Anda di halaman 1dari 32

*Sampul bikin Sendiri, aku gak tau nama kampus dan jurusannya :D

*tanggal dan tempat dibagian kata pengantar dibikin sendiri.

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karuniaNya penulis masih diberi kesempatan untuk bekerja sama untuk menyelesaikan makalah ini.
dimana makalah ini merupakan salah satu dari tugas mata kuliah yaitu PENGANTAR
TEKNOLOGI INFORMASI.
Tidak lupa Penulis ucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing dan teman-teman
yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis menyadari bahwa
dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan.
Oleh sebab itu Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan
semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman.
Amin...
Demikianlah yang saya dapat paparkan dalam makalah ini kalau ada kata yang kurang
mohon di maafkan sekian dan terima kasih.

.., 03 Januari 2014


Penyusun

________________________

Daftar isi

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang masalah ..

1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan Penulisan .

1.4 Manfaat Penulisan

1.4.1 Manfaat Teoritis

1.4.2 Manfaat Praktis

BAB 2 PEMBAHASAN
1.1 Definisi Pengantar Teknologi Informasi

1.2 Perkembangan Teknologi Informasi .

1.2.1 Era komputerisasi

1.2.2 Era Teknologi Informasi

1.2.3 Era Globalisasi Informasi

1.3 Hardware ..

1.3.1 Unit Masukan ( Input Device ) .

1.3.2 Process device (unit Pemrosesan)

1.3.3 Output device ( Unit keluaran )

1.3.4 Backing Storage ( unit penyimpanan) .

1.3.5 Periferal (unit tambahan) .

1.4 Jaringan Peer To Peer .

BAB 3 PENUTUP
1.1 Kesimpulan .

1.2 Saran .

DAFTAR PUSTAKA

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah

Teknologi informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech. Dalam
Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2 mendefenisikan teknologi informasi adalah
hardware dan software, dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang
biasanya dalam konteks bisnis atau usaha.

Menurut Haag dan Keen (1996), Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang
membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan
dengan pemrosesan informasi. Menurut Martin (1999), Teknologi informasi tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan
digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi
komunikasi untuk mengirim/menyebarkan informasi.

Sementara Williams dan Sawyer (2003), mengungkapkan bahwa teknologi informasi


adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi
kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.

Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada
teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa
teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi.

Teknologi komputer merupakan teknologi yang berhubungan dengan perangkat komputer


seperti printer, pembaca sidik jari, CD-ROM, Prosesor, disk, dan lain-lain. Komputer
merupakan mesin serbaguna yang dapat digunakan untuk keperluan pengolahan data apa saja
menjadi informasi yang berguna. Hal ini dimungkinkan karena komputer dapat dikendalikan

oleh program yang terdiri atas sederetan instruksi. Komputer akan bertindak sesuai instruksi
yang diterimanya dari program. Dengan kata lain komputer akan

bertindak

sesuai

keinginan pembuat program.

Teknologi komunikasi atau telekomunikasi merupakan teknologi komunikasi jarak jauh.


Termasuk teknologi telekomunikasi yang kita gunakan sehari-hari adalah telepon, televisi,
radio, handy-talky, handphone. Dikatakan sebelumnya bahwa teknologi informasi
merupakan konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi, saat ini
teknologi telekomunikasi yang disebutkan di atas telah dapat digunakan untuk
menghubungkan sejumlah komputer. Sehingga beberapa komputer dapat berkomunikasi satu
sama lain dengan mudah. Inilah makna dari kata konvergensi di atas yang kemudian lazim
disebut sebagai Teknologi Informasi.

1.2 Rumusan Masalah


Dari uraian di atas timbul beberapa pokok permasalahan berkaitan dengan Materi-Materi
Pengantar Teknologi informasi yaitu :
1. Apa sajakah Teknologi informasi yang berkembang pada saat ini?
2. Apa saja kah komponen dari teknologi informasi itu?

1.3 Tujuan Penulisan


Tujuan penulisan makalah ini merupakan tugas dari mata kuliah Pengantar reknologi
informasi dan untuk
melatih kemampuan mahasiswa dalam membuat tugas akhir serta meningkatkan kemampuan
mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi. Dan juga untuk mengetahui bagaimana
perkembangan dan sejarah teknologi informasi

1.4 Manfaat Penulisan


1.4.1

Manfaat Teoritis
Adapun manfaat teoritis makalah ini adalah :
1. Bermanfaat sebagai suatu proses belajar dalam membuat makalah.
2. Dapat mengkaji lebih dalam tantang sejarah perkembangan Microsoft office.

