Anda di halaman 1dari 20

1

KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN

disusun oleh :
KELOMPOK 3

NETTI

1202090255

WAHYUNI

1402090143

MATA KULIAH : SUMBER & MEDIA PEMBELAJARAN


DOSEN PEMBIMBING : SYARKANI, M.Pd
SEMESTER / UNIT : V/ III

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR ( PGSD )


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ( FKIP )
UNIVERSITAS AL MUSLIM
CUNDA, LHOKSEUMAWE

2014

Kata Pengantar
Puji syukur kepada Allah swt. yang telah memberikan nikmat iman dan nikmat sehat
kepada kita, sehinggan makalah ini dapat tersusun sebagaimana mestinya. Tak lupa shalawat
beriring salam kepada Nabi Besar Muhammad saw. yang telah membawa manusia dari alam
kebodohan ke alam yang berilmu pengetahuan.
Terima kasih kami ucapkan kepada dosen pengasuh mata kuliah Sumber & Media
Pembelajaran dan terima kasih juga kepada teman-teman yang telah membantu dalam
proses penyusunan makalah ini. Makalah ini disusun sebagai tugas yang menjadi bahan
ajaran pada mata kuliah tersebut.
Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kesalahan dan
kekurangan, untuk itu kami mohon masukan dari pembaca guna kesempurnaan makalh ini
untuk kedepannya.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, atas segala kekhilafan kami mohon maaf
yang sebesar-besarnya.

Lhokseumawe, 1 Novembeer 2014

Penyusun
Kelompok 3

Daftar Isi
Kata pengantar

Daftar isi

ii

1. BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang

1.2. Tujuan

1.3. Rumusan masalah

2. BAB II PENDAHULUAN

2.1. Pengelompokan media pembelajaran

2.2. Kelompok media

2.2.1. Kelompok kesatu

2.2.2. Kelompok kedua

2.2.3. Kelompok ketiga

11

2.2.4. Kelompok keempat

13

2.2.5. Kelompok kelima

13

2.2.6. Kelompok keenam

14

2.2.7. Kelompok ketujuh

16

3. BAB III PENUTUP

19

3.1. Kesimpulan

19

3.2. Saran

19

4. Daftar pustaka

20

4
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Media pendidikan sebagai salah satu sumber belajar ikut membantu guru memperkaya
wawasan anak didik. Aneka macam bentuk dan jenis media pendidikan yang digunakan oleh
guru menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi anak didik. Dalam menerangkan suatu benda,
guru dapat membawa bendanya secara langsung kehadapan anak didik. Dengan
menghadirkan bendanya seiring dengan penjelasan mengenai dengan benda itu, maka benda
itu dijadikan sebagai sumber belajar.
Kalau dalam pendidikan dimasa lalu, guru merupakan satu-satunya sumber belajar
bagi anak didik. Sehingga kegiatan pendidikan cenderung masih tradisional. Tetapi halnya
sekarang, perangkat teknologi sudah ada di mana-mana. Pertumbuhan dan perkembangannya
hampir-hampir tak terkendali, sehingga wabahnya pun menyusup ke dalam dunia pendidikan.
Cukup banyak bahan mentah untuk keperluan pembuatan media pendidikan dan
dengan pemakaian keterampilan yang memadai. Untuk tercapainya tujuan pengajaran tidak
mesti dilihat dari kemahalan suatu media, yang sederhana juga bias pencapainya, asalkan
guru pandai menggunakannya. Maka guru yang pandai menggunakan media adalah guru
yang bias memanipulasi media sebagai sumber belajar dan sebagai penyalur informasi dari
bahan yang disampaikan kepada anak didik dalam proses belajar-mengajar.
1.2. Tujuan
Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui dan memahami tentang klasifikasi media pembelajaran.
2. Untuk mengetahui tentang pengelompokan dalam media pembelajaran.

