Anda di halaman 1dari 8

BAB

1. Nama Simplisia :
Zingiberis Littoralis Rhizoma
2. Nama lain :
Lempuyang pahit
3. Nama tanaman asal :
Zingiberis littorale (Val) atau disebut juga Zingiber Americana BI
4. Nama daerah :
Lempuyang emprit (Jawa), Rempuyang, Lempuyang pahit (Sunda, Jakarta)
5. Nama asing :
6. Suku/Keluarga :
Zingiberaceae
7. Klasifikasi :
Kingdom
Subkingdom
Super divisi
Divisi
Kelas
Sub kelas
Ordo
Family

: Plantae (Tumbuhan)
: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
: Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)
: Lilliopsida (berkeping satu/monokotil)
: Commelinidae
: Zingiberales
: Zingiberaceae (suku jahe-jahean)

Genus
Spesies

: Zingiber
: Zingiber Americana BI

8. Zat berkhasiat :
Minyak atsiri dengan komponen utama seskuiterpenketon
9. Pemerian :
Bau aromatic khas, rasa pahit
10. Bagian yg digunakan :
Akar tinggal
11. Kandungan kimia :
Minyak atsiri (Zerumbon, Limonen)
12. Kegunaan :
Menambah nafsu makan (Stomakika)
13. Uraian :
Tanaman ini mirib seperti jahe. Merupakan herba rendah sampai tinggi dan perennial
dengan batang asli berupa rimpang di bawah tanah. Tinggi dapat mencapai 1,75 m.
Berbatang semu, berupa kumpulan pelepah daun yang berseling dan terletak di atas
tanah. Beberapa batang berkoloni, berwarna hijau dengan rimpang merayap, dan bersifat
aromatic. Daun tunggal berbentuk lonjong. Bunga majemuk, keluar dari batang dibawah
tanah berbentuk bonggol, waktu muda kuncup berwarna hijau, setelah tua berwarna
merah, mahkota bunga berwarna putih merah muda. Rimpang agak kecil, lebih berserat
rasa tajam sangat pahit dengan bau yang khas. Tumbuh liar pada daerah ternaungi oleh
pohon-pohon besar pada ketinggian 1-1200 m dpl.
14. Indikasi Pengobatan :
Mengobati kaki encok, menambah nafsu makan, mengobati batuk rejan, mencret, badan
penat, influenza, rematik, dan kolera
15. Cara Pembuatan dan Pemakaian Obat :
a. Mengobati kaki encok :
Rimpang lempuyang pahit ditumbuk, dicampur minyak kelapa dan abu dapur, ramuan
ini juga berguna untuk mengobati bengkak-bengkak di badan. Caranya oleskan
tumbukan pada bagian yang sakit atau bengkak.
b. Menambah nafsu makan :
Rimpang lempuyang pahit sebanyak 150 gr dicuci hingga bersih, kemudian parut
hingga halus, rebuslah parutan ini dengan 2500 cc air hingga airnya tinggal separuh.
Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan gula merah 50 gr, saring terlebih
dahulu sebelum diminum, air ini diminum 3 kali sehari cukup 1 sendok makan.

c. Mengobati batuk rejan :


