Anda di halaman 1dari 37

Lie Hendri Hariwijaya

25013020

Metode Elemen Hingga

TUGAS METODE ELEMEN HINGGA


ANALISIS STRUKTUR DENGAN ELEMEN AKSISIMETRIS
KUADRILATERAL ISOPARAMETRIS 8 NODE (SERENDIPITY)

Menentukan Shape function


Pada elemen aksisimetris, sumbu kartesius vertikal adalah sumbu z dan sumbu kartesius
horisontal adalah sumbu r. Fungsi posisi suatu titik di dalam elemen aksisimetris
kuadrilateral 8 node dapat dinyatakan sebagai berikut:
r N1r1 N 2 r2 N 3r3 N 4 r4 N 5 r5 N 6 r6 N 7 r7 N 8 r8
z N1 z1 N 2 z2 N 3 z3 N 4 z4 N 5 z5 N 6 z6 N 7 z7 N 8 z8
Dengan Ni adalah shape function di node i, ri adalah posisi r di node i, dan zi adalah posisi z
di node i. Sedangkan i adalah posisi di node i dan i adalah posisi di node i.

Gambar 1

Elemen aksisimetris di sumbu r-z (kiri) dan di sumbu - (kanan)

Shape function dapat ditentukan dengan menggunakan fungsi interpolasi kuadratik untuk
elemen serendipity kuadrilateral 8 node yaitu:

r (, ) b0 b1 b2 b3 b4 2 b52 b6 2 b7 2
z (, ) c0 c1 c2 c3 c4 2 c5 2 c6 2 c7 2
Untuk mendapatkan koefisien-koefisien b dan c pada persamaan di atas, digunakan kondisikondisi batas yang diketahui dari Gambar 1. Kondisi batas untuk fungsi r adalah:

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

r1 b0 b11 b21 b311 b412 b512 b6121 b7121


r2 b0 b12 b22 b322 b42 2 b52 2 b6 2 22 b72 2 2
r3 b0 b13 b23 b333 b43 2 b532 b63 23 b7 3 23
r4 b0 b14 b24 b344 b44 2 b54 2 b6 4 24 b74 2 4
r5 b0 b15 b25 b355 b45 2 b55 2 b65 25 b75 25
r6 b0 b16 b26 b366 b46 2 b56 2 b66 26 b76 26
r7 b0 b17 b27 b377 b47 2 b57 2 b6 7 27 b77 2 7
r8 b0 b18 b28 b388 b48 2 b58 2 b68 28 b7 8 28
Kondisi batas untuk fungsi z adalah:

z1 c0 c11 c21 c311 c412 c512 c6121 c7121


z2 c0 c12 c22 c322 c42 2 c52 2 c6 2 22 c7 2 2 2
z3 c0 c13 c23 c333 c43 2 c532 c63 23 c73 23
z4 c0 c14 c24 c344 c44 2 c54 2 c6 4 24 c7 4 2 4
z5 c0 c15 c25 c355 c45 2 c55 2 c65 25 c7 5 25
z6 c0 c16 c26 c366 c46 2 c56 2 c6 6 26 c76 26
z7 c0 c17 c27 c37 7 c47 2 c57 2 c67 27 c7 7 2 7
z8 c0 c18 c28 c388 c48 2 c58 2 c68 28 c78 28
Kondisi batas fungsi r dan kondisi batas fungsi z akan menghasilkan shape function yang
sama sehingga hanya ditinjau kondisi batas untuk fungsi z. Dalam bentuk matriks, kondisi
batas untuk fungsi z menjadi:

z1 1
z
2 1
z3 1

z4 1
z5 1

z6 1
z 1
7
z8 1

1
2
3
4
5

1
2
3
4
5

11
22
33
44
55

12
22
3 2
42
52

12
2 2
32
4 2
52

121
2 2 2
323
4 2 4
5 25

6
7
8

6
7
8

66
7 7
88

62
7 2
8 2

6 2
7 2
82

6 26
7 27
8 28

121 c0

2 22 c1
323 c2

4 24 c3
525 c4

6 26 c5
7 27 c6

828 c7

Mensubstitusikan nilai dan yang sesuai di setiap node sehingga diperoleh:

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

z1 1 1 1 1 1 1 1 1 c0
z 1 1 1 1 1 1 1 1 c
2
1
z3 1 1 1 1 1 1 1 1 c2


z4 1 1 1 1 1 1 1 1 c3
z5 1 0 1 0 0 1 0 0 c4


z6 1 1 0 0 1 0 0 0 c5
z 1 0 1 0 0 1 0 0 c
7
6
z
1

1
0
0
1
0
0
0
c7
8
c0 1 1 1 1
c 1 1 1 1
1
c2 1 1 1 1

c3 1 1 1 1
c4 1 0 1 0

c5 1 1 0 0
c 1 0 1 0
6
c7 1 1 0 0

1 1 1 1
1 1 1 1
1 1 1 1

1 1 1 1
0 1 0 0

1 0 0 0
0 1 0 0

1 0 0 0

z1
z
2
z3

z4
z5

z6
z
7
z8

Kemudian diperoleh semua koefisien c sebagai berikut:


1
1
1
1
1
1
1
1
4 z1 4 z2 4 z3 4 z4 2 z5 2 z6 2 z7 2 z8

1
1

z6 z8

2
2
c0

1
1
c

z5 z7
1
2
2

c2

1
1
1
1

z1 z 2 z3 z4

4
4
4
4
c3

c4

1
1
1
1
1
1
z1 z 2 z3 z4 z5 z7

4
4
4
4
2
2
c5

1
1
1
1
1
1
c

z1 z2 z3 z4 z6 z8
6

4
4
4
4
2
2
c7

1
1
1
1
1
1

z1 z2 z3 z 4 z5 z7

4
4
4
4
2
2

1
1
1
1
1
1
z1 z2 z3 z4 z6 z8

4
4
4
4
2
2

Koefisien-koefisien c di atas disubstitusikan kembali ke dalam fungsi interpolasi kuadratik


elemen serendipity kuadrilateral 8 node untuk fungsi z sehingga diperoleh:

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

1
1
1 1
1
1 1
1
1
1
1

z (, ) 2 2 2 2 z1 2 2 2 2 z2
4
4
4 4
4
4 4
4
4
4
4

1
1
1
1
1
1 1
1
1
1 1
1
2 2 2 2 z3 2 2 2 2 z4
4
4
4
4
4
4 4
4
4
4 4
4
1
1
1
1
1
1
1 1
2 2 z5 2 2 z6
2
2
2
2
2
2
2 2
1 1
1
1
1
1
1
1
2 2 z7 2 2 z8
2 2
2
2
2
2
2
2

Berdasarkan persamaan di atas, shape function untuk elemen serendipity 8 node:

1
( 1)( 1)( 1)
4
1
N 2 ( 1)( 1)( 1 )
4
1
N 3 ( 1)(1 )( 1)
4
1
N 4 ( 1)(1 )( 1)
4
1
N 5 (1 2 )(1 )
2
1
N 6 (1 )(1 2 )
2
1
N 7 (1 2 )(1 )
2
1
N8 (1 )(1 2 )
2
N1

Karena diperlukan dalam perhitungan selanjutnya, turunan shape function terhadap dan
diberikan sebagai berikut:
N1

N 2

N 3

N 4

1
( 1)( 2)
4
1
( 1)( 2)
4
1
( 1)( 2)
4
1
( 1)( 2)
4

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

N 5

N 6

N 7

N 8

N1

N 2

N 3

N 4

N 5

N 6

N 7

N 8

Metode Elemen Hingga

( 1)
1
(1 2 )
2
( 1)
1
(1 2 )
2
1
( 1)( 2)
4
1
( 1)( 2)
4
1
( 1)( 2)
4
1
( 1)( 2)
4
1
(2 1)
2