1.3. Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang dan tujuan dari penyusunan makaalah ini, maka dapat dirumuskan
masalah sebagai berikut:
1. Apa arti dari media pembelajaran?
2. Berapa jumlah kelompok dalam media pembelajaran?

5
BAB II
PENDAHULUAN
2.1 Pengelompokan Media Pembelajaran
Pada dasarnya media yang banyak digunakan dalam pembelajaran adalah media
komunikasi. Oleh karena itu pembsahasan kali ini akan menggunakan taksonomoi yang
digunakan oleh Haney dan Ulmer (1981).
Ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam klasifikasipengklasifikasian media.
Salah satu diantaranya yaitu menekankan pada teknik yang dipergunakan dalam pembuatan
media tersebut. Sebagai contoh, seperti gambar, fotografi, rekaman audio, dan sebagainya.
Ada pula yang dilihat dari cara yang dipergunakan untuk mengirim pesan. Contoh ada
penyampaian pesan melalui siaran televisi. Berbagai bentuk presentasi media yang kita
terima, membuat kita sadar bahwa kita menerima informasi dalam bentuk tertentu, ada yang
berupa bahan cetakan, bunyi, bahan visual, gerakan,atau kombinasi dari berbagai bentuk
informasi.
Faktor lain yang mempersulit klasifikasi ialah untuk menentukan apa yang termasuk
dan apa yang tidak termasuk media. Sebagai contoh, beberapa ahli membedakan antara media
komunikasi dan alat bantu komunikasi. Yang menjadi dasar utama dari pembedaan ini
adalah apakah suatu saran komunikasi dapat menyampaikan program secara lengkap atau
tidak. Untuk mengembangkan suatu sistem klasifikasi yang dapat mencakup berbagai macam
sarana komunikasi, kita harus menggunakan pandangan yang luas mengenai pengertian
media, yaitu dengan memasukkan segala sesuatu yang dapat diambil manfaatnya oleh
seorang guru untuk meningkatkan pembelajaran. Kita ingin mengembangkan pendangan
bahwa tidak ada satu carapun yang baku dalam pembelajaran dan ingin mendorong para guru
agar menganggap berbagai bentuk emdia itu sebagai pilihan- pilihan untuk digunakan dalam
meningkatkatkanproses belajar. Seringkali media digunakan untuk membantu menghidupkan
keterangan yang diberikan oleh guru. Akan tetapi diharapkan untuk masa sekarang dzn massa
depan, pemanfaatan media oleh guru tersebut akan lebih imajinatif dan lebih bermanfaat bagi
para peserta didik.
Unuk mengklasifikasian media, pertama-tama harus diketahui sifat umum apa
yang dimiliki oleh berbagai media seperti buku, slide, rekaman audio, yang orang mengenali
benda-benda tersebut sebagai bentuk media?jawabannya terletak pada fungsinya. Ada lima

6
bentuk dasar informasi audio visual menurut Rudy Brezt yaitu: gambar,cetakan, grafik garis,
suara, dan gerakan.
Karena masinng-masing mewakili bentuk penyajian informasi yang berbeda-beda
maka kita akan menyebutnya sebagai bentuk penyajian. Karena itu semua media
yangmenyampaikaninformasi melalui bentuk bentuk ini akan disebut media penyajian.
Menurut bentuk informasi yang digunakan, dapat mengklasifikasikan media penyaji
dalam lima kelompok yaitu: media visual diam, media visual gerak, media audio, media
audio visual diam, media audio visual gerak. Kemudian kita teliti media untuk membedakan
proses yang dipakai untuk menyajikan pesan, bagaimana suara atau gambar itu kita terima,
apakah

melalui

penglihatan

langsung,

proyeksi

optik,

proyeksi

elektronokatau

telekomunikasi. Keempat cara ini merupakan cara penyajian dari sebuah media.
Dengan menganalisis media melalui bentuk penyajian dan cara penyajiannya, media
dapat diklasifikasikan dalam tujuh kelompok yaitu:
a. Kelompok kesatu:
1. Grafis
2. Bahan cetak
3.

