Anda di halaman 1dari 6

Percobaan 2

Perhitungan
Menghitung massa partikel dalam kolom (bed)

)(

) (

)(

(
(

)(
) (

) (
) (

(
( )(

)
]

Pada ketinggian 165 mm

)(
(

)
)(

)(
) (

) (
)(

)
]

Pada ketinggian 165 mm

)(

)(

Pada ketinggian 165 mm

)(

)(

Pada ketinggian 190 mm

)(
(

)
)(

Pada ketinggian 20 5mm

)(
(

Tinggi
Unggun (mm)
158
160
165
175
190
205

)
)(

Laju Alir
(L/min)
2
5
10
15
20
25

h(
)
percobaan
62
109
176
189
192
196

h(
)
perhitungan
9,424 x
2,879
9,525
21,709
42,855
63,3032

Jenis Unggun
Fixed Bed
Terfluidisasi
Terfluidisasi
Terfluidisasi
Terfluidisasi
Terfluidisasi

ANALISA PERCOBAAN
Pada percobaan ini kami menggunakan pasir sebagai bahan utama
dan setelah percobaan yang telah dilakukan dapat dianalisa bahwa fluidisasi
adalah metode pengontakan butiran-butiran padat dengan fluida baiik cair
maupun gas. Pertama kami mengisi kolom dan mengatur udara dengan cara
menutup kran dan pompa udara dinyalakan serta memeriksa pembacaan
manometer dan apabila tidak posisi nol maka kami harus mengaturnya
terlebih dahulu agar diposisi nol dan juga laju alir telah disetting maka
butiran-butiran padat akan mulai bergerak karena dialiri fluida (udara).
Semakin tinggi laju aliran fluida yang diberiikan terhadap butiran-butiran
padatan dalam bed, maka pergerakkan butran padatan tersebut semakin
cepat. Kita dapat melihat kenaiikan tinggi butiran padatan yang terangkat
keatas akibat laju aliran udara yang diberikan terhadap butiran-butiran padat
semakin meningkat, sehingga penurunan tekanan menjadi lebih besar.
Aspek utama yang akan ditinjau dalam percobaan ini adalah
mengetahui besarnya pressure drop (beda tekan) di dalam unggun padatan
yang terfluidakan. Hal ini mempunyai arti yang cukup penting karena selain
erat sekali hubungannya dengan besarnya energi yang diperlukan juga bisa
memberikan indikasi tentang kelakuanunggung selama operasi berlangsung.

KESIMPULAN
Dari percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1. Fluidisasi adalah metode pengontakan butiran-butiran padat dengan
fluida baiik cair maupun gas.
2. Semakin besar laju alir udara yang diberikan, maka akan semakin besar
pula penurunan tekanannya.
3. Faktor-faktor yang dipengaruhi, yaitu:

Laju alir fluida dan jenis fluida

Ukuran partikel

Jenis dan densitas partikel serta faktor interlok antar partikel

Porositas unggun

Distribusi aliran

Distribusi bentuk aliran fluida

Diameter kolom

Tinggi

DAFTAR PUSTAKA

Jobsheet. 2014. Satuan Operasi 1. Politeknik Negeri Sriwijaya.


Palembang