Anda di halaman 1dari 6

I.

Alat dan Bahan


a. Bahan
-

Atropine

Pilokarpin

Luminal

NaCl Fisiologis

Kertas saring

Pewarna

b. Alat
-

Alat suntik 1 ml

Sonde oral

Bejana pengamatan

c. Hewan
-

II.

Mencit 4 ekor

Prosedur kerja
1. Semua mencit disuntik dengan luminal secara intra peritoneal
2. Setelah muncul gejala sedasi mencit diberi perlakuan

Mencit 1 : diberi pilokarpin

Mencit 2 : diberi pilokarpin setelah muncul gejala yaitu banyaknya saliva


diberi atroin

Mencit 3 : diberi pilokarpin atropine kemudian diberikan piloarpin

3. Semua mencit disimpan dalam wadah plastic yang telah diberi alas kertas
saring ang telh diberikan pewarna
4. Dilakukan pengamatan pengeluaran saliva pada kertas saring setiap 5 menit,
diameter bercak saliva pada kertas saring diukur
5. Setiap kali setelah pengamatan, kertas saring diganti dengan yang baru.
Pengamatan dilakukan selama 30 menit, dimulai setelah pemberian NaCl
fisiologis, pilokarpin, dan atropine
6. Dilakukan perhitungan persen inhibisi saliva berdasarkan data diameter bercak
saliva

III.

HASIL PENGAMATAN

a. Perhitungan

Berat mencit

Mencit I

34,8 gram

Mencit II =

42,5 gram

Mencit III =

32,6 gram

Mencit IV =

35,1 gram

Perhitungan dosis
1. Luminal

Mencit I
Mencit II
Mencit III
Mencit IV

2. Pilokarpin
Sediaan : 20 mg/ml ( diencerkan 100 kali) =
Dosis dewasa = 5 mg/ml
Dosis mencit = 5 mg/ml x 0,0026 = 0,013 mg/ml
(untuk mencit 20 gram)

Mencit I =

Menit II =

Mencit III =

3. Atropin
Sediaam : 0,25 mg/ml (diencerkan 11 kali) = 0,023 mg/ml
Dosis dewasa = 0,6 mg/ml
Dosis mencit = 0,6 mg/ml x 0,0026 = 0,0015 mg/ml
(untuk mencit 20 gram)

Mencit II =

Mencit III =

b. Tabel pengamatan

Mencit I

10

15

20

25

30

0,2 cm

0,8 cm

0,9 cm

1,1 cm

1 cm

1,2 cm

0,7 cm

+ atropin

0,6 cm

1,2 cm

1,4 cm

1,4 cm

1,2

Pilokarpin
Mencit II
Pilokarpin
+ Atropin
Mencit III

0,7 cm
0

Atropin +

pilokarpin

pilokarpin

0,4 cm

Mencit IV

1,4 cm

NaCl
c. Persentase inhibisi salvias
%I =
I% = persen inhibisi
= diameter bercak saliva awal
= diameter bercak saliv waktu t5

1. Mencit I (pilokarpin)
a. Menit 10
-300%
b. Menit 15
-350%
c. Menit 20
-450%
d. Menit 25
-400%
e. Menit 30
-500%
2. Mencit II (pilokarpin + atropin)
a. Menit 10

b. Menit 15
14,28%
c. Menit 20
100%
d. Menit 25
100%
e. Menit 30
100%
3. Mencit III (atropine + pilokarpin)
a. Menit 10

b. Menit 15

c. Menit 20

d. Menit 25

e. Menit 30

d. Kurva
Kurva 1. Perbandingan luas saliva terhadap waktu pada mencit 1 (pilokarpin)

Mencit 1 (Pilokarpin)
1.4
Luar saliva (cm)

1.2
1
0.8
0.6
0.4
0.2
0
5

10

15

20

25

30

waktu (menit)

Kurva 2. Perbandingan luas saliva terhadap waktu pada mencit 2


(pilokarpin+Atropin)

luas (cm)

Mencit 2 (Pilokarpin+Atropin)
0.8
0.7
0.6
0.5
0.4
0.3
0.2
0.1
0
-0.1

10

15
20
waktu (menit)

25

30

Kurva 3. Perbandingan luas saliva terhadap waktu pada mencit 3 (Atropin +


pilokarpin)

Luas (cm)

Mencit III (Atropin+Pilokarpin)


1.6
1.4
1.2
1
0.8
0.6
0.4
0.2
0
5

10

15

20

waktu (menit)

25

30