( 1)

1 2
( 1)
2

( 1)

Matriks Hubungan Regangan dengan Perpindahan


Karena bersifat isoparametris dengan fungsi posisi r dan z, fungsi perpindahan dapat ditulis
sebagai berikut:
u N1u1 N 2u2 N 3u3 N 4u4 N 5u5 N 6u6 N 7u7 N8u8
v N1v1 N 2v2 N 3v3 N 4v4 N 5v5 N 6v6 N 7v7 N8v8
Dengan ui adalah perpindahan u di node i dan vi adalah perpindahan v di node i. perpindahan
u adalah perpindahan searah sumbu r dan perpindahan v adalah perpindahan searah sumbu z.
Regangan di suatu titik dalam elemen aksisimetris dinyatakan sebagai berikut:

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

u
r
r v

z
z
u

rz
u v

z r
N1u1 N 2u2 N 3u3 N 4u4 N 5u5 N 6u6 N 7u7 N 8u8

r
r
r
r
r
r
r
r

N1v1 N 2v2 N 3v3 N 4v4 N 5v5 N 6v6 N 7v7 N8v8

N1u1 N 2u2 N 3u3 N 4u4 N 5u5 N 6u6 N 7u7 N8u8

r
r
r
r
r
r
r
r

N u N v N u
N v N u N v N u N v
N u N v
1 1 1 1 2 2 2 2 3 3 3 3 4 4 4 4 8 8 8 8
r
z
r
z
r
z
r
z
r
z
N1
r


N1
r
N
1
z

N 2
r

N 3
r

N1
z

N 2
z

0
N1
r

N2
r
N 2
z

0
N 2
r

N3
r
N 3
z

N 3

z
0
N 3
r

N 8
r
0

N8
r
N 8

u
0 1
v1
N8 u
2
z v
2
0

N8 u8

r v8

Selanjutnya persamaan di atas dapat diringkas menjadi:

B
Dengan

adalah matriks perpindahan di node-node elemen dan

adalah matriks

hubungan regangan dengan perpindahan. Diperlukan definisi matriks Jacobian untuk


menentukan elemen-elemen dari B .

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Matriks Jacobian
Matriks ini menyatakan hubungan turunan shape function terhadap dan dengan turunan
shape function terhadap r dan z. Hubungan ini dapat ditentukan dengan aturan chain rule
yaitu:

N i r N i z N i

r z
N i r N i z N i

r z

dengan i = 1, 2, 3, . . . , 8.

Kemudian dapat dinyatakan dalam bentuk matriks yaitu:

N i r

N i r

z N i
r

z N i
z

N i
N i

J r
N i
N i

z

r

J r

N1

J

N
1

z 8
Ni ri
i 1

z 8
N i ri

i 1
N 2

N 2

Dengan J adalah matriks Jacobian.

N i zi

i 1

8
N i zi

i 1

r1
N 3
N 8
r2


r3
N 3
N 8


r8

z1
z2
z3

z8

Elemen-elemen J dapat dihitung dengan menggunakan turunan shape function terhadap


dan yang telah diberikan sebelumnya. Untuk menghitung elemen-elemen B diperlukan
persamaan berikut:

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

N i
N i

r
1

J
N i
N i

z

Rumus di atas menggunakan turunan shape function terhadap dan yang telah diberikan
sebelumnya.

Matriks Elastisitas Isotropis


Matriks ini disajikan sebagai berikut:

0
1

0
E

D (1 )(1o 2)

1
0

0
0
(1 2) / 2
0
Dengan Eo adalah modulus elastisitas/Young dan adalah rasio Poisson. Nilai modulus
elastisitas dan rasio Poisson dalam tugas ini adalah 200000 MPa dan 0,30.

Matriks Kekakuan Elemen Aksisimetris


Kekakuan untuk elemen aksisimetris kuadrilateral diberikan sebagai berikut:
1 1
T

K e 2 B D B r J d d
1 1

dengan J adalah determinan dari matriks Jacobian, sedangkan r N i ri . Integrasi pada


i 1

persamaan di atas dilakukan secara numerik daripada menghitung integral secara eksak yang
sulit diterapkan dalam program komputer. Integrasi numerik dilakukan dengan metode
kuadratur Gauss.

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Gambar 2
Tabel 1
i
1
2
3

i
0,6
0
0, 6

Posisi titik Gauss 3 3


Titik Gauss 3 3
i
0,6
0
0, 6

Hi
5/9
8/9
5/9

Dalam integrasi numerik kuadratur Gauss, digunakan 3 3 titik Gauss yang dijelaskan oleh
Gambar 2 dan Tabel 1. Formulasi integrasi numerik kuadratur Gauss untuk menghitung
kekakuan elemen aksisimetris adalah:
3

K e H j H k f ( j , k )
j 1 k 1

f ( j , k ) 2 B D B r J

Menghitung Perpindahan Struktur


Setelah memperoleh matriks kekakuan setiap elemen struktur. Langkah selanjutnya adalah
merakit matriks-matriks kekakuan elemen tersebut menjadi sebuah matriks kekakuan global
atau matriks kekakuan struktur. Dalam perakitan tersebut, diperlukan matriks konektifitas
yaitu matriks hubungan nomor DOF (degree of freedom) lokal/elemen dengan nomor DOF
global/struktur pada masing-masing elemen struktur. Matriks konektifitas untuk tugas ini

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

berdimensi ne 16 dengan ne adalah jumlah elemen struktur sedangkan angka 16 adalah


jumlah DOF setiap elemen struktur 8 node.
Contoh matriks konektifitas dalam tabel:

Gambar 3

DOF global dan lokal

Tabel 2 Hubungan no. DOF lokal dengan no. DOF global pada Gambar 3 tiap elemen
dof
1
1
11

dof
2
2
12

dof
3
11
21

dof
4
12
22

dof
5
15
25

dof
6
16
26

dof
7
5
15

dof
8
6
16

dof
9
7
17

dof
10
8
18

dof
11
13
23

dof
12
14
24

dof
13
9
19

dof
14
10
20

dof
15
3
13

dof
16
4
14

Cara perakitan matriks kekakuan struktur menggunakan matriks konektifitas dapat mengacu
pada skrip program terlampir. Setelah perakitan matriks kekakuan struktur selesai,
perpindahan di setiap DOF dapat dihitung.
Dalam menghitung perpindahan struktur, DOF yang bebas lebih diprioritaskan dalam urutan
penomoran DOF daripada DOF yang tidak bebas. Agar lebih jelas, perhatikan Gambar 4.

10

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Gambar 4

Skema matriks kekakuan struktur

Berdasarkan Gambar 4, matriks perpindahan untuk DOF bebas ' dapat dihitung dengan
mudah. Matriks perpindahan untuk DOF tidak bebas '' semua isinya bernilai nol.
1

' K P '
'' 0

Menghitung Regangan dan Tegangan


Regangan dan tegangan di setiap elemen dihitung di titik Gauss dan node. Posisi titik-titik
Gauss dan node-node dinyatakan dalam koordinat natural -. Formulasinya adalah sebagai
berikut:

Be (, ) e
D
Matriks yang ditandai dengan superskrip e adalah matriks yang nilainya berubah tergantung
elemen struktur mana yang ditinjau. Pada node yang dimiliki oleh beberapa elemen yang
berbeda, regangan dan tegangan di node ini akan berbeda jika dihitung dengan elemen yang
berbeda. Oleh karena itu, nilai tegangan dan regangan di node ini adalah rata-rata dari
tegangan-tegangan dan regangan-regangan yang berbeda tersebut.

11

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Analisis Struktur Aksisimetris


Struktur aksisimetris yang dianalisis berupa tabung berongga yang menerima tekanan
permukaan (surface pressure) p. Materialnya adalah baja dengan Eo

200000 MPa dan

0,30.

