Anda di halaman 1dari 13

KOMPONEN-KOMPONEN PASIF

Komponen Pasif adalah


komponen yang tidak
dapat menghasilkan
energi. Umumnyan ia
bersifat menyerap energi
Yang termasuk
komponen pasif adalah :
Resistor
Induktor
Kapasitor

0.01
400V
630V

WINA
MKP 10

kapasitor polyester
Tegangan AC : 400 V-rms; 50 Hz.
Tegangan DC : 630 V.

RESISTOR
Macam-macam Resistor
Ditinjau dari nilainya,
resistor digolongkan
menjadi :
Resistor tetap (fixed
Resistor)
Resistor yang dapat
diubah-ubah (Varisble
resistor).

FIXED RESISTOR

Macam-macam Fixed Resistor,


ditinjau dari bahan :

Resistor komposisi Karbon

Resistor jenis ini terbuat dari cetakan serbuk karbon atau


grafit yang halus dan dicampur dengan bahan serbuk
isolator yang perbandingannya disesuaikan untuk
mendapatkan nilai resistansi yang diinginkan

Nilai resistansinya tersedia anatar 1 hingga 20 M


dengan rating daya 0,1; 0,125; 0,25; 0,5; 1 dan 2 Watt.

Resistor Gulungan Kawat (Wirewound Resisto

10W

terbuat dari lilitan kawat yang terbuat dari nikel dan logam
campuran lain seperti manganin

Dibanding resistor jenis yang lainnya resistor ini memilki


rating daya yang lebih besar.

Resistor film

merupakan lapisan tipis bahan resistor (karbon atau logam) yang dioleskan pada seluruh
permukaan batang/tabung keramik maupun gelas

PARAMETER RESISTOR

Terdapat dua parameter


penting suatu resistor, yaitu
nilai Resistansi dan rating
dayanya. Kedua parameter ini
menentukan berapa besarnya
tegangan kerja atau arus
yang diijinkan bekerja pada
resistor
Contoh, suatu resistor
dengan tahanan 220 Ohm,
0,25 Watt. Tegangan kerja
yang diijinkan sekitar 7,4 Volt,
atau tahanan 22 K dengan
rating daya 0,1 watt,maka
arus yang diijinkan adalah :
...........?
Karena resistor karbon
bentuk fisiknya kecil, maka
nilai resistansinya dinyatakan
dengan menggunakan kode
warna.

Warna

Angka berarti

Angka Pengali

Hitam

100

Coklat

101

Merah

102

Oranye

103

Kuning

104

Hijau

105

Biru

106

Ungu

Abu-abu

Putih

9
10%

Perak
Emas

Toleransi

10

-1

5%

STANDRISASI NILAI RESISTOR


E 24
1,0
1,1
1,2
1,3
1,5
1,6
1,8
2,0
2,2
2,4
2,7
3,0
3,3
3,6
3,9
4,3
4,7
5,1
5,6
6,2
6,8
7,5
8,2
9,1

E 12
1,0

E6
1,0

Keterangan
E 24 tersedia dengan toleransi 5%

1,2
1,5

1,5
E 12 tersedia dengan toleransi 10 %

1,8
2,2

2,2
E 6 tersedia dengan toleransi 20 %

2,7
3,3

3,3

3,9
4,7

4,7

5,6
6,8

6,8

8,2

8,2

Resistor Variabel
Resistor Variabel
adalah suatu resistor yang nilainya dapat
diatur atau diubah-ubah. Nilai perubahannya
dapat linier, logaritmis dan Bi-logaritmis
(kurva-S)
R

R max

R max

R max

1 00 a(%)
(a)

1 00 a(%)
(b)

1 00 a(%)
(c)

Resistor Variabel

Resistor variabel memiliki tiga terminal, dimana terminal yang ditengah


umumnya memiliki nilai yang variabel. Resistor jenis ini dapat
digolongkan menjadi :
Potensiometer.Potensiometer adalah resistor variabel yang memiliki
nilai perubahan resistansi yang kontinyu. dibuat dengan toleransi yang
sangat tinggi. Ia dapat merupakan potensio satu putaran (single turn)
atau multi turn. Beberapa jenis potensiometer merupakan gabungan
potensiometer dalam satu poros, seperti potensiometer stereo.
Ditinjau dari jenis bahannya, terdapat beberapa macam jenis
potensiometer, yaitu :

Potensiometer Gulungan kawat : Terbuat dari lilitan kawat berbentuk


lingkaran yang dihubungkan ke lengan geser yang dapat diputar melalui
poros. Potensiometer ini dibuat dengan rating 50 sampai 50K dengan daya
0,5 hingga 8 Watt.
Potensiometer karbon : Elemen resistornya merupakan jalur berbentuk
lingkaran, dan lengan variabelnya dihubungkan ke elemen resistor melalui
pemutar perlogam. Potensiometer ini tersedia di pasaran dengan rating 50
sampai 10 M dengan daya 0,1 hingga 2,25 Watt.

