahan energi listrik menjadi energi Kimia.


Karena secara spontan tidak dapat berlangsung sehingga diperlukan arus listrik
searah yang tegangannya cukup tinggi.

Sel elektrolisis terdiri atas:


1. Anoda
- elektroda +
- Reaksi oksidasi
2. Katoda
- elektroda
- Reaksi reduksi
Logam mengendap di katoda
Reaksi reaksi yang terjadi selama proses elektrolisis:
A. Pada Katoda (Reaksi reduksi)
1. Kation kation yang mempunyai potensial elektroda paling positif ( Cu2+, Ag+,
Hg2+) yaitu yang harga E0 > - 0,83 volt akan direduksi lebih dahulu
Contoh:
Cu2+ + 2e
Cu
E0 = +0,34 v
Ag+ + e
Ag
E0 = +0,80 v
Makin sulit direduksi
2. Kation kation yang mempunyai harga E0 sangat negative, tidak dapat
direduksi (E0 < - 0,83 volt)
Contoh:
K+ + e
K
E0 = -2,92 v
Mg2+ + 2e
Mg
E0 = -2,34 v
Maka yang dapat direduksi adalah air dan menghasilkan gas H2.
Reaksi: 2 H2O + 2 e
H2 + 2 OHE0 = -0,83 v
3. Ion ion H+ yang banyak dikandung oleh asam akan direduksi menjadi gas H2.
Reaksi : 2 H+ + 2 e
H2

B. Pada Anoda (Reaksi oksidasi)


1. Anion anion yang mempunyai harga E0 paling negative akan dioksidasi lebih
dahulu.
Reaksi: 2 ClCl2 + 2 e
E0 =-2,85 v
S2S + 2e
E0 = -0,51 v
Makin mudah dioksidasi
2. Anion anion yang mengandung oksigen akan lebih sulit dioksidasi
Contoh :
SO42- + 4 H+ + 2 e
5O2 + 2 H2O E0= +0,20 v
NO3- + 4 H+ + 2 e
NO2 + 2 H2O E0=+ 0,94 v
Maka reaksi yang berlangsung pada anoda adalah
2 H2O
4 H+ + O2 + 4e
E0 = -1,23 v
Yang dioksidasi adalah air menghasilkan gas oksigen.
3. Ion ion OH- yang dikandung oleh basa akan dioksidasi menghasilkan gas
oksigen.
Contoh :
4 OH2 H2O + O2 + 4 e
4. Sebagian anoda akan larut dalam elektrolitnyakecuali elektroda inert (C, Pt,
Au).
Contoh :
Larutan CuSO4 dielektrolisis dengan menggunakan elektroda Cu maka
elektroda Cu akan larut menjadi ion Cu2+ pada larutan tetap (tak berkurang)
Reaksi : Cu
Cu2+ + 2e
Reaksi lengkapnya:
K : Cu2+ + 2e
Cu
A : kemungkinan:
2 SO42S2O8 + 2e
E0 = -2,01 v
2 H2O
O2 + 4 H+ + 4e
E0 = -1,23 v
Cu
Cu2+ + 2e
E0 = -0,34 v
Dari ke 3 reaksi yang paling mudah berlangsung sehingga reaksinya adalah
K : Cu2+ + 2e
Cu (murni)
A : Cu (kotor)
Cu2+ + 2e
Cu2+ + Cu
Cu + Cu2+

HUKUM FARADY
Digunakan untuk menghitung massa logam yang mengendap pada katoda dari reaksi reduksi pada
proses elektrolisis.
Misal pada penyepuhan cincin baja dengan larutan / ion emas dan ion Au3+ berasal dari larutan
AuCl3. Reaksinya:
Au3+ + 3e
Ag (emas hasil reduksi melapisi permukaan cincin secara merata)
Berapa massa Au? Gunakan rumus Hk. Farady
Farady melakukan percobaan dengan mereduksi ion perak menjadi logam perak.
Reaksi :
Ag+ + e
Ag (setelah ditimbang massa Ag = 107,87 g)
Dari persamaan reaksi bahwa I mol e bereaksi dengan 1 mol ion Ag+ menghasilkan 1 mol Ag.
1 mol Ag = 107,87 g

