Anda di halaman 1dari 43

Identitas Pasien

0 Nama
: Tn. J
0 Jenis Kelamin
: Laki-Laki
0 Umur
: 33 tahun
0 Alamat
: Klengenan
0 Pekerjaan
: Petani
0 Agama
: Islam
0 Status perkawinan : Menikah
0 Tgl. Masuk
: 22 April 2013
0 Tgl. Keluar
: 27 April 2013

Anamnesis
Keluhan Utama :
0 Nyeri perut sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang ke RSUD Arjawinangun dengan keluhan nyeri
perut sejak 3 hari SMRS. Nyeri perut juga disertai dengan
pembesaran perut. Pembengkakan juga ditemukan pada kedua kaki
dan tangan pasien. Sesak nafas sejak 1 hari SMRS. Demam hilang
timbul selama kurun waktu 2 bulan. Demam timbul pada siang atau
malam hari. BAK tidak ada gangguan. BAB (-) sejak 4 hari yang lalu
(BAB terakhirnya baik / tidak hitam /tidak mencret).
Dua bulan SMRS pasien mengeluh perut kanan atas pasien
mulai membesar dan disertai nyeri. Memberat sampai 2 minggu
SMRS. Keluhan disertai sesak nafas dan juga demam. Pasien juga
mengaku badannya terasa lemah, mual ,tidak nafsu makan & cepat
kenyang. Pasien mengaku baru pertama kali mengalami penyakit
seperti ini.

Riwayat Penyakit Dahulu


0 Riwayat penyakit hernia (+)

0 Riwayat penyakit hepatitis (+)


0 Riwayat penyakit maag (+)
0 Riwayat penyakit asma (+)
0 Riwayat DM (-)
0 Riwayat Hipertensi (-)

Riwayat Penyakit Keluarga:


0 Tidak ada yang mengalami penyakit seperti ini.

Riwayat Kebiasaaan
0 RIwayat mengkonsumsi jamu pegal linu (+)

0 Riwayat mengkonsumsi alkohol (-)

Status Pasien
0 Kesadaran

0 Keadaan Umum
0 Status Gizi

)
0 Tensi
0 Nadi
0 Suhu
0 Pernafasan
0 BMI

: Composmentis
: Tampak sakit berat
: Gizi cukup (TB 165 cm, BB 52 kg
: 140/70
: 88 x/menit irregular
: 38oC
: 28x/menit (cepat dan dalam)
: 19,8

Pemeriksaan Fisik
0 Kepala

:
sclera ikterik (+) konjungtiva anemis (+),
reflex pupil +/+

0 Leher

:
trakea letaknya ditengah-tengah & tidak
deviasi, KGB tidak mengalami pembesaran,
JVP meningkat

Thorak

I : gerakan dada simetris, spidernevi (-), kulit ikterik


P : fremitus taktil dan vocal simetris kanan dan kiri
P : sonor di seluruh lapang paru
A : vesikuler seluruh paru. Wheezing -/- , ronkhi
+/+
basah halus di bagian basal

Jantung:
I : iktus kordis tidak terlihat
P : iktus kordis teraba
P:
0 batas atas jantung pada SIC 3 linea sternalis sinistra,
0 batas kanan jantung pada SIC 5 linea strenalis dextra,

0 batas kiri jantung pada SIC 5 linea midklavikula

sininstra.