1.4.2 Manfaat Praktis


Adapun manfaat praktis makalah ini sebagai berikut :
1. Bermanfaat sebagai suatu proses belajar untuk mengetahui atau mengenal lebih dalam
tentang teknologi informasi
2. Untuk mengetahui perkembangan Teknologi Informasi di dunia.
3. Untuk menambah pengetahuan tentangTeknologi Informasi

BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Pengantar Teknologi Informasi


Pengantar Teknologi informasi dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
Teknologi
Dalam sejarah peradaban kehidupannya, manusia sebagai makhluk yang berakal
senantiasa berusaha mendapatkan taraf hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu. Dalam
proses

pencapaian

hal

tersebut,

manusia

memanfaatkan

kemampuan

akal

yang

dimilikinya. Dengan usaha dan pengalaman yang ada, manusia mendapatkan/menghasilkan


sebuah ilmu pengetahuan (knowledge).

Setelah mempunyai ilmu pengetahuan manusia pun berusaha untuk menerapkan ilmu
pengetahuan tersebut menjadi sesuatu yang nyata. Sesuatu yang berfungsi untuk
mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya. Itulah teknologi. Teknologi
merupakan sebuah hasil dari penerapan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk
mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya.

Informasi
Informasi erat kaitannya dengan kejadian, fakta, dan objek yang dapat dideskripsikan.
Informasi sendiri dapat diartikan sebagai suatu hasil pengolahan data menjadi lebih
bermakna. Sebagai contoh, rangkaian data yang didapatkan oleh wartawan stasiun televisi
akan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi informasi yang bermakna. Informasi tersebut
selanjutnya akan disebarluaskan oleh reporter melalui siaran berita. Abad 21 yang sedang
kita jalani ini merupakan era informasi. Disebut sebagai era informasi dikarenakan informasi
begitu banyak dan semakin mudah untuk didapatkan.

Jadi, Apa teknologi informasi itu?


Berdasarkan pada pembahasan sebelumnya, sebenarnya dapat disimpulkan secara
sederhana bahwa PTI merupakan segala sesuatu apapun yang dapat membantu manusia
dalam penyampaian dan penyebarluasan informasi. Namun kesimpulan tersebut terlalu luas
dan terlalu umum untuk digunakan di zaman sekarang. Pada zaman dulu, kertas mungkin
menjadi salah satu perangkat PTI yang menjadi primadona masyarakat dunia. Lalu diikuti
dengan ditemukannya mesin cetak oleh Guttenberg yang membuat para penulis di zaman

2.2 Perkembangan Teknologi Informasi


EVOLUSI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI.
Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang
datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi
informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual
office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar
negara. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan
suatu revolusi di bidang sistem informasi.

Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah
sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik. Tidak
berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif
sebagai berikut: seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi
informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat
dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar
Amerika !.

Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi
perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan
antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa.

Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang
dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut
(Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer
yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai manajemen
perusahaan modern. Ahli-ahli manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael
Hammer, Porter, sangat mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era
modern.

Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara
berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai
manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor-faktor
budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya.
Sehingga tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer
yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang notabene
merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun 1960-an.

2.2.1 Era komputerisasi


Periode ini dimulai sekitar tahun 1960-an ketika mini computer dan mainframe
diperkenalkan perusahaan seperti IBM ke dunia industri. Kemampuan menghitung
yang

sedemikian

cepat

menyebabkan

banyak

sekali

perusahaan

yang

memanfaatkannya untuk keperluan pengolahan data (data processing). Pemakaian


komputer di masa ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, karena terbukti untuk
pekerjaan-pekerjaan tertentu, mempergunakan komputer jauh lebih efisien (dari segi
waktu dan biaya) dibandingkan dengan mempekerjakan berpuluh-puluh SDM untuk
hal serupa.

Pada era tersebut, belum terlihat suasana kompetisi yang sedemikian ketat.
Jumlah perusahaan pun masih relatif sedikit. Kebanyakan dari perusahaan perusahaan
besar secara tidak langsung memonopoli pasar-pasar tertentu, karena belum ada
pesaing yang berarti. Hampir semua perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di

bidang infrastruktur (listrik dan telekomunikasi) dan pertambangan pada saat itu
membeli perangkat komputer untuk membantu kegiatan administrasinya sehari-hari.

Keperluan organisasi yang paling banyak menyita waktu komputer pada saat itu
adalah untuk administrasi back office, terutama yang berhubungan dengan akuntansi
dan keuangan. Di pihak lain, kemampuan mainframe untuk melakukan perhitungan
rumit juga dimanfaatkan perusahaan untuk membantu menyelesaikan problemproblem teknis operasional, seperti simulasi-simulasi perhitungan pada industri
pertambangan dan manufaktur.

