Anda di halaman 1dari 2

LO 2 Perkembangan Janin

Embrio akan berkembang sejak usia 3 minggu hasil konsepsi. Secara


klinik pada usia gestasi 4 minggu dengan USG akan tampak sebagai kantong
gestasi berdiametes 1 cm, tetapi embrio belum tampak. Pada minggu ke 6 dari
HPHT, embrio berukuran 5 mm, kantong gestasi berukuran 2-3 cm. Pada saat itu
akan tampak denyut jantung secara USG. Pada akhir minggu ke 8, embrio
berukuran 22-24 mm, dimana akan tampak kepala yang relatif besar dan tonjolan
jari.
Berikut secara singkat hal-hal yang utama dalam perkembangan organ dan
fisiologi janin:
Minggu ke 6 : Pembentukan hidung, dagu, palatum dan tonjolan paru. Jari-jari
telah berbentuk namun masih tergenggam. Jantung telah terbentuk penuh.
Minggu ke 7 : Mata tampak pada muka. Pembentukan alis dan lidah.
Minggu ke 8 : mirip bentuk manusia, mulai pembentukan genetalia eksterna.
Sirkulasi melalui tali pusat dimulai. Tulang mulai terbentuk.
Minggu ke 9 : Kepala meliputi separuh besar janin, terbentuk wajah janin,
kelopak mata terbentuk namun belum membuka sampai minggu ke 28.
Minggu 13-16 : Janin berukuran 15 cm. Ini merupakan awal dari trimester 2.
Kulit janin masih transparan, telah mulai tumbuh lanugo. Janin bergerak aktif,
yaitu menghisap dan menelan air ketuban. Telah terbentuk mekonium dalam usus.
Jantung berdenyut 120-150/menit.
Minggu 17-24 : Komponen mata telah terbentuk penuh, juga sidik jari. Seluruh
tubuh di liputi oleh verniks kaseosa (lemak). Janin mempunyai refleks.
Minggu 25-28 : Saat ini disebut permulaan trimester 3, di mana terdapat
perkembangan otak yang cepat. Sistem saraf mengendalikan gerakan dan fungsi
tubuh, mata sudah membuka. Kelangsungan hidup pada periode ini sangat sulit
bila lahir.

Minggu 29-32 : Bila bayi dilahirkan, ada kemungkinan untuk hidup (50-70%).
Tulang telah terbentuk sempurna dan suhu relatif stabil.
Minggu 33-36 : Berat janin 1500-2500 gram. Lanugo mulai berkurang, pada saat
minggu 35 paru telah matur. Janin akan dapat hidup tanpa kesulitan.
Minggu 38-40 : Sejak 38 minggu kehamilan disebut aterm, dimana janin akan
meliputi seluruh uterus. Air ketuban mulai berkurang, tetapi masih dalam batas
normal.