Anda di halaman 1dari 22

PSORIASIS VULGARIS

DEFINISI
Psoriasis adalah penyakit kulit kronik residif dengan lesi yang khas
berupa bercak-bercak eritema berbatas tegas, ditutupi oleh skuama
yang tebal berlapis-lapis berwarna putih mengkilap serta transparan,
disertai fenomen tetesan lilin, Auspitz dan Kobner.

EFIDEMIOLOGI
Psoriasis ditemukan di seluruh dunia, tetapi catatan prevalensi di
daerah yang berbeda bervariasi kurang dari 1% hingga mencapai 3%
dari populasi. Insiden pada orang kulit putih lebih banyak dibandingkan
dengan orang yang kulit berwarna

Insiden psoriasis pada pria agak lebih banyak dari pada wanita,
psoriasis dapat terjadi pada semua usia, tetapi umumnya pada orang
dewasa muda.
Psoriasis lebih banyak dijumpai pada daerah dingin dan lebih
banyak terjadi pada musim hujan.

ETIOLOGI

Penyebab utama psoriasis hingga saat ini tidak diketahui,

Beberapa faktor yang diduga berperanan antara lain:


1. Faktor imun

2. Faktor genetik
3. Faktor pencetus

PATOSIOLOGI
Kadar nukleotida siklik yang abnormal

Kecepatan mitosis sel epidermis meningkat


Jumlah mitosis sel basal meningkat

Bergerak cepat kepermukaan epidermis,poliferasi dan migrasi


Epidermis menjadi tebal diliputi keratin yang tebal

PERBEDAAN KULIT NORMAL DENGAN


PSORIASIS

GEJALA KLINIS
Kulit :
-Bercak makula eritomatous yang meninggi( plak),berbatas
tegas,ditutupi skuama kasar,tebal dan transfaran,berlapis-lapis dan
lepas bagian tipi,lekat dibagian tengah,bentuknya dapat bulat atau
lonjong.
-Auspitz sigm
-Koebner phen
-Fenomena tetesan lilin

Kelainan kuku :

Pitting nail/nail pit

Subngual hiperkeratosis

Onikolosis

Kelainan pada sendi :

Arthritis

Mukosa :

Lidah (geographic tongue)

PITTING NAIL

PSORIASIS ARTHRITIS

BENTUK KLINIS

Psoriasis vulgaris

Psoriasis glutata

Psoriasis inversa (flexural)

Psoriasis eksudativa

Psoriasis seboroik

Psoriasis pustulosa

Psoriasis eritoderma

BENTUK LESI SKUOMA PUTIH BERLAPIS TEBAL

DIAGNOSIS
Berdasarkan :

Anamnesa

Pemeriksaan klinis

Histo PA khas,diagnosis pasti

DIAGNOSIS BANDING

Dermatitis seboroik

Dermatofita

Sifilis tipe makulo papular ( sifilis stadium II )

PASI SCORE
( PSORIASIS AREA DAN SEVERITY INDEX)
Ada 4 lokasi tubuh yang dinilai ,yaitu : kepala (0,5), trunkus (1),
ekstremitas superior (1,5) dan ekstremitas inferior (2).
Ada tiga parameter yaitu,eritema,infiltrasi dan deskuamasi.

PASI SCORE <8

PASI SCORE 8-12

PASI SCORE >12

: Psoriasis derajat ringan


: Psoriasis derajat sedang

: Psoriasis derajat berat

PENATALAKSANAAN

Menekan gejala psoriasis,tujuan :


-mengurangi keparahan dan luas lesi
-mencegah kekambuhan

Pemilihan terapi tergantung :


-derajat keparahan
-lokasi
-tipe

-Riwayat penyakit yang penuh diderita


-usia dan jenis kelamin

Penobatan topikal :
Psoriasis ringan dan sedang

Preparat ter :

merupakan hasil destilasi kering dari:


-batubara : liquor carbonis detergent/LCD
-kayu

: oleum kadini,oleum rusi.

-posil

: iktiol

LCD 3-10% antiproliferasi

Efek samping : iritasi,folikolitis,akne ter,fototoksik,karsinogen.

Kortikosteroid :

Ditranol/antralin : efektif tapi dapat mewarnai kulit dan pakain

Kalci potriol

: anti proliferasi,lebih baik dari zalf betametason

Tazarotem

: antiproliferasi

E Molien

: melembutkan permukaan kulit

Fototerapi :

Psoriasis sedang dan berat, topikal tidak responsif

1. UVB ( 290-320 nm )

2. Psoralen + UVA ( puva )

Berjemur dibawah sinar matahari pukul 11.30-12.00 wib

SISTEMIK :
Psoriasis berat

Sitostastik : metotreksat
antineoplastik,imunosupresan dan obat untuk terapi paliatif.

Efek samping pada hepar dapat terjadi fibrosis dan sirosis

Lipodopa :

Psoriasis+parkinson

DDS

: Untuk psoriasis pustulosa tipe barber

E Terinat

: retinoit aromatik

Acitrektin

: metabolik aktif eterinat yang utama,waktuh paruh lebih


pendek.

Siflosforin

: imunosupresif

PROGNOSIS
Meskipiiun psoriasis tidak menyebabkan kematian tetapi bersifat kronis
dan residif