Anda di halaman 1dari 6

LOG BOOK

TUTORIAL BLOK 14
MANAJEMEN PERIODONTAL
KELOMPOK

: 2 (DUA)

HARI/TANGGAL

: SELASA, 25 NOVEMBER 2014

TEMA/ DISKUSI

: TUTORIAL 2A

TUTOR

: drg. Ratih Widyasari Sp.KG

Step 1
1. mobility

: Goyangnya gigi geligi (KKG)

2. resesi

: menurunya atau berkurangnya (KBBI)

3. bruxism

: Gemeretakan gigi-gigi, terutama sewaktu tidur (dorland)

4. eksudat

: cairan tinggi protein dan debris sel yang keluar dari pembuluh darah serta
diendapkan didalam jaringan atau pada permukaan jaringan, biasanya
merupakan hasil peradangan (Dorland)

5. fistel

: Lubang abnormal diantara dua organ berongga atau dari suatu kavitas ke
bagian luar tubuh (KKG)

6. PP (post prandial) : setelah makan (KKG)

Step 2
1.
2.
3.
4.

Mengapa gusi belakang kanan bawaah pasien bengkak dan terdapat fistel ?
Mengapa beberapa gigi pasien mengalami mobility hampir di seluruh regio ?
Mengapa gusi pasien mengalami resesi ?
Mengapa selama pemeriksaan berlangsung OS ingin terus berkumur dan mulut terasa
kering serta terasa terbakar ?
5. Mengapa hampir semua gigi mengalami BOP dan eksudat sulkus ?
6. Apa saja akibat dari keadaan mulut kering pada OS ?
7. Apa keluhan pada pasien berkaitan dengan keadaan sistemik ?
8. Apakah ada pengaruh radiks pada gigi 15 dan 48 terhadap keluhan pasien ?
9. Mengapa didapatkan hasil pemeriksaan darah diatas normal pada glukosa puasa dan
glukosa PP2 jam ?
10. Apakah ada hubungan antara umur pasien dengan keluhan ?
11. Bagaimana interpretasi dari radiografi dan pemeriksaan darah pada skenario ?

12. Apakah poket periodontal mempengaruhi terhadap kegoyangan gigi ?


13. Dari hasil pemeriksaan darah dan tanda klinis penyakit sistemik apa yang diderita
OS?
14. Mengapa terjadi resorbsi tulang pada pasien ?
15. Apakah ada hubungan antara merokok dan bruxisn dengan keluhan ?
16. Apa dampak dari gigi yang dicabut ?

Step 3
16. - Migrasi gigi sebelah
- ekstruksi gigi antagonis
- trauma oklusi
- impaksi makanan
6.

pH asam yang menyebabkan rampan karies, retensi plak dan makanan, self cleansing
kurang , dan halitosis

5.

karena adanya bakteri plak yang matur (24 jam) zat toksik (H2S, dll) masuk
intercelullar respon vaskuler vasokontriksi + vasodilatasi permeabilitas
endotel meningkateksudat dan transudat keluar ke sulkus/ kembali ke darah
terus menerus sel epitel rusak

13.

- glukosa tinggi tanda dari DM


- tanda klinis dari DM : mobility, halitosi, xerostomia
- tanda DM : poliuria(xerostomia), polifagia, polidipsi

10.

ada hubungan semakin tua respon imun menurun menyebabkan bengkak, fistel,
resorbsi (mengaktifkan sel osteoklas)

2.

- terjadi infalmasi epitel membentuk jari ke arah apikalMMPs degradasi


kolagen poket dalam mobility
- penyakit sistemik mengganggu metabolisme kolagen produksi kolagen
menurun mobility

12.

- kedalaman poket didapat dari kerusakan serat kolagen

14.

- resorbsi tulang produksi hormon estrogen menurun resiko penurunan volume


tulang meningkat resorbsi tulang mobility

4.

Xerostomia disebabkan oleh berkurangnya fungsi saliva (faktor usia , penyakit


sistemik), penyumbatan sel kelenjar saliva, pengaruh obat-obatan.
Pada kasus xerostomia disebabkan oleh berkurangnya fungsi saliva karena faktor
usia(54 tahun) dan penyakit sistemik (DM)

3.