2.2.2 Era Teknologi Informasi


Kemajuan teknologi digital yang dipadu dengan telekomunikasi telah membawa
komputer memasuki masa-masa revolusi-nya. Di awal tahun 1970-an, teknologi PC
atau Personal Computer mulai diperkenalkan sebagai alternatif pengganti mini
computer. Dengan seperangkat komputer yang dapat ditaruh di meja kerja (desktop),
seorang manajer atau teknisi dapat memperoleh data atau informasi yang telah diolah
oleh komputer (dengan kecepatan yang hampir sama dengan kecepatan mini
computer, bahkan mainframe).

Kegunaan komputer di perusahaan tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi, namun


lebih jauh untuk mendukung terjadinya proses kerja yang lebih efektif. Tidak seperti
halnya pada era komputerisasi dimana komputer hanya menjadi milik pribadi
Divisi EDP (Electronic Data Processing) pada suatu perusahaan, di era kedua ini
setiap individu di organisasi dapat memanfaatkan kecanggihan komputer, seperti
untuk mengolah database, spreadsheet, maupun data processing (end-user
computing). Pemakaian komputer di kalangan perusahaan semakin marak, terutama
didukung dengan alam kompetisi yang telah berubah dari monompoli menjadi pasar
bebas. Secara tidak langsung, perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi
komputer sangat efisien dan efektif dibandingkan perusahaan yang sebagian
prosesnya masih dikelola secara manual.

Pada era inilah komputer memasuki babak barunya, yaitu sebagai suatu fasilitas
yang dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan, terutama yang
bergerak di bidang pelayanan atau jasa. Teori-teori manajemen organisasi modern
secara intensif mulai diperkenalkan di awal tahun 1980-an. Salah satu teori yang
paling banyak dipelajari dan diterapkan adalah mengenai manajemen perubahan
(change management). Hampir di semua kerangka teori manajemen perubahan
ditekankan pentingnya teknologi informasi sebagai salah satu komponen utama yang
harus diperhatikan oleh perusahaan yang ingin menang dalam persaingan bisnis.
Tidak seperti pada kedua era sebelumnya yang lebih menekankan pada unsur
teknologi, pada era manajemen perubahan ini yang lebih ditekankan adalah sistem
informasi, dimana komputer dan teknologi informasi merupakan komponen dari
sistem tersebut.

Kunci dari keberhasilan perusahaan di era tahun 1980-an ini adalah penciptaan dan
penguasaan informasi secara cepat dan akurat. Informasi di dalam perusahaan
dianalogikan sebagai darah dalam peredaran darah manusia yang harus selalu
mengalir

dengan

teratur,

cepat,

terus-menerus,

ke

tempat-tempat

yang

membutuhkannya (strategis). Ditekankan oleh beberapa ahli manajemen, bahwa


perusahaan yang menguasai informasilah yang memiliki keunggulan kompetitif di
dalam lingkungan makro regulated free market.

Di dalam periode ini, perubahan secara filosofis dari perusahaan tradisional ke


perusahaan modern terletak pada bagaimana manajemen melihat kunci kinerja
perusahaan. Organisasi tradisional melihat struktur perusahaan sebagai kunci utama
pengukuran kinerja, sehingga semuanya diukur secara hirarkis berdasarkan divisidivisi atau departemen.

Dalam teori organisasi modern, dimana persaingan bebas telah menyebabkan


customers harus pandai-pandai memilih produk yang beragam di pasaran, proses
penciptaan produk atau pelayanan (pemberian jasa) kepada pelanggan merupakan
kunci utama kinerja perusahaan. Keadaan ini sering diasosiasikan dengan istilah-

istilah manajemen seperti market driven atau customer base company yang pada
intinya sama, yaitu kinerja perusahaan akan dinilai dari kepuasan para pelanggannya.
Sangat jelas dalam format kompetisi yang baru ini, peranan komputer dan teknologi
informasi, yang digabungkan dengan komponen lain seperti proses, prosedur, struktur
organisasi, SDM, budaya perusahaan, manajemen, dan komponen terkait lainnya,
dalam membentuk sistem informasi yang baik, merupakan salah satu kunci
keberhasilan perusahaan secara strategis. Tidak dapat disangkal lagi bahwa kepuasan
pelanggan terletak pada kualitas pelayanan. Pada dasarnya, seorang pelanggan dalam
memilih produk atau jasa yang dibutuhkannya, akan mencari perusahaan yang
menjual produk atau jasa tersebut: cheaper (lebih murah), better (lebih baik), dan
faster (lebih cepat). Disinilah peranan sistem informasi sebagai komponen utama
dalam memberikan keunggulan kompetitif perusahaan.

