Anda di halaman 1dari 1

Pengaruh Pilokarpin

Cara kerja :
1. Catat 10 kerutan usus sebagai control
2. Tanpa menghentikan tromol teteskanlah 2 tetes larutan pilokarpin 0.5 % ke
dalam cairan perfusi. Beri tanda saat penetesan
3. Teruskan dengan pencatatan sehingga pilokarpin terlihat jelas.
4. Hentikan tromol dan cucilah sediaan usus untuk menghilangkan pengaruh
pilokarpin

Pembahasan :
Ach yang disuntikkan secara intravena biasanya tidak menyebabkan efek yang
sama persis di seluruh tubuh dengan perangsangan parasimpatis karena sebelum
mencapai seluruh organ efektor, Ach akan dirusak oleh kolinesterase yang ada
dalam darah dan cairan tubuh. Namun ada sejumlah obat lai yang tidak begitu
cepat dirusak dan dapat menimbulkan efek parasimpatis khusus. Obat ini bernama
parasimpatomimetik. 2 macam parasimpatomimetik yang sering dipakai adalah
pilokarpin dan metakolin. Obat ini langsung bekerja pada reseptor kolinergik
muskarinik
Pada usus halus terjadi gerakan propulsive-peristaltik yaitu gerakan mendorong.
Perangsangan pada usus halus dapat menyebabkan munculnya cincin kontraksi
dalam otot sirkular usus kemudian menjalar sepanjang tabung. Rangsangan yang
dapat menimbulkan peristaltic antara lain sinyal saraf ekstrinsik terutama
parasimpatis yang merangsang usus.
Dari penjelasan di atas tampaklah hubungan antara pilokarpin dengan peningkatan
peristaltic usus. Pilokarpin meningkatkan / memunculkan adanya efek rangsang
parasimpatis dgn sifatny sebagai obat parasimpatomimetik dan kemudian usus
memunculkan gerakan peristaltic yang meningkat seiring dgn perangsangan
parasimpatis tersebut.
Kesimpulan : efek rangsangan parasimpatis dapat meningkatkan propulsiveperistaltik usus.
Sumber :
Fisiologi Kedokteran Guyton. 1997. Jakarta : EGC
medlinux.blogspot.com/2008/12/akut-abdomen.html