Anda di halaman 1dari 7

BAB I

DESAIN DAN UKURAN KOMPONEN OTOMATISASI RUANG


RAPAT
MIKROKONTROLER AT89s51

A. Rancangan Kontrol Otomatisasi Ruang Rapat

Gambar 1.1 Rangkaian Alat

B. Daftar Komponen

NO
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nama Komponen
Mikrokontroler
Catu Daya
Sensor PIR
Limit Switch
Transistor
Resistor

Spesifikasi
ATMega8535
5 VDC
hc-sr501
BD139
1K

Jumlah
1
1
1
1
2
2

7.
8.
9.

Dioda
LED
Fan

220 ohm
1N4001
12 VDC

5
1
5
1

BAB II
DIAGRAM ALIR DAN PROGRAM KONTROL
OTOMATISASI RUANGAN MIKROKONTROLLER
ATMega8535
A. Diagram Alir Otomatisasi Ruangan Mikrokontroller ATMega8535

Gambar 2.1 Diagram Alir Otomatisasi Ruangan Mikrokontroller


ATMega8535

Penjelasan Diagram:

1. Power

Suplay

digunakan

ini

menuju Sensor PIR

untuk

dan Limit Switch.


3. Limit Switch akan

menghidupkan
memerintahkan lampu
mikrokontroller
untuk menyala saat
ATMega8535.
2. Setelah
program

limit switch di tekan.


PIR akan

4. Sensor

diproses

dalam
memerintahkan

fan

untuk

saat

mikrokontroller maka
bekerja

data hasil pemrosesan


sensor
akan

PIR

dikeluarkan
mendeteksi

adanya

manusia.

B. Program Kontrol

#include <mega8535.h> // header untuk mikrokontroller ATMega8535


#include <delay.h>

// header untuk memanggil program delay

void main(void)

// deklarasi program

// Awalan Program

DDRC=DDRD=0xff;

// DDRC dan DDRD sebagai inputan

PORTA=PORTB=0xff;

// PORTA dan PORTB sebagai inputan

DDRA=DDRB=0x00;

// DDRA dan DDRB sebagai outputan

while(1)

//Pengulangan Program

// Awalan Program

atas:
if(PINA.0==0)

// saklar (Limit Switch) ON

// Awalan Program
PORTC=0xff;

// Output Lampu

while(1)

// Pengulangan Program

// Awalan Program

if(PINB.0==0)

// Saklar (Sensor PIR) ON

// Awalan Program

goto bawah1;
}
}

// Penutup program
// Penutup Program

bawah1:
while(1)

// Pengulangan Program

// Awalan Program

PORTC=PORTD=0xff; // Outputan lampu dan Fan (ON)


if (PINA.0==0)

// saklar (limit switch) ON ke 2

while(1)

// Pengulangan Program

// Awalan Program

goto bawah2;
}

// Penutup Program

// Penutup Program

bawah2:
while(1)

// Pengulangan Program

// Awalan Program

PORTD=0x00;

// Output Fan (OFF)

if (PINA.0==1)

// Saklar (limit switch) Off

// Awalan Program

goto bawah3;

// Penutup Program

// Penutup Program

bawah3:
while(1)

// Pengulangan Program

// Awalan Program

PORTC=PORTD=0x00;

// Output lampu dan fan (Off)

delay_ms(100);

// tunda waktu 1 menit

goto atas;

// Kembali ke atas

}}}}

// Penutup Program

BAB III
LANGKAH KERJA
A. Langkah Kerja Pembuatan Otomatisasi Ruang Rapat dengan
Sensor PIR berbasis Mikrokontroller ATMega8535
1. Persiapkan alat dan bahan
pembuatan

aplikasi

Otomatisasi

designer.

Gunakan spidol permanen

Ruang rapat dengan sensor

marker

PIR

menggambar. Dan larutkan

berbasis

mikrokontroller
ATMega8535

terlebih

terlebih

dahulu.

Akan

sangat

membantu

juka

menggunakan

untuk

pada asam klorida.


3. Rancanglah
Rangkaian
Mikrokontroler

dahulu.
2. Desain PCB Mikrokntroler

B.

PCB

ATMega8535 seperti pada


gambar 1.1.

program

Langkah Kerja Penggunaan Otomatisasi Ruang Rapat dengan


Sensor PIR berbasis Mikrokontroller ATMega8535

1. Hubungkan

3. Download

mikrokontroler

dengan

desktop computer.
2. Ketik Program Kontrol
diatas

dengan

menggunakan

aplikasi

data

kedalam

mikrokontroler

dengan

menggunakan

aplikasi ProgISP.
4. Otomatisasi Ruang Rapat
dengan

CodeVision AVR untuk


merubah

program

Sensor

PIR

berbasis ATMega8535.

asembli

kedalam data heksa.

BAB IV
ANALISA DAN KESIMPULAN
A. Analisa Percobaan

1. Tegangan dari sumber 220 V

LED dan 1 fan yang berada

masuk kedalam catu daya dan

dalam ruang rapat


3. Masukan untuk LED

menghasilkan tegangan 5 VDC


untuk

saklar

mensuplly

Limit

Switch.

dari
Dan

masukan untuk fan di dapat

Mikrokontroler ATMega8535.
2. Nilai yang didapat dalam

dari

Mikrokontroler diwakili oleh 5

sensor

PIR

yang

mendeteksi adanya manusia.

B. Kesimpulan
Dari hasil percobaan yang

akan menyala 2. Dan Jika

telah dirancang dan dibuat

sensor PIR mendeteksi adanya

maka hasil yang diperoleh :

manusia maka fan akan on 3.

1. Output

keluaran

yang

Lampu dan fan akan off jika

disahasilkan oleh input sensor

sensor

sesuai

mendeteksi adanya manusia

dengan

hasil

yang

sudah

diharapkan, yaitu : 1. Jika limit

dan

switch di tekan maka LED

keadaan tertutup.

pintu

tidak

ruangan

lagi
dalam

2. Komponen

yang

digunakan

Mikrokontroler

sesuai dan tepat sesuai ukuran

http://www.mikron123.com.

yang dibutuhkan.
3. Alat tersebut bisa digunakan

Winoto, A., (2008), Mikrokontroler


AVR

dalam skala yang lebih luas.

ATmega8/32/16/8535

dan Pemrogramannya dengan


Bahasa C pada WinAVR,

Referensi

Bandung: Informatika.
Artanto

(2009),

Mikrokontroler

adalah sebuah alat pengendali


(kontroler) berukuran mikro.
Jakarta: Artanto.
Budiharto, W., (2004), Interfacing
Komputer dan Mikrokontroler,
Jakarta:

PT

Elex

Media

Putra.,

(2012),

Komputindo.
Dr. Agfianto E.

Mikrokontroler

DSP

&

Embedded
Electronics(Lecturer,
Consultant,

Author)

http://agfi.staff.ugm.ac.id).
Iswanto,

(2008),

Design

Implementasi
Embedded

dan
Sistem

Mikrokontroler

ATMega8535 dengan Bahasa


Basic, Bandung: Informatika.
Marry,

(2010),

Jenis-Jenis

Mikrokontroler,
http://m4rry.blogspot.com.
Next

System.,

(2011),

Pelatihan

Mikrokontroler dan Robotik,


http://edukasi.nextsys.web.id
.
Prasimax Mikron., (2001), Kontrol
Peralatan

Listrik

dgn
7