dan gambar diam

b. Kelompok kedua: media proyeksi diam.


c. Kelompok ketiga: media audio.
d. Kelompok keempat: media audio visual diam.
e. Media gambar hidup.
f. Kelompok keenam: media televisi.
g. Kelompok ketujuh: multi media

2.2. Kelompok Media


A. Kelompok kesatu: media grafis, bahan cetakan dan gambar diam.
1. Media grafis
Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, ideatau gagasan melalui
penyajian kata-kata, kalimat,angka-angka, dan simbol atau gambar. Grafis biasanya
digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan faktafakta sehingga menarik dan diingat orang.

7
Yang termasuk media grafis antara lain:
a. Grafik, yaitu penyajian data berangkat melaluinperpaduan antara angka, grari, dan
simbol.
b. Diagram, yaitu gambaran yang sederhana yang dirancang untuk memperlihatkan
hubungan timbal balik yang biasanya disajikan melalui graris-garis simbol.
c. Bagan, yaitu perpaduan sajian kata-kata, garis, dan simbol yang merupakan ringkasan
suatu proses, perkembangan atau hubungan-hubungan penting.
d. Sketsa, yaitu gambar yang sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian
pokok dari suatu bentuk gambar.
e. Poster, yaitu sajian kombinasi visual yang jelas, menyolok, dan menarik dengan
maksuk untuk menarik perhatian orang lewat.
f. Papan Flanei, yaitu papan yang berlapiskain flanel untuk menyajikan gambar atau
kata-kat yang mudah ditempel dan mudah pula dilepas.
g. Bulletin board, yaitu papan biasa tanpa dilapisi kain flanel. Gambar-gambar atau
tulisan-tulisan biasanya langsung ditempelkan dengan menggunakan lem atau alat
perekat lainnya.
Kelebihan media grafis:
1) Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman peserta didik terhadap pesan
yang disajikan.
2) Dapat dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih menarik perhatian peserta
didik.
3) Pemguatannya mudah dan harganya murah.
Kelemahan media grafis:
1) Membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya, terutama untuk grafis yang
lebih kompleks.
2) Penyajian pesan hanya berupa unsur visual

2. Media Bahan Cetak


Media bahan cetak adalah media visual yang pe,buatannya melalui proses
pencetakan atau printing. Media bahan cetak ini menyajikan pesannya melalui huruf dan

8
gambar-gambar yang diilustrasikan untuk lebih memperjelas pesan atau informasi yang
disajikan.
Jenis media bahancetak ini diantaranya adalah :
1. Buku teks, yaitu buku tentang suatu bidang studi atau ilmu terentu yang disusun untuk
memudahkan para guru dan siswa dalam upaya mencapai tujuan pembelajran.
Penyusunan buku teks ini disesuaikan dengan urutan dan ruang lingkup tiap bidang
studi.
2. Modul, yaitu suatu paket program yang disusun dalam bentuk satuan tertentu dan
didesain sedemikian rupa untuk kepentingan belajar siswa. Satu paket modul biasanya
memiliki komponen petunjuk guru, lembaran kegiatan siswa, lembar kerja siswa,
kunci lembararn kerja, lembaran tes, dan kunci lembaran tes.
3. Bahan pengajaran perprogram, yaitu paket program pengajaran individual, hampir
sama dengan modul. Perbedannya dengan modul adalah pada bahan pengajaran
terprogram ini disusun dalam topik-topik kecil untuk setiap bingkai atau halamannya.
Satu bingkai biasanyaa berisi informasi yang merupakan baha najaran, pertanyaan,
dan balikanatau respon dari pertanyaan bingkai lain.
Kelebihan media bahan cetak:
1) Dapat menyajikan pesan atau informasi dalam jumlah yang banyak.
2) Pesan atau informasi dapat dipelajari oleh peserta didik dengan kebutuhan, minat, dan
kecepatan masing-masing.
3) Dapat dipelajari kapan dan dimana saja karena mudah dibawa.
4) Akan lebih menarik jika dilengkapi dengan gambar dan warna.
5) Perbaikan atau revisi mudah dilakukan.
Kelemahan media bahan cetak:
1) Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama.
2) Bahan cetak yang tebal mungkin dapat membosankan dan memetikan minat peserta
didik untuk membacanya.
3) Apabila jilid dan kertasnya jelek, bahan cetak akan mudah rusak dan sobek.