Gambar 5

Struktur aksisimetris yang dianalisis berupa benda solid 3 dimensi

Gambar 6

Tekanan permukaan p 0, 2 N/mm 2 pada struktur

Menurut metode elemen hingga untuk struktur dan beban aksisimetris, struktur dan beban
tersebut disederhanakan menjadi struktur dan beban dua dimensi. Struktur dan beban yang
disederhanakan tersebut diberikan pada gambar berikut.
12

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Gambar 7

Gambar 8

Metode Elemen Hingga

Tumpuan dan DOF struktur aksisimetris yang disederhanakan

Geometri dan beban nodal struktur aksisimetris yang disederhanakan

13

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Beban nodal yang dikerjakan pada struktur yang disederhanakan adalah sebagai berikut:

Gambar 9

Gaya nodal di node tepi dan node tengah

ftepi 2r a p
2 15 1,25 0, 2
23,561945 N
ftengah 2r b p
2 15 2,50 0, 2
47,12389 N

Parameter elemen untuk struktur aksisimetris yang disederhanakan yaitu:


Tabel 3

Parameter elemen

elem
en
1

dof
1
59

dof
2
60

dof
3
50

dof
4
62

dof
5
44

dof
6
45

dof
7
57

dof
8
52

dof
9
56

dof
10
61

dof
11
48

dof
12
49

dof
13
53

dof
14
54

dof
15
58

dof
16
55

50

62

41

64

31

32

44

45

51

63

37

38

46

47

48

49

41

64

43

66

35

36

31

32

42

65

39

40

33

34

37

38

31

32

35

36

25

26

21

22

33

34

29

30

23

24

27

28

21

22

25

26

15

16

11

12

23

24

19

20

13

14

17

18

11

12

15

16

13

14

10

r1

r2

r3

r4

r5

r6

r7

r8

z1

z2

z3

z4

z5

z6

z7

z8

2.5

2.5

2.5

2.5

10

10

7.5

10

7.5

2.5

2.5

10

15

15

10

12.5

15

12.5

10

2.5

2.5

10

15

15

10

12.5

15

12.5

10

10

10

7.5

10

7.5

10

15

15

10

12.5

15

12.5

10

10

10

15

15

10

12.5

15

12.5

10

15

15

10

12.5

15

12.5

10

15

15

20

20

15

17.5

20

17.5

14

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Data parameter elemen dalam Tabel 3 disimpan dalam file teks "param_elm.txt" agar dapat
di-load dengan mudah oleh program yang disusun.

Gambar 10

File "param_elm.txt"

Data DOF dan beban nodal struktur yang disederhanakan dalam Tabel 4 juga disimpan dalam
file teks yaitu "dof_beban.txt".
Tabel 4 Data DOF dan beban nodal
dof

free?

24

47

-47.12389

48

25

26

49

27

50

28

51

-23.561945

29

-47.12389

52

30

53

31

54

32

55

56

-47.12389

33

10

34

57

11

35

-47.12389

58

12

36

59

13

37

60

14

38

61

15

-47.12389

39

-47.12389

62

16

40

63

64

17

41

18

42

65

19

-47.12389

43

-23.561945

66

20

44

21

45

22

46

23

15

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Gambar 11

File "dof_beban.txt"

Hasil Analisis Struktur Aksisimetris


Hasil analisis lengkap diberikan pada keluaran (command window) program yang disusun.
Keluaran tersebut terlampir dalam tugas ini. Nilai-nilai ekstrim untuk perpindahan, regangan,
dan tegangan adalah sebagai berikut:

16

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Deformasi struktur aksisimetris yang diberikan program ditunjukkan oleh Gambar 12.

Gambar 12

Deformasi struktur aksisimetris keluaran program

Berikut disajikan kontur medan regangan dan tegangan struktur aksisimetris.

Gambar 13

r (kiri) dan z (kanan)


17

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Gambar 14

(kiri) dan rz (kanan)

Gambar 15

r (kiri) dan z (kanan)

18

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

Gambar 16

(kiri) dan rz (kanan)

Sebagai informasi, gambar-gambar kontur di atas dihasilkan oleh program Surfer 11.5
berdasarkan data keluaran dari program yang disusun.

Verifikasi Hasil Analisis


Struktur solid aksisimetris yang telah dianalisis oleh program yang disusun, dianalisis ulang
oleh program lain untuk memeriksa kebenaran hasil analisis. Program lain yang digunakan
adalah LISA 8.0.0 (freeware hingga 1300 node). Untuk keperluan pemeriksaan hasil analisis
program, dipilih 2 DOF untuk pemeriksaan perpindahan dan 1 node untuk pemeriksaan
tegangan arah r.

19

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Gambar 17

Metode Elemen Hingga

Perpindahan arah X di posisi node X=15 dan Y=20 hasil analisis LISA 8.0.0

Posisi node pada Gambar 17 ekivalen dengan node di r = 15 dan z = 20 dalam hasil analisis
program yang disusun. Program menghasilkan nilai perpindahan arah r sebesar -4.0403e-005
di node tersebut (nomor DOF 5). Sedangkan LISA 8.0.0 memberikan nilai -4.040267e-05.

Gambar 18

Perpindahan arah Y di posisi node X=15 dan Y=20 hasil analisis LISA 8.0.0

Posisi node di Gambar 18 sama dengan posisi node di Gambar 17, tetapi yang ditinjau adalah
perpindahan arah Y atau ekivalen dengan arah z pada program yang disusun. LISA 8.0.0
20

Lie Hendri Hariwijaya


25013020

Metode Elemen Hingga

memberikan nilai 2.258587e-05 untuk perpindahan arah Y di node tersebut. Sedangkan


program menghasilkan nilai 2.2586e-005 untuk perpindahan arah z di posisi node yang sama
(nomor DOF 6).

Gambar 19

Tegangan arah X di posisi node X=10 dan Y=5 hasil analisis LISA 8.0.0

Di posisi node pada Gambar 19, LISA 8.0.0 memberikan nilai -0.4159093 untuk tegangan
arah X. Sedangkan program, di posisi yang ekivalen yaitu r = 10 dan z = 5, memberikan nilai
-0.41591 untuk tegangan arah r.
Berdasarkan verifikasi yang telah dilakukan, hasil analisis yang diberikan oleh program yang
disusun sangat identik dengan hasil yang diberikan oleh LISA 8.0.0. Perbedaan yang tidak
signifikan terletak pada jumlah angka penting.

21

4/27/14 7:49 PM

MATLAB Command Window

_______________________________________________________________________________
TUGAS METODE ELEMEN HINGGA
ANALISIS STRUKTUR DENGAN ELEMEN AXISYMMETRIC
dikerjakan oleh "Lie Hendri Hariwijaya" - NIM 25013020
30 April 2014
_______________________________________________________________________________
DATA STRUKTUR
Matriks yang di-load dari "param_elm.txt":
Columns 1 through 6
1
2
3
4
5
6

59
50
41
31
21
11

60
62
64
32
22
12

50
41
43
35
25
15

62
64
66
36
26
16

44
31
35
25
15
5

52
45
32
22
12
2

56
51
42
33
23
13

61
63
65
34
24
14

48
37
39
29
19
9

54
47
34
24
14
4

58
48
37
27
17
7

55
49
38
28
18
8

0
5
10
10
10
10

0
5
10
10
10
10

2.5
7.5
12.5
12.5
12.5
12.5

5
10
15
15
15
15

2.5
7.5
12.5
12.5
12.5
12.5

5
5
5
10
15
20

5
5
5
10
15
20

0
0
0
5
10
15

Columns 7 through 12
45
32
36
26
16
6

57
44
31
21
11
1

Columns 13 through 18
49
38
40
30
20
10

53
46
33
23
13
3

Columns 19 through 24
5
10
15
15
15
15

5
10
15
15
15
15

Columns 25 through 30
0
5
10
10
10
10

0
0
0
5
10
15

0
0
0
5
10
15

Columns 31 through 33
2.5

2.5

1 of 8

4/27/14 7:49 PM
2.5
2.5
7.5
12.5
17.5

5
5
10
15
20

MATLAB Command Window


2.5
2.5
7.5
12.5
17.5

Matriks yang di-load dari "dof_beban.txt":