A : BJ 1 dan 2 reguler, murmur (-) dan gallop (-)

Abdomen:
0 Tampak

cembungtegang
0 Spider nevi (-)
0 Ikterik (+).
0 Bising
usus
(+) 8x/menit

Ekstremitas Atas
Akral hangat, sianosis (-), edem -/+ , palmar eritem -/-

Dextra

Sinistra

Ekstremitas Bawah
0 Akral hangat, sianosis (-), edem +/+

Dextra

Sinistra

Pemeriksaan

Hasil

Metode

Nilai Normal

Satuan

Ureum

45,0

Urease UV Liqui

10,0-50,0

Mg/dl

Kreatinin

0,60

Jeffe Compt STA

0,6-1,38

Mg/dl

SGOT

111

IPCC2

0-38,0

U/I

SGPT

187

IPCC2

0-41

U/I

HBsAg

0,568

ECL

< 1 N Reac

Cot

Natrium

127

ISE

136-145

Mmol/L

Kalium

4,4

ISE

3,5-5,1

Mmol/L

Clorida

81

97-111

Mmol/L

Calcium

9,06

7,82-9,18

Mg/dl

Kimia Klinik
Fungsi Ginjal

Fungsi Hati

Elektrolit

22-04-2013

Result

Unit

Normal Limits

WBC

92,5

103/L

4-12

LYM

7,1

103/L

1-5

MON

6,2

103/L

0,1-1

GRA

79,2

103/L

2-8

LYM%

7,7

25-50

MON%

6,7

2-10

GRA%

83,6

50-80

RBC

2,15

106/l

4-6,20

HGB

7,6

g/dl

11-17

HCT

29,6

35-55

MCV

137,7

N^3

80-100

MCH

55,3

Dg

26-34

MCHC

25,7

g/dl

31-35,5

RDW

11,5

10-16

PLT

93

10^3/l

150-400

MPV

7,8

N^3

7-11

PCT

0,0073

0,200-0,500

PDW

15,6

10-16

23-4-2013

Result

Unit

Normal Limits

WBC

83,6

103/L

4-12

LYM

5,4

103/L

1-5

MON

4,7

103/L

0,1-1

GRA

73,6

103/L

2-8

LYM%

6,4

25-50

MON%

5,6

2-10

GRA%

88,0

50-80

RBC

2,70

106/l

4-6,20

HGB

9,0

g/dl

11-17

HCT

34,6

35-55

MCV

128,1

N^3

80-100

MCH

33,3

Dg

26-34

MCHC

26,0

g/dl

31-35,5

RDW

12,7

10-16

PLT

83

10^3/l

150-400

MPV

9,0

N^3

7-11

PCT

0,075

0,200-0,500

PDW

16,2

10-16

25-4-2013 (08.46)

Result

Unit

Normal Limits

WBC

96,4

103/L

4-12

LYM

8,3

103/L

1-5

MON

7,2

103/L

0,1-1

GRA

80,9

103/L

2-8

LYM%

8,6

25-50

MON%

7,5

2-10

GRA%

83,9

50-80

RBC

2,51

106/l

4-6,20

HGB

8,8

g/dl

11-17

HCT

32

35-55

MCV

127,5

N^3

80-100

MCH

35,1

Dg

26-34

MCHC

27,5

g/dl

31-35,5

RDW

12,4

10-16

PLT

92

10^3/l

150-400

MPV

9,5

N^3

7-11

PCT

0,087

0,200-0,500

PDW

12,0

10-16

25-4-2013 (15.11)

Result

Unit

Normal Limits

WBC

87,3

103/L

4-12

LYM

7,2

103/L

1-5

MON

6,2

103/L

0,1-1

GRA

73,9

103/L

2-8

LYM%

8,3

25-50

MON%

7,1

2-10

GRA%

84,6

50-80

RBC

2,67

106/l

4-6,20

HGB

9,2

g/dl

11-17

HCT

34,5

35-55

MCV

129,2

N^3

80-100

MCH

34,5

Dg

26-34

MCHC

26,7

g/dl

31-35,5

RDW

13,3

10-16

PLT

114

10^3/l

150-400

MPV

9,8

N^3

7-11

PCT

0,112

0,200-0,500

PDW

12,7

10-16

24-04-2013 (12.44)

GAMBARAN DARAH TEPI

ERITROSIT

Hipokrom Anisopoikilositosis

LEKOSIT

Jumlah meningkat

Mieloblast

Promielosit

Mieloblast

Metamielosit

TROMBOSIT

Jumlahnya menurun

RETIKULOSIT

2,2 %

25-04-2013 (15.45)