9
3. Media Gambar Diam.
Media gambar diam adalah media visual yang berupa gambar yang dihasilkan
melalui proses fotografi. Jenis media gambar ini adalah foto.
Kelebihan media gambar diam:
1. Dibandingkan dengan grafid, media foto ini lebih kongkret.
2. Dapat menunjukan perbandingan yang tepat darimobjek yang sebenarnya.
3. Pembuatannya mudah dan harganya murah.

Kelemahan media gambar diam:


1. Biasanya ukurannya terbatas sehingga kurang efektif untuk pembelajarankelompok
besar.
2. Perbandingan yang kurang tepat dari suatu objek akan menimbulkan kesalahan
persepsi.

B. Kelompok Kedua: Media Proyeksi Diam


Media proyeksi diam adalah media visual yang diproyeksikan atau media yang
memproyeksikan pesan, diman hasil proyeksinya tidak bergerak atau memiliki sedikit unsur
gerakan.
Jenis media ini diantaranya: OHP/OHT, OpaqueProyektor, Slide, dan FilmStrip.
1. Media OHP/OHT
OHT (Overhaed Tansparency) adalh media visual yang diproyeksikan melalui alat
proyeksi yang disebut OHP (Overhead Projector). OHT terbuat dari bahan transparan yang
biasanya berukuran 8,5 x 11 inci.
Ada 3 jenis bahan yang dapat digunakan sebagai OHT, yaitu:
a. White on film 9plastik transparansi), yaitu jenis transparansi yang dapat ditulisi atau
digambar secara langsung dengan menggunakan spidol.

10
b. PPC transparency film (PPC = plain papaer copir), yaitu jenis transparansi yang dapat
diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin photo copy.
c. Infrared transparency film, yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau
gambar dengan menggunakan mesin thermofax.
OPH (Overhead Proyektor) adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan
program-program transparansi pada sebuah layar. Biasanya alat ini digunakan untuk
menggantikan papan tulis.
Ada dua jenis model OHP, yaitu:
a. OHP Classroom, yaitu OHP yang dirancang ddan dibuat secara permanen untuk
disimpan di suatu kelas atau ruangan. Biasanya memiliki bobot yang lebih berat
dibandingkan dengan OHP jenis portable.
b. OHP Portable, yaitu OHP yang dirancang agar mudah dibawa kemana-mana sehingga
ukuran dan bobot beratnya lebih ringan.
Kelebihan media OHP/OHT
a. Dapat digunakan untuk menyajikan pesan di semua ukuran ruangan kelas.
b. Menarik, karena memungkinkan penyajian yan grelatif dan disertai dengan warnawarna yang menarik.
c. Tatap muka dengan peserta didik selalu terjaga dan memungkinkan peserta didik
untuk mencatat hal-hal yang penting.
d. Tidak memerlukan operator secara khusus dan tidak pula memerlukan penggelapan
ruangan.
e. Dapat menyajikan pesan yang banyak dalam waktu yang relatif singkat.
f. Program OHT dapat digunakan berulang-ulang.
Kelemahan media OHP/OHT
a. Memerlukan perencanaan yang matang dalam pembuatan dan penyajiannya.
b. OHP dan OHT merupakan hal yang tak dapat dipisahkan, karena sebuah gambar
dalam kertas biasa tidak bisa diproyeksikan melalui OHP.
c. Urutan OHT mudah kacau, karena merupakan urutan yang lepas.

