Anda di halaman 1dari 4

TUGAS I

AZAS DAN METODA PERANCANGAN ARSITEKTUR II

DISUSUN

: CUT TERRA

NIM

: 1204104010034

JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS SYIAH KUALA
2013 - 2014

PROBLEM SEEKING DAN PROBLEM SOLVING


Apabila pemograman adalah penulusuran masalah , maka desain adalah pemecahan
masalahnya.
Terdapat beberapa pemahaman terhadap pemograman, yaitu :

Pemograman merupakan bagian dari proses desain atau posisi pemograman


merupakan awal kegiatan atau system dari suatu proses perancangan
Arsitektur. ( W.Moleski dan H.Sanoff).

Pemograman adalah bagian desain, karena pemograman merupakan


kegiatan analisis dalam kaitan upaya pemecahan masalah desain (Mc.
Laughlin).

Pemograman merupakan bagian awal dari perencanaan (planning) dan


produknya merupakan informasi sebagai input bagi kajian perkembangan
masa yang akan datang. Disamping itu pemograman selalu dialamatkan pada
fakta-fakta, kondisi dan keputusan-keputusan (E. Agostini & E.T. White).

PEMAHAMAN PEMOGRAMAN
Pemograman dan perancang merupakan spesialis yang berbeda, karena
keduanya memerlukan kemampuan yang berlainan.
Pemogram untuk analisis, sedangkan perancang untuk sintesis.
Para perancang umumnya bersifat subjectif, intuitif, dan fasih dalam konsepkonsep fisik.
Perancang dapat juga memogram, tetapi harus memiliki 2 pikiran dan
menggunakannya secara berganti-ganti dan selalu dilatih dalam memogram.
Hal-hal yang harus di lakukan pemogram :

Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat pada saat yang tepat,


memisahkan keinginan sendiri dari kebutuhan klien.
Bersikap obyektif analitik.
Mengevaluasi informasi

PROSES PEMOGRAMAN
1. Proses koleksi dat abaik primer maupun sekunder ataupun yang di eproleh
dari studi banding sarana sejenis.
2. Proses analisis data yang menghasilkan masalah dan potensi
3. Proses penentuan konsep rancangan berdasarkan masalah dan potenso.
4. Proses sintesis atau desain.
Keseluruhan proses di atas bersifat siklik dalam artian setiap tahapan proses
dapat di lakukan proses umpan balik atau feedback guna lebih
mempersempit permasalahan yang ada dan lebih menggali potensi apabila
pada setiap proses lanjutan di lakukan optimasi.
MASALAH KESELURUHAN
Programing merupakan suatu proses penelusuran masalah. Suata pokok
masalah perlu diurai (proses divergen) menjadi bagian yang terperinci agar
dapat di ketahui dengan baik pola atau jalinan permasalahan.
Pada programming perlu dipahami beberapa hal, sbb :
1. Teori 4W+1H, Who, Why, When, Where dan How, isu permasalahan
harus dapat menjelaskan kaidah suatu berita.
2. Fungsi, Bentuk, Ekonomi, Waktu, topic permasalahan harus dapat
menjelaskan tuntutan atas 4 bagian penting tersebut.

LANGKAH DAN PROSES PENYUSUNAN PROGRAM ARSITEKTUR


1. Mengenal dan memahami definisi lingkup pengertian dan kedudukan
program desain (pemrograman) dalam kaitan proses perencanaan dan
perancangan arsitektur.
2. Mengenal dan memahami unsur-unsur yang terlibat dalam proses
penyusunan program desain (pemrograman), lingkup informasi yang
diperlukan dalam pemograman, serta model (langkah-langkah) pemograman
beserta contoh terapannya.
3. Mampu menterjemahkan dan memecahkan permasalahan desain arsitektur
pada tingkat kompleksitas tertentu dengan penerapan metoda/teknik
penyusunan program desain melalui latihan melakukan observasi lapangan
nyata dengan kasus/tema yang telah ditentukan.

INDEKS INFORMASI

SASARAN

FUNGSI

BENTUK

EKONOMI

WAKTU

Fungsinya ialah
Berbelanja &
Rekreasi.
Dengan adanya
shopping mall
masyarakat dapat
memenuhi
kebutuhan seharihari dan juga
menghilangkan
kepenatan pikiran.
Dibuat se-dinamis
mungkin agar orang
tertarik
mengunjungi mall
tersebut.

Untuk
meningkatkan
pemasukan dana
daerah.

Dapat mengatasi
permasalahan
kebutuhan setiap
individu masyarakat
pada masa kini.

FAKTA

KONSEP

KEBUTUHAN

MASALAH

Fungsinya
sudah tepat
namun
kekurangan
lahan parkir

Terbuka,
menarik, dan
mudah
diakses

tempat
menyusui anakanak (dekat
kamar mandi
wanita) , toilet,
dan lift barang

Saat orang
berbelanja
sangat
dibutuhkan
lahan parkir,
sedangkan
lahan
parkirnya
minim

Terlalu datar,
kurangnya
nilai estetika

Full warna,
agar menarik
pengunjung
terutama
anak-anak

Se-dinamis , full
colour, dan
semenarik
mungkin

Pemilihan
warnanya tidak
memliki point
of interest.

Sirkulasi
mengelilingi
seluruh retail
yg ada dimall.

Harga
terjangkau.

Sebelum
adanya mall
tidak banyak
berpengaruh
pada ekonomi
daerah,
sesudah
adanya mall
banyak
berpengaruh
mulai dari
harga tanah
disekitar.

Membuat
pengunjung
menjadi
nyaman
dengan waktu
yang lama.

Kebutuhan
manusia
berkembang
setiap
tahunnya, dan
kedepannya
akan lebih
berkembang
lagi.

Dulu itu pasar


modern,
sekarang mall,
dan kedepan
mungkin bisa
menjadi
supermall.

Dengan
adanya mall,
ada
peningkatkan
harga
disekitar site

Saat ini
kebutuhan
masyarakat
akan mall
sudah
diperlukan.