Anda di halaman 1dari 2

PENJELASAN MENU REKONSILIASI INTERNAL

(SIMAKBMN-KPB VS SAKPA)

Rekonsiliasi internal antara SIMAK-BMN KPB dan SAKPA bertujuan untuk


memastikan data-data BMN dan SPM yang di input di aplikasi SIMAK-BMN terutama
yang terkait dengan akun-akun neraca sudah tersaji di SAKPA dengan benar. Selain itu
rekonsiliasi ini bertujuan untuk meminimalisir adanya perbedaan angka neraca terutama
yang bersumber dari BMN dan belanja modal pembentuknya.
Jenis jenis rekonsiliasi Internal :
1. Rekonsiliasi Saldo Awal
Membandingkan nilai Persediaan, BMN intrakomptabel per akun neraca dan akun
pembalik jurnal korolari dari SPM belanja modal yang diinput di SIMAK-BMN
dengan akun-akun neraca yang terkait dengan BMN dan jurnal korolari dari belanja
modal yang diinput di SAKPA. Nilai-nilai yang dibandingkan tersebut adalah nilai
per tanggal akhir bulan sebelum isian parameter bulan (Contoh : rekonsiliasi saldo
awal bulan April berarti yang di rekon adalah akumulasi nilai sampai dengan akhir
bulan Maret )
Nilai yang dibandingkan bukan hanya nilai aset definitif termasuk nilai aset sebelum
disesuaikan dari jurnal korolari belanja modal baik yang diinput di SIMAK-BMN
maupun di SAKPA, sehingga dapat diketahui jumlah belanja modal yang diinput oleh
SAKPA dan yang dikonfirmasi oleh SIMAK-BMN sebagai penambah nilai BMN.
Apabila jumlah akun aset sebelum disesuaikan antara SIMAK dan SAKPA sama
artinya di neraca SAKPA sudah 0 / sudah tidak dimunculkan lagi di neraca. Jumlah
yang ada di rekonsiliasi belum tentu identik/sama dengan jumlah yang ada di neraca
karena menu rekonsiliasi ini lebih ditujukan untuk pengecekan angka per akun neraca
bukan pada total nilai keseluruhannya. Pada intinya apabila sudah tidak ada selisih
antara rupiah SIMAK dan SAK per akun neraca maka angka sampai dengan bulan
lalu yang dilaporkan oleh SIMAK dan SAK, sudah sama.

2. Rekonsiliasi Periode Berjalan


Membandingkan nilai Persediaan, BMN intrakomptabel per akun neraca per jenis
transaksi dan akun pembalik jurnal korolari dari SPM belanja modal yang diinput di
SIMAK-BMN dengan akun-akun neraca yang terkait dengan BMN dan jurnal
korolari dari belanja modal yang diinput di SAKPA yang dibukukan pada bulan
sesuai dengan isian parameter bulan (Contoh : rekonsiliasi bulan April berarti yang di
rekon adalah nilai Persediaan,BMN Intrakomtabel per akun dan jenis transaksi, akun
korolari dari transaksi yang dibukukan dan/di posting di bulan April )
Nilai yang dibandingkan bukan hanya nilai aset definitif termasuk nilai aset sebelum
disesuaikan dari jurnal korolari belanja modal baik yang diinput di SIMAK-BMN
maupun di SAKPA, sehingga dapat diketahui jumlah belanja modal yang diinput oleh
SAKPA dan yang dikonfirmasi oleh SIMAK-BMN sebagai penambah nilai BMN.
Dengan rekonsiliasi periode berjalan ini dapat pula diketahui transaksi yang berasal
dari SIMAK-BMN dan/ atau bersumber dari jurnal neraca SAKPA.

3. Rekonsiliasi SPM BMN


Membandingkan nilai dan akun SPM/ SP2D yang diinput di SIMAKBMN dan
SAKPA pada periode/ bulan sesuai dengan isian parameter bulan rekonsiliasi (Contoh
: rekonsiliasi bulan April berarti yang di rekon adalah SPM/SP2D pendukung BMN
yang dibukukan di bulan April dengan SPM/SP2D belanja modal yang diposting di
SAKPA di bulan April ). SPM/SP2D yang di rekon adalah semua SPM/SP2D yang
diinput di SIMAKBMN versus SPM/SP2D SAKPA yang mempunyai jurnal korolari.
Jadi untuk SAKPA yang direkon adalah SPM/SP2D belanja modal tanah (5311),
belanja modal peralatan dan mesin (5321) belanja modal gedung dan bangunan
(5331) dan belanja modal jalan, irigasi dan jaringan (5341 53411,53412 dan
53413).

Anda mungkin juga menyukai