Anda di halaman 1dari 19

PIK-FKIK UNJA

2014
Oleh : Ns.Andika Sulistiawan,S.Kep.,CWCCA

KARSINOMA SEL BASAL

DEFENISI
Karsinoma sel basal ( BCC ) atau basalioma
adalah neoplasma maligna yang berasal dari sel
basal epidermis ataupun sel folikel rambut
sehingga dapat timbul pada kulit yang berambut
(Manuaba, 2010 ).
Karsinoma sel basal merupakan suatu tumor ganas
kulit yang berasal dari pertumbuhan neoplastik sel
basal epidermis dan apendiks kulit
Penyakit neoplasma kulit yang berdifat destruksi
dari pada invasif

ANATOMI KULIT

STADIUM KLINIS
MENURUT STADIUM CLARKE I-V, KRITERIA
BERDASARKAN KETEBALAN TUMOR :
Stadium Clarke

Ketahanan 5

Ketebalan tumor

tahun ( % )

( mm )

I ( Epidermis )

100

< 0,76

II ( dermis papiler )

90-10

0,76 1,49

III ( dermis

80 90

1,50 2,49

IV ( dermis retikuler ) 60 70

2,50 3,99

15 30

4,00 7,99

papiler/retikuler )

V ( lemak subkutan )

ANATOMI BASAL CELL

ETIOLOGI
Overexposure : UV Dan radiasi
Merokok
Predisposisi genetik (Melanocytic Nevi Syndrome)
Paparan arsenik : Arsenik logam beracun
Warisan sindrom, mis : Nevoid karsinoma sel basal

KLASIFIKASI
Nodular BCC : Pink dan pearly
Superficial BCC : ekstremitas atau daerah yang
terkena eksposur sinar matahari
Sclerosing or Morphea Form BCC : jarang dijumpai,
dan berbentuk nodul, Spt Jaringan Parut.
Pigmented BCC : varian Nodular BCC
Cystic BCC
Fibroepithelioma of Pinkus (PEP)

PATOFISIOLOGI
Basalioma berasal dari sel epidermis
sepanjang lamina basalis. Kanker sel basal
terjadi pada daerah terbuka yang biasanya
terpapar sinar matahari, seperti wajah,
kepala, dan leher Pasien dengan kanker sel
basal tunggal lebih mudah mendapat kanker
kulit.
Spektrum sinar matahari yang bersifat
karsinogen adalah sinar yang panjang
gelombangnya, bekisar antara 280 samapi
320 mm.Spektrum inilah yang membakar dan
membuat kulit menjadi cacat.

MANIFESTASI KLINIS
Bagian tubuh yang terserang kanker sel basal
biasanya wajah, leher dan kulit kepala
Benjolan yang agak berkilat,
Kemerahan dengan pinggir meninggi yang
berwarna agak kehitaman,
Kelainan seperti jaringan parut dan lecet/luka yang
tidak sembuh-sembuh.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Foto polos ( X-ray ) terutama pada lesi BCC yang
besar dan luas untuk melihat adanya inflitrasi sel
tumor pada tulang di bawahnya.
CT Scan untuk melihat luas destruksi tulang,
operabilitas dan perencanaan pembedahan.
Biopsi, dilakukan dengan cara mengambil sample
jaringan kulit yang
dicurigai sebagai kanker.

PENATALAKSANAAN
Bedah eksisi
Kemoterapi
5-fluorouracil, agen kemoterapi. pengobatan topikal
dengan krim Imiquimod 5%
Imunoterapi
Radiasi
Terapi Photodynamic
aplikasi photosensitizers ke daerah sasaran
Cryosurgery
Cryosurgery dengan probe temperatur dan instrumen
cryotherapy
Electrodessication dan kuret
pisau bulat, atau kuret, untuk mengikis

ASUHAN KEPERAWATAN
1.

Pengkajian
1). Identitas
2). Riwayat penyakit dahulu
Berupa penyakit dahulu yang pernah
diderita yang berhubungan dengan
keluhan sekarang.
3). Riwayat penyakit sekarang
Meliputi alasan masuk rumah sakit, kaji
keluhan klien, kapan mulai tanda dan
gejala. Faktor yang mempengaruhi,
apakah ada upaya-upaya yang
dilakukan.

4). Riwayat kesehatan keluarga


Terdapat anggota keluarga yang menderita
penyakit basalioma atau kanker
5). Pola fungsi
a. pola persepsi kesehatan penanganan
kesehatan
b. Pola nutrisi metabolik
c. pola eliminasi
d. pola aktifitas
e. pola istirahat tidur
f. pola kognitif perseptual
g. pola konsep diri
h. pola peran / hubungan
i. seksualitas / reproduksi
j. koping / toleransi stress
k. nilai / kepercayaan

PEMERIKSAAN FISIK
Kepala
Rambut bersih atau kotor, warna rambut, ada lesi atau
tidak
Mata dan telinga
Konjungtiva anemis atau tidak, pupil isokor anisokor,
lubang telinga kotor atau tidak
Hidung
Lubang hidung sama besar atau tidak, sekitar hidung
kotor atau bersih, ada polip atau tidak.
Mulut
Sianosis atau tidak, sekitar mulut kotor atau bersih.

Kulit
Inspeksi : ada perubahan warna atau tidak, ada lesi,
warna lesi, luas lesi, banyak area yang terkena
Palpasi
: kering atau lembab, halus atau kasar, nyeri
atau tidak saat ditekan, teraba hangat atau dingin, acral
dingin atau panas.
Dada/jantung/paru
Paru-paru :
Inspeksi
: Bagaimana kembang kempis dada,
simetris atau tidak
Palpasi
: Bagaimana sterfimitus kanan kiri sama
atau tidak
Perkusi
: Pekak seluruh lapang paru atau tidak
Auskultasi : Suara abnormal paru

Perut
Inspeksi
: Tidak asites
Auskultasi
: Terdengar bising usus
Palpasi
: Ada nyeri atau tidak
Perkusi
: kembung atau tidak
Genitalia
Apakah terpasang kateter atau tidak, bersih atau tidak.
Extremitas
Atas : oedem atau tidak, terpasang infus atau
tidak
Bawah : oedem atau tidak

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.

2.

3.

4.

5.

Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan inflamasi


antara dermal-epidermal sekunder akibat kanker pada
kulit.
Gangguan citra tubuh berhubungan dengan kecacatan
karena penyakit atau penanganan kanker kulit seperti
reseksi pembedahan, agen kemoterapi topikal, dan/atau
terapi radiasi.
Koping individu tak efektif berhubungan dengan
perubahan dalam integritas tubuh sekunder akibat
kerusakan bentuk tubuh sekunder karena kanker kulit.
Ansietas berhubungan dengan konsekuensi kanker yang
menimbulkan kecacatan dan kematian.
Kurang pengetahuan berhubungan dengan penanganan
kanker kulit seperti pembedahan, radioterapi, dan
kemoterapi topikal.

Terimakasih