Anda di halaman 1dari 4

KIMIA ANALITIK

TATA NAMA SENYAWA KOMPLEKS

Oleh :

Desti Yanuaristi

(P2.31.35.0.13.0)

Ersa Vela

(P2.31.35.0.13.0)

Maria

(P2.31.35.0.13.0)

Rahmat Firdaus

(P2.31.35.0.13.0)

Ummu Salamah Subagyo

(P2.31.35.0.13.035)

Mata Kuliah :
Dodi Irawandi, S.Si.

JURUSAN ANALISA FARMASI DAN MAKANAN


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN JAKARTA II

Pengertian

Senyawa kompleks atau sering disebut dengan kompleks koordinasi


adalah senyawa yang mengandung atom atau ion (biasanya logam) yang
dikelilingi oleh molekul atau anion, biasanya disebut dengan ligan atau
agen pengompleks.

Macam macam ligan berdasarkan muatannya


1. Ligan netral
Penamaan ligan netral sesuai nama senyawanya, kecuali beberapa
senyawa.
Ligan
MeCN
EN
PY
2,2'- bipy
phen
PPh
AsPh
SbPh
PCy
AsCy
CH
CH
HO
NH
HS
HTe
CO
CS
NO
NO
NS
SO
SO

Nama Senyawa

Nama Ligan

asetonitril
etilenadiamina
piridina
2,2'- bipiridina
1, 10 - fenantrolina
trifenilfosfina
trifenilarisna
trifenilstibina
trisikloheksilfosfina
trisikloheksilarina
metil
fenil
pengecualian
air
amonia
hidrogen sulfida
hidrogen telurida
karnon munoksida
karbon monosulfida
nitrogen monoksida
nitrogen dioksida
nitrogen
monosulfida
belerang
monoksida
belerang dioksida

asetonitril
etilenadiamina
piridina
2,2'- bipiridina
1, 10 - fenantrolina
trifenilfosfina
trifenilarisna
trifenilstibina
trisikloheksilfosfina
trisikloheksilarina
metil
fenil
aqua
amna atau azana
sulfan
telan
karbonil
tiokarbonil
nitrosil
nitril
tio nitrosil
sulfinil atau tionil
sulfonil atau sulfuril

2. Ligan Negatif
Ion sisa asam atau bukan. Ion sisa asam dapat berakhiran -da, -it, atau
-at. Ion bukan sisa asam biasanya berakhiran -da. Anion yang
namanya berakhiran -da pada penamaan -da diganti -do, kecuali ion
sisa asam yang berakhiran -it atau -at sebagai ligan ditambah -o.

Rumus Kimia
NH
NH
N(CH)
N
N
S
O

Nama Ion

Nama Ligan

F
Cl
Br
I
O
O

amida
imida
dimetilamida
nitrida
azida
sulfida
ozonida
pengecualian
fluorida
klorida
bromida
iodida
oksida
peroksida

sulfida

Se

selenida

Te
H
OH

telurida
hidrida
hidroksida

SH
RO
CHO
CN

hidrogensulfida
alkoksida
fenoksida
sianida

fluoro
kloro
bromo
iodo
okso atau oksido
perokso
tio, tiokso, atau
sulfido
selenokso atau
selenido
telurokso atau
telurido
hidro (hidrido)
hidrokso
merkspto atau
sulfanido
alkoksi
fenoksi
siano

Nama Ion

Nama Ligan

Rumus Kimia
ONO
NO
ONO
OSO
OSO
SO
OCN
NCO
SCN
NCS
CHCOO
CO
CO

nitrit
nitrit
nitrat
sulfit
sulfat
tiosulfat
sianat
isosianat
tiosianat
isotiosianat
asetat
karbonat
oksalat

amido
imido
dimetilamido
nitrido
azido
sulfido
azonido

nitro
nitro
nitrato
sulfito
sulfato
tiosulfato
sianato
isosianato
tiosianato
isotiosianato
asetato
karbonato
oksalato

Aturan penamaan
1. Nama ion kompleks baik kation maupun anion, terdiri dari dua
bagian yang ditulis dalam satu kata. Bagian pertama menyatakan
jumlah dan nama ligan, bagian kedua menyatakan ion pusat dan
biloks. Biloks ditulis dengan angka romawi dalam tanda kurung.
2. Jumalah ligan dinyatakan dengan awalan angka, 1m = mono; 2 = di;
3 = tri dst.
3. Nama ion pusat pada kation kompleks sama dengan nama biasa
dari ion pusat itu.
4. Nama ion pusat anion kompleks harus menggunakannama IUPACnya dan diberi akhiran -at.
5. Bila terdapat lebih dari satu jenis ligan, maka urutan penulisannya
berdasarkan urutan abjad dari nama ligan tersebut.

Contoh
Contoh ion kompleks berupa kation :
[Co(NH3)6]Cl3 :
[Pt(NH3)4Cl2]2+ :
[Co(NH3)6]Cl3 :

heksaaminkobalt (III) klorida


ion tetraamindikloroplatina (IV)
heksaaminkobalt (III) klorida

Contoh ion kompleks yang netral :


[Pt(NH3)2Cl4]
:
[Co(NH3)3(NO2)3]
:
[Ni(H2NCH2CH2NH2)2Cl2] :

Diamintetrakloroplatina (IV)
Triamintrinitrokobalt (III)
diklorobis(etilendiamin)nikel (II)

Contoh ion kompleks berupa anion :


K3[Co(NO2)6] :
[PtCl6]2
:
Na2[SnCl6]
:

kalium heksanitrokobaltat(III)
ion heksakloroplatinat(IV)
natrium heksaklorostanat(IV)