Anda di halaman 1dari 3

Menurut Wong (2002) periode perkembangan anak berbagi menjadi

a, Periode Prenatal.
Terdiri atas fase germinal, embrio, dan fetal.Fase germinal, yaitu mulai
dari konsepsi sampai masa kurang lebih usia kehamilan 2 minggu. Fase
embrio mulai dari usia kehamilan 2 minggu sampai usia kehamilan 8
minggu, dan priode fetal mulai dari 8 minggu sampai 40 minggu atau
kelahiran pada periode ini terjadi pertumbuhan yang sangat cepat dan
sangat penting karena terjadipembentukan organ dan sistem organ anak.
b.Periode bayi.
Terdiri atas periode neonates ( 0 sampai 28 hari ) dan bayi ( 1 bulan
sampai 12 bulan ) pada periode ini pertumbuhan dan perkembangan yang
cepat terutama pada aspek kognitif, motorik dan social dan pembentukan
rasa percaya diri anak melal
ui perhatian dan pemenuhan kebutuhan dasar dari orang tua.
c. Periode Kanak-kanak Awal
Terdiri atas anak usia antara 1 sampai 3 tahun yang disebut dengan
toddler dan prasekolah yaitu usia antara 3 sampai 6 tahun. Todler
menunjukkan perkembangan motorik yang lebih lanjut dan anak
menunjukkan

kemampuan

aktivitas

lebih

banyak

bergerak,

mengembangkan rasa ingin tahu, dan tahap eksplorasi terhadap benda


yang disekelilingnya
d. Periode kanak kanak pertengahan

Dimulai dari usia 6 sampai 11 tahun atau 12 tahun. Pertumbuhan anak


laki laki sedikit lebih meningkat daripada perempuan, dan perkembangan
motorik lebih sempurna. Periode ini dikenal sebagai fase usia sekolah,
yaitu anak mempunyai lingkungan lain selain keluarga, terutama sekolah.
Anak banyak mengembangkan kemampuan interaksi sosial, belajar
tentang nilai normal dan budaya dari lingkungan selain keluarganya. Pada
tahap ini, peran guru menjadi sangat penting karena ucapan dan perilaku
guru di sekolah dapat dijadikan model dalam pengembangan kemampuan
moral dan sosial di lingkungan rumahnya. Anak sudah mulai mampu untuk
mengambil bagian dalam kelompok, belajar tentang nilai sosial dario
kelompok.
Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memilih sekolah yang baik
bagi perkembangan anak. Harapannya, dengan perkembangan yang
dicapai melalui lingkungan sekolah, anak lebih mandiri dan tidak terlalu
bergantung pada keluarga serta mempunyai kemandirian dalam merawat
diri sendiri. Masa usia sekolah juga merupakan fase penting dalam
pencapaian perkembangan konsep diri, dan ketrampilan dasar membaca,
menulis, serta berhitung lebih dikuasai.
e. Periode Kanak-kanak akhir
Yang merupakan fase transisi, yaitu anak mulai memasuki usia
remaja, yaitu 11 atau 12 tahun sampai dengan 18 tahun. Anak perempuan
mulai memasuki masa pubertas pada usia 11 tahun, sedangkan anak lakilaki pada usia 12 tahun. Perkembangan yang mencolok pada periode ini

adalah kematangan identitas seksual dengan berkembangnya organ


reproduksi dan pencapaian identitas diri anak sebagai remaja yang akan
meninggalkan masa kanak kanak dan memasuki perkembangan sebagai
orang dewasa terutama pada fase remaja akhir.

Supartini yupi, konsep dasar keperawatan anak. Penerbit EGC.jakarta


2002