Anda di halaman 1dari 27

PENDEKATAN

DIAGNOSIS
TERHADAP
PASIEN ANEMIA
MAISSY WIJAYANTI
CHANDRA (07120090006)

PENDAHULUAN

Anemia

Fungsional:
penurunan jumlah
massa eritrosit (red
cell mass)
oxygen carrying
capacity
Praktis: penurunan
kadar hemoglobin,
hematokrit atau
hitung eritrosit

KRITERIA
WHO

Kelompok

Hb

Laki-laki dewasa

< 13 g/dl

Wanita dewasa tidak


hamil

< 12 g/dl

Wanita hamil

< 11 g/dl

ERITROPOIESIS

REGULASI ERITROPOIESIS

MEKANISME ANEMIA
Blood loss atau destruksi
Fungsi atau maturasi
abnormal dari prekursor
eritroid

Produksi eritrosit

KLASIFIKASI ANEMIA
Etiopatogenesis
Anemia
Morfologi

ETIOPATOGENESIS
Gangguan
pembentukan di
sumsum tulang
Hemoragi

Hemolitik

Penyebab tidak
diketahui

Kekurangan bahan esensial


Gangguan penggunaan besi
Kerusakan sumsum tulang
Eritropoietin

Pasca perdarahan akut


Perdarahan kronik

Anemia Hemolitik Intrakorpuskular


Anemia hemolitik ekstrakorpuskular

ETIOPATOGENESIS

MORFOLOGI

MANIFESTASI KLINIS
Gejala umum

Gejala
Anemia

Gejala khas

Gejala
penyakit
dasar

GEJALA UMUM ANEMIA


=

sindrom anemia
Akibat iskemia organ target serta
mekanisme kompensasi tubuh terhadap
penurunan Hb
Muncul setelah Hb pada kadar tertentu
(<7 g/dl)

GEJALA UMUM ANEMIA

Rasa lemah, lesu,


cepat lelah, tinnitus,
mata berkunang, kaki
terasa dingin, sesak
nafas, dispepsia
PF:

Pasien pucat
(konjungtiva, mukosa
mulut, telapak
tangan, jaringan di
bawah kuku)

GEJALA KHAS
Anemia

defisiensi besi

Disfagia, atrofi papil lidah, stomatitis


angularis, kuku sendok (koilonychia)

GEJALA KHAS
Anemia

Glositis, gangguan neurologik pada


defisiensi vitamin B12

Anemia

hemolitik

Ikterus, hepato-splenomegali

Anemia

megaloblastik

aplastik

Perdarahan, tanda infeksi

PENDEKATAN DIAGNOSIS

ANAMNESIS

PEMERIKSAAN FISIK

PENDEKATAN
DIAGNOSIS

INDIKASI PEMERIKSAAN
SUMSUM TULANG

PENATALAKSANAAN

Identifikasi sumber perdarahan

Suplementasi

Penghentian obat yang


mengakibatkan hemolisis
Transfusi