11
2. Media Opaque Projektor
Opaque projektor atau proyektor tak tembus pandang adalah media yang digunakan
untuk memproyeksikan bahan dan benda-benda yang tidak tembus pandang, seperti buku,
foto, dan model-model baik yang dua dimensi maupun yang tiga dimensi. Berbeda dengan
OHP, opaque projektor ini tidak memerlukan transparansi, namu memerlukan penggelapan
ruangan. Opaque projektor biasanya dapat digunakan untuk memproyeksikan film bingkai
atau slide akan tetepi tidak dilengkapi dengan tepe recorder.
Kelebihan dan kelemahan opaque projektor ini hampir sama dengan kelmahan dan
kelebihan media OHP dan media slide. Oleh karena itu opaque projektor dengan segala
karakteristiknya dapat berfungsi sebagai OHP dan slide projektor.
3. Media Slide
Media slide atau film bingkai adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat
yang disebut dengan proyektor slide. Slide datau film bingkai terbuat dari film positif yang
kemudian diberi bingkai yang terbuat dari karton atau plastik. Film positif yang biasa
digunakan untuk film slide adalah film positif positif yang ukurannya 35 mm dengan ukuran
bingkai 2 x 2 inci. Sebuah program slide biasanya terdiri atas beberapa bingkai yang
banyaknya tergantung pada bahan atau materi yang akan disampaikan.
Kelebihan media slide:
a. Membantu menimbulkan pengertian dan ingatan yang kuat pada pesan yang
disampaikan dan dapat dipadukan dengan unsur suara.
b. Merangsang minat dan perhatian peserta didik dengan warna dan gambar
kongkrit.
c. Program slide muddah direvisi sesuai dengan kebutuhan, karena filmnya
terpisah-pisah.
d. Penyimpanannya mudah karena ukurannya kecil.
Kelemahan media slide:
a. Memerlukan penggelapan ruangan untuk memproyeksikannya.
b. Pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama, jika program yang
dibuatnya cukup panjang.

12
c. Memerlukan biaya yang boleh dikatakan besar.
d. Hanya dapat menyajikan gambar yang diam (gerakannya terbatas walaupun
dengan menggunakan lebih dari sebuah proyektor).

4. Media Filmstip
Filmstrip atau film gelang adalah media visual proyeksi diam, yang pada dasarnya
hampir sama sengan media slide. Hanya filmstrip ini terdiri atas beberapa film merupakan
satunkesatuan (merupakan gelang, dimana antara ujung yang satu dengan ujung yang lainnya
bersatu). Jumlah gambar dari satu filmstrip ada yang berjumlah 50 buah dan ada pula yang
berjumlah 75 buah dengan panjang 100 sampai 130 cm.
Kelebihan filmstrip dibandingkan film slide adalahnmedia filmstripnmudah
pengendaliannya karena tidak memerlukan bingkai, juga gambar-gambar filmstriptidak akan
tertukar karena merupakan satu kesatuan. Akan tetapi pengeditan dan perbaikan atau revisi
filmstrip relatif agak sukar, karena harus dilakukan di laboratorium khusus.
C. Kelompok Ketiga: Media Audio
Media audio adalah media yang penyampaian pesannya hanyan dapat diterima oleh
indra pendengaran. Pesan atau informasi yang disampaikan dituangkan ke dalam lambanglambang auditif yang berupa kata-kata, musik dan sound effect.
Jenis media audio
1. Media radio
Radio adalah media audio yang menyampaikan pesannya dilakukan melalui
pancaran gelombang elektromagnetik dari suatu pemancar. Pemberi pesan (penyiar) secara
langsung dapat mengkonsumsikan pesan atau informasi melalui suatu alat (mikrofon) yang
kemudian diolah dan dipancarkan ke segenappenjuru melalui gelombang elektromagnetik
dan penerima pesan (pendengar) menerima pesan atau informasi tesebut dari pesawat radio di
rumah-rumah atau para peserta didik mendengrnya di kelas-kelas.
Kelebihan media radio:
a. Memiliki variasi program yang cukup banyak.