Oleh karena itu, kunci dari kinerja perusahaan adalah pada proses yang terjadi baik di
dalam perusahaan (back office) maupun yang langsung bersinggungan dengan
pelanggan (front office). Dengan memfokuskan diri pada penciptaan proses (business
process) yang efisien, efektif, dan terkontrol dengan baiklah sebuah perusahaan akan
memiliki kinerja yang handal.

Tidak heran bahwa di era tahun 1980-an sampai dengan awal tahun 1990-an
terlihat banyak sekali perusahaan yang melakukan BPR (BusinessProcess
Reengineering), re-strukturisasi, implementasi ISO-9000, implementasi TQM,
instalasi dan pemakaian sistem informasi korporat (SAP, Oracle, BAAN), dan lain
sebagainya. Utilisasi teknologi informasi terlihat sangat mendominasi dalam setiap
program manajemen perubahan yang dilakukan perusahaan-perusahaan

2.2.3 Era Globalisasi Informasi


Belum banyak buku yang secara eksplisit memasukkan era terakhir ini ke dalam
sejarah evolusi teknologi informasi. Fenomena yang terlihat adalah bahwa sejak
pertengahan tahun 1980-an, perkembangan dibidang teknologi informasi (komputer
dan telekomunikasi) sedemikian pesatnya, sehingga kalau digambarkan secara grafis,
kemajuan yang terjadi terlihat secara eksponensial.

Ketika sebuah seminar internasional mengenai internet diselenggarakan di San


Fransisco pada tahun 1996, para praktisi teknologi informasi yang dahulu bekerja
sama dalam penelitian untuk memperkenalkan internet ke dunia industri pun secara
jujur mengaku bahwa mereka tidak pernah menduga perkembangan internet akan
menjadi seperti ini. Ibaratnya mereka melihat bahwa yang ditanam adalah benih
pohon ajaib, yang tiba-tiba membelah diri menjadi pohon raksasa yang tinggi
menjulang. Sulit untuk ditemukan teori yang dapat menjelaskan semua fenomena
yang terjadi sejak awal tahun 1990-an ini, namun fakta yang terjadi dapat
disimpulkan sebagai berikut:

Tidak ada yang dapat menahan lajunya perkembangan teknologi informasi.


Keberadaannya telah menghilangkan garis-garis batas antar negara dalam hal flow of
information. Tidak ada negara yang mampu untuk mencegah mengalirnya informasi
dari atau ke luar negara lain, karena batasan antara negara tidak dikenal dalam virtual
world of computer.

Penerapan teknologi seperti LAN, WAN, GlobalNet, Intranet, Internet, Ekstranet,


semakin hari semakin merata dan membudaya di masyarakat. Terbukti sangat sulit
untuk menentukan perangkat hukum yang sesuai dan terbukti efektif untuk
menangkal segala hal yang berhubungan dengan penciptaan dan aliran informasi.

Perusahaan-perusahaan pun sudah tidak terikat pada batasan fisik lagi. Melalui
virtual world of computer, seseorang dapat mencari pelanggan di seluruh lapisan
masyarakat dunia yang terhubung dengan jaringan internet. Sulit untuk dihitung
besarnya uang atau investasi yang mengalir bebas melalui jaringan internet.
Transaksi-transaksi perdagangan dapat dengan mudah dilakukan di cyberspace
melalui electronic transaction dengan mempergunakan electronic money.

Tidak jarang perusahaan yang akhirnya harus mendefinisikan kembali visi dan misi
bisnisnya, terutama yang bergelut di bidang pemberian jasa. Kemudahan-kemudahan
yang ditawarkan perangkat canggih teknologi informasi telah merubah mindset
manajemen perusahaan sehingga tidak jarang terjadi perusahaan yang banting stir
menggeluti bidang lain. Bagi negara dunia ketiga atau yang sedang berkembang,
dilema mengenai pemanfaatan teknologi informasi amat terasa. Di suatu sisi banyak
perusahaan yang belum siap karena struktur budaya atau SDM-nya, sementara di
pihak lain investasi besar harus dikeluarkan untuk membeli perangkat teknologi
informasi.Tidak memiliki teknologi informasi, berarti tidak dapat bersaing dengan
perusahaan multi nasional lainnya, alias harus gulung tikar. Hal terakhir yang paling
memusingkan kepala manajemen adalah kenyataan bahwa lingkungan bisnis yang
ada pada saat ini sedemikian seringnya berubah dan dinamis. Perubahan yang terjadi
tidak hanya sebagai dampak kompetisi yang sedemikian ketat, namun karena adanya
faktor-faktor external lain seperti politik (demokrasi), ekonomi (krisis), sosial budaya
(reformasi), yang secara tidak langsung menghasilkan kebijakan-kebijakan dan
peraturan-peraturan baru yang harus ditaati perusahaan.

