Anda di halaman 1dari 16

1

A. JUDUL PROGRAM
PKMM berjudul

:PELATIHAN PEMBUATAN HERBISIDA NABATI


PADA MASYARAKAT PETANI DI KABUPATEN
BULUKUMBA

DENGAN

MEMANFAATKAN

HERBISIDA DARI BIJI BUAH KLUAK (Pangium


edule)

A. LATAR BELAKANG MASALAH


Kemerosotan dan kepunahan sumber daya nabati dan hewani telah
melanda Negara kita Indonesia. Identitas Negara kita yang dikenal dengan
kekayaan alamnya, kini hanya sebagai simbol belaka, kita tidak lagi melihat
indahnya Negeri ini dengan pohon-pohon yang berdiri menjulang tinggi yang
selalu menghiasi negeri ini, semuanya telah musnah oleh tangan-tangan kita yang
hidup di era moderen, kita saksikan sudah banyak kekayaan alam yang telah
musnah baik hewani maupun nabati, keragamannya sudah tidak dapat kita
saksikan lagi.
Belum lagi, Negara kita yang penduduknya didominasi masyarakat
berprofesi petani yang telah tersentuh oleh perubahan zaman, bahkan sampai
dalam

pemenuhan

alat

produksi

pertanian

yang

keseluruhannya

telah

menggunakan alat-alat teknologi. Akibatnya, bahan alami yang dibutuhkan telah


tergantikan bahan-bahan kimia sebagai produk buatan manusia secara moderen.
jika mereka yang dihadapkan dalam kondisi ekonomi serba sulit, bagaimana
kelanjutan masa depan masyarakat kita. Karena dalam kondisi yang serba sulit itu
masyarakat sudah harus mampu berupaya memenuhi alat dan bahan teknologi
sebagai sarana produkksi pertanian, situasi yang menunjukkan bahwa hal tersebut
tidaklah mudah bagi masyarakat untuk bisa menjangkau bahan-bahan teknologi
sarana pertanian. Jika hal tersebut dibiarkan berlanjut secara terus menerus tanpa
tindakan efektif, seperti sedia kala saat teknologi belum muncul, maka kita
dihadapkan dalam keterpurukan ekonomi pada masyarakat petani. Di satu sisi
masyarakat yang mampu menggunakan bahan-bahan pasaran, harus menjerit
leher, karena pada hasil produksinya tak berimbang antara pendapatan dan

pengeluaran. padahal, jika kita lihat potensi alam yang mendukung hasil alam
yang berlimpah ruah serta wilayah iklim, tanah masih subur, tapi kenapa mengapa
kenyataan pahit ini harus kita rasakan.
Sungguh sebuah kisah yang menyedihkan, jika tanah kita yang subur, yang
semestinya di tempati oleh pohon-pohon kekayaan alam, justru yang terlihat
adalah hamparan gulma yang senantiasa manggagalkan hasil alam yang
diharapkan. Gulma yang menyerang tanaman pertanian kita, telah membawa duka
dan derita segenap masyarakat petani kita. Disamping itu, kemampuan untuk
memberantas gulma-gulma tersebut, sangat menyulitkan masyarakat petani.
Karena harus dengan herbisida kimia yang sangat maeyulitka. Disamping
kemampuan ekonomi yang masih sangat minim, juga di dasari oleh pengadaan
alat-alat teknologi paetanian lainnya yang harga pasarannya tinggi.
Berawal dari kesadaran itulah, penulis sangat ingin melihat kondisi
masyarakat petani

kita bangkit kembali dengan mengandalkan pelatihan

pembuatan Herbisida nabati

dari biji buah kluak ( pangium edule). Yang

merupakan hasil temuan penulis. Penulis sangat mengharapkan semoga dengan


rencana mulia ini, mendapat dukungan dari berbagai pihak yang Insya Allah dapat
membebaskan kita dari cap masyarakat kurang SDM menuju kejayaan masyarakat
petani untuk kesejahteraan Indonesia yang menyeluruh.
Melihat kondisi dan potensi kita yang sangat mendukung itulah, maka
sudah sangat layak kita mamanfaatkan segala sumber potensi alam yang di miliki
untuk di kembangkan sebagai alternatif peningkatan mutu dan hasil produksi
kekayaan alam yang di miliki. Mengelola kekayaan alam secara alami, mutlak
memberikan nilai positif bagi keberlangsungan kehidupan kita dalam era moderen
untuk

