Anda di halaman 1dari 7

KEANEKARAGAMAN

HAYATI

SUMBERDAYA
LINGKUNGAN HIDUP
1. SD. INSANI
2. SD. HEWANI
3. SD. NABATI
4. SD. BENDAWI
5. SD. ENERGI
6. SD. RUANG
7. SD. WAKTU
8. SD. SIFAT KEANEKARAGAMAN

ENVIRONMENTAL LAW
MENGELOLA LINGKUNGAN HIDUP
SECARA RASIONAL DAN
PELESTARIAN SUMBER DAYANYA
SEDEMIKIAN RUPA AGAR TERCEGAH
DARI PENYUSUTAN DAN
KEMEROSOTAN MUTUNYA

DASAR HUKUM
UU No. 5/1990 (Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan
Ekosistemnya)

UU No. 16.1992 (Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan)


UU No. 5/1994 (Konvensi PBB mengenai Keanekaragaman
Hayati)

UU No. 23/1997 (Pengelolaan Lingkungan Hidup)


PP No. 7/1999 (Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar)
PP No. 8/1999 (Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar)
PP No. 19/1999 (Pengendalian Pencemaran dan/atau
Perusakan Laut)
Kep. Mentan No. 392/KPTS/IK.1120/4/1999
(Jalur-jalur Penangkapan Ikan)

SASARAN KONSERVASI
1. Perlindungan system penyangga kehidupan
2. Pengawetan sumber plasma nutfah
3. Pemanfaatan secara lestari

KEGIATAN KONSERVASI
1. Perlindungan Sistem Penyangga
Kehidupan
2. Pengawetan Keanekaragaman Jenis
Tumbuhan dan Satwa beserta
Ekosistemnya.
3. Pemanfaatan secara Lestari Sumber Daya
Alam Hayati dan Ekosistemnya.

LOKASI KEGIATAN
PENGAWETAN
1. Cagar Alam
2. Suaka Margasatwa