Hubungan antara jumlah mol electron dengan Farady


1. Jika 1 F menghasilkan 107,87 g Ag
2. Jika 5 F meghasilkan 5 x 107,87 g Ag

Dari ke -2 contoh di atas membuktikan bahwa


1 F = 1 mol e
Jika Ar Ag = 107,87 g/mol = 108 g/mol
WAg

n Ag = ArAg

108 g

Dari proses elektrolisis = n = 108 g / mol = 1 mol


Dari hitungan di atas
W Ag = Ar Ag artinya
1 mol Ag = 1 mol e
Sehingga 1 F = 1 mol e
Jika jumlah listrik yang dipakai pada proses elektrolisis diukur dalam satuan Coulomb (C) maka

1 C = 1 AS

LATIHAN SOAL ELEKTROLISIS

1. Tuliskan reaksi elektrolisis


1. larutan MgCl2 dengan elektroda C
2. larutan AgNO3 dengan elektroda Pt
3. larutan K2SO4 dengan elektroda Pt
4. larutan NiCl2 dengan elektroda C
5. larutan AuCl3 dengan elektroda Au
6. larutan SnCl2 dengan elektroda Pt
7. larutan NaNO3 dengan elektroda C
8. larutan CaCl2 dengan elektroda Pt
Jawaban no
1. untuk di katoda karena Mg E0-nya < -0,83 tidak dapat direduksi maka yang direduksi
adalah air . Reaksi: 2 H2O + 2 e
H2 + 2 OH- E0 = -0,83 v

Reaksi lengkap
MgCl2
Mg2+ + 2 ClK: 2 H2O + 2 e
H2 + 2 OHA:
2 ClCl2 + 2e

3.

MgCl2 + 2 H2O

H2 + Cl2 + Mg2+ + 2 OH-

MgCl2 + 2 H2O

H2 + Cl2+ Mg(OH)2

karena K E0-nya < -0,83 tidak dapat direduksi maka yang direduksi
adalah SO4 adalah anion mengandung O maka tidak dapat dioksidasi sehingga yang
direduksi dan dioksidasi adalah air .

Reaksi: K2SO4
K: 2 H2O + 2 e
A: 2 H2O
K2SO4 + 6 H2O
K2SO4 + 6 H2O

2K+ + SO42H2 + 2 OHx2


+
O2 + 4H + 4e
H2 + O2 + 2 K+ + 4 OH- + 4H+ + 2 SO42H2 + O2 +4 KOH + 2 H2SO4

Garam netral terbentuk dari basa kuat + asam kuat

K2SO4 di x 2 karena H2O pada katoda di x2 sehingga jika dijumlah akan sama.
Penerapan elektrolisis pada kehidupan sehari hari :
1. untuk electroplating(penyepuhan logam)
2. pemurnian logam
3. memproduksi gas
4. pengisian aki

SOAL HUKUM FARADY

1. Arus listrik sebesar 2A dialirkan ke dalam larutan K2SO4 selama 16 menit 5 detik.

Volume gas yang dihasilkan di anoda adalah.


2. Dua buah sel masing masing berisi larutan NiSO4 dan larutan CuSO4
dielektrolisis bersama sama. Pada sel pertama mengendap Ni sebanyak 1,18 g.
pada sel kedua mengendap logam Cu sebanyak.
Jawaba no
1. SO42- tidak dapat dioksidasi sehingga reaksi di anoda adalah
2 H2O
O2 + 4 H+ + 4e
1 mol O2 ~ 4 mol e ~ 4F
Jadi F = A.s / i.t
F = 2 x 965 = 1930 C
F = 1930 / 96500 = 0,02 F
n O2 = x 0,02 mol = 0,05 mol
V O2 = 0,05 x 22,4 L = 0,488 L
2. w Ni : w Cu =n e Ni : e Cu
hukum Farady II
1,18 g : wCu =

59 64
:
2
2

W Cu =.
Catatan: reaksi pada katoda baik Ni maupun Cu adalah
K : Ni2+ + 2e
Ni
Cu2+ + 2e
Cu
Jd jumlah e pada Ni atau Cu = 2