Anda di halaman 1dari 22

APA ITU NERACA?

Neraca atau Timbangan adalah alat yang dipakai


melakukan pengukuran massa suatu benda.
Menimbang benda adalah menimbang sesuatu yang tidak
memerlukan tempat dan biasanya tidak dipergunakan pad reaksi
kimia, seperti menimbang cawan, gelas kimia dan lain-lain.
Menimbang zat adalah menimbang zat kimia yang dipergunakan
untuk membuat larutan atau akan direaksikan.
Untuk menimbang zat ini diperlukan tempat penimbangan
yang dapat digunakan seperti gelas kimia, kaca arloji dan kertas
timbang
Menimbang zat dengan penimbangan selisih dilakukan jika zat
yang ditimbang dikhawatirkan akan menempel pada tempat
menimbang dan sukar untuk dibilas. Pada penimbangan selisih akan
diperoleh berat zat yang masuk ke dalam tempat yang diinginkan
bukan pada tempat menimbang.

TIMBANGAN/
NERACA

NERACA MEKANIK/
MANUAL

NERACA DIGITAL/
ELEKTRONIK

Neraca manual bekerja dengan mekanis


menggunakan sistem pegas. Pada umumnya jenis
ini memiliki indikator berbentuk jarum sebagai
petunjuk ukuran masa yang disediakan. Neraca
manual, jarum biasa digunakan di warung atau
toko untuk menimbang telur, gula, dsb dalam
skala berat terbatas. Pada timbangan jarum tidak
menggunakan pemberat namun menggunakan
jarum yang akan berputar kearah angka yang
menunjukan berat barang tersebut.

NERACA DIGITAL/ ELEKTRONIK


Neraca digital merupakan alat yang sering ada
dalam laboratorium yang digunakan untuk
menimbang bahan yang akan digunakan.
Neraca digital berfungsi untuk membantu
mengukur berat serta cara kalkulasi
secara
otomatis.
Dibandingkan dengan neraca jaman dulu yang
masih menggunakan neraca analog atau manual,
neraca digital memiliki fungsi lebih sebagai alat
ukur, diantaranya neraca digital lebih akurat,
presisi, akuntable (bisa menyimpan hasil dari
setiap penimbangan)

Neraca Analitik Digital


Neraca analitik digital merupakan salah satu
neraca yang memiliki tingkat ketelitian tinggi,
neraca ini mampu menimbang zat atau benda
sampai batas 0,0001 g.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bekerja dengan neraca ini


adalah:
Neraca analitik digital adalah neraca yang sangat peka, karena itu
bekerja dengan neraca ini harus secara halus dan hati-hati.
Sebelum mulai menimbang persiapkan semua alat bantu yang
dibutuhkan dalam penimbangan
Langkah kerja penimbangan yang meliputi:
a. Persiapan pendahuluan alat-alat penimbangan, siapkan alat dan
zat yang akan ditimbang, sendok, kaca arloji dan kertas isap.
b. pemeriksaan pendahuluan terhadap neraca meliputi: periksa
kebersihan neraca (terutama piring-piring neraca), kedataran dan
kesetimbangan neraca.
c. penimbangan, dapat dilakukan setelah diperoleh keadaan
setimbang pada neraca dan timbangan pada posisi nol, demikian
pula setelah penimbangan selesai posisi timbangan dikembalikan
seperti semula

a. Pengontrolan Neraca Digital


Timbangan/Neraca dikontrol dengan menggunakan anak
timbangan yang sudah terpasang atau dengan dua anak
timbangan eksternal, misal 10 gr dan 100 gr.
Timbangan/Neraca digital, harus menunggu 30 menit untuk
mengatur temperatur. Jika menggunakan timbangan yang
sangat sensitif, hanya dapat bekerja pada batas temperatur
yang ditetapkan. Timbangan harus terhindar dari gerakan
(angin) sebelum menimbang angka nol harus dicek dan
jika perlu lakukan koreksi. Penyimpangan berat dicatat pada
lembar/kartu kontrol, dimana pada lembar tersebut
tercantum pula berapa kali timbangan harus dicek. Jika
timbangan tidak dapat digunakan sama sekali maka
timbangan harus diperbaiki oleh suatu agen (supplier).

Penanganan Neraca
Kedudukan timbangan harus diatur dengan sekrup dan harus tepat
horizontal dengan Spirit level (waterpass) sewaktu-waktu
timbangan bergerak, oleh karena itu, harus dicek lagi. Jika
menggunakan timbangan elektronik, harus menunggu 30 menit
untuk mengatur temperatur. Jika menggunakan timbangan yang
sangat sensitif, anda hanya dapat bekerja pada batas temperatur
yang ditetapkan.
Timbangan harus terhindar dari gerakan (angin) sebelum
menimbang angka nol harus dicek dan jika perlu lakukan koreksi.
Setiap orang yang menggunakan timbangan harus merawatnya,
sehingga timbangan tetap bersih dan terawat dengan baik. Jika
tidak, sipemakai harus melaporkan kepada manajer lab. timbangan
harus dikunci jika anda meninggalkan ruang kerja.