13
b. Sifatnya mobile, karena mudah dipindah-pindah tempat dan gelombangnya.
c. Baik untuk mengembangkan imajinasi peserta didik.
d. Dapat lebih memustkan perhatian peserta didik terhadap kata, kalimat atau
musik, sehingga sangat cocok digunakan untuk pengajaran bahasa.
e. Jangkauannyan sangat luas, sehingga dapat didengar oleh massa yang
banyak.
f. Harganya relatif murah.
Kelemahan media radio:
a. Sifat komunikasinya hanya satu arah.
b. Jika siarannya menonton akan lebih cepat bosan, sehingga tidak bisa diulang-ulang
dan disesuaiakan dengan kemampuan belajar peserta didik secara individual.

2. Media perekam Pita magnetik


Alat perkam pita magnetik atau akset tepe recorder adalah media yang menyajikan
pesannya melalui proses perekaman kaset audio. Tidak seperti radio yang menggunakan
gelombang elektromagnetik sebagai alat pemancarnya.
Kelebihan media alat perekam pita magnetik:
a. Pit rekaman dapat diputar berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan peserta
didik.
b. Rekaman dapat dihapus dan digunakan kembali.
c. Mengembangkan daya imajinasi peserta didik.
d. Sangat efektif untuk pembelajaran bahasa.
e. Penggandaan programnya sangat mudah.
Kelemahan media alat perekam pita elektromagnetik:
a. Daya jangkauan terbatas.
b. Biaya penggandaan alatnay relatif lebih mahal dibandingkan radio.

14
D. Kelompok Keempat: Media Audio Visual Diam
Media audio visual diam adalah media yang menyampaikan pesannya dapat diterima
oleh indera pendengaran dan inderanpenglihatan, akan tetapi gambar yang dihasilkannya
adalah gambar diam atau sedikit memiliki unsur gerak.
Jenis media ini antara lain media soun slide (slide suara), film strip bersuara, dan
halamn bersuara.
Kelebihan dan kelemahan media ini tidak jauh beda dengan media proyeksi diam.
Perbedaannya adalah adanya aspek suara pada media audiovisual diam.
E. Kelompok Kelima: Film
Film disebut juga gambar hidup, yaitu serangkaian gambar diamyang meluncur
secara cepat dan diproyaksikan sehingga menimbulkan kesan hidup dan bergerak. Film
merupakan media yang menyajikan pesan audiovisual dan gerak. Oleh karena itu, film
memberikan kesan yang impresif bagi pemirsanya.
Ada beberapa jenis film, diantaranya film bisu, film bersuara, dan film gelang yang
ujungnya saling bersambungan dan proyeksinya tak memerlukan penggelapan ruangan.
Kelebihan media film:
a. Memberikan pesan yang dapat diterima secara lebih merata oleh peserta
didik.
b. Sangat bagus untuk menerangkan suatu proses.
c. Mengatasi keterbatasan ruang suatu proses.
d. Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.
e. Lebih realistis, dapat diulang-ulang dan dihentikan sesuai dengan kebutuhan.
f. Memberikan kesan yang mendalam, yang dapat mempengaruhi sikap peserta
didik.
Kelemahan media film:
a. Harga produksinya cukup mahal.
b. Pembuatannya memerlukan banyak waktu dan tenaga.
c. Memerlukan operator khusus untuk mengoperaikannya.

15
d. Memerlukan penggelapan ruangan.

F. Kelompok Keenam: Televisi


Televisi adalah media yang dapat menampilkan pesan secara audiovisual dan gerak
(sama dengan film). Jenis media televisi diantaranya: televisi terbuka (open boardcast
television), televisi siaran terbatas (CCTV), dan video cassette recorder (VCR).