masa yang selanjutnya. Maka dari itulah, dengan rencana kegiatan

pelatihan pembuatan herbisida nabati pada masyarakat petani di kabupaten


Bulukmba dengan memenfaatkan herbisida dari biji buah kluak, mudah-mudahan
dapat meningkatkan taraf peningkatan ekonomi pada masyarakat petani secara
menyeluruh. Lebih dari itu, dangan temuan ini akan mampu memenuhi kebutuhan
dasar dari masyarakat petani, dalam mengendalikan gulma di pertanian dan
perkebunan petani. Insya Allah, dengan kegiatan palatihan pembuatan herbisida

ini, mampu meningkatkan hasil produksi masyarakat petani, membuka mata


pencaharian baru dengan memanfaatkan biji kluak sebagai herbisida nabati.

B. PERUMUSAN MASALAH
Kondisi kehidupan masyarakat khususnya kaum petani yang semakin sulit
dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. Disamping diakibatkan dari hasil
pangolahan pertanian yang tak luput dari serangan gulma-gulma tanaman, juga
karena semakin sulitnya kondisi masalah `pemberdayaan dan kesejahteraan
masyarakat petani. Pemenuhan alat-alat pertanian seperti pemberantasan gulma
tanaman yang menggunakan bahan-bahan kimia yang di jual di pasaran, tentu
membawa dampak yang besar dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Hal
inilah yang menyebabkan merosotnya hasil pertanian pada masyarakat petani.
Karena

keterpaksaan

menjangkau

bahan-bahan

pangendali

herbisida,

menimbulkan kenyataan yang menyimpan dari harapan petani kita untuk


memperoleh produksi yang meningkat. Karena jika gulma tidak dikendalikan
tentunya, harapan kita untuk memperoleh hasil pertanian yang maksimal hanya
sebatas impian belaka. Karena itu penulis sangat menginginkan masrakat bisa
aktif dalam pengenalan potensi kekayaan alam menjadi nilai ekonomi bagi
pemenuhan kebutuhan hidup bertani. Dari

hasil temuan penulis mengenai

herbisida nabati dari biji buah kluak, terdorong untuk mempublikasikan hasil
temuan tersebut pada masyarakat khususnya, daerah di kabupaten Bulukumba
sebagai wilayah objek sasaran kegiatan PKMM 2009 ini.
Tumbuhan kluak sangat cocok tumbuh di daerah tropis. Namun tumbuhan
ini sudah mengalami proses pemunahan karena dianggap sebagai tanaman
pengganggu akibat tumbuhan ini cukup tinggi. Masyarakat umumnya hanya biasa
memanfaatkankan sebagai sayur setelah melalui proses perendaman selama 24
jam. Karena itu tumbuhan ini selalu di tebang oleh masyarakat petani. Hal ini
menggambarkan bahwa petani belum memiliki kemampuan pola pikir yang
berorientasi nilai dari hasil usaha taninya. Pengendalian gulma dari herbisida
membutuhkan kemampuan dan keterampilan dalam mengadopsi hasil alam secara

teknis sangat perlu dilakukan untu pada masa kini dan masa-masa yang akan
datang.
Jika hal tersebut dibiarkan secara terus menerus, akan mengakibatkan
hancurnya kondisi ekonomi masyarakat petani di tanah air kita ini. Masyarakat
petani yang selama ini diasetkan sebagai juru tani malah menjadikan hal terburuk
dalam peningkatan taraf mutu petani. Karena hal tersebut, dalam PKMM 2009 ini,
penulis sangat menharapkan petani bisa menjadi manajer tani yang mampu
membawa sebuah perubahan pada masa yang akan datang.

C. TUJUAN PROGRAM
Program ini bertujuan untuk:
1. Untuk menganalisis sumbangsi pada masyarakat petani di kabupaten
bulukumba, mengenai pengendalian herbisida secara alami.
2. Mengidentifikasi peningkatkan mutu para petani dalam memanfaatkan hasil
kekayaan alam demi meningkatkan hasil produksi pertanian.
3. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi dan hasil produksi pertanian
setelah penggunaan kluak sebagai herbisida nabati.
4. Untuk menganalisis, kepedulian masyarakat pad tumbuhan kluak.

