Anda di halaman 1dari 7

Job Sheet konseling Pemasangan AKDR

No

Prosedur

1.

Gambar

Sapa klien dengan ramah dan perkenalkan identitas


anda.
Key point :Buat klien merasa nyaman untuk
berkomunikasi dengan bidan.

Menanyakan identitas klien


Key point :Utamakan identitas inti (Nama, Umur,
Agama, Pendidikan,Pekerjaan, Alamat)

2.

Menanyakan apakah klien sudah memiliki anak

Key point : Untuk mengetahui apakah klien masih


menantikan anak pertama, gunakan bahasa yang tidak
menyinggung klien
3.

Menanyakan apakah klien telah mempunyai anak seorang


atau lebih dan belum menginginkan anak lagi dalam waktu
dekat ini
Key point : Berhubungan dengan efektifitas penggunaan
AKDR (Berjangka waktu lama) .

4.

Menanyakan apakah klien menginginkan kontrasepsi jangka


panjang yang paling efektif, tapi belum mau menggunakan
kontap pada saat ini
Key point : Pastikan Klien memahami penjelasan yang
diberikan

5.

Menanyakan apakah klien Mempunyai kesulitan dalam


memakai metode barier atau mengingat memakan pil KB
setiap hari dan menginginkan suatu metode yang lebih
mudah
Key point : Mencari alternatif tebaik untuk memudahkan

14

klien dengan metode AKDR


6.

Menanyakan apakah klien Sedang menyusui.

Key point : Penggunaan AKDR tidak mempengaruhi


kualitas ASI, sehingga aman digunakan untuk ibu menyusui

7.

Menanyakan apakah klien lebih menyukai metode non


hormonal karena klien adalah seorang perokok berat,
berumur > 35 tahun ,atau dengan tekanan darah tinggi,
diabetes atau sakit kepala yang parah.
keypoint : Sebagai penguatan bagi klien, karena hal-hal
tersebut merupakan kontraindikasi penggunaan kontrasepsi
hormonal.

8.

Menanyakan apakah klien pernah memakai AKDR di masa


yang lalu.

Key point : Untuk mengetahui adaptasi tubuh klien terhadap


metode AKDR.
9.

Menanyakan serta mencatat pertanyaan-pertanyaan untuk


menentukan apakah klien cocok untuk memakai AKDR :
a. Tanggal haid terakhir, lama haid dan pola perdarahan
haid
b. Paritas dan riwayat persalinan yangterakhir
c. Riwayat kehamilan ektopik
d. Nyeri yang hebat setiap haid
e. Anemia yang berat (Hb < 9 gr% atau hematokrit <
30)
f. Riwayat Infeksi Sistem Genital (ISG),Penyakit
Hubungan Seksual (PHS)atau infeksi panggul
g. Berganti-ganti pasangan
h. Kanker serviks

15

i. Gejala penyakit jantung vascular atau congenital

Key point :Pastikan bahasa yang digunakan Jelas, dan dapat


dipahami oleh klien, perhatikan pemilihan bahasa, hindari
menggunakan kalimat-kalimat yang akan menyingung
perasaan klien.
10.

Konseling Pra Tindakan

Key point : Diberikan jika klien sudah melewati tahap


penapisan, dan memenuhi persyaratan penggunaan metode
AKDR
11.

Menjelaskan keuntungan dan kerugian dari penggunaan


AKDR
Keuntungan :
a. AKDR dapat efektif setelah pemasangan
b. Metode jangka panjang
c. Sangat efektif karena tidak perlu lagi mengingatngingat
d. Tidak mempengaruhi hubungan seksual
e. Tidak mempengaruhi kualitas & volumeASI
Key point : kecuali pada AKDR dengan hormon
(Mirena)
f. Dapat segera dipasang setelah melahirkan atau
sesudah abortus
Key point : 48 jam pertama setelah melahirkan dan
abortus.

Atau

tundahingga

minggu

setelah

melahirkan
g. Dapat digunakan sampai menopause
Key point :Untuk meyakinkan,lepas AKDR setelah
satu tahun dari haid terakhir
h. Tidak ada interaksi dengan obat-obatan

Kerugian :
16

a. Tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS


Key point : sarankan untuk menggunakan kondom
untuk mencegah IMS
b. Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS
atau perempuan yang sering berganti pasangan
c. Klien tidak dapat melepas AKDR oleh dirinya
sendiri. Petugas kesehatan terlatih yang harus
melepaskan AKDR
Key point : Pastikan klien memahami apa yang
disampaikan, Jangan mengarahkan pilihan klien,
biarkan klien memutuskan sendiri pilihannya.

12.