1. Media televisi terbuka


Media televisi terbuka adalah media audio-visual gerak yang menyampaikan
pesannya melalui pancaran gelombang elektromagnetik dari satu stasiun, kemudian pesan
tadi diterima oleh pemirsa melalui pesawat televisi.
Kelebihan media televisi terbuka
a. Informasi atau pesan yang disajikannya lebih aktual.
b. Jangkauan penyebarannya sangat luas.
c. Memberikan pesan untuk yang dapat diterima secara lebih merata oleh
peserta didik.
d. Sangat bagus untuk menerangkan suatu proses.
e. Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.
f. Memberikan kesan yang mendalam, yang dapat mempengaruhi sikap peserta
didik.
Kelemahan media televisi terbuka:
a. Programnya tidak dapat diulang ulang sesuai kebutuhan.
b. Sifat komunikasi hanya satu arah.
c. Gambarnya relatif kecil.
d. Kadangkala terjadi diskorsi gambar dan warna akibat kerusakan atau
gangguan magnetik.

16
2. Media televisi terbatas (CCTV)
Media

televisi

terbatas

(CCTV)

adalah

media

audiovisual

gerak

yang

menyampaikan pesannya didistribusikan melalui kabel. Dengan kata lain, kamera televisi
mengambil suatu objek di studio, misalnya guru sedang mengajar, kemudian hasil
pengambilan tadi didistribusikan melalui kabel-kabel ke pesawat televisi yang ada di ruangan
kelas.
Kelebihan televisi terbatas ini dibandingkan dengan televisi terbuka diantaranya
adalah komunikasi dapat dilakukan secara dua arah, kebutuhan peserta didik dapat lebih
diperhatikan dan terkontrol. Sedangkan kelemahannya adalah jangkauannya relatif terbatas.
3. Media video cassette recorder (VCR)
Berbeda dengan media film, media VCR perekamannya dilakukan dengan
menggunakan kaset video, dan penayangannya melalui pesawat televisi sedangkan media
film selluloid yang positif dan gambarnya diproyeksikan melalui proyeksi ke layar.
Secara umum, kelebihan media VCR sama dengan kelebihan yang dimiliki oleh
media televisi terbuka. Selain itu, media VCR ini memiliki kelebihan lainnya yaitu
programnya dapat diulang-ulang. Akan tetapi kelemahannya adalah jangkauannya terbatas.
G. Kelompok Ketujuh: Multi Media
Pengertian multi media sering dikacaukan dengan pengertian multi image. Multi
media merupakan suatu sistem penyampaian dengan menggunakan berbagai jenis bahan
belajar yang membentuk satu unit atau paket. Contohnya suatu modul belajar yang terdiri dari
bahan cetak, bahan audio, dan bahan visual. Sedangkan multi image adalah gabungan dari
berbagai jenis proyeksi visual yang digabungkan dengan komponen audio yang kuat sehingga
dapat diselenggarakan pertunjukan besar yang cocok untuk penyajian di suatu auditorium
yang luas.
Kelebihan multi media:
a. Peserta didik memiliki pengalaman yang beragam dari segala media.
b. Dapat menghilangkan kebosanan peserta didik karena media yang digunakan
lebih bervariasi.

17
c. Sangat baik untuk kegiatan belajar mandiri.
Kelemahan multi media:
a. Biayanya cukup mahal
b. Memerlukan perencanaan yang matang dan tenagan yang profesional.
Perlu kita ingat, masih ada media lain yang tidak trmasuk media penyaji, yaitu:
a. media objek.
b. dan media interaktif.