D. LUARAN YANG DIHARAPKAN


Insya Allah, dengan pelatihan pembuatan herbisida dari biji buah kluak
pada masyarakat di kabupaten bulukumba, mampu meningkatkan mutu petani
bulukumba dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Lebih dari itu, dampak
yang ditimbulkan dari penggunaan herbisida zat-zat kimia dapat kita kendalikan.
Masyarakat Bulukumba juga terbebas dari himpitan pengeluaran ekonomi akibat
dari harga herbisida di pasaran yang sangat sulit dijangkau. Dari hasil kegiatan ini
pula, menyadarkan kita perihal potensi alam kita yang begitu banyak namum
belum kita kelola secara nyata. Kegiatan ini juga mengindekskan pamulihan
tanaman herbasida kembali yang telah mengalami kepunahan di berbagai daerah.
Lebih lanjut, kegiatan palatihan pembuatan herbisida ini mampu mebuka peluang
usaha pada masyarakat petani untuk mengelola tumbuhan dan memelihara

tumbuhan kluak untuk di produksi secara besar-besaran. Masyarakat Petani


diharapkan mampu

memberoleh bekal pengetahuan tengtan tumbuhan kluak

sebagai herbisida untuk dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian baru.

E. KEGUNAAN PROGRAM
Adapun manfaat yang diharapkan dari program ini adalah:
1. Mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangendalian gulma
pada hasil-hasil pertanian.
2. Masyakat mudah menjangkau, karena prosesnya mudah dan sederhana.
3. Masyarakat petani memiliki bekal dan kemampuan untuk mengelola hasil
kekayaan alam yang berlimpa ruah.
4. Meningkatkan kemempuan masyarakat tani, dari juru tani menjadi manajer
tani.
5. Memulihkan kembali tanaman kluak menjadi tumbuahan potensi jual tinggi.
6. Dengan herbisida nabati, penggunaannya lebih aman serta kwalitas
herbisidanya lebih tinggi.
7. Dendan minimkan pengeluaran, meningkatkan penghasilan para petani.

F. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN


Masyarakat

Bulukumba,

Sejarah,

Potensi,

serta

Keunggulan

dan

Kekurangannya
Kabupaten Bulukumba secara geografis terletak pada titik astronomi 52-54
lintang selatan dan 119 58 sampai 120 38 bjur timur. Secara administratif wilayah
kabupaten Bulukumba berbatasan dengan wilayah administratif kabupaten sinjai
disebelah utara, teluk bone di sebelah timur, laut flores di sebelah selatan, dan
berbatasab dengan wilayah yang terletak di jasirah sebelah selatan sulawesi.
Memiliki luas sekitar 1.157,76 km atau sekitar 1,85 persen dari daerah propinsi
sulawesi selatan.
Secara administratif wilayah kabupaten Bulukumba, memiliki potensi
yang sangat besar dalam pengembangan hasil-hasil produksi pertanian. Karena itu
masyarakat di kabupaten Bulukumba hampir dari keseluruhan masyarakatnya

adalah masyarakarat petani. Namun sangatlah mengherangkan jikalau, masyarakat


yang cukup potensial dalam pertanian, tapi justru masih sangat kurang dalam
hasil-hasil alam seperti yang kita harapkan. Fakta mengungkapkan bahwa
kebanyakan keluhan dari masyarakakat Bulukumba adalah perihal gagal panen
akibat dari serangan gulma tanaman pada lahang pertanian mereka.
Kendala dalam membuka produksi pertanian di kabupaten bulukumba
secara beasar-besaran adalah adanya tumbuhan gulma yang selalu menyerang
tanaman pertanian. Padahal jika tidak, maka masyarakat di kabupaten Bulukumba
mampu bersaing pada hasil-hasil produksi yang sangat besar. Sebagai wilayah
yang masih di dominasi oleh masyarakat petani, serta tigkat pengetahuan yang
masih relatif rendah, mengakibatkan masyarakat di kabupaten tersebut sangat
diperlukan pembinaan perihal potensi alam yang sangat mampu dikembangkan
sebagai sarana penunjang dalam mengelola tanaman pertanian yang lebih baik.
Tanaman serta tumbuh-tumbuhan yang berada dalam area bulukumba
umumnya masih sangat subur, namun karena kebutuhan hidup sehingga telah
banyak dari tumbuh-tumbuhan tersebut ditebang oleh masyarakat petani. Seperti
halnya tanaman kluak yang telah mengalami proses kepunahan di wilayah
kabupaten Bulukumba. Kondisi seperti inilah yang semestinya kita perjuangkan
agar hal seperti itu dapat kita kendalikan untuk kembali kearah yang lebih baik.
Agar kebanggaan akan sumber daya alam dapat di pertahankan serta terbebas dari
perusak-perusak tanaman yang akhirnya mampu mamulihkan daya saing kita
dalam panghasilan kekayaan alam yang besar. Sehingga dapat kita simpulkan
bahwa masyakat di kabupaten bulukumba untuk saat ini hal yang sangat di
butuhkan adalah memperkenalkan potensi alam dalam pemberdayaan masyarakat
di Kabupaten Bulukumba.