1
1
0
2
1
0
3
1
0
4
1
0
5
1
-23.562
6
1
0
7
1
0
8
1
0
9
1
-47.124
10
1
0
11
1
0
12
1
0
13
1
0
14
1
0
15
1
-47.124
16
1
0
17
1
0
18
1
0
19
1
-47.124
20
1
0
21
1
0
22
1
0
23
1
0
24
1
0
25
1
-47.124
26
1
0
27
1
0
28
1
0
29
1
-47.124
30
1
0
31
1
0
32
1
0
33
1
0
34
1
0
35
1
-47.124
36
1
0
37
1
0
38
1
0
39
1
-47.124
40
1
0
41
1
0
42
1
0
43
1
-23.562
44
1
0
45
1
0
46
1
0
47
1
0
48
1
0
49
1
0

2 of 8

4/27/14 7:49 PM
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66

MATLAB Command Window


1
1
1
1
1
1
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

MEMULAI ANALISIS . . .
_______________________________________________________________________________
HASIL ANALISIS STRUKTUR AXISYMMETRIC
PERPINDAHAN Struktur:
No. DOF
Perpindahan
1 -4.0885e-005
2 1.6105e-005
3 -3.973e-005
4 1.8825e-005
5 -4.0403e-005
6 2.2586e-005
7 -3.8383e-005
8 1.3073e-005
9 -3.5997e-005
10 1.9268e-005
11 -3.4974e-005
12 9.9202e-006
13 -3.4139e-005
14 1.3393e-005
15 -3.4588e-005
16 1.6508e-005
17 -3.1996e-005
18 6.7399e-006
19 -3.038e-005
20 1.4457e-005
21 -2.7104e-005
22 3.7517e-006
23 -2.6714e-005
24 8.4451e-006
25 -2.7731e-005
26 1.2627e-005
27 -2.141e-005
28 1.7483e-006
29 -2.1181e-005
30 1.0875e-005
31 -1.2521e-005
32 1.2799e-006
33 -1.4735e-005

3 of 8

4/27/14 7:49 PM

MATLAB Command Window

34 4.3839e-006
35 -1.7524e-005
36 7.8958e-006
37 -9.3768e-006
38 4.3919e-007
39 -1.2945e-005
40 3.9847e-006
41 -8.2605e-006
42 -1.0311e-005
43 -1.304e-005
44 -4.8869e-006
45 3.8713e-006
46 -8.3759e-006
47 2.8243e-006
48 -5.2649e-006
49 1.5211e-006
50 -4.6774e-006
51 -7.0157e-006
52 4.282e-006
53 -2.2817e-006
54 4.2696e-006
55 2.4202e-006
56 -2.5408e-006
57
0
58
0
59
0
60
0
61
0
62
0
63
0
64
0
65
0
66
0
REGANGAN di titik Gauss:
r
z
reg_r
reg_z
reg_teta
reg_rz
0.56351
0.56351 -1.0786e-006 9.8713e-007 -1.0932e-006 -6.0607e-008
0.56351
2.5 -1.0655e-006 8.6259e-007 -1.0673e-006 -9.5639e-008
0.56351
4.4365 -9.3646e-007 7.3805e-007 -9.2558e-007 3.5811e-008
2.5
0.56351 -9.7882e-007 8.1198e-007 -1.0433e-006 -1.6251e-007
2.5
2.5 -1.053e-006 8.5393e-007 -1.061e-006 -1.28e-007
2.5
4.4365 -1.0113e-006 8.9587e-007 -9.6298e-007 7.2998e-008
4.4365
0.56351 -8.79e-007 5.9053e-007 -9.9334e-007 -3.5173e-007
4.4365
2.5 -1.0405e-006 7.9896e-007 -1.0548e-006 -2.4767e-007
4.4365
4.4365 -1.0861e-006 1.0074e-006 -1.0004e-006 2.2871e-008
5.5635
0.56351 -9.6594e-007 4.938e-007 -9.8161e-007 -2.8179e-007
5.5635
2.5 -8.9019e-007 7.3574e-007 -1.0375e-006 -2.0258e-007
5.5635
4.4365 -1.1736e-006 9.7769e-007 -1.0256e-006 -1.7466e-007
7.5
0.56351 -6.882e-007 3.742e-007 -9.4171e-007 -1.4879e-007
7.5
2.5 -8.2239e-007 5.6485e-007 -9.907e-007 -4.8842e-007
7.5
4.4365 -1.3158e-006 7.555e-007 -1.0822e-006 -8.7934e-007
9.4365
0.56351 -4.1046e-007 1.9494e-007 -8.6119e-007 -2.2573e-007
9.4365
2.5 -7.546e-007 3.3429e-007 -9.4921e-007 -9.842e-007
9.4365
4.4365 -1.4579e-006 4.7364e-007 -1.1447e-006 -1.794e-006
10.564
0.56351 -6.4818e-007 2.8096e-007 -8.2202e-007 1.3221e-008
10.564
2.5 -5.193e-007 3.888e-007 -9.1386e-007 -2.1539e-007

4 of 8

4/27/14 7:49 PM
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436
10.564
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436
10.564
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436
10.564
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436

MATLAB Command Window

4.4365 -7.0793e-007 4.9663e-007 -1.1378e-006 -5.0101e-007


0.56351 -8.5519e-007 8.2596e-007 -8.1112e-007 3.214e-007
2.5 -7.1372e-007 8.7678e-007 -8.6779e-007 -1.7578e-007
4.4365 -8.8976e-007 9.276e-007 -1.0853e-006 -7.2997e-007
0.56351 -1.0622e-006 1.4199e-006 -8.3092e-007 6.4216e-007
2.5 -9.0814e-007 1.4137e-006 -8.6016e-007 -1.2358e-007
4.4365 -1.0716e-006 1.4075e-006 -1.0713e-006 -9.4633e-007
5.5635 -4.5131e-007 2.0285e-007 -1.4238e-006 -2.1716e-006
7.5 3.5275e-007 5.8206e-007 -2.0055e-006 -9.4344e-007
9.4365 4.2653e-007 9.6126e-007 -2.4448e-006 -4.665e-008
5.5635 -6.5854e-007 7.6441e-007 -1.2892e-006 -9.5807e-007
7.5 4.5625e-008 8.1223e-007 -1.664e-006 -5.7049e-007
9.4365 1.9503e-008 8.6005e-007 -2.0315e-006 -5.143e-007
5.5635 -8.6578e-007 1.2157e-006 -1.2185e-006 1.5558e-007
7.5 -2.615e-007 9.321e-007 -1.4553e-006 -2.9744e-007
9.4365 -3.8752e-007 6.4853e-007 -1.7837e-006 -1.0818e-006
10.564 4.6818e-007 1.1154e-006 -2.6577e-006 -1.5213e-007
12.5 7.4008e-007 1.176e-006 -2.9862e-006 1.2203e-007
14.436 5.9547e-007 1.2365e-006 -3.2282e-006 3.9955e-007
10.564 3.6389e-008 9.2565e-007 -2.2069e-006 1.8237e-007
12.5 3.2308e-007 9.8952e-007 -2.4412e-006 5.8501e-008
14.436 1.9327e-007 1.0534e-006 -2.667e-006 -6.2015e-008
10.564 -3.954e-007 7.5434e-007 -1.9349e-006 5.3166e-007
12.5 -9.3916e-008 8.2156e-007 -2.0984e-006 9.7607e-009
14.436 -2.0894e-007 8.8879e-007 -2.3103e-006 -5.0879e-007
15.564 6.5244e-007 1.1922e-006 -3.353e-006 4.6827e-008
17.5 9.5932e-007 1.1785e-006 -3.5787e-006 -2.5192e-008
19.436 7.9781e-007 1.1649e-006 -3.7777e-006 -1.5915e-008
15.564 2.3556e-007 1.0187e-006 -2.7648e-006 4.9342e-007
17.5 4.7724e-007 1.0864e-006 -2.913e-006 1.2085e-007
19.436 2.5052e-007 1.154e-006 -3.1113e-006 -1.7043e-007
15.564 -1.8132e-007 1.0131e-006 -2.3903e-006 8.7481e-007
17.5 -4.8473e-009 1.1621e-006 -2.4905e-006 2.0168e-007
19.436 -2.9677e-007 1.311e-006 -2.6971e-006 -3.9016e-007