a. Media Objek
Media objek merupakan media tiga dimensi yang menyampaikan informasi tidak
dalam bentuk penyajian, melainkan melalui ciri fisiknya sendiri, seperti ukurannya,
bentuknya, beratnya, susunannya, warnanya fungsinya, dan sebagainya.
Media objek ini dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu media objek sebenarnya
dan media objek pengganti.
Media objek sebenarnya dibagi dua jenis, yaitu media alami dan media objek buatan.
Media objek alami dapat dibagi ke dalam dua jenis yaitu objek alami yang hidup dan
objek alami yang tidak hidup. Sebagai contoh objek alami yang hidup adalah ikan, burung
elang, singa, da sebagainya. Sedangkan objek buatan, yaitu buatan manusia, contohnya
gedung,mainan, jaringan transportasi dan sebagainya.
Media cetak kelompok ke dua terdiri atas benda-benda tiruan yang dibuat untuk
mengganti benda-benda yang sebenarnya. Objek-objek pengganti dikenal dengan sebutan
replika, model, dan benda tiruan. Replika dapat didefinisikan sebagai reproduksi statis dari
suatu objek dengan ukuran yang sama dengan benda yang sebenarnya. Model merupakan
sebuah reproduksi yang kelihatannya sama, tapi biasanya diperkecil atau diperbesar dalam
skala tertentu. Benda tiruan ada dua macam, yaitu pertama merupakan bangunan yang dibuat
kurang lebih menyerupai suatu benda yang besar, misalnya bagian dari sebuah kapal terbang
(sayap). Bentuk benda tiruan yang kedua ialah bentuk yang menggambarkan mekanisme
kerja suatu benda, misalnya sistem pembakaran automobile.

b. Media Interaktif

18
Karakteristik terpenting kelompok media ini adalah bahwa peserta didik tidak hanya
memperhatikan media atau objek saja, melainkan juga dituntut untuk berinteraksi selama
mengikuti pembelajaran.
Sedikitnya ada tiga macam interaksi. Interaksi yang pertama ialah yang menunjukan
peserta didik berinteraksi dengan sebuah program, misalnya peserta didik diminta mengisi
blanko pada bahan belajar terprogram. Bentuk interaksi yang kedua ialah peserta didik
berinteraksi dengan mesin, misalnya mesin pembelajarannya, simulator, laboratorium bahasa,
computer, atau kombinasi diantaranya yang berbentuk video interaktif. Bentuk interaksi
ketiga ialah mengatur interaksi antara peserta didik secara teratur tapi tidak terprogram ;
sebagai contoh dapat dilihat pada berbagai permainan pendidikan atau simulasi yang
melibatkan peserta didik dalam kegiatan atau masalah, yang mengharuskan mereka untuk
membalas serangan lawan atau kerjasama dengan teman seregu dalam memecahkan masalah.
Dalam hal ini peserta didik harus dapat menyesuaikan diri dengan situasi yang
timbul karena tidak ada batasan yang kaku mengenai jawaban yang benar. Jadi permainan
pendidikan dan simulasi yang berorientasikan pada masalah memiliki potensi untuk
memberikan pengalaman belajar yang merangsang minat dan realistis. Oleh karena itu, guru
menganggapnya sebagai sumber terbaik dalam urusan media komunikasi.

19
BAB III
PENUTUP
3.1.Kesimpulan
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan media. Salh satu
diantaranya ialah dengan menekankan pada teknik yng dipergunakan dalam pembuatan
media tersebut. Ada pula yang dilihat dari cara yang digunakan untuk mengirim pesan.
Menurut bentuk informasi yang digunakan, klasifikasi media penyaji dapat dibagi
dalam lima kelompok, yaitu: media visual diam, media visual gerak, media audio, media
audio visual diam, dan media audio visual gerak.
Berdasarkan bentuk penyajian dan cara penyajiannya, klasifikasi media ada tujuh
kelompok, yaitu:
a) Kelompok kesatu: media grafis, bahan cetak dan gambar diam.
b) Kelompok kedua: media proyeksi diam.
c) Kelompok ketiga: media audio.
d) Kelompok keempat: media audio visual diam.
e) Kelompok kelima: film.
f) Kelompok keenam: televisi.
g) Kelompok ketujuh: multi media.

3.2.Saran
Hendaknya dalam penyelenggaraan proses pembelajaran guru atau pendidik
menggunakan media yang sesuai dengan kebutuhan anak.

20
DAFTAR PUSTAKA

Susilana, Rudi, dan Cepi, Riyana.2008. Media Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima.