Anda di halaman 1dari 5

Hari /

No Diagnosa

Catatan Perkembangan Klien

tgl/ Jam
Kamis,

Keperawatan
1

S: pasien mengatakan BB turun, awal masuk 55 Kg

14 april

tetapi masih terlihat bengkak.


O: BB : 50,5 Kg
A: Masalah kelebihan volume cairan belum teratasi.
P: Pertahankan intervensi:
1. Bersihkan dan beri lotion untuk mencegah kerusakan

2011

2.
3.
4.
5.
6.

kulit
Bersihkan kelopak mata yang mengalami edema
Batasi cairan sesuai indikasi
Pantau kulit terhadap tanda luka akibat tekanan
Ubah posisi setiap 2 jam
Dengan perlahan cuci lipatan kulit dan keringkan

dengan hati hati.


7. Kolaborasi pemberian diuretik
8. Kolaborasi pemberian kortikosteroid
S: pasien mengatakan masih sakit pada pinggang bawah.
O: pasien terlihat berbaring ketika merasa nyeri
Pasien terlihat tersenyum ketika tidak merasa nyeri
A: masalah keperawatan nyeri akut belum teratasi.
P: Pertahankan Intervensi
1. Pertahankan tirah baring selama serangan akut
2. beri tindakan yang nyaman.
Massase punggung
Kompres air hangat
3. Kolaborasi pemberian analgetik
S: pasien mengatakan akan istirahat dan miring kiri
kanan.
O: pasien terlihat berbaring miring kiri dan kanan.
A: Masalah keperawatan intoleransi aktivitas belum

teratasi
P: pertahankan intervensi
1. Pertahankan tirah baring ketika terjadi edema hebat
2. Rencanakan aktivitas minimal untuk pasien
3. Instruksikan istirahat bila lelah
4. Bantu ADL
S: Pasien menanyakan kapan bisa sembuh
O: pasien dan keluarga memperhatikan dan terlihat
bingung.
A: Masalah kurang pengetahuan belum teratasi
P: pertahankan intervensi :

Paraf

1. Beri penkes tentang penyakitnya


Pengertian
Penyebab
Manifestasi klinis
Menejemen terapetik dan penanganan.
2. Beri kesempatan untuk bertanya
3. Evaluasi pemahaman klien dan keluarga
4. Beri reinforcment positif pada pasien dan keluarga.
S: pasien mengatakan setuju untuk dilakukan tindakan
keperawatan esok hari (perawatan kulit, pengambilan
spesimen darah vena dan penkes tentang Sindrom
nefrotik)
O: ada timbal balik positif dari pasien dan keliarga
A: masalah keperawatan belum teratasi.
P: pertahankan intervensi :
1. Bina hubungan saling percaya
2. Buat kontrak yang jelas untuk melakukan tindakan
keperawatan.
3. Beri kesempatan pada klien mengungkapkan
perasaannya.
4. Sediakan waktu untuk mendengarkan klien.
5. Katakan kepada klien bahwa ia adalah seseorang
yang berharga dan bertanggung jawab serta mampu
menolong dirinya sendiri.
6. Beri pendidikan kesehatan pada keluarga tentang
cara merawat klien.

Jumat,

15 April
2011
Jam

7. Motivasi keluarga memberi dukungan selama klien


dirawat.
S:
O: BB 50 Kg
A: masalah keperawatan kelebihan volume cairan belum
teratasi
P: Pertahankan intervensi
1. Batasi cairan sesuai indikasi
2. Pantau kulit terhadap tanda luka akibat tekanan
3. Ubah posisi setiap 2 jam
4. Kolaborasi pemberian diuretik
5. Kolaborasi pemberian kortikosteroid

14.00

S: pasien mengatakan nyeri berkurang saat pinggang


kanan dikompres buli buli hangat.

O: Pasien terlihat menahan sakit dan berangsur angsur


tenang.
A: masalah nyeri akut belum teratasi
P: pertahankan intervensi
1. Pertahankan tirah baring selama serangan akut
2. beri tindakan yang nyaman.

Massase punggung

Kompres air hangat


3.Kolaborasi pemberian analgetik
3
S: pasien mengatakan akan tidur
O: pasien terlihat tidur selama 2 jam.
A: Masalah keperawatan intoleransi aktivitas belum
teratasi
P: pertahankan intervensi
1. Pertahankan tirah baring ketika terjadi edema
hebat
2. Rencanakan aktivitas minimal untuk pasien
3. Instruksikan istirahat bila lelah
4. Bantu ADL
4
S: pasien dan keluarga mengatakan memahami materi
yang diajarkan
O: pasien dan keluarga terlihat serius memperhatikan

penkes.
A: masalah keperawatan kurang pengetahuan teratasi.
P: masalah kurang pengetahuan teratasi, lanjutkan
intervensi untuk masalah keperawatan yang lain.
S: pasien mengatakan senang dirawat oleh perawat.
O: komunikasi dan keakraban telah terjalin, pasien
mulai percaya pada perawat.
A: masalah keperawatan harga diri rendah teratasi
P: masalah harga diri pendah teratasi, lanjutkan
intervensi untuk masalah keperawatan yang lain.
Muncul masalah keperawatan baru,
Do:
RR: 40X per menit ,
nadi 100Xper menit,
pasien terlihat cemas
Ds:

mengeluh sesak.
Pasien mengeluh lemas
Pasien mengatakan susah bernafas
Masalah keperawatan :
Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan edema
paru
Tujuan

: Pola nafas efektif atau adekuat

Kriteria hasil : Frekuensi dan kedalaman nafas dalam


batas normal
Intervensi

(1). Kaji pola pernafasan


(2). Observasi tanda-tanda vital
(3). Berikan posisi semifowler / foller tinggi
(4). Berikan obat diuretik sesuai program
(5). Kolaborasi pemberian O2
Sabtu,16

APRIL
2011

S: pasien mengatakan bengkak berkurang


O: BB 50 Kg, sudah tak terlihat pitting odem dikaki.
A: masalah keperawatan kelebihan volume cairan belum
teratasi
P: Pertahankan intervensi
1. Batasi cairan sesuai indikasi
2. Pantau kulit terhadap tanda luka akibat
tekanan
3. Ubah posisi setiap 2 jam
4. Kolaborasi pemberian diuretik
5. Kolaborasi pemberian kortikosteroid

2
S: pasien mengatakan nyeri berkurang, kadang masih
terasa nyeri tapi sudah jarang.
O: Pasien terlihat relaks sedang tidak merasa sakit
A: masalah nyeri akut setengah teratasi
P: pertahankan intervensi
1. Pertahankan tirah baring selama serangan akut
2. beri tindakan yang nyaman.

Massase punggung

Kompres air hangat


3.Kolaborasi pemberian analgetik
3

S: pasien mengatakan akan tidur


O: pasien terlihat duduk dan berbicara dengan keluarga.
A: Masalah keperawatan intoleransi aktivitas setengah

belum teratasi
P: pertahankan intervensi
1. Rencanakan aktivitas minimal untuk pasien
2. Instruksikan istirahat bila lelah
S:pasien mengatakan sudah tidak sesak
O: pasien terlihat tenang dan tidak terlihat menggunakan
otot bantu pernafasan. Kanul O2 dilepas.
A: masalah keperawatan gangguan pola nafas teratasi.
P: lanjutkan intervensi untuk masalah keperawatan yang
lain.