Anda di halaman 1dari 5

Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah.

Penyakit ini adalah infeksi


akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan ole
h bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyeb
ab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pn
eumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia
dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, de
mikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, mis
alnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering serin
g dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspek
nya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunode
ficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sa
ngat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aeroso
l dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau
alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang men
galami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengid
ap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri
yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan
suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Pen
yakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar
pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setel
ah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positi
f-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri
Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering m
enyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya di
sebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia ya
ng relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang be
rdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang me
ngidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia y
ang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu
yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pend
ingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legio
nella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akiba
t tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang
teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organi
sme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran
napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroor
ganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara pr
imer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterial
is adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumon
ia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemoliti
kus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aerugino
sa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikop
lasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suat
u mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan
virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) seri
ng mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumo
cystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang,
misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat
mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung kare
na muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi indiv
idu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneum
onia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomi
a adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut ja
ringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakter
i, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab terse
ring pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia
yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Ste
rptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian j
uga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya in
fluenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijump

ai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, ber
ada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency
syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jar
ang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari
air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pel
embab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami a
spirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneum
onia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang bi
asanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu re
aksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit in
i adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumoni
a desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infek
si virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram.
Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylo
coccus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabk
an pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan
oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relat
ive sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarka
n beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap a
cquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada
orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang te
rpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ru
angan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. I
ndividu yang mengalami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tengge
lam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspi
rasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, den
gan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas b
agian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme.
Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer ata
u sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adala
h bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia srept
okokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup
A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneu
nomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, s
uatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroo
rganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus.
Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering menga
lami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis c
arinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalny
a dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap
pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung karena munta
h atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu ters
ebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bu
kan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah
infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan p
aru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang
timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pne
umonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang men
yebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococc
us beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseu
domonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza.
Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, dise
babkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada dian
tara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrom
e, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terj
adi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang
lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab ya
ng kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi
isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia asp
irasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya m

enyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi per


adangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah
infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia deseba
bkan oleh bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus
. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptoc
occus pneumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus p
neumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneum
onia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh vi
rus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative seri
ng sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan bebera
pa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired
immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang n
ormal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan k
e aerosol dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (A
C) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu
yang mengalami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapa
t mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu
sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan menc
etuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian ba
wah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagia
n besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer atau sekund
er setelah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adalah bakter
i positif-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus.
Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga
sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia la
innya disebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pne
nomia yang relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme
yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus. Individu
yang mengidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pne
umonia yang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii.
Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalnya dari u
nit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumon
ia legionella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung karena muntah atau a
ir akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, ba
han yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikr
o-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi
saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh
mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul s
ecara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia b
akterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan
pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus betahemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas
aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunom
ia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, disebabkan o
leh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bak
teri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AID
S ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terjadi yait
u pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama te
rgenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor
, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi isi lamb
ung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Ba
gi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabk
an pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.
Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi
akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan ole
h bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyeb
ab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pn
eumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia
dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, de
mikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, mis

alnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering serin
g dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspek
nya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunode
ficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sa
ngat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aeroso
l dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau
alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang men
galami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengid
ap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri
yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan
suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Pen
yakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar
pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setel
ah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positi
f-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri
Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering m
enyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya di
sebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia ya
ng relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang be
rdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang me
ngidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia y
ang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu
yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pend
ingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legio
nella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akiba
t tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang
teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organi
sme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran
napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroor
ganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara pr
imer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterial
is adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumon
ia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemoliti
kus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aerugino
sa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikop
lasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suat
u mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan
virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) seri
ng mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumo
cystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang,
misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat
mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung kare
na muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi indiv
idu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneum
onia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomi
a adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut ja
ringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakter
i, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab terse
ring pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia
yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Ste
rptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian j
uga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya in
fluenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijump
ai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, ber
ada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency
syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jar
ang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari
air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pel
embab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami a
spirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneum

onia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang bi
asanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu re
aksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit in
i adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumoni
a desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer atau sekunder setelah infek
si virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adalah bakteri positif-gram.
Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylo
coccus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabk
an pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan
oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relat
ive sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarka
n beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus. Individu yang mengidap a
cquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada
orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang te
rpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ru
angan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. I
ndividu yang mengalami aspirasi isi lambung karena muntah atau air akibat tengge
lam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspi
rasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, den
gan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah infeksi saluran napas b
agian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan paru oleh mikroorganisme.
Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang timbul secara primer ata
u sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pneumonia bakterialis adala
h bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia srept
okokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococcus beta-hemolitikus grup
A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseudomonas aeruginosa. Pneu
nomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza. Pneunomia mikoplasma, s
uatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, disebabkan oleh suatu mikroo
rganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada diantara bakteri dan virus.
Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrome, ( AIDS ) sering menga
lami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terjadi yaitu pneumocystis c
arinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang lama tergenang, misalny
a dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab yang kotor, dapat mengidap
pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi isi lambung karena munta
h atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia aspirasi.Bagi individu ters
ebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya menyebabkan pneumonia, bu
kan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi peradangan.Pneunomia adalah
infeksi saluran napas bagian bawah. Penyakit ini adalah infeksi akut jaringan p
aru oleh mikroorganisme. Sebagian besar pneumonia desebabkan oleh bakteri, yang
timbul secara primer atau sekunder setelah infeksi virus. Penyebab tersering pne
umonia bakterialis adalah bakteri positif-gram. Streptococcus pneumonia yang men
yebabkan pneumonia sreptokokus. Bakteri Staphylococcus pneumonia dan Sterptococc
us beta-hemolitikus grup A juga sering menyebabkan pneumonia, demikian juga pseu
domonas aeruginosa. Pneunomia lainnya disebabkan oleh virus, misalnya influenza.
Pneunomia mikoplasma, suatu pnenomia yang relative sering sering dijumpai, dise
babkan oleh suatu mikroorganisme yang berdasarkan beberapa aspeknya, berada dian
tara bakteri dan virus. Individu yang mengidap acquired immunodeficiency syndrom
e, ( AIDS ) sering mengalami pneumonia yang pada orang normal sangat jarang terj
adi yaitu pneumocystis carinii. Individu yang terpajan ke aerosol dari air yang
lama tergenang, misalnya dari unit pendingin ruangan (AC) atau alat pelembab ya
ng kotor, dapat mengidap pneumonia legionella. Individu yang mengalami aspirasi
isi lambung karena muntah atau air akibat tenggelam dapat mengidap pneumonia asp
irasi.Bagi individu tersebut, bahan yang teraspirasi itu sendiri yang biasanya m
enyebabkan pneumonia, bukan mikro-organisme, dengan mencetuskan suatu reaksi per
adangan.