Rimpang lempuyang pahit dicampur kayu manis cina dan bawang merah yang sudah
dipanggang. Campuran tersebut di tumbuk dan diperas, kemudian minum hasil
perasannya.
d. Mencret :
Rimpang lempuyang pahit 1 jari tangan; Rimpang kunyit 2 jari tangan; Buah
ketumbat 12 butir; Buah kayu ules 1 butir; Rimpang temu kunci 1 rimpang; Daun
trawas 1 helai; Rasuk angin (serbuk)1 sendok teh; Air 125 ml, dibuat infuse.
Diminum 1 kali sehari 100 ml.
e. Badan penat :
Rimpang lempuyang pahit 1 jari tangan ; Rimpang kunyit 2 jari tangan; Buah
ketumbat 12 butir; Buah kayu ules 1 butir; Rimpang temu kunci 1 rimpang; Daun
trawas 1 helai; Rasuk angin (serbuk)1 sendok teh; Air 125 ml, dibuat infuse.
Diminum 1 kali sehari 100 ml.
f. Influenza :
Tumbuk halus 10 g lempuyang emprit, 2 jari kulit kina, dan 20 butir biji papaya.
Tambahkan 400 ml air matang dan 2 sendok makan perasan jeruk nipis. Saring
campuran tersebut, lalu minum 2 kali sehari masing masing 200 ml.
g. Kolera :
Rebus 10 g lempuyang emprit, dan 2 butir cabe jawa dengan 600 ml air sampai tersisa
300 ml. saring air rebusan lalu minum saat masih hangat 2 kali sehari masing
masing sebanyak 150 ml.
h. Rematik :
Tumbuk halus rimpang lempuyang emprit, tambahkan minyak kelapa. Tempelkan
hasil tumbukan seperti tapel, lalu balurkan pada bagian tubuh yang sakit.
16. Penelitian :
a. Penelitian tentang Pengaruh Infus Lempuyang Pahit (Zingiber Amaricans BL.)
Terhadap Diare Buatan Pada Tikus Putih oleh Budi Nuratmi, Yun Astuti N, Dian
Sundari (tahun 1999). Hasil yang diperoleh yaitu :
Pemberian infus rimpang lempuyang pahit (Zingiber amaricans BI.) konsentrasi 10%
20% dan 40% secara oral dengan volume 1 mLllOO g bb pada tikus memperlihatkan
adanya efek antidiare. Efek antidiare infus 40% mendekati pembanding loperamid.
b. Penelitian tentang Pengaruh Ekstrak Etanolik Rimpang Lempuyang Pahit (Zingiber
littorale Val.) dan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap Peningkatan
Berat Badan Tikus Putih Jantan serta Identifikasi Kandungan Kimianya oleh Desi
Rahmawati (tahun 2004). Hasil yang diperoleh yaitu :

Hasil identifikasi kandungan ekstrak dengan KLT menunjukan bahwa ekstrak


lempuyang pahit dan temulawak mengandung senyawa golongan kurkuminiod dan
terpen. Hasil identifikasi kandungan ekstrak dengan GC-MS menunjukan bahwa
minyak atsiri yang terkandung dalam ekstrak lempuyang pahit di anataranya farnesen ; sedangkan minyak atsiri yang terkandung dalam ekstrak temulawak antara
lain kamfer, -elemen, -farnesen, ar-kurkumen, zingiberen, dan germakron.
http://farmasi.ugm.ac.id
http://qhuryqury.blogspot.com/2012/03/calami-rhizoma-nama-lain-dringo.html
http://lulu-nurlaila.blogspot.com/2011/02/lempuyang-gajah-dan-lempuyangemprit.html

BAB

1. Nama Simplisia :
Zingiberis Zerumbeti Rhizoma
2. Nama lain :
Lempuyang gajah
3. Nama tanaman asal :
Zingiber zerumbet (Sm)
4. Nama daerah :
Lempuyang kebo, lempuyang kapur, lempuyang badak, lempuyang gajah (Jawa),
lempuyang paek (Madura)
5. Nama asing :
Zerumbet ginger (Engl.), Hong qiu jiang (Chin.)
6. Suku/Keluarga :
Zingiberaceae
7. Klasifikasi :
Kingdom
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

: Plantae
: Spermatophyta
: Angiospermae
: Monocotyledonae
: Zingiberales
: Zingiberaceae
: Zingiber
: Zingiber zerumbet SM