Kebersihan Neraca
Kebersihan timbangan harus dicek setiap kali selesai
digunakan, bagian dan menimbang harus dibersihkan
dengan menggunakan sikat, kain halus atau kertas
(tissue) dan membersihkan timbangan secara
keseluruhan timbangan harus dimatikan, kemudian
piringan (pan) timbangan dapat diangkat dan seluruh
timbangan dapat dibersihkan dengan menggunakan
pembersih seperti deterjen yang lunak, campurkan air
dan etanol/alkohol. Sesudah dibersihkan timbangan
dihidupkan dan setelah dipanaskan, cek kembali
dengan menggunakan anak timbangan.

Prosedur pengoperasian neraca analitik digital yang harus diharus


diketahui dan harus dilakukan dalam mengoprasikan neraca digital
sebelum hingga setelah penimbangan:
1. Keadaan neraca harus siap pakai
2. Neraca harus bersih (terutama piring-piring neraca)
3. Anak timbangan dalam keadaan lengkap
4. Persiapan pendahuluan terhadap alat bantu penimbangan
5. Pemeriksaan kedataran neraca dan kesetimbangan neraca
6. Pekerjaan penimbangan dan perhitungan hasil penimbangan
7. Melaporkan hasil penimbangan
8. Mengembalikan neraca pada keadaan semula

Proses Pengukuran
Secara umum proses menimbangan dengan neraca
elektronik/digital adalah:
1. Pastikan bahwa timbangan sudah menyala.
2. Pastikan timbangan menunjukkan angka nol( jika
tidak perlu di koreksi).
3. Letakakan benda yang massanya akan diukur pada
piringan tempat benda.
4. Baca skala yang tertera pada display digital sesuai
skala satuan timbangan tersebut.
5. Untuk pengukuran yang sensitivitasnya tinggi perlu
menunggu 30 menit, karena hanya dapat bekerja pada
batas temperatur yang ditetapkan.

Langkah kerja penimbangan dengan


neraca analitik meliputi:
1. Persiapan alat bantu penimbangan
Untuk menimbang zat padat diperlukan:
Kaca arloji yang kering dan bersih, digunakan untuk
menampung kelebihan zat yang ditimbang, karena
kelebihan zat tidak boleh dikembalikan ke botol zat.
Sendok (biasanya sendok plastik)
Kertas isap untuk memegang tempat menimbang
pada saat memasukan/mengeluarkan alat timbang
(dan zat) ke atau dari dalam neraca
Botol timbang sebagai tempat penimbangan
Zat yang akan ditimbang dan setelah penimbangan
selesai, botol zat harus dikembalikan ke tempatnya

2. Pemeriksaan pendahuluan terhadap neraca adalah:


Pemeriksaan kebersihan neraca terutama piring-piring
neraca dapat dibersihkan menggunakan sapu-sapu yang
tersedia dalam neraca
Pemeriksaan kedataran neraca dilakukan dengan cara
melihat water pass, dengan mengatur sekrup pada kaki
neraca sehingga gelembung air di water pass tepat berada
di tengah
Pemeriksaan kesetimbangan neraca yang dilakukan
dengan membiarkan dahulu pointer bergoyang ke kiri dan
ke kanan beberapa kali. Jika goyangan maksimum ke kiri
dan ke kanan kira-kira sama jauh maka neraca dalam
keadaan setimbang

3. Cara menggunakan neraca analitis


Nolkan terlebih dulu neraca tersebut
Letakkan zat yang akan ditimbang pada
bagian timbangan
Baca nilai yang tertera pada layar monitor
neraca
Setelah digunakan, nolkan kembali neraca
tersebut

TEKNIK MENIMBANG
1) Sebelum memulai penimbangan

1.

Timbangan harus dalam


keadaan off (tanpa beban)

2.
lancar

Goyangan jarum timbangan harus

2) Penimbangan dilakukan dalam posisi duduk


serta tegak lurus terhadap timbangan

SAAT PENIMBANGAN

Setarakan kedua piring timbangan

Almari timbangan harus selalu


dalam keadaan setengah
tertutup untuk mengurangi
goyangan

Bahan yang akan ditimbang


diletakkan pada piring sebelah
kanan, sedangkan piring yang
kiri digunakan untuk anak
timbang (beban tetap)

Pada saat penambahan bahan,


posisi jarum timbang harus
selalu dalam keadaan off

Gunakan pinset untuk


mengambil anak timbangan

Pastikan penimbangan diakhiri


dalam keadaan stimbang dari
kedua piring, jarum menunjuk
ke arah angka nol (0)

Penimbangan kurang dari 1


gram dilakukan pada
timbangan mg. Penimbangan
bahan 1 gram atau lebih
dilakukan pada timbangan
gram

Selesai penimbangan

Timbangan dalam keadaan off (tanpa


beban), bersih dan almari tertutup
Pastikan anak timbang dan pinset
lengkap dalam kotaknya masingmasing

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penimbangan:


a. Untuk bahan yang kering digunakan alas kertas perkamen.
b. Untuk bahan yang mudah menguap, menyublim atau
higroskopis dimasukkan dalam botol timbang bertutup
terlebih dahulu.
c. Untuk bahan yang berair, berminyak, atau berlemak atau
berlemak dalam jumlah kecil cukup dialasi dengan kertas
perkamen yang diolesi gliserin, sedang untuk jumlah besar
dapat digunakan gelas arloji atau pun cawan porselin.
d. Alas harus disetarakan terlebih dahulu dengan beban
penara