Secara operasional, tentu saja fenomena ini sangat menyulitkan para praktisi
teknologi informasi dalam menyusun sistemnya. Tidak jarang di tengah-tengah
konstruksi sistem informasi, terjadi perubahan kebutuhan sehingga harus diadakan
analisa ulang terhadap sistem yang akan dibangun. Dengan mencermati keadaan ini,
jelas terlihat kebutuhan baru akan teknologi informasi yang cocok untuk perusahaan,
yaitu teknologi yang mampu adaptif terhadap perubahan. Para praktisi negara maju
menjawab tantangan ini dengan menghasilkan produk-produk aplikasi yang berbasis

objek, seperti OOP (Object Oriented Programming), OODBMS (Object Oriented


Database Management System), Object Technology, Distributed Object, dan lain
sebagainya.

2.3 Hardware
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama
perangkat keras adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa
dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk
mendukung proses komputerisasi.

Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau
yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat
dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai
kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem.
Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan.
Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya
proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam
kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras
komputer dibagi menjadi :
1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)

Komponen dasar pada komputer terdiri dari input, process, output dan storage. Input
device terdiri dari keyboard dan mouse, Process device adalah microprocessor (ALU,
Internal Communication, Registers dan control section), Output device terdiri dari monitor
dan printer, Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD ROM, Magnetic
tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM. Sedangkan komponen Periferal
Device merupakan komponen tambahan atau sebagai komponen yang belum ada atau tidak
ada sebelumnya. Komponen Periferal ini contohnya : TV Tuner Card, Modem, Capture Card.

2.3.1 Unit Masukan ( Input Device )


Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu
memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC)
adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan
user (pengguna) dengan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan
untuk bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk
mengambil gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch
panel, dengan menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses
file. Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer.

Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input
dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem
komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk
mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk
memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan
sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi dua yaitu :

Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat
pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics
tablet, scanner.

Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu
input diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.

Unit masukan atau peralatan input ini terdiri dari beberapa macam peranti yaitu :
a.

Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu
pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf,
angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk
melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan
membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik
yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan
pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington. Keyboard
yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun 1973,
keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar
Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard
sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb
dan wireless.
keyboard qwerty
Jenis-Jenis Keyboard :
1.) QWERTY
2.) DVORAK
3.) KLOCKENBERG
Keyboard yang biasanya dipakai adalah keyboard jenis QWERTY, yang
bentuknya ini mirip seperti tuts pada mesin tik. Keyboard QWERTY memiliki
empat bagian yaitu :
1. typewriter key
2. numeric key
3. function key
4. special function key.

b. Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk
perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah
praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara
maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface).
sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di
dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar
mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu
tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol
penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan
tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila
mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang
ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang
disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa
melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan
berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol
kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double
click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik
kanan (right click)Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2,
usb dan wireless.

c. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu
dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai
pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu
pointing stick dan trackball.
Touch Pad
Touch Pad Track Ball
Pointing Stick

d.

Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan mendesign gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat
mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar
monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.
perangkat Light Pen

e.

Joy Stick dan Games Paddle


Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya
berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau
persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur
gerak suatu objek dalam komputer.
Gambar Joy Stick dan Paddle Games

f.

Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk
membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical
yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini
biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan
buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia
untuk mengidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.
Barcode Reader
contoh barcode

g.

Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng copy atau
menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer.
Dari memori komputer selanjutnya, disimpan dalam harddisk ataupun floppy
disk. Fungsi scanner ini mirip seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin
fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya dapat
ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu sehingga kita dapat melakukan
perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan kembali baik dalam
bentuk file text maupun file gambar. Selain scanner untuk gambar terdapat pula
scan yang biasa digunakan untuk mendeteksi lembar jawaban komputer.

Scanner yang biasa digunakan untuk melakukan scan lembar jawaban


komputer adalah SCAN IR yang biasa digunakan untuk LJK (Lembar Jawaban
Komputer) pada ulangan umum dan Ujian Nasional. Scan jenis ini terdiri dari
lampu sensor yang disebut Optik, yang dapat mengenali jenis pensil 2B. Scanner
yang beredar di pasaran adalah scanner untuk meng-copy gambar atau photo dan
biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas OCR (Optical Character Recognition)
untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks.