8. Zat berkhasiat :

Minyak atsiri mengandung zerumbon,sineol, pinen, kariofilen, kamfer


9. Pemerian :
Bau aromatic, rasa pedas mirip menthol, agak pahit
10. Bagian yg digunakan :
Akar tinggal
11. Kandungan kimia :
Alkaloida, saponin, flavonoida dan polifenol, di samping minyak atsiri.
12. Kegunaan :
Meluruhkan kentut (Karminativa), menambah nafsu makan (Stomakika)
13. Uraian :
Tanaman ini dapat tumbuh rendah sampai tinggi, perennial, batang asli berupa rimpang di
bawah tanah, tinggi lebih dari 1 meter. Batangnya semu berupa kumpulan pelepah daun
yang berseling, di atas tanah, beberapa batang berkoloni, hijau, rimpang; merayap,
berdaging, gemuk, aromatik. Daunnya tunggal, berpelepah, duduk berseling, pelepah
membentuk batang semu, helaian; bentuk lanset sempit, terlebar di tengah atau di atas
tengah, panjang 3-7 kali lebar, pangkal runcing atau tumpul, ujung sangat runcing atau
meruncing, berambut di permukaan atas, tulang daun atau di pangka1, 14-40 x 3-8,5 cm,
tangkai berambut, 4-5 mm. Lidah daun tegak, tumpul, seperti membran, berambut 1.5-3
cm. Bunga tersusun majemuk bulir, bentuk bola atau memanjang, muncul di atas
tanah tegak, berambut halus, ramping ltebal. Daun pelindung sangat lebih besar dari
kelopak, sama panjang dengan tabung mahkota. Mahkota berwarna kuning terang, hijau
gelap, atau putih, tabung 2-3 cm, cuping bulat telur bulat memanjang, ujung meruncing
atau runcing. Bijinya bulat memanjang bola, rata-rata 4 mm. Habitat dan budidaya
tumbuhan dapat ditemukan diAsia tropis, tumbuh liar dihutan dataran dengan ketinggian
hingga 1200 meter dpl. Di Jawa sering ditanam di pekarangan dan tempat-tempat lain
yang basah, tapi pada umumnya tumbuh liar. Lempuyang dapat ditanam dari potonganpotongan rimpang yang mempunyal mata tunas atau anakan muda.
14. Indikasi Pengobatan :
Batu ginjal, disentri, kejang pada anak-anak, membangkitkan nafsu makan,
meningkatkan stamina, sakit kulit, dan bisul.
15. Cara Pembuatan dan Pemakaian Obat :
a. Sakit perut dengan tinja berwarna abu-abu dan berlendir :
Rimpang Lempuyang Gajah 1 jari tangan ; air matang 2 sendok makan, rimpang
Lempuyang Gajah diparut; ditambah air lalu diperas; beningannya disimpan
semalam; kemudian endapan yang terjadai dipisahkan dengan menuangkan
beningannya. Diminum 1 kali sehari 1 ramuan.

b. Menambah nafsu makan :


Rebus 10 g rimpang lempuyang gajah, 3 butir kapulaga, 10 g jahe, 10 g rimpang
temulawak dengan 600 ml air sampai tersisa 300 ml. saring air rebusan lalu minum
saat masih hangat 2 kali sehari masing masing sebanyak 150 ml.
c. Mengobati anak yang menderita sakit perut serta kejang :
Rimpang lempuyang gajah, bangle, dan kunyit ditumbuk halus lalu letakan diatas
perut atau direbus dan diminum airnya.
d. Mengobati penyakit kulit atau borok :
Rimpang, tambah air yang sudah di beri kapur sedikit serta sedikit kemenyan, setelah
itu di tumbuk lalu di peras, untuk di minum hasil perasannya untuk membersihkan
darah.
e. Mengobati bisul :
Cuci bersih 10 g rimpang lempuyang gajah, parut , lalu saring airnya. Minum air
saringan dan tempelkan ampasnya pada bisul.
f. Mengobati batu ginjal :
Rebus 10 g rimpang lempuyang gajah, 20 g dau kumis kucing, 5 g temulawak, 5 g
dau kejibeling, dan 5 g meniran segar dengan 600 ml air sampai tersisa 300 ml.
Saring air rebusan lalu minum saat masih hangat 2 kali sehari masing masing
sebanyak 150 ml.
g. Meningkatkan stamina :
Parut 25 g rimpang lempuyang gajah, dan tambahkan gula merah secukupnya. Rebus
bahan tersebut dengan 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Saring air rebusan lalu
minum saat masih hangat.
16. Penelitian :
a. Penelitian tentang Potensi The Herbal Lempuyang Gajah (Zingiber zerumbet L.)
sebagai antioksidan pada tikus Sprague-dawley Hiperkolesterolemia oleh Rena Yulia
Vernanda (tahun 2010). Hasil yang didapatkan yaitu :
Pemberian pakan normal selama 4 minggu terakhir masa percobaan mampu
menormalkan konsentrasi lipid peroksida hati pada ketiga kelompok perlakuan
sehingga rata-rata konsentrasi lipid peroksida hati semua kelompok menjadi 40.8813
nmol/g (p=0.317). Penambahan ekstrak teh herbal menghilangkan korelasi antara
konsentrasi lipid peroksida hati dengan konsentrasi kolesterol darah pada kelompok
ekstrak (1 dan 2). Ini menunjukkan bahwa kandungan senyawa di dalam teh herbal
lempuyang gajah mampu mencegah proses peroksidasi lipid hati.
http://qhuryqury.blogspot.com/2012/03/calami-rhizoma-nama-lain-dringo.html

http://jualsimplisia.blogspot.com/2012/04/lempuyang-gajah.html
http://rumputobat.blogspot.com/2012_10_01_archive.html
http://nurulhikmahoke.blogspot.com/2013/06/khasiat-dan-manfaat-lempuyanggajah.html