G. METODE PELAKSANAAN PROGRAM


1. Model Kegiatan
Metode dalam kegiatan ini adalah dengan pemberian pelatihan dan pembinaan
pada masyarakat petani di kabupaten bulukumba. Dalam pembinaan itu diberikan
pangenalan tentang berbagai potensi yang terdapat pada kekayaan alam kita.

Setelah itu diberikan pengetahuan tentang cara-cara pembuatan herbisida nabati


dari biji buah kluak.
2. Lokasi kegiatan
Kegiatan ini dilakukan di kabupaten Bulukumba, tepatnya pada desa BT.
Bulaeng di kelurahan Tanete kecamatan Bulukumpa. Karena di lokasi tersebut
semua masyarakatnya adalah petani serta salah satu area yang paling banyak di
serang tumbuhan gulma. Selain itu, juga karena tumbuhan kluak masih terdapat di
daerah tersebut.
3. Alat dan Bahan
Alat yang di butuhkan dalam kegiatan ini adalah : Pisau, parang, Blender,
penyaring, Tapis, ember, takarang, gelas ukur, gunting, player, alat semprot, alat
dokumentasi dan presentasi lainnya. Bahan yang di gunakan adalah Buah biji
kluak dan air,
4. Jadwal Kegiatan Program
Melihat musim produksi dan panen tumbuhan kluak berakhir pada bulan
desember, maka insya Allah rencana kegiatan pembuatan herbisida nabati pada
masyarakat di kabupaten Bulukumba dengan memanfaatkan herbisida dari biji
buah kluak.

H. JADWAL KEGIATAN PROGRAM


Bulan ke
No

Kegiatan

12
1

Survei dan
Identifikasi
1

masalah
Analisis hasil
survey

pendahuluan
Persiapan dan
perancangan

metode
Pelaksanaan

pelatihan

1
3

2
3

3
3

4
3

Pendampingan
Montoring dan

evaluasi

I. PERKIRAAN BIAYA KEGIATAN


Anggaran Rencana
Kegiatan
1. Bahan
1.1. Biji Kalumpang
1.2. Training Qit
1.3. Modul Pelatihan
1.4. Spanduk
1.5. Sertifikat
Sub Total 1
2. Peralatan
2.1. Blender buah
2.2. Gelas ukur
2.3. Timbangan
2.4. Pisau dapur
2.5 Tapis
2.6. Gunting

2.7. Saringan
2.8. Stopwacth

Satuan

Pembiayaan (Rp.)
Harga
Jumlah
Unit
Satuan
Hari

Buah
Buah
Paket
Lbr
Lbr

100
20
20
1
20

1,000
25,000
10,000
300,000
5,000

100,000
500,000
200,000
300,000
100,000
1,200,000

Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah

5
20
20
20
10
10
20
20

150,000
7,000
30,000
25,000
20,000
5,000
7,500
60,000

750,000
140,000
600,000
500,000
200,000
50,000
150,000
1,200,000
3,590,000

Orang
Orang

6
6

50,000
10,000

2
2

600,000
120,000
720,000

Orang

26

15,000

780,000
780,000

Sub Total 2
3. Perjalanan
3.1. MakassarBulukumbaPP
3.2. Transport lokal Malino
Sub Total 3
4. Lainnya :
3.1. Paket Konsumsi
Sub Total 4

Jumlah
(Rp.)

