Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

JOB SHEET
Kompetensi
Tingkat/Semester
Sub Kompetensi

: Pemeliharaan/servis sistem injeksi bahan bakar diesel


: III / 6
: Pemeriksaan & Penyetelan Injektor Jenis Satu Lubang

Tujuan pelajaran

Mengetes injektor

Membongkar dan memasang injektor

Menyetel tekanan penyemprotan

Alat
Nosel tester
Kotak alat
Ragum
Bak cuci
kuas

Bahan
Injektor
Solar
Kain lap

Waktu
Instruksi : 2 Jam
Latihan : 3 Jam

Keselamatan kerja

Waktu bekerja dengan nosel tester, jangan


mengarahkan semprotan ke bagian tubuh
anda. Semprotan nosel dapat masuk aliran
darah sehingga menimbulkan keracunan
pada darah. Tampung semprotan dengan
baik !

Kompetensi
Sub Kompetensi

: Pemeliharaan Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel


: Penyetelan Injector Jenis Satu Lubang

Halaman
1

Langkah kerja
Lakukan pemeriksaan bentuk penyemprotan, kebocoran dan tekanan penyemprotan,
sebelum pembongkaran dilakukan

Pasang
injektor pada tester dengan longgar
saja.

Lakukan
pembuangan udara yang ada pada
saluran
tester,
dengan
menggerakkan tuas sampai solar
keluar pada sambungan pipa.

Tutup
kran saluran tekan ke manometer,
lakukan
pengetesan
bentuk
penyemprotan
dengan
menggerakkan tuas dalam langkah
penuh dengan kuat dan cepat.

Pemeriksaan bentuk penyemprotan


A, B, C
= Bentuk jelek
D
= Bentuk baik

Sudut penyemprotan yang baik adalah


4o. Lihat pada manual.

Tes kebocoran
Buka
kran
saluran
tekan
ke
manometer. Gerakan tuas tester
sampai
manometer
menunjukkan
tekanan 80 bar, pertahankan posisi
tekanan ini selama 20 detik, lihat
dan amati kebocoran pada ujung
nosel.

Amati dan rasakan ujung bodi nosel


dengan jari anda, apakah ada tetesan

Kompetensi
Sub Kompetensi

: Pemeliharaan Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel


: Penyetelan Injector Jenis Satu Lubang

Halaman
2

atau ujung bodi nosel menjadi basah


A : ada kebocoran
B : tidak ada
Tes tekanan penyemprotan
Gerakkan tuas tester dalam langkah
penuh dengan kuat dan cepat, baca
tekanan pada manometer, catat
hasilnya.
Pembongkaran & Penyetelan
Bila salah satu tes yang dilakukan hasilnya tidak memuaskan, lepas injektor pada
tester, jepit pada ragum dengan alas penjepit alumunium, bongkar sesuai dengan
urutan pada gambar.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Baut pemegang
Shim
Pegas
Batang pendorong
Pembatas jarum
Jarum dan bodi nosel
Mur pemegang

Bersihkan semua komponen dengan


solar. Lakukan tes luncur jarum,
dengan memasukkan jarum pada
bodinya. jarum harus meluncur pelanpelan dengan sendiri !
Stel tekanan penyemprotan dengan
cara merubah tebal shim (2).
Perbedaan tebal 0,04 mm merubah
tekanan penyemprotan 4 bar.
Perakitan

Rakitlah injektor setelah semua komponennya terendam dalam solar, untuk


mencegah karatan. Perhatikan kebersihan ! Jangan sampai benang kain dst.
berada di dalam injektor.

Kontrol kembali bentuk penyemprotan, tekanan penyemprotan dan kebocoran nozel

Petunjuk

Tekanan penyemprotan injektor satu lubang adalah 100-130 bar (10-13 Mpa). Data
yang tepat, lihat buku manual.

Kompetensi
Sub Kompetensi

: Pemeliharaan Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel


: Penyetelan Injector Jenis Satu Lubang

Halaman
3

Servis injektor dilakukan setiap 80;000 km, atau waktu timbul kesulitan pada
pembakaran.Perhatikan : Keausan jarum, lubang bodinya dan kotoran yang
menempel sangat mempengaruhi bentuk penyemprotan.

Kompetensi
Sub Kompetensi

: Pemeliharaan Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel


: Penyetelan Injector Jenis Satu Lubang

Halaman
4

Kompetensi
Sub Kompetensi

: Pemeliharaan Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel


: Penyetelan Injector Jenis Satu Lubang

Halaman
5

Halaman: