Anda di halaman 1dari 40

KEPERAWATAN

ISLAMI

Tahukah kita :
Bagaimana sejarah keperawatan Islam?
Apa pengertian keperawatan menurut Islam ?
Apa pengertian Paradigma Keperawatan dalam Islam ?
Apa saja komponen-komponen Paradigma Keperawatan
dalam Islam?
Apa saja prinsip-prinsip Islam dalam Kesehatan?
Apa peran Keperawatan Islam?

Tahukah saudara tokoh


keperawatan dalam islam?

Sejarah Keperawatan Islam

Rufaidah adalah perawat profesional pertama dimasa sejarah islam.


Beliau hidup di masa Nabi Muhammad SAW di abad pertama
Hijriah/abad ke-8 Sesudah Masehi, dan diilustrasikan sebagai
perawat teladan, baik dan bersifat empati. Rufaidah seorang
pemimpin, organisatoris, mampu memobilisasi dan memotivasi
orang lain. Dan digambarkan pula memiliki pengalaman klinik yang
dapat ditularkan kepada perawat lain, yang dilatih dan bekerja
dengannya. Dia tidak hanya melaksanakan peran perawat dalam
aspek klinikal semata, namun juga melaksanakan peran komunitas
dan memecahkan masalah sosial yang dapat mengakibatkan
timbulnya berbagai macam penyakit. Rufaidah adalah public health
nurse dan social worker, yang menjadi inspirasi bagi profesi perawat
di dunia Islam.
(Prof. Dr. Omar Hasan Kasule,)

Sejarah Keperawatan Islam

Ketika perang Badr, Uhud, Khandaq, dan perang khaibar, Rufaidah


menjadi sukarelawan yang merawat korban terluka akibat perang.
Beberapa kelompok wanita dilatihnya untuk menjadi perawat.
Dalam perang Khaibar, mereka minta ijin kepada Nabi Muhammad
SAW, untuk ikut di garis belakang pertempuran agar dapat
merawat mereka yang terluka, dan Rasulullah SAW
mengijinkannya. Ketika damai, Rufaidah membangun tenda di luar
Masjid Nabawi untuk merawat kaum muslimin yang sakit.
Kemudian berkembang, dan berdirilah Rumah Sakit lapangan yang
terkenal saat perang dan Nabi Muhammad SAW sendiri
memerintahkan korban yang terluka dirawat olehnya. Tercatat pula
dalam sejarah saat perang Ghazwat al Khandaq, Sa'ad bin Ma'adh
yang terluka dan tertancap panah di tangannya, dirawat oleh
Rufaidah hingga stabil/homeostatis (Omar Hassan, 1998).

Tahukah saudara tokoh


keperawatan dalam islam?

Sejarah Keperawatan Islam

Dalam beberapa catatan publikasi menyebutkan Rufaidah


Al-Aslamiya, yang memulai praktek keperawatan dimasa
Nabi Muhammad SAW adalah perawat pertama muslim
(Kasule, 2003; Mansour & Fikry, 1987).
Sementara sejarah perawat di Eropa dan Amerika
mengenal Florence Nightingale sebagai pelopor
keperawatan modern, Negara di timur tengah memberikan
status ini kepada Rufaidah, seorang perawat muslim (Jan,
1996)

Tahukah saudara tokoh


keperawatan dalam islam?

Sejarah Keperawatan Islam

Talenta perjuangan dan kepahlawanan Rufaidah secara


verbal diteruskan turun temurun dari generasi ke generasi
perawat Islam khususnya di Arab Saudi dan diteruskan ke
generasi modern perawat di Saudi dan Timur Tengah
(Miller Rosser, 2006)

Tahukah saudara tokoh


keperawatan dalam islam?

Sejarah Keperawatan Islam

Rufaidah binti Saad memiliki nama lengkap Rufaidah


binti Saad Al Bani Aslam Al-Khazraj yang tinggal
di Madinah, dia lahir di Yatsrib dan termasuk kaum
Anshar yaitu suatu golongan yang pertama kali
menganut Islam di Madinah.
Ayahnya seorang dokter dan dia mempelajari ilmu
keperawatan saat membantu ayahnya. Dan saat kota
Madinah berkembang Rufaidah mengabdikan dirinya
merawat kaum muslimin yang sakit dan membangun
tenda di luar Mesjid Nabawi saat dalam keadaan
damai

Tahukah saudara tokoh keperawatan


dalam islam?
Sejarah Keperawatan Islam

Saat perang Badar, Uhud, Khandaq, dia menjadi


sukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat
perang. Dia juga mendirikan Rumah Sakit lapangan
sehingga terkenal saat perang dan Rasulullah SAW juga
memerintahkan agar para korban yang terluka di bantu
olehnya.
Rufaidah juga melatih beberapa kelompok wanita untuk
menjadi perawat dan dalam perang Khaibar mereka
meminta ijin kepada rasul untuk ikut di garis belakang
pertempuran untuk merawat mereka yang terluka dan
rasul pun mengijinkannya. Inilah dimulainya awal mula
dunia keperawatan Islam.

11/30/2014

Pertanyaan:
Jika ayah Rufaidah seorang Dokter, mengapa
Rufaidah tidak mengikuti jejak ayahnya untuk
menjadi seorang dokter?
Mengapa Rufaidah memilih menjadi perawat
dan mendidik shahabiyah menjadi perawat.

Tahukah saudara tokoh


keperawatan dalam islam?
Sejarah Keperawatan Islam

Rufaidah juga memberikan perhatian terhadap


aktifitas masyarakat, kepada anak yatim, penderita
gangguan jiwa, beliau mempunyai kepribadian yang
luhur dan empati sehingga memberikan pelayanan
keperawatan kepada pasiennya dengan baik dan teliti.
Sentuhan sisi kemanusiaan ini penting bagi seorang
perawat (nurse), sehingga sisi tekhnologi dan sisi
kemanusiaan (human touch) jadi seimbang.

Sejarah perkembangan
keperawatan islam
Masa penyebaran Islam (The Islamic Period) 570 632 M.
Pada masa ini keperawatan sejalan dengan perang kaum
muslimin / jihad (holy wars), pada masa inilah Rufaidah binti
Sa ad memberikan kontribusinya kepada dunia keperawatan.
Masa setelah Nabi (Post prophetic era) 632 1000 M.
Masa setelah nabi wafat, pada masa ini lebih di dominasi oleh
kedokteran dan mulai muncul tokoh-tokoh Islam dalam dunia
kedokteran seperti Ibnu Sinna (Avicenna), Abu Bakar ibnu
Zakariya Ar-Razi (Ar-Razi), bahkan Ar-Razi sendiri menulis
dua karangan tentang The Reason why some persons and
common people leave a physician even if he is clever.

( Alasan mengapa sebagian orang dan masyarakat umum


meninggalkan dokter bahkan jika dia pandai )

Sejarah perkembangan
keperawatan islam

Masa pertengahan 1000 1500 M.


Pada masa ini Negara-negara arab membangun rumah sakit dengan baik dan
mengenalkan perawatan orang sakit, dan di rumah sakit tersebut dimulai
pemisahan antara kamar perawatan laki-laki dan perempuan dan sampai
sekarang banyak diikuti semua rumah sakit di seluruh dunia.

Masa Modern ( 1500 sekarang ).


Pada masa inilah perawat-perawat asing dari dunia barat mulai berkembang
dan mulai ada. Tapi pada masa ini seorang perawat bidan muslimah pada
tahun 1960 yang bernama Lutfiyyah Al-Khateeb mendapatkan Diploma

Keperawatan pertama di Kairo. dan kembali ke negaranya, dan di


tahun 1960 dia membangun Institusi Keperawatan di Arab Saudi.

Sejarah perkembangan
keperawatan islam

Sejarah islam juga mencatat beberapa nama yang bekerja bersama Rufaidah
seperti : Ummu Ammara, Aminah, Ummu Ayman, Safiyat, Ummu
Sulaiman, dan Hindun.

Beberapa wanita muslim yang terkenal sebagai perawat adalah : Ku'ayibat,


Aminah binti Abi Qays Al Ghifari, Ummu Atiyah Al Ansariyat dan
Nusaibat binti Ka'ab Al Maziniyat .

Litelatur lain menyebutkan beberapa nama yang terkenal menjadi perawat


saat masa Nabi Muhammad SAW saat perang dan damai adalah : Rufaidah
binti Sa'ad Al Aslamiyyat, Aminah binti Qays al Ghifariyat, Ummu Atiyah
Al Anasaiyat, Nusaibat binti Ka'ab Al Amziniyat, Zainab dari kaum Bani
Awad yang ahli dalam penyakit dan bedah mata.

