Anda di halaman 1dari 22

Mikrobiologi Pangan

ANALISIS KUANTITATIF (ENUMERASI)


MIKROBA
SYAM S. KUMAJI, S.Pd, M.Kes
NIP. 19820313 200812 1 003
UNTUK MAHASISWA
JURUSAN BIOLOGI, FARMASI DAN GIZI
POLITEKES GORONTALO
TAHUN 2014/2015

ANALISIS KUANTITATIF
Metode Petroff-Hausser
Mikrosk Metode Breff
opik

Tuang (Pour Plate)


Cawa Tetes
n Permukaan
Uji Penduga
Uji Penguat
MPN Uji Pelengkap

Kelemahan

Keuntungan
Cepat dan murah

Metode
Mikroskopik

Sel mati tidak dapat


dibedakan dengan sel
hidup (terhitung semua)
Sel kecil tidak terlihat
mikroskop
Membutuhkan jumlah sel
dalam suspensi harus
tinggi (106 sel/ml)
Tidak bisa pada bahan
makanan yang
mengandung debris
(ekstrak makanan)

Metode Breff
Menganalisis susu yang mengadung bakteri dalam jumlah
tinggi.
Tidak dapat dilakukan pada susu yang dipasteurisasi
Luas areal pandang mikroskop yang akan digunakan harus
dihitung terlebih dahulu dgn cara mengukur diameter areal
pandang dgn mikrometer.
Jumlah bakteri per areal pandang mikroskopik dihitung dari
rata-rataPetroff-Hausser
pengamatan areal pandang.
Metode

Menggunakan kotak skala seluas 1 mm2


Tiap skala terdiri atas 25 buah kotak besar seluas 0,04
mm2
Tiap kotak besar terdiri atas 16 buah kotak kecil

METODE CAWAN
Keuntungan
1. Sel hidup yg
dihitung
2. Bberp jenis mikorg
dpt dihitung
sekaligus
3. Bisa untuk isolasi
dan identifikasi

Kelemahan

Hasil tdk menunjukan yg


sebenarnya
Tergantung medium dan
kondisi inkubasi
Inkubasi lama
Harus dapt hdp pd medium
padat

Pour
Plate

Sampel 1 ml atau 0,5 ml


Agar steril cair dgn suhu 4550o C sebanyak 10-15 ml.

Surface
Plate

Agar steril padat sebanyak 1015 ml


-Sampel 1 ml atau 0,5 ml
ratakan dipermukaan

Drop
Plate

Agar steril padat sebanyak 1015 ml


-Sampel 0,05 ml teteskan
dipermukaan

Cara Menghitung Koloni Pada Cawan

Cawan yang
dipilih dan
dihitung adalah
yang memiliki
jumlah koloni 30
dan 300

Beberapa koloni
yang bergabung
menjadi satu
merupakan suatu
kumpulan koloni
yang besar
dapat dihitung
menjadi satu
koloni walaupun
jumlah koloninya
masih diragukan

Suatu deretan
(rantai) koloni
yang terlihat
sebagai suatu
garis tebal
dihitung sebagai
satu koloni

Rumus Menghitung Koloni


Koloni/ml/gr = Jumlah koloni/
(cawan) x 1/faktor pengenceran
Cat :
Rumus ini berlaku seandainya bahan
yang di inokulasi sebesar 1 ml atau 1
gram

Standard Plate Count (SPC)


Hasil yang dilaporkan hanya terdiri dari dua angka yaitu
angka pertama didepan koma dan angka kedua di
belakang koma. Jika angka yang ketiga sama dengan atau
lebih besar dari 5, harus dibulatkan satu angka lebih tinggi
pada angka yang kedua
Jika semua pengenceran yang di buat untuk pemupukan
menghasilkan angka kurang dari 30 koloni pada cawan
petri, hanya jumlah pada pengenceran terendah yang
dihitung. Hasilnya dilaporkan sebagai kurang dari 30
dikalikan dengan besarnya pengenceran tetapi jumlah
yang sebenarnya harus dicantumkan dalam tanda kurung

Next SPC
Jika semua pengenceran yang dibuat untuk
pemupukan menghasilkan lebih dari 300
koloni pada cawan petri, hanya jumlah
koloni pada pengenceran yang tertinggi
yang dihitung, misalnya dengan cara
menghitung jumlahnya pada 1/4 bagian
cawan petri, kemudian hasilnya dikalikan
empat.hasilnya dilaporkan sebagai lebih dari
300 dikalikan dengan besarnya
pengenceran tetapi jumlah yang sebenarnya
harus dicantumkan dalam tanda kurung

Next SPC
Jika cawan dari dua tingkat pengenceran menghasilkan
koloni dengan jumlah antara 30 dan 300 dan perbandingan
antara hasil tertinggi dan terendah dari kedua pengenceran
tersebut lebih kecil atau sama dengan 2, tentukan rata-rata
kedua nilai tersebut engan memperhitungkan
pengencerannya. Jika perbandingan antara hasil tertinggi
dan terendah lebih besar dari 2 yang dilaporkan hanya
hasil yang terkecil
Jika digunakan dua cawan petri ( duplo ) per pengenceran,
data yang diambil harus dari kedua cawan tersebut tidak
boleh diambil salah satu meskipun salah satu dari cawan
duplo tersebut tidak memenuhi syarat diantara 30 dan 300

Kelemahan
Hanya dapat
menggunakan sedikit
sampel air

Keuntungan

Diperlukan waktu
beberapa hari

Dapat menghitung salah


satu mikroorganisme yang
terdapat pada campuran
mikroorganisme

Membutuhkan banyak
media dan perlengkapan

Metode
MPN

Tidak dapat dilakukan di


lapangan pengambilan
sampel

Prinsip MPN
Perhitungan didasarkan pada
jumlah tabung yang (+) ditandai
oleh :

Ada gas pd
tabung durham

Ada perubahan
warna hijau
menjadi
orange

Menggunakan
medium cair di
dalam tabung
reaksi

Tahap Uji MPN

Penduga

Penguat

Pelengkap

UJI PENDUGA
10-1

10-2

10-3

24

x1 /10-2

2,4 x 103

sel/ ml

10-1
3

10-2
3

10-3
3

Rumus MPN

MPN Mikroba = Nilai MPN


tabel x 1/Pengenceran
ditengah

UJI PENGUAT
10-1

10-2

10-3

Dinyatakan positif E.coli dengan warna

Hijau metalik (+) E.coli

UJI PELENGKAP
Uji ini dilakukan untuk mengetahui atau melihat apakah
isolat yang diambil benar-benar merupakan coliform.
Dari pertumbuhan koloni pada media EMBA dipilih
masing-masing koloni coliform fekal dan nonfekal
Dari masing-masing koloni di buat pewarnaan Gram dan
sisanya dilarutkan dalm 3 ml larutan pengencer
Dari suspensi ini di inokluasi ke tabung berisi LB dan
digoreskan di media NA
Koloni yang menunjukkan reaksi pewarnaan Gram (-)
bentuk batang, dalam tabung ada gas maka uji lengkap
selesai

Terimakasih