P. 1
Spesifikasi Bensin 88 di Indonesia

Spesifikasi Bensin 88 di Indonesia

|Views: 919|Likes:
Dipublikasikan oleh Laisya
Dokumen ini adalah Spesifikasi Bahan Bakar Bensin RON 88 di Indonesia berdasarkan SK Dirjen Migas Nomor : 3674 K/24/DJM/2006 Tanggal : 17 Maret 2006 (dapat juga didownload dari web-nya Ditjen Migas : www.migas.esdm.go.id)
Dokumen ini adalah Spesifikasi Bahan Bakar Bensin RON 88 di Indonesia berdasarkan SK Dirjen Migas Nomor : 3674 K/24/DJM/2006 Tanggal : 17 Maret 2006 (dapat juga didownload dari web-nya Ditjen Migas : www.migas.esdm.go.id)

More info:

Published by: Laisya on Jan 07, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

LAMPIRAN I

: Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor : 3674 K/24/DJM/2006 Tanggal : 17 Maret 2006

SPESIFIKASI BAHAN BAKAR MINYAK JENIS BENSIN 88
Batasan No
1

Karakteristik
Bilangan Oktana - Angka Oktana Riset - (RON) - Angka Oktana Motor - (MON)

Satuan

Tanpa Timbal Min. Maks.
0,05
1)

Bertimbal Min.
88.0 dilaporkan 360 88 715 kelas I Negatif Merah 0.13 Dapat Dipasarkan 0.002 0,05 0.3 74 125 180 205 2.0 2,7 2) 5 62 780
1)

Metode Uji ASTM
D 2699 - 86 D 2700 - 86 D 525 - 99 D 2622 - 98 D 3237 - 97 D 86 - 99a

Maks.
-

Lain

RON menit % m/m g/l °C °C °C °C % vol % m/m mg/100 ml kPa

88.0 dilaporkan 360 88 715 kelas I Negatif Merah

2 3 4 5

Stabilitas Oksidasi (Periode Induksi) Kandungan Sulfur Kandungan Timbal (Pb) Distilasi : 10% vol. penguapan 50% vol. penguapan 90% vol. penguapan Titik didih akhir Residu

0.013 74 125 180 215 2.0 2,7 5 62 780
2)

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Kandungan Oksigen Washed gum Tekanan Uap Berat Jenis (pada suhu 15 C) Korosi bilah tembaga Uji Doctor Sulfur Mercaptan Penampilan visual Warna Kandungan pewarna Bau
o

D 4815 - 94a D 381 - 99 D 5191-99 atau D 323 D 4052-96 atau D 1298 D 130 - 94 IP 30 D 3227

kg/m3 merit % massa

0.002

Jernih dan terang g/100 l 0.13 Dapat Dipasarkan

Jernih dan terang

CATATAN UMUM : 1. Aditif harus kompatibel dengan minyak mesin (tidak menambah kekotoran mesin/kerak) Aditif yang mengandung komponen pembentuk abu ( ash forming ) tidak diperbolehkan. 2. Pemeliharaan secara baik untuk mengurangi kontaminasi (debu, air, bahan bakar lain, dll.) CATATAN KAKI : CATATAN 1 : Batasan 0.05% m/m setara dengan 500 ppm. CATATAN 2 : Bila digunakan oksigenat, jenis ether lebih disukai. Penggunaan etanol diperbolehkan sampai dengan maksimum 10% volum (sesuai ASTM D 4086 dan pH 7-9). Alkohol berkarbon lebih tinggi (C>2) dibatasi maksimal 0.1% volum. Penggunaan metanol tidak diperbolehkan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->