Anda di halaman 1dari 5

Patofisiologi HPV

HPV yang berhubungan dengan traktus genital


dibagi dalam kelompok resiko rendah dan
resiko tinggi yang didasarkan atas genotipe
masing-masing.Sebagian besar kondiloma
genital diinfeksi oleh tipe HPV-6 atau HPV-11.
Sementara tipe 16, 18, 31, 33, 45, 51, 52, 56,
68, 89 merupakan resiko tinggi.

Infeksi HPV ini biasannya terjadi segera


setelah hubungan seksual terjadi. Jika
terinfeksi dengan jenis virus HPV yang resiko
rendah (serotype HPV 6 dan HPV 11), maka
pada orang tersebut akan berkembang kutil di
area sekitar anus dan alat genital yang disebut
condylomata acuminata.

Bila terinfeksi dengan jenis virus HPV yang


resiko tinggi (serotype HPV 16 atau HPV 18),
infeksi ini bersifat sementara, yang disertai
kelainan jaringan yang sementara juga, akan
sembuh spontan, sehingga hampir tidak
disadari oleh penderitanya, yang hanya akan
tampak dan terdeteksi infeksi oleh virus HPV
adalah pada waktu pemeriksaan pap smear
vagina. HPV Serotype 16 dan 18 ini
mempunyai kecenderungan menjadi ganas.

Berdasarkan tempat terjadinya infeksi dan bentuk kelainan


atau perubahan yang ditimbulkan, maka infeksi HPV bisa
dibagi dalam 4 kelompok besar :
Infeksi kulit : lokasi ditelapak tangan atau telapak kaki,
berbentuk kutil, bersifat jinak
Infeksi jaringan epithel: kelainan kulit berbentuk rata,
mungkin bersifat ganas
Kutil area ano-genital: infeksi jaringan epithel dan selaput
lendir area ano-genital, berbentuk kutil yang khas seperti
kembang kol (condylomata acuminata), bersifat jinak
Kutil area ano-genital: infeksi jaringan epithel dan selaput
lendir area ano-genital, kelainan berbentuk rata, bersifat
ganas