Anda di halaman 1dari 1

Tanda dan gejala

Pada wanita penyakit ini biasanya dimulai dengan keluarnya cairan dari
vagina yang berbusa dan berwarna kuning kehijauan. Vulva (alat kelamin wanita
bagian luar) bisa teriritasi oleh luka dan hubungan intim bisa menyebabkan rasa
nyeri. Pada kasus berat, vulva dan kulit disekitarnya bisa meradang dan bibir
kemaluan (labia) membengkak. Timbul rasa nyeri ketika berkemih dan frekuensi
berkemih menjadi sering , menyerupai gejala infeksi kandung kemih.
Penderita pria sering tidak menunjukkan gejala tetapi bisa menginfeksi mitra
seksualnya. Beberapa diantaranya mengeluarkan cairan berbusa atau cairan seperti
nanah dari uretra, mengalami nyeri saat berkemih dan desakan berkemih yang lebih
sering. Gejala-gejala ini biasanya timbul di pagi hari. Uretra bisa mengalami
peradangan ringan dan kadang kadang ujung penis tampak lembab. Infeksi pada
epididymis menyebabkan nyeri pada buah zakar. Prostat juga dapat terinfeksi
Patofisiologi
Trikomoniasis disebabkan oleh trichomonas vaginalis, organisme bersel
tunggal yang memiliki ekor seperti cambuk. Meskipun organisme ini bisa
menginfeksi saluran kemih kalmin pada pria dan wanita, tetapi gejalanya lebih
sering ditemukan pada wanita.
Trichomonas vaginalis merusak sel epitel dengan cara kontak langsung dan
mengeluarkan substansi sitoksik. Trichomonas vaginalis juga menempel pada protein
plasma host sehingga mencegah pengenalan oleh mekanisme alternative yang ada di
host dan proteinase host terhadap masuknya trichomonas vaginalis. Selama terjadinya
infeksi ini, jumlah lekosit plymorphonuclear (PMN) naik, PMN merupakan
mekanisme pertahanan utama dari host terhadap substansi kimia yang dikeluarkan
oleh trichomonas vaginalis.