GAMBARAN DARAH TEPI

ERITROSIT

Hipokrom mikrositer

Anulosit

Target cell

Stomatosit

Jumlah meningkat

Mielosit

Promielosit

Stab

TROMBOSIT

Jumlahnya menurun

RETIKULOSIT

1,8 %

LEKOSIT

Pemeriksaan Rontgen Thorak


Kesan :
0 Pembesaran
jantung tanpa
bendungan
paru
0 Tidak tampak
TB paru aktif

Kesan :
Tidak tampak
urolitiasis
opak
Bayangan opak
dengan
densitas
jaringan lunak
pada abdomen
e.c.
massa
intraabdominal
disertai
dengan ascites

Pemeriksaan USG Upper/Lower


Abdomen (Radiologi)

Kesan :
Hepatosplenomegali
nonspesifik
dengan
pelebaran vena lienalis dan
vena porta dengan asites e.c.
perlu dicurigai kemungkinan
adanya suatu hematologi
disorder

23-04-2013

24-03-2013

T: 140/90

T : 140/90

P: 87x/menit

P ; 80x/menit

R: 25x/menit

R : 32x/menit

S: 37,5oC

S : 36,8oC

Th :

Th :

Antrain 1 amp i.v 500


mg

NaCl/8jam

Allopurinol 1 x 300 mg

Bicnat 3 x 500 mg

Ceftriaxone 1 x 2 gr

Curcuma 3 x 1 gr

25-04-2013

26-04-2013

27-04-2013

T : 140/70

T : 120/70

T : 130/80

P : 86x/menit

P : 68x/menit

P : 60x/menit

R : 44x/menit

R : 32x/menit

R : 44x/menit

S : 37,7oC

S : 36,6oC

S : 37,3oC

Th :

Th :

Th/:

Transfusi

sampai Hb > 10

Th/ lanjut

PRC

Antrain 3 x 500 mg

Th/ lanjut

Lanjut

RESUME
Pasien laki-laki usia 33 tahun dengan keluhan nyeri
perut & membesar, edema pada kaki & tangan, sesak
nafas (+), demam (+), lemah (+), mual (+), muntah (+)
penurunan nafsu makan (+) penurunan berat badan (+)
BAK tidak ada gangguan. BAB (-) sejak 4 hari (BAB
terakhirnya baik / tidak hitam /tidak mencret).
Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan anemia
(+) leukositosis (+), trombositopenia (+) , peningkatan
SGOT & SGPT. Gambaran darah tepi ; eritrosit Hipokrom
Anisopoikilositosis, dan jumlah retikulosit 2,2%.

DAFTAR MASALAH

PENGKAJIAN
Leukemia Mieloblastik Kronik, atas dasar :
0 Anamnesis :
0 Tidak nafsu makan, penurunan berat badan, lemah
0 Demam yang hilang timbul
0 Abdomen pain disertai pembesaran perut
0 Pemeriksaan fisik :
0 Hepatosplenomegali
0 Dyspnea
0 Pemeriksaan Laboratorium :
0 Anemia,
0 leukositosis,
0 trombositopenia

Planning :
0 Diagnosis :

0 pemeriksaan darah tepi,


0 pemeriksaan darah lengkap,
0 pemeriksaan fungsi ginjal,
0 pemeriksaan fungsi hati,
0 EKG,

0 BMP (biopsi sumsum tulang)

Planning:
0 Therapy :

0 Transfuse PRC sampai Hb > 10 g/dl


0 Antrain 3 x 500 mg
0 Infus NaCl/8jam
0 Busulfan 3 x 4 mg
0 Allopurinol 1 x 300 mg

0 Ceftriaxone 1 x 2 gr
0 Curcuma 3 x 1 gr
0 Transplantasi sumsum tulang

DIAGNOSIS KERJA
0 Leukemia Mieloblastik Kronik
DIAGNOSIS BANDING
0 Leukemia Mieloblastik Akut
0 Polisitemia Rubra Vera (PRV)
0 Trombositemia
0 Myelofibrosis
0 Reaksi leukemoid tidak ada keganasan pada darah, tetapi
kemungkinan ditemukan tumor padat