Sejarah perkembangan
keperawatan islam

Meskipun keperawatan masih baru sebagai profesi di Timur


tengah, sebenarnya telah dibangun di masa Nabi Muhammad
SAW. Dimana mempengaruhi philosofi praktek, dan profesi
keperawatan. Dan sejak tahun 1950 dengan dikenalkannya
organized health care dan pembangunan RS di Arab Saudi,
keperawatan menjadi lebih maju dan bukan hanya sekedar
pekerjaan (job training)

PENGERTIAN KEPERAWATAN
Abdellah, F.G. (1960) :

Nursing is based upon art and science which


would the attitudes, intellectual competencies and
technical skills of the individual nurse into the
desire and ability to help people sick or well cope
with their health needs, and may be carried out
under general of specific medical direction

PENGERTIAN KEPERAWATAN

Keperawatan Indonesia :
Keperawatan adlh suatu bentuk pelayanan
professional yg merupakan bagian integral dari yan
kes didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan
berbentuk pelayanan bio, psiko, sosio, spiritual
yang komprehensif, ditunjukan kepada individu
keluarga dan masyarakat baik sakit maupun sehat
yang mencakup selurug proses kehidupan manusia.

PENGERTIAN KEPERAWATAN

Islam ??
Suatu manifestasi dari ibadah yang
berbentuk pelayanan professional dan
merupakan bagian integral dari
pelayanan kesehatan yang didasari pada
keimanan, keilmuan dan amal.

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam

Paradigma keperawatan :
Adalah cara pandang, persepsi, keyakinan,
nilai-nilai dan konsep-konsep dalam
menyelenggarakan profesi keperawatan
yang melaksanakan sepenuhnya prinsip
dan ajaran Islam.

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
Paradigma keperawatan :
4 Komponen :
1.Manusia

Dan Kemanusiaan.

Firman Allah SWT:

Artinya: Sesungguhnya kami Telah menciptakan

manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. AtTiin : 4)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
Paradigma keperawatan :
1.Manusia

Dan Kemanusiaan.

Berdasarkan dalil diatas , maka manusia adalah


mahluk ciptaan Allah yang terbaik bentuknya dan
dimuliakan Allah, terdiri dari : Jasad, Ruh, dan
Psikologis,

Dimana makhluk lainnya yang ada dilangit dan


dibumi ditundukan oleh Allah kepada manusia
kecuali Iblis.
Dalam Al-Quran manusia diistilahkan dengan
sebutan : Al-Basyar dan An-Naas.

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
Paradigma keperawatan :
1.Manusia Dan Kemanusiaan.
Al-Basyar

dan An-Naas.

Al-Basyar menggambarkan manusia dlm bentuk


fisik : diciptakan dari tanah , dapat dilihat, memakan
sesuatu, mendengar, berjalan dan berusaha memenuhi
kebutuhan hidupnya.
An-Naas. Mengindikasikan bahwa manusia adalah
mahluk social.

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
Paradigma keperawatan :
1.Manusia Dan Kemanusiaan.
Sebagaimana firman Allah SWT.
Artinya: Hai manusia, Sesungguhnya kami
menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan
seorang perempuan dan menjadikan kamu
berbangsa bangsa dan bersuku-suku supaya
kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang
yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah
orang yang paling taqwa diantara kamu.
Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha
Mengenal.
(QS. Al-Hujurat: 13)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
1.

Manusia Dan Kemanusiaan.

Manusia memiliki tiga komponen antara lain:


a. Jasad

(fisik )
Artinya: Dan tidaklah kami jadikan mereka
tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan,
dan tidak (pula) mereka itu orang-orang
yang kekal. (QS. Al-Anbiyaa: 8 )
b. Ruh.
Artinya: Maka apabila Telah Kusempurnakan
kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh
(ciptaan)Ku; Maka hendaklah kamu
tersungkur dengan bersujud kepadanya.
(QS. Shaad: 72)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
Manusia Dan Kemanusiaan.
Manusia memiliki tiga komponen antara lain:
1.

c. Nafs (jiwa)
Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan
hati mereka manjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
(QS. Ar-Rad: 28)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
2. Lingkungan
Lingkungan Internal:
Lingkungan yang berada dalam diri manusia, meliputi:
Genetik, struktur dan tubuh, psikologis dan internal spiritual.
Lingkungan Eksternal:
Lingkungan sekitar yang berada diluar diri manusia yang
secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi
kesehatan maupun perawatan, meliputi:

