Anda di halaman 1dari 2

PENYAKIT AKIBAT KERJA YANG BERASAL DARI SUBSTANSI EKSTERNAL

BERUPA ZAT ZAT KIMIA


Penjelasan Penyakit Kulit akibat Kerja
Penyakit kulit yang diakibatkan oleh substansi eksternal berupa bahan kimiawi atau zat
kimia di lingkungan tempat kerja.
Merupakan penyakit akibat kerja yang paling sering ditemukan, prosentasenya sekitar
40% dari seluruh penyakit yang diakibatkan kerja.
Pembagian Penyakit Dermatitis
Dermatitis Kontak (Dermatitis Ekzema)
Peradangan yang terjadi pada kulit akibat interaksi dengan substansi dari luar
tubuh.Contohnya :
Substansi cair berupa kelainan terbatas pada permukaan kulit.
Penggolongan dari dermatitis kontak
Dermatitis kontak iritan
Dermatitis yang diakibatkan karena daya sensitivitas kulit setiap
individu dengan individu yang lain tidak sama.
Penggolongannya sebagai berikut :
Dermatitis kontak iritan akut
o Terjadi karena berinteraksi dengan zat kimia yang
kandungan asam atau basanya sangat kuat.
o Volume dari zat yang berinteraksi dengan kulit
sedikit.
o Dikategorikan akut jika rentang waktunya kurang
dari 6 bulan untuk proses penyembuhannya.
Dermatitis kontak iritan kronis
o Terjadi karena berinteraksi dengan zat kimiae yang
kandungan asamnya sedang atau rendah.
o Volume dari zat yang berinteraksi dengan kulit
banyak dan kejadiannya sering atau terus menerus.
o Dikategorikan kronis jika rentang waktunya lebih
dari 6 bulan untuk proses penyembuhannya.
Dermatitis kontak alergen
Dermatitis yang diakibatkan karena individu mempunyai sifat alergi
terhadap suatu keadaan tertentu.Contoh jenis alerginya :
Alergi terhadap debu.
Alergi terhadap udara dingin.
Diakibatkan karena adanya suatu zat antigen yang masuk ke dalam
tubuh sehingga ada perlawanan dari antibody tubuh (IGE).
Urtikaria kontak
Merupakan manifestasi atau akibat dari dermatitis kontak allergen
yang berupa adanya kemerahan pada kulit seseorang.
Dermatitis non Ekzema
Penggolongan dermatitis non ekzema berdasarkan cidera yang ditimbulkan
Cedera mekanis, contohnya :
Kalus (kapalan)
Diakibatkan karena kulit berinteraksi dengan substansi luar
dalam kondisi yang tidak normal misalnya :
o Kondisi panas.
o Kandungan dari substansi eksternal yang
mempunyai derajat asam atau basa yang kuat
misalnya pada detergen.
Fenomena raynaund
Kulit berwarna hitam kebiruan.
Biasanya diderita oleh pekerja yang kurang memperhatikan
kondisi atau pengamanan saat melakukan kerja kurang
seperti :

o Tidak memakai sarung tangan.


o Tidak memakai masker.
Biasanya orang yang menderita penyakit ini bekerja di
mesin mesin pabrik yang dalam pengoperasiannya
menggunakan pelumas.
Cedera fisik contohnya :
Miliaria (biang keringat)
Diakibatkan kelenjar keringat tidak bekerja secara maximal
karena terdapat berbagai hambatan misalnya orang
tersebut bekerja di tempat yang sirkulasi udaranya sangat
minimal.
Biasanya biang keringat terletak di sekitar leher dan bagian
tubuh bagian bawah serta berwarna kemerahan.
Erupsi akneform (jerawat)
Biasanya muncul pada orang yang berusia produktiv.
Hampir 90 % berada di daerah wajah.
Penyakit Saluran Pernafasan akibat Kerja
Penyakit yang yang diakibatkan oleh interaksi substansi kimiawi melalui inhalasi di
lingkungan kerja misalnya :
Pabrik rokok (khusus tempat peramuan tembakau).
Pabrik asbes
Adanya zat zat yang berbahaya seperti merkuri dan arsen.
Penggolongan penyakit saluran pernafasan akibat kerja
Penyakit jalan nafas paru
Dibagi menjadi :
Infeksi saluran pernafasan atas, misalnya :
Bronkitis
Disebabkan ada peradangan pada jalan nafas bagian
bronkus.
Peradangan biasanya disebabkan adanya lendir.
Asma
Disebabkan ada peradangan pada jalan nafas bagian laring.
Merupakan penyakit yang bersifat allergen yaitu bisa
kambuh dalam kondisi tertentu misalnya pada udara dingin
atau terkena debu.
Penyakit ini bersifat menurun.
Jika dalam keadaan yang parah apabila tidak segera
mendapatkan pertolongan medic bisa menimbulkan
kematian.
Infeksi saluran pernafasan bawah, misalnya
Peradangan pleura
Penyakit yang menyerang pembungkus dari paru paru.
Diakibatkan karena adanya kuman sehingga menimbulkan
infeksi pada pleura (selaput pembungkus paru paru).
Penyakit parenkim paru
Contoh dari penyakit parenkim paru paru :
Pneumonia.
Kanker paru paru.
Diagnosis Medik pada Penyakit Saluran Pernafasan
Anamnesa (pemeriksaan tim medis beserta diagnosa).
Pemeriksaan fisik.
Foto thorax (foto rontgen)
Tes fungsi paru.