TEGANGAN di titik Gauss:


r
z
teg_r
teg_z
teg_teta
teg_rz
0.56351
0.56351 -0.30264 0.015172 -0.30487 -0.0046621
0.56351
2.5 -0.31048 -0.013855 -0.31076 -0.0073569
0.56351
4.4365 -0.27376 -0.016145 -0.27209 0.0027547
2.5
0.56351 -0.29021 -0.014705 -0.30013 -0.012501
2.5
2.5 -0.30739 -0.014022 -0.30863 -0.0098459
2.5
4.4365 -0.28001 0.013398 -0.27258 0.0056152
4.4365
0.56351 -0.28313 -0.05705 -0.30072 -0.027056
4.4365
2.5 -0.30965 -0.026657 -0.31185 -0.019051
4.4365
4.4365
-0.2916 0.030473 -0.27842 0.0017593
5.5635
0.56351 -0.31635 -0.091772 -0.31876 -0.021676
5.5635
2.5 -0.27448 -0.02434 -0.29714 -0.015583
5.5635
4.4365
-0.3215 0.0094659 -0.29874 -0.013435
7.5
0.56351 -0.25077 -0.087319 -0.28977 -0.011445
7.5
2.5 -0.27055 -0.057128 -0.29644 -0.037571
7.5
4.4365 -0.39194 -0.073282
-0.356 -0.067642
9.4365
0.56351 -0.18738 -0.094245 -0.25673 -0.017364
9.4365
2.5 -0.27411 -0.10659 -0.30405 -0.075708
9.4365
4.4365 -0.46994 -0.17278 -0.42176
-0.138
10.564
0.56351 -0.23694 -0.093994 -0.26368 0.001017

5 of 8

4/27/14 7:49 PM
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436
10.564
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436
10.564
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436
10.564
10.564
10.564
12.5
12.5
12.5
14.436
14.436
14.436

MATLAB Command Window

2.5
-0.2004 -0.060688
-0.2611 -0.016569
4.4365 -0.26458 -0.079262 -0.33071 -0.03854
0.56351 -0.22853 0.030107 -0.22175 0.024723
2.5 -0.19112 0.053575 -0.21482 -0.013522
4.4365 -0.25775 0.021849 -0.28783 -0.056151
0.56351 -0.21802
0.16385 -0.18244 0.049397
2.5 -0.18063
0.17658 -0.17325 -0.0095059
4.4365
-0.2497
0.1317 -0.24965 -0.072794
5.5635 -0.26239 -0.16175
-0.412 -0.16705
7.5 -0.069277 -0.033999 -0.43209 -0.072572
9.4365 -0.056345 0.025922 -0.49809 -0.0035885
5.5635 -0.23785 -0.018937 -0.33488 -0.073697
7.5 -0.085997 0.031943 -0.34901 -0.043884
9.4365 -0.12992 -0.00060344 -0.44546 -0.039562
5.5635 -0.23342
0.0868 -0.28769 0.011968
7.5 -0.13077 0.052861 -0.31443 -0.02288
9.4365 -0.23531 -0.075921 -0.45011 -0.083219
10.564 -0.051904 0.047675 -0.53281 -0.011702
12.5 -0.0096169 0.057442 -0.58289 0.0093871
14.436 -0.069494 0.029123 -0.65775 0.030735
10.564 -0.13804 -0.0012274 -0.48316 0.014028
12.5 -0.080517 0.022012 -0.50579 0.0045001
14.436 -0.13415 -0.0018234 -0.57419 -0.0047704
10.564 -0.24268 -0.065794 -0.47953 0.040897
12.5 -0.17261 -0.031766 -0.48099 0.00075082
14.436 -0.22027 -0.051393 -0.54356 -0.039138
15.564 -0.073672 0.0093656
-0.6899 0.0036021
17.5 -0.018656
0.01507 -0.71681 -0.0019378
19.436 -0.086686 -0.030211 -0.79062 -0.0012242
15.564 -0.13805 -0.017563 -0.59964 0.037956
17.5 -0.082274
0.01144 -0.60384 0.0092959
19.436 -0.15839 -0.019388 -0.67559 -0.01311
15.564 -0.20772 -0.023966 -0.54757 0.067293
17.5 -0.15459
0.02493 -0.53701 0.015514
19.436 -0.23983 0.007521
-0.6091 -0.030012

REGANGAN di Node:
r
z
reg_r
reg_z
reg_teta
reg_rz
2.5
0 -9.3548e-007 7.9978e-007 -1.0163e-006 -1.4128e-007
2.5
5 -9.7737e-007 9.0808e-007 -9.1269e-007 1.6276e-007
5
0 -9.6393e-007 4.4264e-007 -9.3548e-007 -4.2809e-007
5
2.5 -9.7337e-007 7.7426e-007 -1.053e-006 -2.2886e-007
5
5 -1.1856e-006 1.1059e-006 -9.7737e-007 6.6345e-008
7.5
0 -7.1662e-007 3.1873e-007 -9.3543e-007 -5.9598e-008
7.5
5 -1.5268e-006 8.1097e-007 -1.1168e-006 -1.0027e-006
10
0 -4.816e-007 9.5361e-008 -8.2605e-007 -4.1016e-008
10
2.5 -5.988e-007 2.5599e-007 -9.3768e-007 -6.9623e-007
10
5 -1.1101e-006 2.3785e-007 -1.2521e-006 -1.9726e-006
12.5
0 -9.56e-007 8.1117e-007 -8.2484e-007 4.5536e-007
12.5
5 -1.0006e-006 8.4645e-007 -1.1788e-006 -1.0175e-006
15
0 -1.228e-006 1.6086e-006 -8.6937e-007 9.7273e-007
15
2.5 -9.6472e-007 1.5792e-006 -8.6303e-007 -1.0602e-007
15
5 -1.2306e-006 1.4933e-006 -1.1683e-006 -3.3907e-007
10
7.5 4.4213e-007 4.9436e-007 -2.141e-006 -1.0707e-006
10
10 4.3772e-007 1.1326e-006 -2.7104e-006 -9.4922e-009
12.5
10 -1.2527e-007 8.9051e-007 -2.1371e-006 -1.7057e-007

6 of 8

4/27/14 7:49 PM
15
15
10
10
12.5
15
15
10
10
12.5
15
15

MATLAB Command Window

7.5 -3.5088e-007 9.4626e-007 -1.4121e-006 -2.3674e-007


10 -6.8827e-007 5.719e-007 -1.8487e-006 -4.0258e-007
12.5 8.6143e-007 1.2337e-006 -3.1996e-006 1.433e-007
15 5.9095e-007 1.2978e-006 -3.4974e-006 2.8357e-007
15 7.7254e-008 1.0355e-006 -2.7311e-006 2.6033e-007
12.5 -2.1526e-007 7.7616e-007 -2.0253e-006 -1.6444e-009
15 -4.3644e-007 9.2848e-007 -2.3058e-006 1.9508e-007
17.5 1.0996e-006 1.2369e-006 -3.8383e-006 -7.9936e-008
20 8.2761e-007 1.1887e-006 -4.0885e-006 6.0221e-008
20 9.6565e-008 1.1737e-006 -3.1784e-006 -2.3992e-007
17.5 -1.4513e-007 1.2156e-006 -2.3998e-006 2.1295e-007
20 -6.3448e-007 1.4384e-006 -2.6935e-006 -6.4875e-007