Resistor Variabel

Adjustable Resistor.
Adjustable resistor adalah resistor
variabel yang terbuat dari lilitan
kawat. Resistor ini sama dengan
resistor lilitan kawat yang tetap,
hanya saja padanya ditambahkan
satu buah tap yang bisa digerakkan
kemudian disekrup atau kontinyu

Trimmer Potensiometer (Trimpot)


Adalah potensiometer yang
dirancang untuk keperluan
perubahan resistansi yang hanya
sekali-kali saja. Trimpot ini
biasanya digunakan untuk
mengetrim kombinasi harga
resistansi suatu rangkaian atau
memperbaiki toleransi

Kapasitor
Kapasitor adalah komponen penyimpan energi listrik dalam
medan elektrostatis.
Kemampuan menyimpan energi listrik ini disebut kapasitansi
dan diukur dalam satuan Farad
kapasitor terbuat dari dua buah lempengan atau plat
penghantar paralel yang dipisahkan oleh bahan dielektrik.
Dengan asumsi luas penampang plat jauh lebih besar dari
jarak antar plat nilai kapasitansinya ditentukan dengan rumus :

A
C 0 . r
d

Dimana :
0 : permetifitas absolut yaitu 8,85.10-12.
r : permetifitas relatip yang nilainya tergantung jenis dielektrik.
A : Luas permukaan plat diukur dalam satuan m2.
d : Jarak antar plat (tebal dielektrik) diukur dalam satuan m.

DIELEKTRIKUM PADA
KAPASITOR
Beberapa jenis dielektrikum yang sering digunakan
serta permetifitasnya ditunjukkan pada tabel berikut :
Dielektrikum

Permetifitas relatip

Keramik (High permetivity)

10.000 50.000

Mika

4 6.

Kertas

Polyester

3,3

Aluminium Oxide Electrolytic

7-9

Macam-macam Kapasitor
Jenis kapasitor

Parameter

Sifat dan kegunaan

Mika

r : 6,5 sampai 8

Sering

rentang nilai : pF sampai 0,47 nF

rangkaian elektronika dengan

Tegangan

: 100 1000 Volt

digunakan

pada

frekuensi tinggi.

Resistansi bocor : > 1010 Ohm


tg.

: 10-4 sampai 10-3

Keramik

r Tinggi

r : 10000

Banyak

rentang nilai : 100 pF s/d 0,47 nF

kopling

Tegangan

digunakan

sebagai

digunakan

sebagai

: 35 500 Volt

Resistansi bocor : > 109 Ohm


tg.

Loss rendah

: 3.10-2 s/d 1.10-2

r : 7
rentang nilai : 1 pF s/d 2000 pF
Tegangan

: 250 500 Volt

Resistansi bocor : 1011 Ohm


tg.
Kertas

Banyak
kopling,

penalaan

dan

kompensasi temperatur

: < 10-3

r : 4

Digunakan

rentang nilai : 1 nF s/d 1 F

elektronika frekuensi rendah,

Tegangan

: 100 10.000 Volt


9

11

Resistansi bocor : 10 - 10 Ohm


tg.

: 50.10-4

pada

dan staring motor.

rangkaian

Kapasitor Variabel

Kapasitor variabel melayani dua


fungsi, yaitu Tuning dan trimming.
Kapasitor tuning digunakan untuk
merubah frekuensi resonansi dari
rangkaian osilator LC atau RC
kapasitor trimming umumnya
dipasang paralel dengan kapasitor
tuning atau kapasitor yang
nilainya tetap untuk mendapatkan
suatu perubahan yang halus
dalam mengatur kapasitansi total
dalam suatu rangkaian, misalnya
rangkaian kalibrasi, tracking dan
netralisasi. Ada beberapa jenis
kapasitor variabel yang
dikelompokkan menurut
dielektrikumnya, misalnya udara,
mika, keramik, gelas dan plastik.

Plat yang tetap

Plat yang berputar