Saat ini telah dikembangkan scanner dengan teknologi DMR (Digital


Mark Reader), dengan sistem kerja mirip seperti mesin scanner untuk koreksi
lembar jawaban komputer, biodata dan formulir seperti formulir untuk pilihan
sekolah. Dengan DMR lembar jawaban tidak harus dijawab menggunaan pensil 2
B, tapi dapat menggunakan alat tulis lainnya seperti pulpen dan spidol serta dapat
menggunakan kertas biasa.

h.

Kamera Digital
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga komputer mampu
menerima input dari kamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera Digital
dengan kualitas gambar lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan cara
menyalin gambar yang menggunakan scanner. Ketajaman gambar dari kamera
digital ini ditentukan oleh pixel-nya. Kemudahan dan kepraktisan alat ini sangat
membantu banyak kegiatan dan pekerjaan. Kamera digital tidak memerlukan film
sebagaimana kamera biasa. Gambar yang diambil dengan kamera digital disimpan
ke dalam memori kamera tersebut dalam bentuk file, kemudian dapat dipindahkan
atau ditransfer ke komputer. Kamera digital yang beredar di pasaran saat ini ada
berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk mengambil gambar statis
sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup atau bergerak seperti
halnya video.
kamera digital

i.

Mikropon dan Headphone


Unit masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan
disimpan dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. Dengan
mikropon, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara kepada orang yang
kita inginkan pada saat chating. Penggunaan mikropon ini tentunya memerlukan
perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound
card dan speaker untuk mendengarkan suara.
Headphone

j.

Graphics Pads
Teknologi Computer Aided Design (CAD) dapat membuat rancangan bangunan,
rumah, mesin mobil, dan pesawat dengan menggunakan Graphics Pads. Graphics
pads ini merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor.
Graphics pads yang digunakan mempunyai dua jenis. Pertama, menggunakan
jarum (stylus) yang dihubungkan ke pad atau dengan memakai bantalan tegangan
rendah, yang pada bantalan tersebut terdapat permukaan membrane sensitif
sentuhan ( touch sensitive membrane surface).

Tegangan rendah yang dikirimkan kemudian diterjemahkan menjadi


koordinat X Y. Kedua, menggunakan bantalan sensitif sentuh ( touch sensitive
pad) tanpa menggunakan jarum. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan kertas
gambar pada bantalan, kemudian ditulisi dengan pensil.

2.3.2 Process device (unit Pemrosesan)


Power Supplay
Lower supplay menyediakan arus listrik untuk berbagai peralatan CPU power
supplay mengkonversi listrik dan menyediakan aliran listrik tetap untuk digunakan
komputer. Kualitas power supplay menentukan kwalitas kinerja komputer. Daya
sebesar 300-400 wat yang disalurkan power supplay biasanya cukup bagi komputer
yang digunakan untuk pengetikan ataupun grafik. Sementara, daya 400-500 watt
dibutuhkan jika komputer bekerja menggunakan banyak menggunakan Periferal ( unit
tambahan).
RAM (Random Access Memory) Memory
RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory biasanya disebut
dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat
keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory
bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor
dengan cepat untuk diolah menjadi informasi.

Kartu grafis (unit keluaran)


Kartu grafis, atau kartu video adalah kartu ekspansi yang berfungsi untuk
menciptakan dan menampilkan tampilan-tampilan di layar. Kartu grafis ini terdiri dari
rangkaian komponen elektronika. Biasanya tertancap pada slot di papan utama CPU
pada komputer. Beberapa kartu grafis menawarkan fungsi lain, seperti menangkap
video, dan adaptor untuk penala TV, menguraikan MPEG-2 dan MPEG-4, FireWire,
dan menghubungkan menuju beberapa layar. Beberapa perusahaan yang membuat
kartu grafis terkenal antara lain adalah ATI, Matrox, dan NVIDIA.

Prosesor (unit pemprosesan)


Pengertian Prosesor, atau yang biasanya disebut dengan CPU, adalah otak dari
komputer. Prosesor adalah komponen yang mengeksekusi perhitungan kompleks yang
memungkinkan komputer untuk bisa digunakan menjelajah internet, memutar lagu di
iTunes, dan menjalankan sistem operasi Anda.