Menjelaskan efek samping dari penggunaanAKDR


a. Perubahan siklus haid (umumnya pada 3bulan
pertama dan akan berkurangsetelah 3 bulan)
b. Haid lebih lama dan banyak
c. Perdarahan (spotting) di antaramenstruasi
d. Saat haid lebih sakit
Key point : Jangan menggunakan kalimat-kalimat
berlebihan,

sampaikan

apa

adanya,agar

klien

memahami efek samping yangmungkin terjadi dari


penggunaan metode AKDR
13.

Menjelaskan prosedur pemasangan AKDR, jika klien


belum mendapatkan penjelasan sebelumnya.
Key point : Jika klien sudah mendapatkan informasi
mengenai AKDR, pastikan bahwa
informasi tersebut benar. Berikan
pertanyaan untuk mengetahui pemahaman klien.

17

14.

Konseling Pasca Tindakan

Key point : Diberikan setelah pemasangan AKDR


dilakukan, sebaiknya dilakukan dalam kondisi kliensudah
turun dari tempat tidur. Dan pastikan klien mendengarkan
informasi yang disampaikan.

1. Memberitahukan jadwal kunjungan ulang setelah 3


sampai 6 minggu pemasangan AKDR.
Key point :Atau setelah masa haid berikutnya.
Untuk mengetahui apakah AKDR masih ditempatnya
dan untuk mengetahui apakah terdapat tanda-tanda
infeksi
2. Mengajarkan klien bagaimana cara memeriksa
sendiri benang AKDR
Key

point

:Pemeriksaan

denganmemasukkan
vagina,dengan

jari

tujuan

dilakukan

telunjuk
untuk

ke

meraba

dalam
benang

dari AKDR
3.

Menganjurkan klien untuk memeriksa benang


AKDR

secara

rutin,

selama

bulan

pertama

menggunakan AKDR,periksalah terutama setelah


haid
Key point : setelah haid, kemungkinan AKDR akan
sedikit mengalami penurunan akibat keluarnya darah
haid, sehingga sebaiknya dilakukan pemeriksaan
untuk mengetahui keberadaan AKDR.
4. Memberitahukan bahwa Setelah bulan pertama
pemasangan, hanya perlu memeriksa keberadaan
benang setelah haid apabila mengalami :
a. Kram/kejang di perut bagian bawah
b. Perdarahan (spotting) di antara haid atau
setelah senggama
c. Nyeri

setelah

senggama
18

atau

apabila

pasangan mengalami tidak nyaman selama


melakukan hubungan seksual

Key point : Jelaskan alasannya kepada klien, agar


klien

lebih

memperhatikan

kondisi-kondisi

tersebut

5. Menjelaskan bahwa Copper T-380A perlu dilepas


setelah 10 tahun pemasangan, tetapi dapat dilakukan
lebih awal apabila diinginkan klien.

Key

point

dapat bertahan

Jelaskan
10

meminta pencabutan

bahwa

tahun,
AKDR

meskipun

klien
sesuai

boleh
dengan

keinginan klien. Dan jelaskan bahwa AKDR


tidak mempengaruhi kesuburan.

15.

Meminta klien untuk Kembali ke klinik apabila :


a. Tidak dapat meraba tali AKDR
b. Merasakan bagian yang keras dari AKDR
c. AKDR terlepas
d. Siklus terganggu/meleset
e. Terjadi pengeluaran cairan dari vagina yang
mencurigakan
f. Adanya infeksi
Key point : Gunakan kalimat yang mudahdipahami,
pastikan klien mengerti dan
mengingat informasi yang disampaikan

Menanyakan apakah masih ada hal yang ingin


ditanyakan atau di diskusikan oleh klien
Key

point

kesempatan

Komunikasi

pada

klien

dua

arah,

berikan

untuk mengungkapkan

19

pertanyaan mengenai hal-hal yang belum dipahami.

Meminta klien untuk mengulang kembali informasi


yang telah disampaikan
Key point : Terutama mengenai informasi-informasi
penting yang harus diingat oleh klien

Amati klien hingga 15 menit setelah pemasangan,


sebelum memperbolehkanklien untuk pulang.
Key point : pemasangan IUD dapat menimbulkan
perasaan tidaknyaman bagiklien, pastikan klien sudah
dalam

kondisi yang

baik

ketika

meninggalkan

tempat pelayanan.

Mendokumentasikan Asuhan
1. Setiap mahasiswa mampu mendemonstrasikan
konseling pemasanganAKDR
2. Seluruh langkah kerja diselesaikan dengan
urutan yang benar sesuai dengan jobsheet.
3. Aturan

keselamatan

kerja

diikuti

selama

prosedur pelaksanaan
4. Dosen mengawasi tiap-tiap mahasiswa dalam
melakukan demonstrasi.
5. Dosen menguji dan mengamati cara kerja
mahasiswa dengan menggunakan daftar tilik .

20