TEGANGAN di Node:
r
z
teg_r
teg_z
teg_teta
teg_rz
2.5
0 -0.27684 -0.0098817 -0.28928 -0.010868
2.5
5 -0.26367 0.026399 -0.25372
0.01252
5
0 -0.31639 -0.09999 -0.31201 -0.03293
5
2.5 -0.29422 -0.025354 -0.30647 -0.017605
5
5 -0.30437 0.048166 -0.27234 0.0051035
7.5
0 -0.26409 -0.10481 -0.29776 -0.0045844
7.5
5 -0.44634 -0.086688 -0.38327 -0.077133
10
0 -0.21397 -0.12521 -0.26696 -0.0031551
10
2.5 -0.23987 -0.10837 -0.29201 -0.053556
10
5 -0.41591 -0.20853 -0.43775 -0.15174
12.5
0 -0.25896 0.012911 -0.23878 0.035028
12.5
5 -0.30775 -0.023582 -0.33516 -0.078271
15
0 -0.24532
0.19107 -0.19015 0.074825
15
2.5
-0.1771
0.21426 -0.16146 -0.0081554
15
5 -0.29382
0.12524 -0.28423 -0.026082
10
7.5 -0.070958 -0.062923 -0.46836 -0.082364
10
10 -0.064208 0.042698 -0.54854 -0.00073017
12.5
10 -0.17756 -0.021289 -0.48707 -0.013121
15
7.5 -0.14822 0.051342 -0.31148 -0.018211
15
10 -0.33263 -0.13876 -0.51116 -0.030968
10
12.5 0.0050905 0.062362 -0.61968 0.011023
10
15 -0.094699 0.014047 -0.72368 0.021813
12.5
15 -0.17485 -0.027422
-0.6069 0.020025
15
12.5 -0.20209 -0.049566 -0.48057 -0.00012649
15
15 -0.27643 -0.066441 -0.56403 0.015006
10
17.5 -0.0041173 0.017003
-0.7638 -0.0061489
10
20 -0.11177 -0.056217 -0.86811 0.0046324
12.5
20 -0.20531 -0.039597 -0.70916 -0.018456
15
17.5 -0.17571
0.03363 -0.52259 0.016381
15
20 -0.31564 0.003271 -0.63241 -0.049904
_______________________________________________________________________________
KESIMPULAN ANALISIS
perpindahan maks.: 2.2586e-005 di no. dof 6
perpindahan min.: -4.0885e-005 di no. dof 1
reg_r maks.: 1.0996e-006 di r = 10 , z = 17.5
reg_r min.: -1.5268e-006 di r = 7.5 , z = 5
reg_z maks.: 1.6086e-006 di r = 15 , z = 0

7 of 8

4/27/14 7:49 PM

MATLAB Command Window

reg_z min.: 9.5361e-008 di r = 10 , z = 0


reg_teta maks.: -8.1112e-007 di r = 12.5 , z = 0.56351
reg_teta min.: -4.0885e-006 di r = 10 , z = 20
reg_rz maks.: 9.7273e-007 di r = 15 , z = 0
reg_rz min.: -2.1716e-006 di r = 10.5635 , z = 5.5635
teg_r maks.: 0.0050905 di r = 10 , z = 12.5
teg_r min.: -0.46994 di r = 9.4365 , z = 4.4365
teg_z maks.: 0.21426 di r = 15 , z = 2.5
teg_z min.: -0.20853 di r = 10 , z = 5
teg_teta maks.: -0.16146 di r = 15 , z = 2.5
teg_teta min.: -0.86811 di r = 10 , z = 20
teg_rz maks.: 0.074825 di r = 15 , z = 0
teg_rz min.: -0.16705 di r = 10.5635 , z = 5.5635
_______________________________________________________________________________
ANALISIS SELESAI
Waktu yang dihabiskan: 0.51563 detik atau 0.0085938 menit
>>

8 of 8

4/27/14 7:51PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\matriks_B_J_r.m

1of1

%=========================================================
%PROSEDURPERHITUNGANMATRIKSB,JACOBIAN,DANPOSISIr
%=========================================================
%[Syarat:]
%file"param_elm.txt"dan"dof_beban.txt"telahdiload,
%koordinatnaturalxidanetatelahdidefinisikan,
%harusdidalamloop"fori=1:ne...end".
%[Hasildariprosedurini:]
%MatriksJacobian,posisir,ShapeFunctionNidanMatriksBpadanilaixidanetayang
telahdidefinisikan.

dN1_xi=1/4*(eta1)*(eta+2*xi);%Turunanshapefunctionterhadapkoordinatnatural
xidaneta
dN2_xi=1/4*(eta1)*(eta2*xi);
dN3_xi=1/4*(1+eta)*(eta+2*xi);
dN4_xi=1/4*(1+eta)*(eta2*xi);
dN5_xi=xi*(eta1);
dN6_xi=0.5*(1eta^2);
dN7_xi=xi*(1+eta);
dN8_xi=0.5*(1eta^2);
dN1_eta=1/4*(xi1)*(xi+2*eta);
dN2_eta=1/4*(xi+1)*(xi+2*eta);
dN3_eta=1/4*(xi+1)*(xi+2*eta);
dN4_eta=1/4*(xi1)*(xi+2*eta);
dN5_eta=0.5*(xi^21);
dN6_eta=eta*(xi+1);
dN7_eta=0.5*(xi^21);
dN8_eta=eta*(xi1);

J=[dN1_xidN2_xidN3_xidN4_xidN5_xidN6_xidN7_xidN8_xi; ...
dN1_etadN2_etadN3_etadN4_etadN5_etadN6_etadN7_etadN8_eta]* ...
[param_elm(i,18:25)'param_elm(i,26:33)']; %MenghitungmatriksJacobian

dN1_r_z=J\[dN1_xi;dN1_eta]; %Matriksturunanshapefunc.terhadapposisi
rdanz
dN2_r_z=J\[dN2_xi;dN2_eta];
dN3_r_z=J\[dN3_xi;dN3_eta];
dN4_r_z=J\[dN4_xi;dN4_eta];
dN5_r_z=J\[dN5_xi;dN5_eta];
dN6_r_z=J\[dN6_xi;dN6_eta];
dN7_r_z=J\[dN7_xi;dN7_eta];
dN8_r_z=J\[dN8_xi;dN8_eta];

N1=1/4*(xi1)*(eta1)*(eta+xi+1); %Nilaishapefunction
N2=1/4*(xi+1)*(eta1)*(eta+1xi);
N3=1/4*(xi+1)*(eta+1)*(eta+xi1);
N4=1/4*(xi1)*(1+eta)*(etaxi1);
N5=0.5*(1xi^2)*(1eta);
N6=0.5*(1+xi)*(1eta^2);
N7=0.5*(1xi^2)*(1+eta);
N8=0.5*(1xi)*(1eta^2);

r=N1*param_elm(i,18)+N2*param_elm(i,19)+N3*param_elm(i,20)+ ...
N4*param_elm(i,21)+N5*param_elm(i,22)+N6*param_elm(i,23)+ ...
N7*param_elm(i,24)+N8*param_elm(i,25); %Nilaiposisir