Motherboard (unit pemprosesan)


Motherboard atau Papan induk adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen
elektronik saling terhubung, motherboard biasa disingkat dengan kata mobo. Pada
motherboard inilah perangkat keras seperti Harddisk, ram, prosesor, kartu grafis, dan
perangkat keras lain dihubungkan.

Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik
PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC
IBM.

2.3.3 Output device ( Unit keluaran )


Monitor
monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah
berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor.
Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan.
Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek
dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan
menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis
monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar
cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

Printer
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang
berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari
komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu
jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet. klik di sini > pengertian
printer lebih detail

speaker
Sepaker di sini pengertiannya sama dengan speaker pada umumnya, Speaker adalah
transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara
menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.

2.3.4 Backing Storage ( unit penyimpanan)


Harddisk (HDD)
Harddisk bisa juga disebut Harddisk drive (HDD) atau hard drive (HD), Harddisk
adalah sebuah salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat
penyimpanan data sekunder, di dalam harddisk berisi piringan magnetis. Harddisk
pertama kali diciptakan oleh salah satu insinyur IBM, ia adalah Reynold Johnson
pada tahun 1956. Harddisk yang juga dikenal dengan nama piringan keras ini pertama
kali terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki atau 0,6 meter, dengan kecepatan
putaran mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4
MB.

Data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan
listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk
memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

Dalam perkembangannya harddisk ukuran fiskiknya menjadi semakin tipis dan


kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Harddisk saat juga tidak
hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar
perangkat (eksternal)dengan menggunakan kabel USB ataupun kabel lain yang
mendukung.

2.3.5 Periferal (unit tambahan)


Contoh perangkat keras komputer yang termasuk dalam unit tambahan atau
periferal antara lain :

Modem
pengertian Modulator adalah suatu rangkaian yang berfungsi melakukan proses
modulasi, yaitu proses menumpangkan data pada frekuensi gelombang pembawa
(carrier signal) ke sinyal informasi/pesan agar bisa dikirim ke penerima melalui media
tertentu ( seperti media kabel atau udara), biasanya berupa gelombang sinus. Dalam
hal ini sinyal pesan disebut juga sinyal pemodulasi. Data dari komputer yang
berbentuk sinyal digital dirubah menjadi sinyal Analog, klik di sini untuk pengertian
modem lebih detail

kartu suara
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan
untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah
sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat
wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:

Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada
motherboard komputer.

Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada
motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI.

Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke


komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire

2.4 Jaringan Peer To Peer


Jaringan peer-to-peer adalah jaringan yang paling lazim diterapkan di rumah atau kantor
kecil. Dalam jaringan peer-to-peer biasanya hanya ada sedikit file dan folder yang perlu
untuk di sharing.

Jaringan peer-to-peer lebih mudah dibuat dan sangat praktis untuk melakukan sharing
internet di jaringan komputer yang jumlah komputernya sedikit.

Jaringan peer-to-peer memiliki keunggulan dalam hal kesederhanaan dan biaya yang
lebih murah. Peer-to-peer adalah tipe jaringan pilihan untuk skala kecil.

Gambar Jaringan peer to peer

Jaringan P2P tidak memerlukan server yang artinya Anda tidak perlu komputer
khusus dengan spesifikasi yang lebih tinggi untuk dijadikansebagai server.

Konsekuensinya

jumlah uang yang harus dikeluarkan lebih sedikit.Karena tidak menggunakan sistem operasi
server, maka juga tidak diperlukan biaya untuk menggunakan sistem operasi server tersebut.

Di jaringan peer-to-peer, komputer-komputer di jaringan memiliki kedudukan yang sama


sebagai peer (teman sebaya). Sebuah komputer peer sebenarnya berfungsi, baik sebagai
client maupun server.

Komputer peer dapat mengakses resource di jaringan dan dapat juga sebagai pemberi
layanan untuk diakses di jaringan. Sebuah jaringan P2P juga lazim disebut sebagai
workgroup/kelompok
berkonotasi sebagai

kerja. Hal ini disebabkan istilah workgroup/kelompok kerja


tempat

kolaborasi

tanpa

adanya

kontrol

terpusat.

Persyaratan untuk pembuatan koneksi P2P juga termasuk minimalis. Anda hanya perlu
menginstal sistem operasi untuk PC tersebut, di mana sistem operasi yang digunakan
haruslah mendukung koneksi P2P.

Koneksi P2P merupakan koneksi yang sudah ada lumayan lama Di zaman DOS, memang
belum ada dukungan P2P secara langsung, namun banyak program add ons yang tersedia
yang memungkinkan ditambahkannya fungsionalitas sharing file dan printer di DOS. Produk
yang banyak digunakan ketika itu adalah Novel NetWare. Karena tidak diperlukannya
software tambahan (karena hampir semua sistem operasi telah dapat mendukung P2P) maka
biaya pembuatan jaringan P2P akan lebih murah.