Total Biaya (Point 1+2+3+4)


=
( Enam juta dua ratus sembilan puluh ribu rupiah )

6,290,000

J. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK

1) Ketua Pelaksana Kegiatan


a. Nama Lengkap

: Abd. Munir Hatab

b. N I M

: G 111 09 349

c. Fakultas/Program Studi

: Pertanian/Agroteknologi

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Hasanuddin Makassar

e. Waktu untuk kegiatan PKM : 13 jam/minggu

2) Anggota Pelaksana
a. Nama Lengkap

: Sulfikar

b. N I M

: G 111 08 294

c. Fakultas/Program Studi

: Pertanian/Agroteknologi

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Hasanuddin Makassar

e. Waktu untuk kegiatan PKM : 12 jam/minggu

3) Anggota Pelaksana
a. Nama Lengkap

: Achmad Chaidir

b. N I M

: G 411 08 256

c. Fakultas/Program Studi

: Pertanian/Agroteknologi

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Hasanuddin Makassar

e. Waktu untuk kegiatan PKM : 10 jam/minggu

4) Anggota Pelaksana
a. Nama Lengkap

: Siti Silviana Mursidi

b. N I M

: G411 08 266

c. Fakultas/Program Studi

: Pertanian/Agroteknologi

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Hasanuddin Makassar

e. Waktu untuk kegiatan PKM : 10 jam/minggu

10

LAMPIRAN I

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI
Nama lengkap

: ABD. MUNIR HATAB

Nama panggilan

: MUNIR

Tempat/tanggal lahir

: BULUKUMBA, 13 NOVEMBER 1991

Alamat

: JL. JABBAR ASIRI SUDIANG MAKASSAR

Agama

: ISLAM

Jenis kelamin

: LAKI-LAKI

Riwayat pendidikan

MADRASAH IBTIDAIYYAH SERRE

SMPN 4 BULUKUMPA

SMAN 1 BULUKUMPA

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR (sekarang)

Pengalaman organisasi

PENGURUS OSIS SMP NEGER 4 BULUKUMPA

SEKERTARIS OSIS SMAN 1 BULUKUMPA

KETUA IKATAN PELAJAR BULUKUMPA [IPB]

KETUA KKIR SMA NEGERI BULUKUMPA

AGROPICO
Makassar, 26 Oktober 2009
Yang Bertanda Tangan

ABD. MUNIR HATAB

11

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI
Nama lengkap

: SULFIKAR

Nama panggilan

: FIKAR

Tempat/tanggal lahir

: SIWA, 17 MARET 1990

Alamat

: BTN ASAL MULA

Agama

: ISLAM

Jenis kelamin

: LAKI-LAKI

Riwayat pendidikan

SDN 399 SIWA

SMPN 1 PITUMPANUA

SMAN 1 PITUMPANUA

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR (sekarang)

Pengalaman organisasi

KETUA I OSIS SMAN 1 PITUMPANUA

KETUA UMUM KIR SMAN PITUMPANUA

KETUA BPO HIMAGRO FAPERTA UNHAS

AGROPICO

Makassar, 26 Oktober 2009


Yang Bertanda Tangan

SULFIKAR

12

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI
Nama lengkap

: SITI SILVIANA MURSIDI

Nama panggilan

: VINA

Tempat/tanggal lahir

: MAKASSAR, 11 OKTOBER 1991

Alamat

: JL. KODINGARENG NO.30

Agama

: ISLAM

Jenis kelamin

: PEREMPUAN

Riwayat pendidikan

TK AISYIAH

SDN SUDIRMAN III MAKASSAR

SMPN 5 MAKASSAR

SMAN 3 MAKASSAR

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR (sekarang)

Pengalaman organisasi

- PENGURUS IKATAN REMAJA MESJID SMAN 3 MAKASSAR


- WAKIL SEKERTARIS JENDELA INFORMASI UNTUK SMAGA
SMAN 3 MAKASSAR
- HIMPUNAN MAHASISWA PROTEKSI TANAMAN (HMPT)
- ARGOPICO

Makassar, 26 Oktober 2009


Yang Bertanda Tangan

SITI SILVIANA MURSIDI

13

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI
Nama lengkap

: ACHMAD CHAIDIR

Nama panggilan

: HAIDIR

Tempat/tanggal lahir

: MAKASSAR, 09 OKTOBER 1990

Alamat

: JL. MESJID RAYA N0.16

Agama

: ISLAM

Jenis kelamin

: LAKI-LAKI

Riwayat pendidikan

TK AISYIAH

SDN 1 SUNGGUMINASA

SMPN 6 MAKASSAR

SMAN 1 SUNGGUMINASA

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR (sekarang)

Pengalaman organisasi

- PENGURUS OSIS SMAN 1 SUNGGUMINASA


- HIMPUNAN MAHASISWA PROTEKSI TANAMAN (HMPT)
- ARGOPICO

Makassar, 26 Oktober 2009


Yang Bertanda Tangan

ACHMAD CHAIDIR

14

LAMPIRAN II
CURRICULUM VITAE
Nama

: Dr.Ir. Elkawakib Syamun, M.P.