B=[dN1_r_z(1)0dN2_r_z(1)0dN3_r_z(1)0dN4_r_z(1)0dN5_r_z(1)0dN6_r_z(1)0dN7_r_z(1)
0dN8_r_z(1)0;...
0dN1_r_z(2)0dN2_r_z(2)0dN3_r_z(2)0dN4_r_z(2)0dN5_r_z(2)0dN6_r_z(2)0dN7_r_z
(2)0dN8_r_z(2);...
N1/r0N2/r0N3/r0N4/r0N5/r0N6/r0N7/r0N8/r0; ...
dN1_r_z(2)dN1_r_z(1)dN2_r_z(2)dN2_r_z(1)dN3_r_z(2)dN3_r_z(1) ...
dN4_r_z(2)dN4_r_z(1)dN5_r_z(2)dN5_r_z(1)dN6_r_z(2)dN6_r_z(1) ...
dN7_r_z(2)dN7_r_z(1)dN8_r_z(2)dN8_r_z(1)]; %MenghitungmatriksB

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

1of7

clc,clearall
disp('_______________________________________________________________________________' )
disp('TUGASMETODEELEMENHINGGA' )
disp('ANALISISSTRUKTURDENGANELEMENAXISYMMETRIC' )
disp('dikerjakanoleh"LieHendriHariwijaya"NIM25013020' )
disp('30April2014' )
disp('_______________________________________________________________________________' )

%============================================================
%SKRIPUTAMAANALISISSTRUKTURDENGANELEMENAXISYMMETRIC
%============================================================

%PersiapandanInputdatastruktur
waktu_awal=cputime;
formatshortG
loadparam_elm.txt%fileiniberisiparameterelemen
loaddof_beban.txt%fileiniberisinilaibebantiapDOF&infoDOFbebas
disp('DATASTRUKTUR')
disp('Matriksyangdiloaddari"param_elm.txt":')
disp(param_elm)
disp('Matriksyangdiloaddari"dof_beban.txt":')
disp(dof_beban)
ne=size(param_elm,1);%neadalahjumlahelemen
dof=size(dof_beban,1);%dofadalahjumlahseluruhDOFstruktur

disp('MEMULAIANALISIS...')

%MatriksElastisitasisotropic"D()"
Eo=200000;%nilaimodulusyoung
po=0.3;%nilairasiopoisson
D=Eo/((1+po)*(12*po))*[1popopo0;po1popo0;popo1po0;000(12*po)/2];

%Menghitungmatrikskekakuanelemenaxisymmetric"kkaku_elm()"
kkaku_elm=zeros(16,16,ne);
fori=1:ne
sum=0;
forj=1:3
fork=1:3
ifj==1%IntegrasinumerikGaussianQuadraturedgntitik
Gauss3x3
xi=(0.6)^0.5;
Hj=5/9;
elseifj==2
xi=0;
Hj=8/9;
elseifj==3
xi=(0.6)^0.5;
Hj=5/9;
end
ifk==1
eta=(0.6)^0.5;
Hk=5/9;
elseifk==2
eta=0;
Hk=8/9;
elseifk==3
eta=(0.6)^0.5;
Hk=5/9;
end
matriks_B_J_r;%memanggilprosedur"matriks_B_J_r.m"
sum=sum+(Hk*Hj*2*pi*B'*D*B*r*det(J));
end
end
kkaku_elm(:,:,i)=sum;
end

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

2of7

%Menyusunmatrikskonektifitas"conn()"
%"conn()":matrikshubunganindeksDOFglobaldenganDOFelemen/lokal
conn=zeros(ne,16);
fori=1:ne
forj=1:16
conn(i,j)=param_elm(i,j+1);
end
end

%MerakitmatrikskekakuanstrukturuntuksemuaDOF"kkaku_glo()"
kkaku_glo=zeros(dof,dof);
fori=1:ne
forj=1:16
fork=1:16
m=conn(i,j);
p=conn(i,k);
kkaku_glo(m,p)=kkaku_glo(m,p)+kkaku_elm(j,k,i);
end
end
end

%MendeteksijumlahDOFTidakBebas"nonfreedof"danBebas"freedof"
nonfreedof=0;
fori=1:dof
ifdof_beban(i,2)==0
nonfreedof=nonfreedof+1;
end
end
freedof=dofnonfreedof;

%MenghitungmatriksPERPINDAHANuntukDOFBebas
kkaku_glo_s=zeros(freedof,freedof); %kkaku_glo_s():matrikskekakuanglobalhanya
untukDOFBebas
fori=1:freedof
forj=1:freedof
kkaku_glo_s(i,j)=kkaku_glo(i,j);
end
end
mbeban_s=zeros(freedof,1);%mbeban_s():matriksbebanhanyauntukDOFBebas
fori=1:freedof
mbeban_s(i,1)=dof_beban(i,3);
end
mperpind_s=kkaku_glo_s\mbeban_s;%mperpind_s():matriksperpindahanhanyauntukDOF
Bebas
mperpind=zeros(dof,1);%mperpind():matriksperpindahanseluruhDOF
fori=1:freedof
mperpind(i,1)=mperpind_s(i,1);%perpindahanDOFTakBebasdisetsamadgnNol
end
disp('_______________________________________________________________________________' )
disp('HASILANALISISSTRUKTURAXISYMMETRIC')
disp('PERPINDAHANStruktur:')
disp(['No.DOF''''Perpindahan'])
disp([dof_beban(:,1)mperpind])

%PLOTPERPINDAHANstrukturaxisymmetric
holdon
axisequal
map=[152637481];
Xpos=zeros(ne,9);
Ypos=zeros(ne,9);
fori=1:ne
forj=1:9
Xpos(i,j)=param_elm(i,17+map(1,j));
Ypos(i,j)=param_elm(i,25+map(1,j));

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

3of7

end
plot(Xpos(i,:),Ypos(i,:),':og','MarkerSize',2,'MarkerFaceColor','g')
end
Xdeltadisp=zeros(ne,8);
Ydeltadisp=zeros(ne,8);
fori=1:ne
forj=1:8
Xdeltadisp(i,j)=mperpind(param_elm(i,2*j1+1),1);
Ydeltadisp(i,j)=mperpind(param_elm(i,2*j+1),1);
end
end
dXpos=zeros(ne,9);
dYpos=zeros(ne,9);
magnification=40000;%magnification:konstantapembesardeformasistruktur
fori=1:ne
forj=1:9
dXpos(i,j)=magnification*Xdeltadisp(i,map(1,j));
dYpos(i,j)=magnification*Ydeltadisp(i,map(1,j));
end
plot(Xpos(i,:)+dXpos(i,:),Ypos(i,:)+dYpos(i,:), 'ok','MarkerSize',4,'LineWidth',
1,'MarkerFaceColor','k')
end

%MenghitungRegangandanTegangandisemuatitikGauss
pos_reg_teg=zeros(ne*9,10);%pos_reg_teg():matriksberisiposisit.Gaussserta
regangandantegangandiGausstersebut
a=0;
fori=1:ne
forj=1:3
fork=1:3
ifj==1%koordinatnaturaltitikGauss3x3
xi=(0.6)^0.5;
elseifj==2
xi=0;
elseifj==3
xi=(0.6)^0.5;
end
ifk==1
eta=(0.6)^0.5;
elseifk==2
eta=0;
elseifk==3
eta=(0.6)^0.5;
end
matriks_B_J_r;%memanggilprosedur"matriks_B_J_r.m"
a=a+1;
pos_reg_teg(a,1)=r;
z=N1*param_elm(i,26)+N2*param_elm(i,27)+N3*param_elm(i,28)+ ...
N4*param_elm(i,29)+N5*param_elm(i,30)+N6*param_elm(i,31)+ ...
N7*param_elm(i,32)+N8*param_elm(i,33);
pos_reg_teg(a,2)=z;
reg=B*[mperpind(param_elm(i,2));mperpind(param_elm(i,3)); ...
mperpind(param_elm(i,4));mperpind(param_elm(i,5)); ...
mperpind(param_elm(i,6));mperpind(param_elm(i,7)); ...
mperpind(param_elm(i,8));mperpind(param_elm(i,9)); ...
mperpind(param_elm(i,10));mperpind(param_elm(i,11)); ...
mperpind(param_elm(i,12));mperpind(param_elm(i,13)); ...
mperpind(param_elm(i,14));mperpind(param_elm(i,15)); ...
mperpind(param_elm(i,16));mperpind(param_elm(i,17))];
pos_reg_teg(a,3:6)=reg';
teg=D*reg;
pos_reg_teg(a,7:10)=teg';
end
end
end%pos_reg_teg():nilaireg.danteg.disemuatitikGauss