0 PROGNOSIS
0 Ad vitam

: dubia
0 Ad fungsionam : dubia ad malam
0 Ad sanationam : dubia ad malam

Definisi
0 Leukemia adalah sekumpulan penyakit yang ditandai

oleh adanya akumulasi leukosit abnormal dalam


sumsum tulang dan darah.Sel-sel abnormal ini
menyebabkan timbulnya gejala karena kegagalan
sumsum tulang (yaitu anemia, neutropenia,
trombositopenia) dan infiltrasi organ (misalnya
hati,limpa, kelenjar getah bening, meningens, otak,
kulit, atau testis)(

PATOFISIOLOGI

Manifestasi Klinis
Gejala leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara
penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan
sebagai berikut(:
1. Anemia.
2. Perdarahan.
3. Terserang Infeksi.
4. Nyeri Tulang dan Persendian.
5. Nyeri Perut.
6. Pembengkakan Kelenjar Limfe.

7. Dyspnea

PEMERIKSAAN PENUNJANG
0 Apus Darah Tepi
Eritrosit sebagian besar normokrom normositer, sering
ditemukan adanya polikromasi eritroblas asidofil atau
polikromatofil. Tampak seluruh tingkatan diferensiasi dan
maturasi seri granulosit, persentasi sel mielosit dan
metamielosit meningkat, demikian juga persentasi eosinoofil
dan atau basophil.
0 Apus Sumsum Tulang
Selularitas meningkat (hiperselular) akibat priliferasi dari selsel leukemia, sehingga rasio myeloid : eritroid meningkat.
Megakariosit juga tampak lebih banyak. Dengan pewarnaan
retikulin, tampak bahwa stroma sumsum tulang mengalami
fibrosis.

PENATALAKSANAAN
0 Hydroxyuren (Gydrea)

0 Busulfan (Myleran)
0 Imatinib mesylate (Gleeve=Glyvec)
0 Interferon alfa-2a atau Interferon alfa-2b
0 Cangkok Sumsum Tulang

DAFTAR PUSTAKA
0 Kurnianda J. Leukemia Mieloblastik Akut. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit
0
0
0
0
0

Dalam. Jilid 2.Edisi 4.FKUI: Jakarta 2007.Hlm:706-09.


Fadjari H. Leukemia Granulositik Kronik. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit
Dalam. Jilid 2.Edisi 4.FKUI: Jakarta 2007.Hlm:688-91.
Rotty LWA. Leukemia Limfositik Kronik. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit
Dalam. Jilid 2.Edisi 4.FKUI: Jakarta 2007.Hlm:735-38.
Fianza PI. Leukemia Limfoblastik Akut. Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.
Jilid 2.Edisi4.FKUI: Jakarta 2007.Hlm:728-34.
Hoffbrand AV, Pettit JE, Moss PAH. Leukemia. Dalam Buku Hematologi.Edisi
4.Penerbit Buku Kedokteran EGC: Jakarta 2002. Hlm: 150-66.
Robbins , Cotrans. Leukemia Mielogenik Kronik dalam Dasar Patologis
Penyakit. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Ed 7. 2006. Hal : 419-420.
Heri Fadjari, Lugyanti Sukrisman. Leukemia Granulositik Kronik dalam Buku
Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid 2. Edisi V. penerbit Interna Publishing. Jakarta.
2009. Hal : 1209-1213.
Elizabeth J. Corwin. Leukemia dalam Buku Handbook of Pathophysiology Ed 3.
Penerbit Kedokteran EGC. Jakarta. 2007. Hal : 430-432