Saat ini teknologi P2P lazim digunakan karena sistem operasi yang paling

banyak

digunakan saat ini -yakni Microsoft Windows mengakomodasi pengaturan P2P dengan
mudah. Hasilnya orang awam pun bisa dengan mudah

mengonfigurasi jaringan P2P di

Windows.

Ketika peranti-peranti sudah terkoneksi secara fisik, user bisa dengan mudah melakukan
sharing printer.
Berikut ini kelebihan penggunaan jaringan P2P untuk komputer anda:

Lebih murah, tidak perlu banyak hardware maupun software tambahan.

Lebih mudah untuk di-setting.

Semua software yang diperlukan biasanya sudah menjadifitur dasar sistem operasi.

Tidak diperlukan administrasi terpusat. Tiap user bebas untuk mengatur konfigurasi
sharing tanpa harus ada yang mengatur.

Komputer-komputer tidak tergantung ke pusat sehingga tiap komputer masih bisa


berfungsi penuh walaupun komputer lainnya dimatikan

Komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya, seperti
harddisk, drive, fax/ modem, printer. Tapi peer to peer juga punya kekurangan sebagai
berikut :

Troubleshooting lebih sulit, karena pada jaringan peer to peer tiap komputer terlibat
dalam komunikasi. Di jaringa client-server, komunikasi adalah antara server dengan
workstation.

Performa lebih rendah dibandingkan dengan client-server, karena setiap komputer/peer di


samping harus mengelola fasilitas jaringan juga harus mengelola aplikasi sendiri.

Sistem keamanan jaringan ditentukan masing-masing user dengan pengaturan masingmasing fasilitas sendiri-sendiri.

Data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, sehingga kalau mau
backup, Anda harus melakukan backup di masing-masing komputer tersebut.

BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Saat ini Teknologi Informasi (TI) berkembang sangat pesat dan meliputi berbagai bidang
kehidupan manusia. Baik untuk keperluan menyelesaikan pekerjaan sehari - hari di tempat
kerja, maupun di dalam kehidupan pribadi atau keluarga. Perkembangan TI ini akan
mendominasi dunia dan sangat memengaruhi kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Sumber Daya Manusia yang dapat mengerti perkembangan ini dan mampu
menerapkannya dalam kehidupannya sehari - hari akan mampu bersaing dengan SDM lain
yang tidak mengikuti perkembangan ini.

Kuliah ini mengenalkan tentang konsep-konsep teknologi informasi. Mata kuliah ini
menerangkan tentang berbagai macam konsep teknologi informasi, dimulai dari
perkembangan, etika, sampai fungsionalitas teknologi informasi. Mata kuliah ini sangat
penting dalam memberikan motivasi kepada para mahasiswa dan menarik minat mereka
untuk berinteraksi dengan teknologi informasi.

3.2 Saran
Untuk kemajuan teknologi informasi teknologi computer maka diharapkan agar
perkembangan computer kedepan mampu mengubah pola fikir dan menjadikan masyarakat
Indonesia menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya kratifitas hingga
menghasilkan suatu karya yang berguna bagi manusia.

Diharapkan dengan adanya teknologi computer dan softwarenya dapat dimanfaat sesuai
dengan

kegunaan

sebenarnya

yang mampu

menghancurkan moral moral bangsa.

mempercerdas

bangsa

bukannya

unutk

Kemajuan teknologi informasi computer software dimasa mendatang diharapkan dapat


membantu semua jenis pekerjaan manusia sehingga mereka mampu menyelesaikan pekerjaan
mereka dengan cepat karena dimasa depan teknologi akan semakin canggih dan semua pekerjaan
dikerjakan dengan system komputerisasi.

DAFTAR PUSTAKA

Indrajit, RE. 2000. Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. PT.Elex
Media Komptindo, Jakarta.
Tharom, Tabratas., dkk. 2002. Mengenal Teknologi Informasi. PT.Elex Media Komptindo,
Jakarta.
Kumorotomo, Wahyudi dan Subando Agus Margono. 2001. Sistem Informasi Manajemen
Dalam Organisasi-organisasi Publik. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Hendarshah, Ray P. 25 Juli 2011.perkembangan-teknologi-informasi, http://ray-vinoalone.blogspot.com/2011/07/perkembangan-teknologi-informasi.html, (diakses 02 Januari 2014).