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

4of7

disp('REGANGANdititikGauss:')
disp(['r''''z''''reg_r''''reg_z'''
'reg_teta''''reg_rz'])
disp([pos_reg_teg(:,1:2)pos_reg_teg(:,3:6)])
disp('TEGANGANdititikGauss:')
disp(['r''''z''''teg_r''''teg_z'''
'teg_teta''''teg_rz'])
disp([pos_reg_teg(:,1:2)pos_reg_teg(:,7:10)])

%MenghitungRegangandanTegangandisemuaNode
a=0;
fori=1:ne
forj=1:3
fork=1:3
ifor(j~=2,k~=2)
ifj==1
xi=1;
elseifj==2
xi=0;
elseifj==3
xi=1;
end
ifk==1
eta=1;
elseifk==2
eta=0;
elseifk==3
eta=1;
end
matriks_B_J_r;%memanggilprosedur"matriks_B_J_r.m"
ifr~=0%mencegahnilair=0krnmenyebabkanreganganarah
tetadantegangansemuaarahmjd.takhingga
a=a+1;
reg=B*[mperpind(param_elm(i,2));mperpind(param_elm(i,3)); ...
mperpind(param_elm(i,4));mperpind(param_elm(i,5)); ...
mperpind(param_elm(i,6));mperpind(param_elm(i,7)); ...
mperpind(param_elm(i,8));mperpind(param_elm(i,9)); ...
mperpind(param_elm(i,10));mperpind(param_elm(i,11)); ...
mperpind(param_elm(i,12));mperpind(param_elm(i,13)); ...
mperpind(param_elm(i,14));mperpind(param_elm(i,15)); ...
mperpind(param_elm(i,16));mperpind(param_elm(i,17))];
z=N1*param_elm(i,26)+N2*param_elm(i,27)+N3*param_elm(i,28)+ ...
N4*param_elm(i,29)+N5*param_elm(i,30)+N6*param_elm(i,31)+ ...
N7*param_elm(i,32)+N8*param_elm(i,33);
teg=D*reg;
reg_teg_node(a,1)=r;
reg_teg_node(a,2)=z;
reg_teg_node(a,3:6)=reg';
reg_teg_node(a,7:10)=teg';
end
end
end
end
end%pada"reg_teg_node()",nilaireg.danteg.dinodeyangsamabelum
dirata2
w=size(reg_teg_node,1);
aa=0;
fori=1:w
a=0;
forj=1:w
ifi~=j
ifand(reg_teg_node(i,1)==reg_teg_node(j,1),reg_teg_node(i,2)==reg_teg_node(j,
2))
a=a+1;
ifa==1

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

5of7

aa=aa+1;
same_pos(aa,1)=i;
end
same_pos(aa,1+a)=j;
end
end
end
end
a=size(same_pos,1);
aa=size(same_pos,2);
fori=1:a
sum=0;q=0;
forj=1:aa
ifsame_pos(i,j)~=0
sum=sum+reg_teg_node(same_pos(i,j),3:10);
q=q+1;
end
end
min=same_pos(i,1);
forj=2:aa
ifsame_pos(i,j)~=0
ifmin>same_pos(i,j)
min=same_pos(i,j);
end
end
end
ifmin==same_pos(i,1)
reg_teg_node(same_pos(i,1),3:10)=sum/q;
fork=2:q
reg_teg_node(same_pos(i,k),:)=zeros(1,10);
end
end
end
a=size(reg_teg_node,1);
ab=size(reg_teg_node,2);
aa=0;
fori=1:a
sum=0;
forj=1:ab
sum=sum+reg_teg_node(i,j);
end
ifsum~=0
aa=aa+1;
reg_teg_node_s(aa,:)=reg_teg_node(i,:);
end
end%pada"reg_teg_node_s()",nilaireg.danteg.diNodeyangsamasudah
dirata2
disp('REGANGANdiNode:')
disp(['r''''z''''reg_r''''reg_z'''
'reg_teta''''reg_rz'])
disp([reg_teg_node_s(:,1:2)reg_teg_node_s(:,3:6)])
disp('TEGANGANdiNode:')
disp(['r''''z''''teg_r''''teg_z'''
'teg_teta''''teg_rz'])
disp([reg_teg_node_s(:,1:2)reg_teg_node_s(:,7:10)])

disp('_______________________________________________________________________________' )
disp('KESIMPULANANALISIS')

%Mencarinilaiperpindahanekstrim
max=mperpind(1,1);nmax=1;
min=mperpind(1,1);nmin=1;
fori=2:dof
ifmax<mperpind(i,1)
max=mperpind(i,1);

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

6of7

nmax=i;
end
ifmin>mperpind(i,1)
min=mperpind(i,1);
nmin=i;
end
end
disp('')
disp(['perpindahanmaks.:'''num2str(max)'''dino.dof'''num2str(nmax)])
disp(['perpindahanmin.:'''num2str(min)'''dino.dof'''num2str(nmin)])

%Mencarinilai2reg.danteg.ekstrim
all_reg_teg=[pos_reg_teg;reg_teg_node_s];
a=size(all_reg_teg,1);
forj=3:10
max=all_reg_teg(1,j);
min=all_reg_teg(1,j);
nmax=1;nmin=1;
fori=2:a
ifmax<all_reg_teg(i,j)
max=all_reg_teg(i,j);
nmax=i;
end
ifmin>all_reg_teg(i,j)
min=all_reg_teg(i,j);
nmin=i;
end
end
ifj==3
disp('')
disp(['reg_rmaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['reg_rmin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==4
disp('')
disp(['reg_zmaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['reg_zmin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==5
disp('')
disp(['reg_tetamaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['reg_tetamin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==6
disp('')
disp(['reg_rzmaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['reg_rzmin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==7
disp('')
disp(['teg_rmaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['teg_rmin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==8
disp('')
disp(['teg_zmaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['teg_zmin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==9

4/27/14 7:50PM

E:\Documents\TUGASS2ITB\FEM\tugassblmUAS\axisymmetric.m

7of7

disp('')
disp(['teg_tetamaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['teg_tetamin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
elseifj==10
disp('')
disp(['teg_rzmaks.:'''num2str(max)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmax,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmax,2))])
disp(['teg_rzmin.:'''num2str(min)'''di''''r='''num2str(all_reg_teg
(nmin,1))''',z='''num2str(all_reg_teg(nmin,2))])
end
end

disp('_______________________________________________________________________________' )
disp('ANALISISSELESAI')

%MenyimpandataposisititikGauss,Regangan,danTegangandalamfileMs.Excel,fileini
dimanfaatkansbg.datautk.membuatkonturmedanreg.danteg.strukturaxisymmetric
filename='reg_teg_axi.xlsx';
xlswrite(filename,all_reg_teg,1)

%Menghitungwaktuanalisis
waktu=cputimewaktu_awal;
disp(['Waktuyangdihabiskan:'''num2str(waktu)'''detik''''atau'''num2str
(waktu/60)'''menit'])