Resesi gingiva
- karena

Inflamasi resorbsi tulang resesi gingiva


Non Inflamasi
- usia penurunan hormon estrogen aktifitas sel menurun
9.

Pada DM glukosa dalam darah banyak karena menurunya kerja insulin


seharusnya menyebar ke sel insulin tidak bekerja glukosa di dalam darah
meningkat

1.

proses inflamasi

respon celullar
Respon vaskuler
Respon mediator

Injury mediator kimiawi (vasodilatasi) respon vaskuler (vasokontriksi,


vasodilatasi) permebilitas vaskuler meningkat respon seluler dari ekstra ke
intraseluler bengkak (eksudat dan transudat)ada protein /nanah
ada protein /nanah
respon tubuh kalah dengan injury
berisi bakteri menyebabkan fistel
15.

rokok zat rokok (TAR) pigmentasi gingiva


Bruxism beban oklusal lebih (trauma oklusi) merusak jaringan periodontal
mobility

7.

radiks berkaitan dengan penyakit sistemik karena karies dan akhirnya radiks

8.

Ada hubunganya,
Radiks tempat retensi bakteri inflamasi terus-menerus bengkak

11.

pembuluh darah :
- glukosa puasa : 140 mg/dL tidak normal
- glukosa 2 jam PP : 250 mg/dL tidak normal

Step 4
Overview case
Os (perempuan), 54 tahun
KU :
gusi di belaknang bawah kanan bengkak
Beberapa gigi mobility
Resesi hampir pada seluruh regio
Pemeriksaan subjektif :
mulut kering
terasa terbakar

pemeriksaan objektif :
BOP seluruh regio disertai eksudat sulkus
OH buruk, plak dan kalkulus di supragingiva dan subgingiva semua regio
Gigi 36, 34, 44 missing dicabut karena goyang
Radiks pada gigi 15 dan 48
Bengkak dan terdapat fistel pada gusi gigi 46
Pemeriksaan radiografi :
Resorbsi tulang alveolar semua regio
Radiks gigi 15 dan 48
Radioopak pada gigi 25, 26, 27, 35, 37, 38, 45, 46, 47
Diagnosis deferensiasi :
gingivitis kronis generalisata disertai periodontitis kronis disertai manifestasi penyakit
DM
Karena : BOP, pembengkakan dan mobility pada seluruh regio
periodontitis kronis generalisata disertai manifestasi penyakit DM
lesi endo-perio

Peta konsep

Basic science :
jaringan
periodontium normal

Anatomi
Histologi

Faktor resiko
Faktor predisposisi

etiologi

Fisiologi
Sistemik (DM)

pemeriksaan dan
tanda gejala

patogenesis dan
patofisiologi

Sistemik
Non sistemik

diagnosis dan
prognosis

rencana perawatan
dan penatalaksanaan

BHP
KOMPLIKASI

Step 5
1. Bagaimana anatomi jaringan periodontal ?
2. Bagaimana histologi jaringan periodontal ?
3. Bagaimana fisiologi jaringan periodontal?
4. Bagaimana sistemik (DM)?
5. Bagaimana etiologi pada kasus ?
6. Bagaimana patogenesis dan patofisiologi dari tanda dan gejala ?
7. Bagaimana patogenesis dan patofisiologi dari DM ?(bakteri, penurunan PMN, kolagen)
8. Apa diagnosis dan prognosis pada kasus tersebut ?
9. Bagaimana rencana perawatan pada kasus dihubungkan patogenesis dan patofisiologi ?
10. Bagaimana komplikasi pada kasus dihubungkan patogenesis dan patofisiologi ?
11. Bagaimana BHP yang berhubungan dengan skenario ?
12. Bagaimana Interpretasi dari radiografi dari kasus ?

6. Tanda dan gejala pada kasus :


Lesi endo-perio
Resesi
Resorbsi

Mobility
Eksudat sulkus
BOP
Xerostomia
Fistel
Rasa terbakar
Bengkak