Anda di halaman 1dari 21

Diskusi Kasus

AURIKULA
DEXTRA

Title Identitas Penderita


Nama
Umur
Jenis Kelamin
Alamat
Pekerjaan

: Tn. F
: 29 tahun
: Laki-laki
: Palembang
: Wiraswasta

Anamnesis
Keluhan utama:
Perdarahan di daun telinga kanan setengah
jam SMRS

Keluhan tambahan:
Penurunan kesadaran sejak setengah jam
SMRS

Anamnesis
Riwayat Perjalanan Penyakit:
jam SMRS, os mengalami kecelakaan bermotor, os
dibonceng, tertabrak mobil, os jatuh dengan sisi kanan
kepala membentur jalan beraspal. Perdarahan pada daun
telinga kanan (+), aktif (-), keluar cairan dari dalam telinga
(-), nyeri telinga (+), perdarahan hidung (-), perdarahan
dari dalam mulut (-), penurunan kesadaran (+), mual dan
muntah (+). Os diantar ke IGD RSMH Palembang.

Riwayat Penyakit Dahulu


R/ keluar cairan dari telinga sebelumnya disangkal
R/ hipertensi disangkal
R/ pusing berputar disangkal
R/ mulut mengot disangkal

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan umum
Kesadaran
Gizi
Tekanan darah
Nadi
Pernafasan
Suhu

: sakit sedang
: somnolen
: baik
: 120/70 mmHg
: 88 x/menit
: 18 x/menit
: 36, 8 c

Pemeriksaan Fisik
Jantung

: BJ I & II normal, HR 88 x/menit, reguler,

Paru-paru
Abdomen
Ekstremitas

murmur (-), gallop (-)


: Vesikuler (+) normal, ronkhi (-), wheezing (-)
: Datar, lemas, hepar dan lien tidak teraba
: Edema (-), anemis (-), akral hangat,
CRT < 2 detik

Telinga
Auris Dextra (AD)
Regio retroaurikula, regio zigomatikus:
Tidak ada kelainan
Regio aurikula:
Laserasi pada crus helix, ukuran 1x0,5
cm, tepi tidak rata, dasar kulit.
MAE dan membran timpani: Tidak ada
kelainan

Telinga
Auris Sinistra (AS)
Regio retroaurikula, regio zigomatikus, regio
aurikula, MAE dan membran timpani:
Tidak ada kelainan

Anatomi Aurikula

Telinga

Tes Khusus
Tes Garpu Tala
Tidak dilakukan

Hidung
1. Tes fungsi hidung
- Tes aliran udara
- Tes penciuman
2. Hidung luar
3. Hidung dalam (KNDS)
- Rhinoskopi anterior
a. vestibulum nasi
b. Kolumela
c. Kavum nasi

: KND = KNS
: tidak dilakukan
: t.a.k
:
:
: t.a.k
: utuh
: lapang, sekret (-)

d. Konka Inferior

: mukosa eutropi, basah, licin, warna


merah muda
e. Konka Media
: mukosa eutrofi, basah, licin, warna
merah muda
f. Konka Superior : sulit dinilai
g. Meatus Medius : lapang, sekret (-), polip (-), tumor (-)
h. Meatus Inferior : lapang, sekret (-), polip (-), tumor (-)
i. Septum Nasi
: mukosa eutropi, basah, licin, warna
i.
merah muda
Rinoskopi Posterior (KNDS)
: tidak dilakukan

4. Pemeriksaan Sinus Paranasal (DS)


Nyeri tekan/ketok : t.a.k
Pembengkakan : (-)
Transiluminasi
: Tidak dilakukan

Tenggorokan
1.

2.

3.

Rongga mulut
: t.a.k
Faring
:
Palatum molle simetris, uvula ditengah, pilar
anterior dan posterior tenang, dinding
belakang faring tenang, tonsil palatina T1-T1,
rata, kenyal, lekat, kripta tidak lebar, detritus (), hiperemis (-), ulkus/tumor (-)
Laring
Laringoskop tidak langsung
:
tidak
dilakukan
Laringoskop langsung
:
tidak
dilakukan

Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan laboratorium
dilakukan
2. Mikrobiologi
3. Tes alergi
4. Pemeriksaan radiologik

: tidak
: tidak dilakukan
: tidak dilakukan
: tidak dilakukan

Diagnosis Kerja

Laserasi
Aurikula Dextra

Terapi
Medikamentosa:
Lokal
Luka dibersihkan dengan H202
Luka ditutup kassa dengan povidon iodine 10%
Sistemik
Cefadroxil tab 2x500 mg
Na Diclofenac tab 2x50 mg
Non-medikamentosa
- Menjelaskan kepada keluarga pasien agar rutin
mengganti kassa penutup luka dengan povidon iodine
- Menjelaskan bahwa luka jangan terkena air sampai luka
kering

Pemeriksaan Anjuran

Foto polos mastoid

Prognosis
Quo ad vitam
Quo ad fungsionam
Quo ad sanationam
bonam

: bonam
: bonam
: dubia ad