Anda di halaman 1dari 2

PENUNTUN BELAJAR MEMBERIKAN KONTRASEPSI HORMONAL

DENGAN METODA SUNTIK

ddDAFd

0 Gagal
1 Kurang

: Bila langkah klinik tidak dilakukan


: Langkah klinik dilakukan tetapi tidak mampu
mendemonstrasikan sesuai prosedur
2 Cukup
: Langkah klinik dilakukan dengan bantuan, kurang terampil atau
kurang cekatan dalam mendemonstrasikan dan waktu yang
diperlukan relatif lebih lama menyelesaikan suatu tugas
3 Baik
: Langkah klinik dilakukan dengan bantuan, kurang percaya diri,
kadang kadang tampak cemas dan memerlukan waktu yang
dapat dipertanggung jawabkan
4 Sangat baik/Mahir : Langkah klinik dilakukan dengan benar dan tepat sesuai dengan
tehnik prosedur dalam lingkup kebidanan dan waktu efisien
PENUNTUN BELAJAR
MEMBERIKAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN METODA SUNTIK
NO

LANGKAH / TUGAS

1.

Menyiapkan alat-alat di dekat bayi


Siapkanlah alat-alat dan bahan-bahan secara ergonomis
Menjelaskan kepada ibu ibu dan bayi mengenai prosedur yang akan
dilakukan
Bila ibu mengetahui dengan jelas mengenai prosedur/tindakan yang akan
dilakukan maka ia biasanya lebih mudah diajak untuk bekerjasama
Mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir lalu
mengeringkannya
Untuk pencegahan infeksi sebelum melaksanakan tindakan
Lepaskan semua perhiasan dari lengan dan tangan
Ambil spuit isi dengan obat yang akan disuntikkan
a. Buka dan buang tutup kaleng pada vial yang menutupi karet, apus karet
yang ada pada atas vial
b. Buka bungkus spuit
c. Jika jarum suntik terpisah gabungkan jarum dengan pipa suntik
d. Balikkan vial dengan mulut ke bawah, masukkan cairan suntik ke dalam
spuit, masukkan semua obat ke dalam spuit jangan ada
e. Jika spuit sudah terisi semua, keluarkan udara dari pipa suntik, jangan
sampai terdapat udara dalam pipa spuit pada saat penyuntikan
Atur posisi klien untuk penyuntikan obat, klien bisa duduk atau berbaring
Bersihkan tempat yang akan disuntik dengan kapas alkohol atau air steril
Suntikkan jarum di daerah penyuntikan dengan arah tegak lurus hingga
mencapai daerah otot. Apabila daerha penyuntikan terlalu dangkal maka
penyerapan obat akan lambat dan tidak bekerja segera dan efektif
Sebelum penyuntikan obat, perlahan-lahan tarik sedikit pompa, bila ada
darah masuk ke dalam pipa suntik, tarik keluar jarum dan suntikkan di tempat
lain/bagian otot di dekatnya

2.

3.

4.

5.
6.
7.
8.

KASUS
3 4 5

9.
10.
11.
12.
13.

Lakukan kembali aspirasi, apabila tidak terdapat darah, masukkan obat


secara perlahan-lahan
Angkat keluar jarum suntik dan bersihkan kulit sekali lagi dengan kapas
alkohol atau air steril
Membuang spuit yang telah dipakai ke tempat sampah khusus
Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, lalu mengeringkannya
Menulis di buku catatan mengenai tindakan yang telah dilakukan dan
merencanakan tanggal penyuntikan berikutnya