Anda di halaman 1dari 3

DZIKIR SEPULUH

inilah Hadiah dari Al-Habib Ali bin Hasan Al-Atthos untuk para kaum muslimin khususon
para muhibbin.Satu Hadiah yang bermanfaat untuk dirimu dunia dan akhirat. Maka
ambillah dia dengan kepercayaan dan keyaqinanmu yang besar. Sesungguhnya dia
adalah jaminan asuransi sesungguhnya saat kau merasakan kepayahan dalam
hidupmu. Dzikir ini akan membukakan semua kemudahan dan keluasan yang kau
inginkan, memelihara dan menumbuh kembangkan kebaikan yang kau punya, melipat
gandakan keberuntunganmu, menjauhkan darimu sesuatu yang menyulitkan dan yang
akan menjerumuskan dirimu, dzikir ini akan menjadi pengawalmu saat kau sendirian
dalam kegelapan, dzikir ini terdapat didalamnya Ismullahil Adhom. Inilah hadiah yang
Agung itu
.
1. Bismillahir rahmaanir rahiim.100x
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang 100 x
.
2. Alhamdulillahi robbil alamiin.100x
Segala Puji Bagi Allah, Tuhan semesta Alam 100 x
.
3. Laa ilaha ilallah Muhammadur rasulullah.100x
Tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah Utusan-NYA. 100 x
.
4. Allahumma sholli alaa Muhammadin wa alaa ali Muhammadin.100x
Ya Allah, limpahkanlah shalawat / kesejahteraan kepada Junjungan kami Nabi
Muhammad SAW dan kepada keluarga Beliau. 100 x

5. Subhanallah wabihamdihi subhanallahil adhiim.100x
Maha suci Allah dan segala puji bagi-NYA. Maha suci Allah Yang Maha Agung. 100 x

6. Astaghfirullahal adhiim wa as-aluhut taubah.100x
Aku memohon ampunan dari Allah Yang Maha Agung dan memohon Taubat ( atas
segala dosa ) pada-NYA. 100 x

7. Allahumma inni as-aluka filal khoiroti wa tarkil munkarooti wa hubbul masaakiina wa


an taghfirlii wa tarhamnii.100x
Ya Allah, aku memohon pada-MU dapat mengerjakan kebaikan-kebaikan dan
meninggalkan kemungkaran-kemungkaran dan mencintai orang-orang miskin agar
Engkau mengampuni dan menyayangiku.

8. Suratul Ikhlas.100x
( Membaca surat Al-Ikhlas. 100 x )

9. Hasbunallahu wa niamal wakiil.100x
Cukuplah Allah bagi kami sebaik-baik Pelindung.100 x

10. Allahumma sholli alaa Muhammadin nabiyyil ummi wa alaa ali Muhammadin wa
sallim.3x
Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi yang Ummi
dan berilah keselamatan atas keluarga beliau.3 x
Dikatakan oleh beliau Al-Habib Ali bin Hasan Al-Attas ( Shohib Masyhad Bahrain )
dalam Kitabnya Al-Qirthas, Syarah Ratib Al-Attas bahwasanya kesepuluh zikir ini
adalah amalan tetap beliau. Dan dengannyalah beliau memperoleh apa yang
didambakannya. Dan dijadikannya amalan ini sebagai suatu Hadiah dari beliau untuk
mereka yang mau mengamalkannya suatu Ijazah dan izin bagi siapa saja yang
berminat terhadapnya (Amalan ini). Siapa saja diantara mereka baik saudara dan
pengikut yang mencintai beliau ataupun mereka yang membenci dan memusuhinya.
Ketahuilah bahwa sepuluh zikir ini adalah termasuk dari zikir-zikirnya para Al-Ubbad
dan Az-Zuhhad, didalamnya terdapat fadhilah dan faedah yang besar sekali serta
memiliki keistimewaan tersendiri. Bagi mereka yang telah memeliharanya menurut tertib
membacanya yaitu setiap hari setelah sholat shubuh dan sholat maghrib jumlah mereka
telah banyak sekali. Dan kesemua mereka itu adalah Ahlil-Fadhel dan As-Sholihin,
yang telah mengetahui rahasia tentang kelebihannya. Mereka telah menggunakannya
dengan niat untuk meminta keluasan rezeki, melepaskan kesulitan, melindungi diri dari
musuh, menghindarkan bahaya, menangkal sihir dan gangguan jin serta mengobatinya,
menundukkan semua makhluk, minta pemeliharaan dalam arti menyeluruh sekali
rangkap yaitu untuk diri sendiri juga untuk semua keluarga agar turut tersertakan dari
segala gangguan yang dhohir maupun bathin, termasuk harta benda mereka, beserta

keamanan keadaan lingkungan dimana mereka berada agar semuanya senantiasa


dalam keadaan keamanan, kebahagiaan, kemakmuran, kedamaian, dalam arti seluasluasnya dan jangkauan yang sejauh-jauhnya.
Dan ternyata kesemua itu terbukti dan demikianlah yang mereka dapatkan diantara
hasilnya di dunia ini. Dan itu semua masih sangat sedikit karena faedah tersebut
hanyalah untuk didunia namun faedahnya untuk akherat hanya Allah sajalah yang
mengetahuinya dengan sebenarnya dan yang dapat menghitungnya.
( Al-Qirthas, Syarah Ratib Al-Attas. )