Lingkungan fisik, biologis, social, cultural dan spiritual

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
3. Sehat dan Kesehatan
Sehat adalah suatu keadaan sejahtera , penuh rasa
syukur atas nikmat Allah dalam aspek jasmani,
rohani dan social.
Dilandasi oleh Firman Allah SWT:
Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan
hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat
Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allahlah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Rad : 28)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
3. Sehat dan Kesehatan
Serta Hadist Tarmudzy dan Ibnu Majah
Barang siapa sehat badannya, damai dihatinya
dan punya makanan untuk sehari-harinya, maka
seolah-olah dunia seisinya dianugrahkan kepadanya

Upaya kesehatan adalah sebagai berikut:


1. Promotif
nex.

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
3. Sehat dan Kesehatan
Promotif
nex.
Firman Allah SWT:
Artinya: Dan belanjakanlah (harta bendamu) di
jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan
dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat
baiklah, Karena Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Baqarah:
195)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
3. Sehat dan Kesehatan

2. Preventif
Firman Allah SWT:
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu
dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah
manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar,
keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang
diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan.
( QS. At-Tahrim : 6)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
Sehat dan Kesehatan
3. Kuratif

Firman Allah SWT:


Artinya: Dan apabila Aku sakit, dialah yang
menyembuhkan aku, (QS. Asy-Syuaraa : 80)
4. Rehabilitatif.
Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu
kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada
pada diri mereka sendiri. (QS. Ar-Radu: 11)

Pengertian
dan Komponen -Komponen
Paradigma Keperawatan Dalam Islam
4. Keperawatan.
Adalah :
suatu manifestasi dari ibadah yang berbentuk
pelayanan professional dan merupakan bagian
integral dari pelayanan kesehatan yang didasari
pada keimanan, keilmuan dan amal.

Prinsip-prinsip Islam
dalam Kesehatan

Dalam ilmu kesehatan islam pun mengajarkan


beberapa prinsip tentang kesehatan. Prinsip-prinsip
ini adalah sebagai berikut:
1.Agama Islam bertujuan memelihara agama,
jiwa, akal, kesehatan dan harta benda umat
manusia
2.Anggota badan dan jiwa manusia merupakan
milik Allah
3.Justice
4.Mengutamakan peluang hidup yang lebih
tinggi

Peran Keperawatan Islam


1. Mengintegrasikan

Nilai-nilai Keislaman dalam


Ilmu Keperawatan

Islam mengajarkan kita beberapa aspek nilai-nilai


yang dapat menjadikan manusia itu terlihat baik
disisi Allah SWT.
Oleh karena itu nilai-nilai keislaman perlu di
integrasikan terhadap ilmu keperawatan yang
berkembang pada saat ini.
Adanya pengintegrasian ini dimaksudkan akan
terciptanya seorang perawat yang bercirikan
agama Islam.

Peran Keperawatan Islam

2. Mengaplikasikan Nilai-nilai Keislaman dalam Ilmu

Keperawatan
Setelah adanya pengintegrasian maka perlu adanya
realisasi dari pada nilai-nilai tersebut untuk
diaplikasikan terhadap praktik keperawatan.
Misalnya ketika seorang perawat mendapati pasien yang
beragama islam, dan pasien tersebut memiliki penyakit
yang apabila terkena air maka penyakit tersebut
bertambah. Maka seorang perawat tersebut perlu untuk
mengajarkan bertayamum kepada pasien/klien agar
klien tidak bertambah sakitnya, namun tidak pula
meninggalkan ibadahnya.

Pelayanan kepada pasien dilaksanakan dengan penuh


perhatian dan menghormati nilai-nilai pribadi dan
kepercayaan pasien. Rumah sakit mempunyai proses
untuk berespon terhadap permintaan pasien dan
keluarganya untuk pelayanan rohaniwan atau
sejenisnya berkenaan dengan agama dan kepercayaan
pasien.

11/30/2014

Standar Hak Pasien dan Keluarga (HPK


1.1) Akreditasi KARS versi 2012 mempersyaratkan
bahwa:

11/30/2014

11/30/2014

11/30/2014

11/30/2014

Kesimpulan
Keperawatan dalam islam tidak hanya
menjalankan pekerjaannya sebagai profesi tetapi
sebagai bentuk syiar islam, yang mengintegrasikan
nilai-nilai keislaman serta mengaplikasikannya
dalam praktik keperawatan.
Oleh karena itu empat komponen dari paradigma
keperawatan dalam Islam perlu untuk lebih
dicermati sehingga terciptanya seorang perawat
professional yang Islami.