NIP

: 131 477 418

Tempat/tgl lahir

: Bone/18 Maret 1956

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Pangkat/Golongan

: Pembina Utama Madya/IVc

Jabatan Fungsional

: Lektor Kepala

Alamat/No. Telp

: Jl. Ibnu Khaldun Blok GB 6 Per.Dosen Unhas Tamalanrea


90245

Telp/Fax. (Kantor)

: (0411) 587064/584024

Telp.Rumah/HP

: (0411) 584989/081342662336

Email : elkawakib@yahoo.com

A. Riwayat Pendidikan
UNIVERSITAS

GELAR

TAHUN SELESAI

BIDANG STUDI

Doktor (Dr)

2000

Ilmu
Pertanian/Agronomi

S3

Padjadjaran

S2

Padjadjaran

MP

1994

Tanaman

S1

Hasanuddin

Ir.

1984

Agronomi

Pengalaman Penelitian
No.

Judul Penelitian

Tahun

1.

Pengembangan agen mikroba penambat nitrogen Azospirilium sp.

2007

2.

Hasil beberapa varietas padi pada berbagai paket pemupukan dan


bakteri Azospirilium sp.

2007

3.

Hasil jagung pada berbagai pupuk organik, paket pemupukan dan


mikoriza

2007

4.

Hasil jagung pada berbagai paket pemupukan dan bakteri penambat N

2007

5.

Pengembangan agen mikroba penambat N dan pengaruhnya pada

2006

15

tanaman padi
6.

Hasil dua varietas padi pada berbagai paket pemupukan dan mikroba
Azotobacter

2006

7.

Hasil kentang yang diaplikasi pupuk organik dari limbah pertanian dan
mikoriza

2006

8.

Pengolahan Kulit Kakao Menjadi Pupuk Organik

2005

9.

Pengelolaan Sayur organik dataran tinggi Kab.Enrekang

2005

10.

Pengolahan tongkol jagung menjadi pupuk organik dan pengaruhnya


terhadap bayam dan kangkung

2005

11.

Hasil dua varietas cabe yang diaplikasi pupuk organik dari limbah
sekam kulit kopi dan mikoriza

2004

Pertumbuhan dan hasil dua varietas bawang merah yang diaplikasi


pupuk organik dari jerami padi, pupuk kandang, sekam kopi dan dosis
mikoriza

2004

12.

Pengaruh berbagai macam aktivator terhadap jerami kacang ijo, dan


alang-alang pada beberapa varietas padi

2004

13.

Hasil tanaman kentang varietas granola yang diaplikasi pupuk organik


kascing dan mikoriza

2004

Publikasi Ilmiah yang relevan judul penelitian


No.

Judul Publikasi

1.

Produktivitas Hasil Tanaman Kedelai [Glycine max (L.) Merr.] yang Diberi
Pupuk Organik Kascing dan Pupuk Daun Petrovita. J.Agrivigor 3(1):45-53.
2003.

2.

Growth of potato (Solanum tuberosum L.) of granola variety under application


of earthworm casting and inoculant of arbuscular mycorrhizae. J.Agrivigor
5(2):154-165. 2006

3.

Produksi kentang varietas granola yang diaplikasi pupuk organik kascing dan
inokulasi mikoriza arbuskular. Hayati 9(1):24-35.

4.

Hasil dua varietas padi yang diaplikasi isolat bakteri Azotobacter asal Sulawesi
Selatan. J.Agrivigor 6(1):72-83. 2006

5.

Aktivitas fisiologis dan pertumbuhan dua varietas bawang merah pada berbagai
jenis
bokashi dari limbah pertanian dan mikoriza vasikular arbuskular.
J.Agrivigor 6(3):255-273. 2007

16

Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan akan dipergunakan
sebagai mana mestinya

Makassar, 26 November 2009

(Dr.Ir. Elkawakib Syamun, M.P.)


NIP : 131 477 418