Anda di halaman 1dari 1

Anamnesis

Ku : nyeri setelah berkemih


Rps :
Pasien merupakan rujukan dari RSUD bima dengan suspek ca. buli-buli. Keluhan nyeri
setelah berkemih dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya pasien mengeluh nyeri daerah perut
bawah sejak 3 bulan yang lalu. Nyeri yang dirasakan terutama saat pasien batuk atau bersin.
Keluhan ini disertai dengan gangguan berkemih. Gangguan berkemih ini tidak dirasakan selalu
namun pasien pernah merasa tersendat-sendat saat buang air kecil dan saat mulai berkemih
pasien harus mengedan terlebih dahulu. Pasien juga mengeluh pancuran BAK sedikit melemah.
Hal ini yang membuat pasien merasa tidak puas setelah kencing. Karena keluhannya tersebut
pasien dibawa ke RSUD Bima, saat dipasang kateter tiba-tiba keluar urin berwarna merah
tampak bercampur darah. Urin bercampur darah ini pertama kali dirasakan pasien, sebelumnya
warna kencing pasien berwarna kuning dan terkadang seperti warna teh namun pasien tidak
begitu memperdulikannya.
Sebelumnya pasien tidak pernah mengeluh nyeri pinggang terutama yang bersifat hilang
timbul, nyeri saat berkemih (-), sensasi berpasir saat berkemih (-), sulit saat menahan kencing (-),
bangun malam hari hanya untuk buang air kecil (-). Keluhan nausea vomiting, malaise tidak ada.
Nafsu makan baik sama seperti sebelum sakit, penurunan berat badan (-), sakit kepala dan pusing
(-). Buang air besar lancar.
Rpd : riwayat pengobatan TB 6 bulan sekitar 1 tahun yang lalu. Namun pasien tidak pernah kontrol
kembali. Riwayat kencing mengeluar batu (-).
RPO : sebelumnya pasien pernah berobat ke puskesmas di bima karena penyakit TB dan menjalani
pengobatan TB selama 2 periode (6 bulan).
Pasien dibawa ke RSUD kota Bima karena keluhan nyeri saat berkemih. Pasien di rawat selama 6 hari
namun tidak ada perbaikan. Buang air kecil keluar darah setelah dipasang kateter. Sehari setelah itu
pasien dirujuk ke RSUP NTB.