Anda di halaman 1dari 17

Sifat Sifat Larutan

Sandra Aprillia
07110251

Pengertian Larutan
Larutan adalah Campuran homogen, yang
bisa terdapat dalam ketiga wujud zat : gas,
cair, maupun padat.

Satuan Konsentrasi
a. Molarita (M) adalah jumlah mol zat terlarut
dalam1 liter larutan
M = mol zat terlarut
liter larutan
b. Normalita (N) adalah jumlah ekivalen zat
terlarut dalam 1 liter larutan
N = Ekivalen zat terlarut
liter larutan

Satuan Konsentrasi
c. Molalita (m) adalah jumlah mol zat terlarut
dalam 1 kilogram pelarut
m = mol zat terlarut
1kg pelarut
d. Fraksi mol (x) adalah jumlah mol komponen
ttertentu dibagi jumlah mol semua komponen (
total ) dalam larutan
Xa =
nA
nA + nB + nC

Satuan Konsentrasi
e. Persen mol adalah fraksi mol dalam persen
Persen mol A = xA X 100 %
f. Fraksi berat adalah perbandingan berat
komponen tertentu dengan jumlah berat
seluruh komponen larutan
Xwa =
Wa
Wa + Wb + Wc

Satuan Konsentrasi
g. Fraksi volume adalah perbandingan volume
komponen tertentu dengan jumlah volume
seluruh komponen larutan
Xva =
Va
Va + Vb + Vc
h. Reformalan adalah jumlah berat rumus zat
terlarut dalam 1 liter larutan
F = Jumlah berat rumus zat terlarut
1 liter larutan

Proses Pelarutan dalam Larutan Cair


1. Larutan Zat Cair dalam Zat Cair
a. Bila kedua-duanya senyawa non polar, yaitu zat
terlarut maupun zat pelarut merupakan senayawa
non polar.
b. Senyawa polar dan non polar
Contoh air (polar) dan CCl4 ( non polar)
c. Kedua-duanya senyawa polar
Contoh etanol dan air gaya tarik antar molekul air
dan atanol sama kuat, sehingga dapat saling
mengganti, oleh karena itu mudah larut.

Kalor Pelarutan
Dalam proses pelarutan zat cair dapat dibagi menjadi 3
langkah yaitu :
a. Molekul-molekul pelarut harus dipisahkan satu sama
lain, disini juga membutuhkan energi, jadi prosesnya
endoterm
b. Molekul-molekul zat terlarut harus dipisahkan satu
sama lain disini juga membutuhkan energi, jadi
prosesnya juga endoterm
c. Molekul-molekul pelarut dan zat terlarut dibawa
keadaan saling pengaruh tarik menarik satu sama lain,
disini membebaskan energi, juga prosesnya eksoterm

Kelarutan dan Suhu


Kelarutan (solubilitas) suatu zat adalah
banyaknya zat terlarut yang diperlukan untuk
membuat larutan jenuh dalam sejumlah
pelarut.

Pengaruh Tekanan pada Kelarutan


Pada umumnya tekanan mempunyai pengaruh
yang kecil pada kelarutan dari zat cair atau zat
padat. Tetapi tekanan akan mempunyai
pengaruh yang besar terhadap kelarutan gas.
Hukum Henry
Konsentrasi gas dalam kelarutan berbanding
langsung dengan tekanan bagian gas diatas
larutan
Cg = Kg X Pg

Kelarutan Uap Larutan


Pembentukan larutan hanya mempunyai efek
yang kecil terhadap sifat kimia dari, komponen
nya, contohnya : Natrium akan bereaksi dengan
air dalam larutan air sama dengan kalau natrium
ini bereaksi dengan aquades.
Fraksi Mol Pelarut
Untuk larutan yang terdiri dari pelarut yang dapat
menguap dan zat terlarut yang tidak dapat
menguap, maka :
Plarutan = Xpelarut - Ppelarut

Sifat Koligatif Larutan


Sifat koligatif adalah suatu larutan yang
bergantung dari banyaknya partikel zat terlarut
dalam larutan.
Contoh sifat koligatif ini adalah tekanan uap
pelarut murni, dan penurunan tekanan uap
larutan ini bergantung dari jumlah partikel zat
terlarut dalam larutan.

Tekanan Osmosa
Osmosa adalah proses dimana pelarut
berpindah dari bagian yang konsentrasi zat
terlarutnya rendah ke bagian yang konsentrasi
zatnya tinggi melalui membran setengah lulus
(semi permeable) yang hanya dapat dilewati
oleh molekul pelarut tetapi tidak dapat silewati
molekul zat terlarut.

Soal - Soal
1. Berapa tekanan osmosa pada 17 C dari larutan yang
terdiri dari 1,75 gram sukrosa (C12H22011) di dalam
150 cm larutan.
Jawab :
Berat molekul (C12H22O11) = 342
n = Jumlah mol zat terlarut = 1,75/342
v Jumlah liter larutan
0,150
= 0,0341 mol/l
Tekanan osmosa : phi = nRT/V
= 0,0341 x 0,0821 x 290 = 0,81 atm

Soal - Soal
2. Suatu larutan garam Epson terdiri dari 20% berat
MgSO4 dalam air. Hitunglah Molalita larutan?
Jawab :
molalita = Mol zat terlarut
1 kg pelarut
20 gram berat MgSO4 = 20/120,4 = 0,166 mol
80 gram H20 = 0,0800 kg H20
n MgSO4 = 0,166/ 0,0800 = 2,075 m MgSO4

Soal - Soal
3. Berat molekul suatu senyawa organik 58 C.
Hitunglah titik didih larutan yang dibuat dari
melarutkan 24 gram zat terlarut dalam 600
gram air, bila titik didih air 99,725 C ?
Jawab :
m = n zat larutan 26/68 /600 = 0,69 molekul
Td = Kd x m = 0,513 x 0,690 = 0,354 C
Titik didih larutan = 99,725 C + 0,354 C =
100,079 C